Liga Inggris

Solskjaer Berharap Musim Depan Pemain Ini Kembalikan Nama Besarnya

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer masih menaruh harapan kepada Alexis Sanchez. Penyerang asal Chile yang begitu hebat ketika bermain untuk Barcelona dan Arsenal malah belum menunjukkan kualitasnya do Old Trafford.
Sanchez bergabung dengan MU pada Januari 2018 dan Setan Merah sudah mengalami beberapa pergantian manajer, tapi Sanchez belum juga menunjukkan kualitasnya sebagai pemain top dunia.
Solskjaer sendiri berharap bisa mempertahankan Alexis Sanchez di Manchester United tetapi memperingatkan sang penyerang bahwa dia harus mendapatkan kembali tempatnya di tim utama.
Sanchez, 30, tampil buruk selama sebagian besar 18 bulan karirnya di United dan hanya menjaringkan dua gol musim lalu. Ia juga cuma sekali bermain dalam 90 menit penuh untuk United.
Kesabaran MU sebenarnya sudah mulai hilang. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu ingin melepas pemain yang digaji cukup besar itu, 400 ribu pounds per pekan.
Dan gaji tinggi itu pula yang membuat MU kesulitan mendapat pembeli untuk Sanchez yang mempunyai kontrak sampai 2022 mendatang.
Sanchez mencatat dua gol untuk Chile di Copa America di Brazil tetapi penampilannya di turnamen itu berakhir dengan cedera hamstring.
Sanchez kini bisa dimainkan pada pertandingan persahabatan United di Eropa melawan Kristiansund pada 30 Juli dan AC Milan pada 3 Agustus, tetapi Solskjaer mengatakan tanggung jawabnya ada pada mantan penyerang Arsenal itu untuk menunjukkan kualitasnya.
“Aku harus membantu,” aku Solskjaer dikutip dari Manchester Evening News. “Saya baru saja menjawab pertanyaan di sini bahwa Anda tidak bisa menyuapi mereka. Mereka harus masuk dan mengambil peluang mereka.”
“Dan Alexis berkualitas dan dia menunjukkannya di Copa America. Kemudian dia mendapat cedera. Saya tidak berpikir itu terlalu buruk, jadi saya berharap dia akan tersedia untuk Kristiansund atau AC Milan,” tuturnya.
Ketika ditanya apakah dia memasukkan Sanchez dalam rencananya musim mendatang, Solskjaer menjawab: “Saat ini, ya dia ada dalam rencana saya,” katanya.
(fat/pojoksatu)

Frank Lampard Bujuk Hudson-Odoi Tandatangani Kontrak Baru

POJOKSATU.id, JAKARTA – Frank Lampard membujuk Callum Hudson-Odoi untuk menandatangani kontrak baru dengan Chelsea.
Lampard berharap pemain berusia 18 tahun itu bisa mengikuti jejak Ruben Loftus-Cheek dan Mason Mount yang menandatangani kontrak baru bulan ini.
Adapun kontrak Hudson-Odoi akan berakhir tahun depan. Meski begitu, ia sudah menarik perhatian Bayern Munchen.
“Dengan Callum tentu saja aku ingin dia masuk dan tinggal di sini,” kata Lampard dilansir Metro.
Lampard melanjutkan, jika Hudson-Odoi memperpanjang kontrak, ia akan jadi ‘pemain besar’. Bukan hanya untuk Chelsea tapi juga Inggris.
“Dia adalah pemain yang datang melalui akademi, dia adalah pemain yang bisa menjadi pemain besar untuk Chelsea dan Inggris. Kami sebagai klub secara keseluruhan ingin dia bertahan,” ucapnya.
“Saya pikir dia tahu dia memiliki manajer di sini yang ingin bekerja dengannya untuk meningkatkan, dan itu membutuhkan kerja keras.
“Tidak ada yang diberikan, terutama ketika Anda berusia 18 tahun, tetapi dengan semua atribut yang dimiliki Callum, kami ingin dia hadir di Chelsea dan menjadi pemain besar bagi kami sekarang dan di masa depan.
“Ada beberapa pemain yang lebih muda sekarang, beberapa telah menandatangani, beberapa saya pikir akan masuk bulan depan atau di awal musim, dan penting bagi kami untuk terus maju,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Olivier Giroud Buka Suara Soal Masalah Arsenal dan Koscielny

POJOKSATU.id, JAKARTA – Olivier Giroud buka suara soal masalah yang trejadi antara Arsenal dengan Laurent Koscielny.
Hal ini bermula dari Koscielny mangkir dari sesi latihan Arsenal dan tidak ikut skuat di tur pramusim.
Apa yang dilakukan Koscielny sangat mengejutkan, memingat dirinya adalah pemain senior dan kapten tim.
Menanggapi masalah itu, dilansir BBC, Giroud menuturkan jika publik terlalu cepat berasumsi dan menyalahkan Koscielny atas keputusannya tersebut.
“Anda tak bisa membuat penilaian ketika Anda tidak memiliki seluruh bukti. Saya cukup yakin kita semua tidak tahu segalanya mengenai situasi tersebut (Koscielny di Arsenal). Saya harap kedua pihak akan menemukan kesepakatan terbaik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Giroud mengatakan jika dirinya sudah mengenal Koscielny selama 10-11 tahun. Keduanya bersahabat.
Menurutnya, Koscielny adalah sosok yang profesional dan tidak pernah berulah, apalagi tidak hormat kepada klub yang sudah diperkuatnya dari 2010 itu.
“Dia sudah bermain untuk Arsenal selama sembilan tahun; dia telah menjadi skipper selama bertahun-tahun – sangat respek, sangat profesional, selalu menjadi contoh bagi pemain-pemain muda,” katanya.
“Klub memberikannya kesempatan bermain untuk Arsenal, dan itu kesempatan besar untuk memperlihatkan kualitasnya di Premier League. Saya pikir dia akan selalu bersyukur karena itu dan respek kepada klub,” sambungnya.
Giroud menegaskan dirinya tidak paham mengenai situasi yang terjadi antara mantan klubnya dan sahabatnya itu.
Hanya saja, ia meyakini jika Koscielny sedih dengan situasi saat ini.
“Saya sangat merasa kasihan kepadanya karena dia orang yang hebat dan media ingin memberikan imej buruk mengenainya,” ucapnya.
“Saya tidak berada di klub, saya tidak benar-benar tahu apa yang telah terjadi – tapi satu hal pasti adalah Lolo sangat terluka dengan apa yang sedang terjadi dan dia orang yang emosional,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Olivier Giroud : Lampard Orang yang Tepat

POJOKSATU.id, JAKARTA – Olivier Giroud mengatakan pemain Chelsea senang dilatih oleh Frank Lampard.
Diketahui, Lampard merupakan pelatih baru The Blues setelah Maurizio Sarri bergabung dengan Juventus.
Meski belum lama memiliki pengalaman melatih, namun Giroud menilai Lampard adalah orang tepat.
“Saya suka energi dan keinginannya untuk selalu meningkat dan menang,” kata Giroud kepada Radio 5 Live Sports Extra.
“Kami sudah berlatih sangat keras dengan intensitas tinggi.
“Saya pikir dia (Lampard) adalah orang yang tepat. Dia pada dasarnya adalah legenda Chelsea,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Giroud ikut mengomentari soal larangan transfer yang dijatuhkan FIFA kepada Chelsea.
Dikatakan, hal tersebut tidak terlalu terpengaruh. Sebab, The Blues kini melalui Lampard memberikan kesempatan pada pemain muda.
“Kami semua percaya pada kualitasnya untuk meningkatkan tim dan dengan larangan transfer itu adalah kesempatan bagus bagi para pemain muda untuk menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan.
“Sekarang kami senang memainkan pertandingan liga pertama,” paparnya.
Adapun pertandingan pertama Chelsea akan berhadapan dengan Manchester United pada 11 Agustus mendatang.
(zul/pojoksatu)

Chelsea Dinilai Melakukan Kesalahan karena Lepas Maurizio Sarri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Chelsea dinilai telah melakukan kesalahan karena mengakhiri kerja sama dengan Maurizio Sarri.
Hal ini disampaikan oleh eks asisten pelatih Sarri, Gianfranco Zola.
Diketahui, Chelsea dan Sarri memiliki kontrak kerja sama hingga 2022. Namun, baru semusim tepatnya pada akhir musim 2018/19 kerja sama tersebut sudah berakhir.
Padahal, capaian Chelsea musim kemarin tak terlalu buruk. Mereka finis di posisi ketiga Liga Premier dan menjuarai Liga Europa.
Sarri pun memutuskan pindah ke Juventus, sedangkan Chelsea kini ditangani Frank Lampard.
Dilansir Football London, Zola mengatakan jika Chelsea sudah mengambil keputusan yang salah soal mengakhiri kerja sama dengan Sarri.
Menurutnya, kinerja Sarri adalah yang terbaik. Ia membenarkan jika hal tersebut tidak akan terlalu terlihat di awal.
Namun, ia yakin, jika masih ditangani Sarri, musim berikutnya The Blues akan lebih baik.
“Melihat caranya bekerja, memang perlu sedikit waktu untuk mengetahui apa yang dia inginkan. Sarri juga akan selalu menuntut pemain, tetapi saat mereka sudah mulai terbiasa, maka tim akan terus membaik dan permainan juga akan semakin efektif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Zola juga mengungkapkan perasaannya karena harus meninggalkan Stamford Bridge.
“Ya, ini (hengkang dari? Chelsea) memang terasa cukup menyakitkan. Anda berada di tempat yang tepat dan sangat berarti. Tetapi saya harus tetap bersikap profesional dan menghormati keputusan yang sudah diambil. Bukan masalah,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Masuk Skuad Tur Pra-musim, Lukaku Tak Jadi Dijual?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Masa depan Romelu Lukaku bersama Manchester United kembali jadi tanda tanya.
Setelah santer bakal dijual ke Inter, ia malah ikut tur pra-musim. Hal ini pun menimbulkan spekulasi bahwa Setan Merah tak jadi menjualnya.
Akan tetapi, kesepakatan dengan Inter sendiri memang belum menemui titik terang. Sebab, klub Serie A itu dikabarkan tak sanggup memenuhi harga yang dipatok United.
Meski begitu, Inter tak menyerah. Mereka menyiapkan strategi agar bisa memboyong sang pemain, yakni dengan status pinjaman.
Bukan hanya Lukaku, masa depan pemain yang kembali jadi tanda tanya adalah Paul Pogba, yang namanya juga masuk dalam tim tur pra-musim.
Di sisi lain, dalam daftar yang diperlihat United, terlihat mereka memboyong dua pemain anyar mereka, tak lain Daniel James dan Aaron Wan-Bissaka.
Sementara itu, dilansir dari Mirror, United tak menyertakan Matteo Darmian dan Fred karena alasan keluarga.
Meski begitu, keduanya dikabarkan akan menyusul kemudian. Dalam skuad juga tak ada nama Alexis Sanchez.
Alasannya, selain karena membela negaranya, Chile di Copa America, sang pemain juga mengalami cedera di pertandingan terakhirnya lawan Argentina.
Berikut daftar skuad tur pra-musim Manchester United :
Goalkeepers : De Gea, Grant, J Pereira, Sergio Romero
Defenders : Bailly, Dalot, Jones, Lindelof, Marcos Rojo, Shaw, Smalling, Tuanzebe, Wan-Bissaka, Young
Midfielders : Andreas, Chong, Garner, Gomes, James, Lingard, Matic, McTominay, Pogba, Mata
Forwards : Greenwood, Lukaku, Martial, Rashford
(zul/pojoksatu)

Cedera, Alexis Sanchez Diperkirakan Absen di Tur Pramusim

POJOKSATU.id, JAKARTA – Nasib kurang menguntungkan dialami pemain Manchester United Alexis Sanchez.
Sanchez dikabarkan mengalami cedera saat Chile kalah dari Argentina dalam pertandingan perebutan posisi ketiga Copa America 2019.
Cedera yang dialami Sanchez jelas kerugian bagi Manchester United, yang berharap sang pemain sepenuhnya fit untuk awal musim baru.
Terlebih lagi, mereka dalam waktu dekat akan berangkat ke Australia untuk memulai tur pramusim pada 13 Juli mendatang.
Sebagaimana diketahui, setan Merah sempat berniat menjualnya musim panas ini.
Namun, berkat penampilan apiknya bersama Chile, United tampaknya memberikan kesempatan dengan memasukkannya dalam tim untuk tur pramusim.
Akan tetapi, dengan cedera hamstring yang dialami saat ini, kemungkinan besar Sanchez bakal absen.
Hal ini menambah panjang daftar absennya bersama skuad United setelah banyak ditepikan pada musim lalu juga akibat cedera.
(zul/pojoksatu)

De Gea Sepakat Tandatangani Kontrak Baru

POJOKSATU.id, JAKARTA – David De Gea dikabarkan sepakat untuk menandatangani kontrak baru dengan Manchester United.
Seperti diketahui, masalah kontrak ini sudah ramai dibicarakan belakangan ini.
Bahkan isunya, De Gea bakal hengkang jika United tidak menyetujui kenaikan gaji yang diusulkannya.
Dikabarkan, kiper 28 tahun itu meminta kenaikan setelah melihat gaji yang dibayarkan United untuk Sanchez.
De Gea merasa berhak atas gaji tinggi melihat kontribusinya untuk klub. Sekadar info, pemain asal Spanyol ini sudah berada di Old Trafford sejak 2011, saat United masih dilatih Sir Alex Ferguson.
Dalam kurun waktu delapan tahun itu, De Gea telah meraih satu titel Premier League, FA Cup, League Cup, Europa League, dan tiga Community Shield.
Menurut laporan Mirror, United dan De Gea akhirnya mencapai kata sepakat. Sang kiper akan dibayar 350 ribu pounds per pekan.
Selain itu, De Gea bersama agennya, Jorge Mendes, setuju menandatangani kontrak berdurasi lima tahun.
(zul/pojoksatu)

Petinggi Liverpool Ketar-ketir, Jurgen Klopp Ogah Bahas Kontrak Baru

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Petinggi Liverpool mulai ketakutan akan kehilangan Jurgen Klopp, pelatih yang sukses membawa The Reds juara Liga Champions musim 2018/2019. Juru taktik berkebangsaan Jerman itu belum mau membahas perpanjangan kontrak.
Sebenarnya Klopp masih terikat kontrak sampai 2022 mendatang, tapi klub ingin memperbaruinya demi menjamin sang pelatih berada di Anfield untuk waktu yang lama.
Dikutip Pojoksatu.id dari Mirror, anggota dewan Liverpool khawatir Klopp akan meninggalkan klub pada akhir kontraknya saat ini ketika ia menunda menandatangani kontrak baru.
Klopp telah bersama The Reds sejak 2015 dan menjalani kampanye paling sukses musim lalu saat ia memimpin tim untuk memenangkan Liga Champions dan menjadi runner-up di Liga Premier.
Jurgen Klopp sukses antarkan Liverpool juara Liga Champions 2019. (BBC)
Sebagai hasil dari penampilan mengesankan timnya di lapangan, pemilik Liverpool, Fenway Sports Group menyodorkan Klopp kontrak baru berdurasi enam tahun. Dalam penawaran itu, Klop akan mendapat kenaikan gaji dari 7 juta pounds menjadi 10 juta pounds atau sekitar Rp190 miliar per tahun.
Namun, pelatih berusia 52 tahun itu dilaporkan belum siap untuk kesepakatan jangka panjang, karena alasan kesehatan dan menyadari perlunya istirahat.
Dia meninggalkan mantan klub Borussia Dortmund untuk istirahat setelah tujuh tahun bertugas dan juga berangkat dari tim pertamanya di manajemen, Mainz 05, setelah waktu yang sama.
Tapi Klopp tidak terburu-buru untuk pergi dan bersedia melaksanakan tugas sesuai kontrak. Artinya para penggemar The Reds masih bisa melihat Klopp ada di kursi manajer setidaknya sampai tiga musim ke depan.
Jurgen Klopp dan anak asuhnya kembali ke pelatihan pra-musim pada hari Sabtu dan akan segera memulai tur ke Amerika Serikat. Pertandingan pertama mereka melawan mantan klub Klopp, Dortmund di Indiana pada 19 Juli.
(fat/pojoksatu)

Ruben Loftus-Cheek Bertahan di Chelsea Hingga 2024

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gelandang Chelsea Ruben Loftus-Cheek telah menandatangani kontrak baru.
Lewat kontrak baru tersebut, dirinya akan tetap berada di Stamford Bridge sampai 2024 mendatang.
Diketahui, saat ini, pemain internasional Inggris ini dalam masa rehabilitasi setelah pulih dari pecah tendon Achilles dalam pertandingan persahabatan Mei lalu.
Kondisi tersebut membuatnya absen saat Chelsea menang Liga Europa serta final Liga Bangsa-bangsa
Usai penandatanganan kontrak, Loftus-Cheek mengatakan dirinya berharap bisa bermain lebih lama bersama Chelsea.
“Ini adalah tempat saya berkembang dalam permainan dan mudah-mudahan saya akan bermain di sini lebih lama,” kata Loftus-Cheek, dilansir BBC.
Direktur Chelsea Marina Granovskaia mengatakan Loftus-Cheek akan menjadi “pemain kunci” di bawah manajer baru Frank Lampard.
Musim 2018-2019, Loftus-Cheek berhasil mencetak 10 gol dalam 40 pertandingan di musim terobosannya di Chelsea.
(zul/pojoksatu)