Liga Inggris

Masa Depan Solskjaer Tidak Dipengaruhi Kekalahan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Masa depan Ole Gunnar Solskjaer tidak terpengaruh oleh kekalahan yang dialami Manchester United.
Hal ini diungkapkan legenda tim berjuluk Setan Merah, Rio Ferdinand.
Diketahui, United kalah dari Arsenal di Liga Premier dan kalah dari Wolves di perempat final Piala FA.
“Kedua kekalahan ini adalah kemunduran, tetapi itu tidak mengubah apa pun bagi saya,” ujar Rio kepada Independent.ie.
“Dia telah melakukan lebih dari cukup untuk mendapatkan kesempatan mendapatkan pekerjaan dan saya percaya klub hanya memiliki satu keputusan untuk dibuat ketika mereka menunjuk manajer berikutnya,” sambungnya.
Rio meminta untuk tidak hanya melihat dua kekalahan terakhir. Melainkan posisi United sebelum ditangani Solskjaer.
“Dia memenangi semua pertandingan itu di awal dan tidak terhindarkan bahwa timnya akan tergelincir di beberapa titik. Lihat di mana mereka berada ketika manajer sebelumnya pergi dan membandingkannya dengan suasana di sekitar klub sekarang.
“Kamu harus memberikan banyak pujian untuk kebangkitan dan karena itulah aku percaya dia (Solskjaer) harus mendapatkan pekerjaan itu,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Peluang Treble Winner, Bernardo Silva : Bisa Memenangkannya atau Kehilangan Semua

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bernardo Silva mengungkapkan jika dirinya tidak bisa membaca apakah Manchester City akan meraih treble winner musim ini atau tidak.
Diketahui, kemungkinan City meraih treble terbuka. Mereka sudah mendapat satu gelar, yakni Carabao Cup.
City bisa meraih tiga gelar musim ini, jika memenangan dua dari tiga kompetisi yang mereka ikuti. Mulai dari Piala FA, Liga Champions dan Liga Premier.
Namun, bisa jadi mereka juga kehilangan semuanya. Menurut Bernardo Silva, ia dan rekan setimnya kini fokus pada setiap pertandingan dan berupaya hasil terbaik.
“Semua pemain merasa bahwa musim ini dapat menjadi istimewa.
“Musim lalu istimewa dalam cara kami memenangkan Liga Premier; musim ini bisa istimewa karena kami telah memenangkan satu kompetisi, kami masih bermain untuk tiga.
“Kami bisa memenangkan tiga atau kehilangan semuanya juga, jadi itu akan sangat sulit, jadi ya, kami tahu bahwa satu setengah bulan terakhir akan sangat sulit.
“Ini akan sangat penting, untuk membuat sesuatu yang istimewa dan mencoba untuk menulis halaman penting dalam sejarah klub ini, dan itulah yang akan kami coba lakukan,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Inikah Alasan Emery Tolak Permanenkan Denis Suarez?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Arsenal Unai Emery dikabarkan enggan permanenkan Denis Suarez.
Diketahui, pemain berusia 25 tahun itu didatangkan dari Barcelona dengan status pinjaman.
Dilaporkan The Sun, Emery percaya jika Suarez tidak mampu beradaptasi di Liga Premier Inggris,
Selain itu, sang pelatih kini sudah melihat potensi lain yang ingin didatangkan pada transfer musim panas nanti.
Incaran Emery jatuh kepada pemain sayap Paris Saint-Germain Christopher Nkunku. Sebenarnya, Nkunku bukan nama baru.
Sebab, Arsenal pernah mengajukan tawaran dengan status pinjaman pada PSG Januari lalu. Namun tawaran tersebut gagal karena tidak dapat mencapai kesepakatan.
Kini, The Gunners pun bersiap kembali mengajukan tawaran untuk transfer musim panas mendatang.
Selain itu, The Gunners juga dilaporkan membuka pembicaraan transfer dengan Rennes untuk mendatangkan Ismaila Sarr.
Pemain sayap 21 tahun telah menjadi salah satu pemain bintang klub Prancis musim ini dengan 10 gol dan delapan assist sejauh ini.
(zul/pojoksatu)

Bagi Rashford, Ini Pemain Terbaik di Liga Premier

POJOKSATU.id, JAKARTA – Marcus Rashford mengungkapkan pemain terbaik di Liga Premier Inggris.
Bukan dirinya, atau rekan-rekannya di Manchester United, tapi dari tim rival. Yakni pemain Manchester City, Sergio Aguero.
Hal ini diungkapkan Rashford dalam wawancara dengan GQ. Ketika itu, ia ditanya pemain di Liga Premier yang dikaguminya.
“Saya pikir, mungkin penyerang tengah yang serba bisa adalah Sergio Aguero,” jawabnya.
“Dia bisa mencetak tiga atau empat gol. Bagi saya, itu adalah salah satu ciri penyerang tengah yang saya perlukan sepanjang hari,” sambungnya.
Diketahui, striker Manchester City Aguero telah mencetak 28 gol dalam 37 penampilan musim ini.
(zul/pojoksatu)

Ole Gunnar Solskjaer: Wasit Akan Menyesali Keputusannya

POJOKSATU.id, LONDON – Manchester United telan kekalahan perdana di masa kepemimpinan Ole Gunnar Solskjaer usai dibungkam Arsenal dengan skor 0-2.
Sang manajer interim, Solskjaer pun menyuarakan ‘keberatannya’ atas kekalahan tersebut terlebih hadiah penalti yang diberikan wasit untuk tuan rumah.
Pria asal Norwegia itu menegaskan skuatnya tidak pantas dihukum penalti yang menjadi momen krusial dalam kekalahan 2-0 kontra Arsenal.

Menurutnya, penalti Arsenal di menit ke-69 itu berbau kontroversial karena Alexandre Lacazette terlalu mudah terjatuh setelah dihadang Fred di kotak terlarang.
Karena itu, ia yakin sang pengadil lapangan, Jonathan Moss akan menyesali keputusannya jika melihat tayangan ulang insiden tersebut.
“Saya sendiri menilai itu bukan penalti. Ini memang bukan hari keberuntungan buat kami,” katanya seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal.
Namun begitu, ia tidak menampik jika timnya banyak membuang peluang di pertandingan tersebut.
“Kami mengawali laga ini secara lambat, mungkin karena kami masih sedikit kelelahan setelah laga Rabu lalu (melawan PSG di Liga Champions),” tuturnya.
Senada, bek Setan Merah, Ashley Young tidak yakin aksi Fred terhadap Alexander Lacazette di paruh kedua itu layak diganjar penalti.
Menurutnya,  Lacazette melakukan aksi teatrikal setelah kontak dengan Fred di dalam kotak. “Dari posisi saya, saya tidak berpikir itu penalti,” ujar kapten United itu kepada BBC Sport.
(qur/pojoksatu)

Manchester United Pertanyakan Penalti Arsenal

POJOKSATU.id, LONDON – Manchester United telan kekalahan perdana di masa kepemimpinan Ole Gunnar Solskjaer usai dibungkam Arsenal dengan skor 0-2.
Sang manajer interim, Solskjaer pun menyuarakan ‘keberatannya’ atas kekalahan tersebut terlebih hadiah penalti yang diberikan wasit untuk tuan rumah.
Pria asal Norwegia itu menegaskan skuatnya tidak pantas dihukum penalti yang menjadi momen krusial dalam kekalahan 2-0 kontra Arsenal.
Menurutnya, penalti Arsenal di menit ke-69 itu berbau kontroversial karena Alexandre Lacazette terlalu mudah terjatuh setelah dihadang Fred di kotak terlarang.
Karena itu, ia yakin sang pengadil lapangan, Jonathan Moss akan menyesali keputusannya jika melihat tayangan ulang insiden tersebut.
“Saya sendiri menilai itu bukan penalti. Ini memang bukan hari keberuntungan buat kami,” katanya seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal.
Namun begitu, ia tidak menampik jika timnya banyak membuang peluang di pertandingan tersebut.
“Kami mengawali laga ini secara lambat, mungkin karena kami masih sedikit kelelahan setelah laga Rabu lalu (melawan PSG di Liga Champions),” tuturnya.
Senada, bek Setan Merah, Ashley Young tidak yakin aksi Fred terhadap Alexander Lacazette di paruh kedua itu layak diganjar penalti.
Menurutnya,  Lacazette melakukan aksi teatrikal setelah kontak dengan Fred di dalam kotak. “Dari posisi saya, saya tidak berpikir itu penalti,” ujar kapten United itu kepada BBC Sport.
(qur/pojoksatu)

Liverpool Tempel City Lagi, Sengit sampai Akhir Musim

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Sempat terpaut selisih empat angka, Liverpool kembali memangkas jarak dengan pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris, Manchester City menjadi satu angka.
Kemenangan The Reds atas Burnley dengan skor 4-2 dalam duel lanjutan Liga Primer Inggris pekan 30, Minggu (10/3/2019) malam WIB menjadikan persaingan titel juara kembali sengit.
Roberto Firmino dan Sadio Mane masing-masing menyumbang dua gol. Sedangkan dua gol tim tamu dikreasi Westwood dan Gudmunds­son.
Tuan rumah sendiri sempat tertinggal lebih dulu, namun Firmino dan Mane tampil menjadi penyelamat untuk membalikkan keadaan dengan brace keduanya.
Dengan hasil gemilang yang diraup pasukan Jurgen Klopp ini, persaingan di papan atas pun kembali sengit.
Liverpool dan City berselisih satu angka bahkan keduanya sempat saling kudeta untuk memuncaki klasemen.
Kendati berada di bawah City, dari statistik pertandingan, Liverpool jauh lebih baik dari City yang baru mengalami sekali kekalahan.
Sedangkan pasukan Pep Guardiola telah menelan empat kekalahan dan telah mengemas 74 poin hingga pekan ke-30 ini.
(qur/pojoksatu)

Eden Hazard Selamatkan Muka Chelsea

POJOKSATU.id, LONDON – Chelsea nyaris dipermalukan Wolverhampton Wanderers dihadapan pendukungnya sendiri di Stamford Bridge, Minggu (10/3/2019) malam WIB.
Beruntung, Eden Hazard mampu menyelamatkan muka timnya usai menggagalkan kemenangan tim tamu dengan mencetak gol penyeimbang di menit 90+2.
Berkat gol penggawa timnas Belgia ini, pasukan Maurizio Sarri pun luput dari kekalahan kandang dalam duel lanjutan Liga Primer Inggris pekan 30 atau pekan ke 29 buat Chelsea atas tim promosi tersebut.
Namun, dengan hanya mendapat suntikan satu angka ini membuat Chelsea masih bergeming di peringkat keenam dengan raihan 57 poin.
Raksasa London barat itu terpaut selisih tiga angka dari Arsenal yang sukses menyalip Manchester United di peringkat keempat atau zona Liga Champions.
Chelsea memang masih belum beranjak sepenuhnya dari tren angin-anginan sehingga memicu spekulasi soal masa depan sang manajer, Maurizio Sarri.
Sarri bahkan terancam hanya seumur jagung berkiprah di Stamford Bridge jika gagal mengantarkan timnya finis di empat besar klasemen akhir Liga Primer Inggris musim ini.
(qur/pojoksatu)

Sukses Bungkam MU, Mesut Ozil Sentil ‘Dancefloor’ Jesse Lingard

POJOKSATU.id, LONDON – Arsenal sukses menembus empat besar klasemen sementara Liga Primer Inggris usai menyingkirkan Manchester United di Emirates Stadium, Senin (11/3/2019) dini hari WIB.
Tuan rumah menyegel kemenangan dengan skor meyakinkan 2-0 lewat gol Granit Xhaka di menit 12 dan tendangan penalti Pierre Emerick-Aubameyang di interval kedua menit 69.
Dengan hasil mengesankan di duel lanjutan Liga Primer Inggris pekan 30 ini, The Gunners pun sukses menyalip Setan Merah di peringkat keempat.

Dancefloor huh!? Superb performance! Brilliant result! Thank you Emirates Stadium! Proud to be a Gunner! #YaGunnersYa #M1Ö #WeAreTheArsenal @Arsenal pic.twitter.com/EHn7CoHh2O
— Mesut Özil (@MesutOzil1088) March 10, 2019

Gelandang Arsenal, Mesut Ozil rupanya masih terngiang dengan ejekan pemain MU, Jesse Lingard di pertandingan sebelumnya yang menyebut, Emirates bagi Lingard ibarat ‘dance floor’ alias lantai dansa.
Kala itu, Lingard yang sukses mencetak gol kedua bagi MU melakukan selebrasi berupa tarian moonwalk ala Michael Jackson.
Lingard juga kembali melakukan selebrasi ‘provoasi’ berupa Milly Rock ketika dia mencetak gol dalam pertemuan liga musim lalu.
Sontak, selebrasi penggawa timnas Inggris itu pun memicu kemarahan fans Arsenal tak terkecuali Ozil. Alhasil, Ozil pun balik menyindir Lingard menyusul kemenangan timnya kali ini.
“Lantai dansa, ya!? Performa luar biasa! Hasil yang brilian! Terima kasih Stadion Emirates! Bangga menjadi Gunner!,” ejek Ozil.
(qur/pojoksatu)

Kalahkan MU, Arsenal Kembali ke Empat Besar

POJOKSATU.id, JAKARTA – Arsenal kembali ke posisi empat besar klasemen Liga Premier Inggris.
Hal ini terjadi setelah mereka mengalahkan Manchester United pada laga pekan ke-30 dengan skor 2-0.
Bertindak sebagai tuan rumah, Arsenal unggul lebih dulu saat laga baru berjalan 12 menit.
Gol pembuka tim berjuluk The Gunners ini dicetak oleh Granit Xhaka. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhirnya.
Di babak kedua, The Gunners berhasil menambah keunggulan. Kali ini berkat Pierre-Emerick Aubameyang.
Aubameyang sukses menjadi eksekutor tendangan penalti di menit ke-69 hingga merubah kedudukan menjadi 2-0.
Dengan kemenangan ini, Arsenal berhak atas tiga poin dan kembali ke posisi empat besar.
Sementara Manchester United tergelincir ke posisi lima. United hanya unggul satu poin dari Chelsea di posisi enam.
(zul/pojoksatu)