Liga Inggris

Diduga Jadi Korban Pesawat Hilang, Ini Fakta tentang Emiliano Sala

POJOKSATU.id, INGGRIS – Rekturan anyar Cardiff City, Emiliano Sala diduga jadi salah satu penumpang dalam pesawat ringan yang hilang kontak di wilayah Guernsey, Inggris, Senin (21/1) kemarin.
Hingga saat ini proses pencarian pesawat beserta penumpangnya masih terus dilakukan pihak-pihak terkait.
Diketahui, Sala merupakan rekrutan anyar Cardiff Citt di bursa transfer Januari 2019.
Pemain kelahiran Argentina ini disebut-sebut telah memecahkan rekor pembelian Cardiff. Hanya saja, Cardiff tak menyebut secara pasti nilai pembelian Sala dari klub Prancis, Nantes, itu.
Rela bayar mahal, Cardiff tentunya melihat potensi besar dari Sala. Berikut ini, 5 fakta seputar Emiliano Sala:
1. Emiliano Sala memulai karir sepak bolanya bersama klub Argentina, Club Proyecto Crecer. Performa apiknya membuat Girondins Bordeaux kepincut. Sala pun menjalani debut bersama klub Prancis itu pada 2012.
2. Saat di Bordeaux, Sala tidak banyak mendapat kesempatan bermain. Ia malah dipinjamkan ke SM Caen. Hingga akhirnya FC Nantes merekrutnya pada Juli 2015.
3. Bersama Nantes, Sala muncul sebagai andalan di lini depan. Faktanya, ia telah mencetak 42 gol.
4. Ketajaman Sala membuatnya menjadi pencetak hattrick bagi Nantes setelah Mamadou Diallo pada 2006.
5. Sebelum dibeli Cardiff City, Emiliano Sala menjadi pemain ketiga tersubur di Ligue 1 musim ini. Hanya Kylian Mbappe (PSG/14 gol) dan Nicolas Pepe (Lille/13 gol) yang mencetak gol lebih banyak dari Sala. Dari total 26 gol Nantes musim ini, Sala berkontribusi melalui 12 gol dan 2 assist.
(jpc/pojoksatu)

Pesawat yang Ditumpangi Emiliano Sala Dikabarkan Hilang Kontak

POJOKSATU.id, INGGRIS – Kabar mengejutkan datang dari klub Liga Primer Inggris Cardiff City.
Dikabarkan, pesawat yang ditumpangi rekrutan anyar mereka, Emiliano Sala, dilaporkan hilang kontak di Selat Inggris.
Sala diketahui menaiki pesawat ringan (light aircraft) jenis PA-46 Malibu dari Prancis tujuan Wales.
Akan tetapi, pesawat yang ditumpangi bersama seorang pilot hilang dari jangkauan radar pada Senin (21/1) malam waktu setempat.
Hingga saat ini, pencarian pesawat yang ditumpangi Sala masih dilakukan. Sebelumnya, pencarian sempat dihentikan sementara akibat cuaca buruk dan dilanjutkan Selasa (22/1) pagi waktu setempat.
“Sejauh ini tidak ada jejak yang ditemukan. Pesawat ini terbang dari Nantes, Prancis ke Cardiff, Wales dan ditumpangi dua orang,” kata Kepolisian Guernsey, dilansir Goal.
Melalui pernyataan resminya, Cardiff membenarkan kabar tersebut. Namun mereka masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.
“Kami sangat khawatir dengan kabar terbaru yang menyebutkan sebuah pesawat ringan hilang kontak di Selat Inggris tadi malam. Kami masih menunggu konfirmasi lebih lanjut sebelum memberi penjelasan lebih lanjut,” demikian pengumuman dari Cardiff.
Untuk diketahui, Cardiff baru saja meresmikan kedatangan Sala dari Nantes dengan rekor transfer klub senilai £15 juta pada akhir pekan lalu.
Sementara itu, menanggapi kabar ini, Federasi Sepakbola Prancis menyatakan ingin menunda duel Nantes kontra Sannois Saint-Gratien di ajang Coupe de France, Rabu (23/1), akibat insiden ini.
(zul/pojoksatu)

Dibalik Gol yang Dicetak Paul Pogba, Ada Peran Frank Lampard

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Paul Pogba kembali menemukan performa terbaiknya di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer.
Dalam enam laga di Liga Inggris, dirinya mengoleksi lima gol serta empat assist.
Selain Solskjaer yang memberikannya intruksi untuk lebih sering maju dan masuk ke kotak penalti lawan, ada sosok lainnya yang juga berperan penting.
Ia adalah Frank Lampard. Dikatakan Pogba, Lampard adalah panutan terbaiknya.
Mantan pemain Juventus ini mengenal permainan Lampard dari Michael Carrick.
Lampard bisa ‘terlambat’ ke kotak penalti, namun tetap bisa menciptakan gol. Dari sana, ia mengaku banyak belajar.
Sebagaimana diketahui, Lampard sendiri dikenal sebagai gelandang yang sangat produktif saat membela Chelsea dan timnas Inggris.
“Lampard banyak melakukan pergerakan tersebut dan dia menciptakan banyak peluang, dia mencetak banyak gol,” ujarnya, dilansir Bolasport.
Musim ini, Pogba berpeluang besar menambah catatan prestasinya. Sebab, MU memiliki 15 laga sisa di Liga Inggris, ditambah Piala FA dan Liga Champions.
(zul/pojoksatu)

Sukses Angkat Performa MU, Ole Gunnar Solskjaer Mulai Berani Kritik Mourinho

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchaster United di bawah besutan Ole Gunnar Solskjaer sukses meneruskan tren kemenangan di Liga Primer Inggris.
Setan Merah menyegel kemenangan kelima beruntun mereka setelah membungkam Brighton & Hove Albion dengan skor ketat 2-1 di pekan 23, kemarin.
Kehadiran sang legenda itu untuk menggantikan peran Jose Mourinho yang didepak akhir tahun lalu memang cukup berdampak pada performa MU di lapangan.
Joe Mourinho – Mantan Manajer Manchester United.
Paul Pogba dan koleganya telah menyegel enam kemenangan beruntun di semua kompetisi sejak ditukangi pria asal Norwegia itu.
Solskjaer pun untuk pertama kalinya berani mengeluarkan pendapatnya soal gaya manajerial pendahulunya di Old Trafford, Jose Mourinho.
Menurutnya, Mourinho telah melakukan beberapa kekeliruan dalam membesut United sehingga MU kerap tampil inkonsistensi.
Salahsatu kesalahan Mou, sebut Solskjaer adalah ketidakmampuanya dalam mengadaptasi sepak bola modern.
“Saya berpikir Anda harus memperlakukan pemain secara berbeda. Waktu telah berubah,” sebut Solskjaer seperti dikutip dari Sky Soprts.
“Saya cukup muda untuk mengerti pemain-pemain muda. Saya sendiri memiliki anak berusia 18 tahun, dan saya telah bekerja dengan para pemain muda. Sekarang era yang berbeda,” sebutnya.
Jika Mourinho tetap mempertahankan gaya manajerialnya itu di klub lain, Solskjaer memprediksi akan sulit membangun hubungan dengan para pemain.
“Saya tidak dapat mengatakan bahwa mereka pemain yang menonjol, mereka hanya berbeda karena tumbuh dari media sosial di lingkungannya. Sekarang segala sesuatu berkaitan dengan Facebook, Twitter, dan apapun. Selama itu tidak membahayakan, maka hal itu baik-baik saja. Ini realitas kehidupan kita. Sekarang merupakan era yang berbeda,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Tambah Pundi Gol, Mohamed Salah Lampaui Rekor Legenda Arsenal

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Gelandang serang Liverpool, Mohamed Salah terus menunjukkan tajinya dengan menambah koleksi golnya saat ini menjadi 16 gol.
Dua gol tambahannya disarangkan ke gawang Crystal Palace untuk membawa The Reds menang dengan skor ketat 4-3 dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan 22 itu.
Mo Salah unggul selisih dua gol dari striker Arsenal, Pierre Emerick-Aubameyang dan striker Tottenham Hotspur, Harry Kane.
Pemain Terbaik Afrika 2018 itu pun berpeluang kembali menyabet Golden Boot Liga Primer Inggris jika mampu konsisten menambah pundi pundi golnya.
Salah bahkan kini telah mampu melampaui rekor legenda Arsenal Thierry Henry dan bomber Manchester City, Sergio Aguero sebagai pemain yang mampu mencetak 50 gol dalam periode yang lebih singkat disemua kompetisi.
Sejak bergabung dengan Liverpool musim 2017, Salah telah mengumpulkan 50 gol, catatan tersebut hanya kalah dari legenda Manchester United Ruud van Nistelrooy yang mengemas 68, dan legenda Newcastle United, Alan Shearer dengan koleksi 66 gol.
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp pun melayangakn pujian untuk pemain andalannya itu. “Prestasi luar biasa dari pemain kelas dunia,” kata Klopp soal rekor Salah.
“Wow, angka yang luar biasa. Saya mendengar nama-nama pemain lain yang tiba di sana sedikit lebih cepat, ada Alan Shearer, Ruud Van Nistelrooy, Andy Cole,” tuturnya.
“Mungkin dia akan mencetak lebih banyak gol dan lebih cepat jika saya tidak sering memainkannya di sayap kanan,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Fulham Vs Tottenham Hotspur: Kemenangan untuk Tim Tamu

POJOKSATU.id, INGGRIS – Tottenham Hotspur sukses meraih poin penuh saat bertamu ke kandang Fulham di laga pekan ke-23 Liga Inggris.
Fulham memimpin di babak pertama lewat gol bunuh diri yang ciptakan Fernando Llorente di menit ke-17.
Dirinya salah mengantisipasi bola tendangan sudut Fulham yang justru menjebol gawang Hugo Lloris.
Meski tak turun dengan kekuatan terbaiknya, Tottenham bukan lawan mudah bagi Fulham.
Akhirnya, The Lili White bisa menyamakan kedudukan 1-1 di babak kedua lewat gol yang diciptakan Dele Alli di menit ke-51.
Dan, Harry Winks menjadi pahlawan bagi Tottenham. Gol yang diciptakannya jelang menit akhir, mengubah papan skor menjadi 1-2.
Hasil ini membuat Tottenham ada di posisi ketiga klasemen dengan 51 poin, menempel Manchester City di posisi kedua dengan 56 poin.
Sedangkan Fulham, harus puas berada di posisi ke 19 dengan 14 poin. Hal ini tentunya membuat Fulham harus bekerja ekstra keras agar tidak terdegradasi.
Klasemen Liga Inggris pekan ke-23:
Klasemen Liga Inggris pekan ke-23.
(zul/pojoksatu)

Manchester City Tumbangkan Huddersfield Tiga Gol tanpa Balas

POJOKSATU.id, JAKARTA – Manchester City berhasil meraih kemenangan saat bertamu ke markas Huddersfield Town, Minggu (20/1).
City berhak mendapat tiga poin usai menumbangkan Huddersfield tiga gol tanpa balas.
Kemenangan City dibuka oleh Danilo di menit ke-18. Keunggulan 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Dengan penguasaan bola 68 persen, 12 tembakan dan 4 tembakan tepat sasaran, City berhasil menambah dua gol di babak kedua.
Gol tersebut diciptakan Raheem Sterling di menit ke-54 dan Leroy Sane di menit ke-56.
Hasil ini membuat Manchester City bertahan di posisi kedua dengan 56 poin.
Sedangkan posisi puncak diisi oleh Liverpool dengan 60 poin dan posisi ketiga ada Tottenham dengan 48 poin serta Chelsea di posisi keempat dengan 47 poin.
Jumlah poin Tottenham bisa bertambah jika menang dalam laga melawan Fulham.
(zul/pojoksatu)

Paul Pogba Sebut Ruang Ganti Lebih Harmonis, Sindir Mourinho!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Paul Pogba terus menunjukkan mantranya selepas kepergian Jose Mourinho dari Old Trafford yang didepak.
Dari lima laga terakhir yang berakhir dengan kemenangan beruntun, Pogba tampil menjadi biang dan pembeda dengan menyumbang sejumlah gol.
Kenyataan ini pun semakin menegaskan jika gelandang asal Prancis itu memang terlibat friksi sengit dengan Mourinho.
Paul Pogba: Buffon Sekalipun akan Sebut David De Gea Kiper Terbaik!
Betapa tidak, saat masih ditukangi Mourinho, Pogba tampil minor bahkan sempat tak mampu mencetak gol dibeberapa pertandingan.
Namun momen majal itu sudah berlalu dan Pogba kini terus menunjukkan gairahnya sembari tak sungkan melayangkan pujian kepada tim manajer interim saat ini di bawah komando Ole Gunnar Solskjaer.
Dikatakannya, ruang ganti Setan Merah saat ini sangat kondusif bahkan harmonis, sehingga pemain tetap termotivasi untuk memenangkan setiap pertandingan.
“Ruang ganti? Itu adalah Manchester United, semua orang senang berada di sini dan bangga berada di sini,” sebut dia seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Sky Sports..
“Kami ingin kembali ke atas (puncak klasemen), kami bekerja keras, untuk sekarang kami mendapatkan hasil yang baik, kami ingin melakukan yang baik, dia (Ole) ingin melakukan yang baik. Saya pikir kami cocok,” ujarnya.
Selain Solskjaer, Pogba juga memuji tim pelatih lainnya yang menurutnya mampu menjaga situasi tetap kondusif dan harmonis.
“Mike (Phelan) ada di sini, kami bahkan telah mengubah cara kami melakukan pemanasan. Kami kembali sedikit untuk menyukai masa lalu,” sebut dia.
“Manajer dan Carras biasa bermain bersama. Mike melatih mereka berdua. Kieran juga ada di sini, dia sangat baik dengan pemain muda, yang muda. Semua orang cocok. Mereka saling melengkapi,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Perburuan Golden Boot Liga Primer Inggris Musim Ini Dijamin Sengit

POJOKSATU.id, LONDON – Perburuan daftar pencetak gol terbanyak di Liga Primer Inggris di pekan ke-23 akhir pekan ini dipastikan semakin sengit.
Striker Arsenal, Pierre Emerick-Aubameyang dan gelandang serang Liverpool, Mohamed Salah tentunya punya misi tersendiri selain untuk mempersmebahkan kemenangan untuk timnya masing-masing.
Liverpool akan menjamu Crystal Palace di Anfield sedangkan Arsenal akan menjajal kekuatan London barat, Chelsea di Emirates Stadium.
Aubameyang dan Salah pun tentu akan mati-matian agar bisa mencetak gol untuk menjadi pemuncak top skorer sejati setelah keduanya kini sama-sama telah mengemas 14 gol.
Persaingan puncak top skorer ini sebenarnya diikuti Harry Kane yang juga punya koleksi sama, 14 gol. Namun, Kane harus absen dulu dari perburuan gol setelah dipaksa menepi akibat cedera serius yang membekapnya.
Karena itu, tinggal bomber asal Gabon dan bintang Mesir yang berpeluang menyegel pucuk daftar pencetak gol terbanyak pekan ini.
Mo Salah sendiri tentu sangat termotivasi untuk bisa kembali menyabret Golden Boot musim ini setelah tampil gemilang di musim debutnya dengan mematahkan dominasi Harry Kane yang sempat memenangkan Sepatu Emas dua musim beruntun.
Sempat terseok di awal musim, Pemain Terbaik Afrika 2018 itu mampu bangkit dan kembali ke jalur impresif dengan menyumbang gol demi gol sekaligus untuk mempersembahkan kemenangan buat The Reds.
Salah pun berpeluang mempersembahkan titel juara untuk Liverpool musim ini jika mampu memertahankan timnya di pucuk klasemen.
Skuat besutan Jurgen Klopp itu kini masih bergeming dipuncak klasemen dengan raihan  57 poin dari 18 kemenangan, tiga bermain seri dan baru sekali kalah, atau unggul selisih empat  angka dari Manchester City.
Namun, mereka gagal memertahankan rekor tak terkalahkan setelah ditumbangkan Manchester City beberapa waktu lalu dengan skor 1-2.
(qur/pojoksatu)

Pemain Ini Ancam Bikin Mohamed Salah Mandul

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Liverpool akan menjamu Crystal Palace di Anfield dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan 23, Sabtu (19/1/2019) malam WIB.
The Reds berpeluang meneruskan tren kemenangan untuk mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen sementara.
The Reds unggul empat angka atas Manchester City yang membayangi di  bawahnya setelah sukses membungkam mereka beberapa waktu lalu.

Sementara bagi tim tamu sendiri, bisa mencuri poin penuh di kandang The Reds akan sangat krusial dalam upaya mereka bertahan di papan tengah.
Palace kini masih tertahan di urutan 14 dengan raihan 22 poin dari enam kemenangan, empat bermain seri dan sudah 12 kali menelan kekalahan.
Karena itu, bek Palace, Patrick van Aanholt bertekad untuk membungkam seluruh upaya serangan Liverpool yang dikonstruksi Mo Salah.
Meski para pemain yang akan dihadapinya berlabel bintang dan terkenal sebagai trisula mematikan (Roberto Firmino, Mo Salah, Sadio Mane), namun ia tetap akan menjaga benteng pertahanan timnya dari upaya serangan tim lawan.
“Ya, aku selalu ingin bermain melawan yang terbaik,” kata Van Aanholt seperti dikutip dari Metro.
“Dia (Salah) adalah salah satu yang terbaik di liga. Sudah waktunya saya untuk menutupnya dan memastikan dia tidak bermain dengan baik.,” tekad pemain asal Belanda itu.
Aanholt sesumbar bisa menjalankan tugasnya karena pernah sukses saat membungkam upaya para pemain depan Manchester City beberapa waktu lalu.
“Kami sudah melakukannya melawan Manchester City, jadi mengapa tidak di Anfield? Kami tahu mereka akan mendatangi kami, mereka akan menekan kami sehingga kami harus fokus pada permainan kami sendiri dan melihat apa yang terjadi,” tuturnya.
“Menang selalu memberi kita dorongan. Kemenangan melawan juara selalu istimewa,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)