liga champions 2018/19

Liga Champions 2018/19: Liverpool Terancam Pulang Lebih Dini

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Liverpool dalam posisi kurang menguntungkan di Liga Champions 2018/19 setelah tumbang di tangan klub Serbia, Red Star Belgrade dengan skor meyakinkan 0-2.
Dengan hasil minor tersebut, The Reds berpotensi gagal melaju ke fase berikutnya jika tidak mampu bangkit dari kekalahan di dua sisa laga babak penyisihan Grup C.
Legenda Liverpool, Steve McManaman bahkan menilai, kehilangan tiga poin di matchday 4 dini hari tadi bisa membuat finalis musim lalu itu tereliminasi lebih cepat.

Terlebih skuat besutan Jurgen Klopp masih harus melakoni dua laga tersisa yang dipandang berat, yakni menjajal raksasa Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain dan wakil Serie A Italia, Napoli.
Liverpool saat ini menempati peringkat dua dengan enam poin, hanya kalah selisih gol dari Napoli, dan unggul satu dari PSG.
“Mereka mengalami kesulitan di laga tandang dan PSG bermain sangat baik di rumah sendiri. Jadi, itu pertandingan yang apa pun bisa terjadi jika PSG bangkit,” tuturnya seperti dikutip dari Goal.
“Kita tahu PSG akan bermain dengan Red Star Belgrade di kandang pada laga berikutnya, Anda akan berharap mereka memenangkannya,” sebutnya.
Oleh karena itu, McManaman mengatakan, Liverpool wajib menyapu bersih dua laga tersisa untuk memastikan satu tiket ke fase knock-out.
“Anda tak mau melakoni laga terakhir dengan keharusan mengalahkan Napoli atau Napoli hanya butuh hasil seri atau semacam itu. Kami tahu betapa bagusnya tim-tim Italia dalam bertahan,” sebutnya.
“Mereka benar-benar menempatkan diri sendiri dalam posisi buruk di grup ini,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

David Silva Bawa Manchester City Menang Kontra Hoffenheim

POJOKSULSEL.com – Pertemuan Hoffenheim dan Manchester City di matchday kedua Liga Champions diwarnai dengan dua gol cepat di Stadion Rhein Neckar Arena, Rabu (3/10/2018) dini hari WIB.
Hoffenheim membuat kejutan dengan membobol gawang City pada laga yang belum mencapai menit pertama. Ishak Belfodil yang lolos perangkap offside sukses menaklukkan penjagaan kiper City, Ederson Moraes.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Sebab di menit ke-7, Sergio Aguero dapat menyamakan kedudukan. Berawal dari aksi individu Leroy Sane, bola akhirnya jatuh ke kaki Aguero. Meski dihadang pemain lawan, striker kebangsaan Argentina itu tetap mampu menjebol gawang Hoffenheim.
Secara statistik, City bisa menguasai permainan 65 persen banding 35 persen. Mereka melepaskan 12 tembakan dan setengahnya mampu tepat sasaran.
Tapi bukan hal mudah menjebol gawang Hoffenheim. Rapatnya barisan pertahanan menjadi alasan utama dari kesulitan-kesulitan yang dialami anak didik Pep Guardiola.
Namun memasuki menit-menit akhir dalam waktu normal, Hoffenheim justru kecolongan. City bisa memanfaatkan lengahnya pertahanan lawan untuk membalikkan keadaan. Gol kemenangan The Citizens lahir lewat sepakan David Silva.
Hasil ini tentunya dapat menjadi obat penyembuh luka. Sebab di matchday pertama, City gagal mendapatkan poin karena kalah 1-2 dari Olympique Lyon.
Susunan pemain
Hoffenheim: Baumann; Kaderabek, Posch, Akpoguma, Brenet; Hoogma, Demirbay (Hack 89′), Grillitsch (Bittencourt 82′); Belfodil, Joelinton, Szalai (Kramaric 54′).
Manchester City: Ederson; Walker, Kompany, Otamendi (Stones 64′), Laporte; Fernandinho, David Silva, Gundogan (Bernardo Silva 68′); Sterling (Mahrez 75′), Sane, Aguero.
(bep/JPC/pojoksulsel)