Liga Inggris

Usai Dikeroyok Preman, Drinkwater Tak Lapor Polisi, Salah Sendiri Godain Pacar Orang

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Pemain Chelsea yang saat ini dipinjamkan ke Burnley, Danny Drinkwater tidak melapor ke polisi usai menjadi korban pengeroyokan sejumlah preman. Sang gelandang sadar, dirinya yang bikin kesalahan lebih dulu. Menggoda pacar orang.
Diberitakan sebelumnya, sikap usil Drinkwater menggoda pacar pesepakbola lainnya, berujung pada penganiayaan.
Dikutip Pojoksatu.id dari The Sun, Drinkwater dipukuli oleh setidaknya enam preman setelah mencoba mengobrol dengan kekasih orang lain.
Para pelaku berteriak ‘mematahkan kakinya’ saat mereka menyerang pemain Inggris itu.
Drinkwater, yang dipinjamkan ke Burnley dari Chelsea musim ini, sedang menikmati malam di Manchester akhir pekan lalu – beberapa jam setelah duduk di bangku cadangan dalam kekalahan timnya, 0-3 dari Liverpool.
Danny Drinkwater, pemain Chelsea yang saat ini dipinjamkan ke Burnley. (GMS)
Menurut The Sun, gelandang The Three Lions bentrok dengan sesama pemain profesionalnya di klub Chinawhite Manchester yang akhirnya membuatnya diamankan pihak keamanan.
Media ternama Inggris itu mengklaim bahwa meskipun telah diperingatkan pada beberapa kesempatan untuk tenang, Drinkwater terus melakukan pendekatan pada pacar pemain Scunthorpe United, Kgosi Ntlhe.
Drinkwater kemudian diserang oleh sekelompok (hingga enam orang) preman dengan benda tumpul.
Serangan terhadap Drinkwater membuatnya mengalami cedera ligamen pergelangan kaki yang sobek yang dapat membuatnya absen hingga empat minggu.
Dan dalam gambar yang beredar, tampaknya gelandang itu juga menderita lebam pada matanya, dahi yang sangat bengkak dan pipi yang luka.
Seorang sumber mengatakan kepada The Sun: “Pada satu titik ia tersungkur ke tanah, ketika mereka berulang kali melompat-lompat di pergelangan kakinya dan berteriak, ‘Patahkan kakinya’.
“Mereka tahu dia adalah bintang Liga Premier dan itu adalah mata pencahariannya. Ada darah di mana-mana, dan semuanya sangat jahat.
“Danny benar-benar malu sekarang dan menyadari bahwa dia tidak bisa lagi menempatkan dirinya pada posisi di mana insiden ini terjadi, terlepas dari siapa yang bersalah.”
Drinkwater pekan lalu absen karena cedera pergelangan kaki yang misterius, tetapi sekarang diklaim bahwa ia akan absen lama karena serangan ganas ini.
Belum ada bukti keterlibatan Ntlhe dalam pengeroyokan Danny itu dan polisi juga tidak melakukan penyelidikan mendalam atas insiden itu, karena tidak dilaporkan oleh Drinkwater.
Seorang juru bicara pemain mengatakan: “Danny menerima dia menempatkan dirinya dalam posisi di mana dia dapat dikritik. Dia akan menerima kritik yang datang padanya.”
“Dia tahu dia tidak bisa membiarkan dirinya menjadi sasaran, dan harus melepaskan diri dari situasi ini.”
“Dia akan mengatasi masalah mereka yang ada di klub secara pribadi, dan jujur.”
Ini bukan kali pertama Drinkwater terlibat masalah di luar lapangan. Pada bulan Mei, pemain berusia 29 tahun itu dikenai larangan mengemudi selama 20 bulan. Ia dihukum karena kecelakaan akibat mengemudi dalam keadaan mabuk menggunakan Range Rover yang menyebabkan dua wanita terluka.
Drinkwater baru menandatangani kontrak dengan Burnley pada bursa transfer musim panas tetapi belum bermain di Liga Premier selama 18 bulan.
(fat/pojoksatu)

Godain Pacar Orang, Gelandang Chelsea Babak Belur Dihajar Preman

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Gelandang Chelsea yang saat ini dipinjamkan ke Burnley, Danny Drinkwater lagi apes. Sikap usilnya menggoda pacar pesepakbola lainnya, berujung pada penganiayaan.
Dikutip Pojoksatu.id dari The Sun, Drinkwater dipukuli oleh preman-preman setelah mencoba mengobrol dengan kekasih orang lain.
BACA JUGA: Ceballos Minta Tidak Dijual, Fans Arsenal Berharap Dipermanenkan
Preman berteriak ‘mematahkan kakinya’ saat mereka menyerang pemain Inggris yang saat ini dipinjamkan ke Burnley dari sesama klub Liga Premier, Chelsea.
Drinkwater, yang dipinjamkan ke Burnley dari Chelsea musim ini, sedang menikmati malam di Manchester akhir pekan lalu – beberapa jam setelah duduk di bangku cadangan dalam kekalahan timnya, 0-3 dari Liverpool.
Danny Drinkwater babak belur usai dihajar preman.
Menurut The Sun, gelandang The Three Lions bentrok dengan sesama pemain profesionalnya di klub Chinawhite Manchester yang akhirnya membuatnya diamankan pihak keamanan.
BACA JUGA: Jadwal Bola Hari Ini, 8 September: Italia, Spanyol, Swedia Vs Norwegia
Media ternama Inggris itu mengklaim bahwa meskipun telah diperingatkan pada beberapa kesempatan untuk tenang, Drinkwater terus melakukan pendekatan pada pacar pemain Scunthorpe United, Kgosi Ntlhe.
Setelah diamankan petugas, Drinkwater kemudian diserang oleh sekelompok (hingga enam orang) preman dengan benda tumpul.
Serangan terhadap Drinkwater membuatnya mengalami cedera ligamen pergelangan kaki yang sobek yang dapat membuatnya absen hingga empat minggu.

Marcus Rashford : Owen Hanya Mengomentari Hal yang Dilihat

POJOKSATU.id, JAKARTA – Marcus Rashford buka suara terkait kritik yang disampaikan mantan pemain Manchester ​United, ​Michael Owen.
Dilansir ​Telegraph, Owen menyebut Rashford bukanlah predator ganas saat berada di dalam kotak penalti.
Pernyataan Owen ini menyikapi penampilan Rashford saat melawan Wolves, Southampton dan Crystal Palace.
Diketahui, sang penyerang gagal memanfatkan sejumlah peluang dan bahkan sempat gagal mengeksekusi penalti.
Mendapat kritik dari Owen, Rashford menuturkan, jika sang mantan pemain United ini hanya bisa mengomentari apa yang dilihat.
Sementara itu, kata Rashford, dirinya optimis dengan kemampuannya begitupun dengan orang-orang di sekitarnya.
“Michael Owen hanya bisa mengomentari hal yang memang dia lihat, tetapi orang-orang yang berada di sekitar saya tahu apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.
“Hal yang terpenting adalah kita tahu apa yang sebenarnya kita inginkan dan bagaimana cara untuk mewujudkan hal tersebut,” sambungnya.
Lebih lanjut, Rashford mengatakan jika dirinya ingin mengikuti jejak rekannya di timnas, Harry Kane.
“Saya bisa menjadikan Harry Kane sebagai contoh. Dia adalah salah satu penyerang tertajam yang pernah bermain dengan saya. Setiap kali dirinya melakukan latihan, saya ingin selalu bisa menyamai dan berada sejajar dengannya. Jika Kane mencetak enam gol, saya juga ingin melakukan hal yang sama,” paparnya.
(zul/pojoksatu)

Gilas Burnley, Liverpool Sapu Bersih 4 Laga Awal Musim Ini

POJOKSATU.id, BURNLEY – Liverpool menunjukkan konsistensi performa di Premier League. The Reds menyapu bersih empat laga awal musim 2019/20 ini dengan kemenangan. Korban terbarunya adalah Burnley.
Pada laga pekan ke-4 Premier League di Turf Moor Stadium, Liverpool tampil dominan dan meraih kemenangan mencolok, tiga gol tanpa balas.
Setelah kesulitan menembus pertahanan tuan rumah selama setengah jam laga, Liverpool akhirnya membuka keunggulan pada menit 33.
Berawal dari umpan silang Trent Alexander-Arnold yang mengenai Chris Wood. Bola melengkung indah ke pojok kanan gawang Burnley dan tak bisa dijangkau Nick Pope. 1-0 Liverpool unggul.
Empat menit berselang, Sadio Mane menggandakan keunggulan anak asuh Jurgen Klopp. Kesalahan pemain belakang Burnley membuat Roberto Firmino menguasai bola di daerah pertahanan lawan.
Penyerang asal Brasil itu kemudian menyodorkan umpan terobosan kepada Mane yang berdiri bebas untuk menaklukkan Pope. The Reds menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Kemenangan Liverpool ditutup dengan gol tendangan dari luar kotak penalti Firmino pada menit 80. Berawal dari serangan balik cepat, Firmino mengirim umpan jauh kepada Mohamed Salah.
Setelah mengecoh bek lawan, Salah memberi ruang tembak kepada Firmino untuk menjebol gawang Burnley. Liverpool pun menang 3-0.
Hasil yang membuat Liverpool kokoh di puncak klasemen dengan 12 poin, hasil dari 4 kali menang dari 4 laga yang sudah dijalani. Sementara Burnley tertahan di peringkat 11 dengan 4 poin.
(fat/pojoksatu)

MU Tak Mampu Kalahkan 10 Pemain Southampton

POJOKSATU.id, SOUTHAMPTON – Manchester United kembali gagal meraih kemenangan di pentas Premier League musim 2019/20. Bertandang ke St. Mary’s Stadium, markas Southampton, Sabtu (31/8/2019) malam WIB, Setan Merah harus puas bawa pulang satu poin.
Padahal pada laga ini, The Soton harus bermain dengan 10 orang setelah Kevin Danso mendapat kartu kuning kedua alias kartu merah.
Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer sebenarnya sempat unggul lebih dulu saat laga baru berjalan 10 menit, lewat penyerang anyar mereka, Daniel James.
Menerima umpan Scott McTominay, James merangsek masuk ke kotak penalti sebelum melepaskan sepakan placing yang tak bisa dijangkau Angus Gunn. 1-0 MU unggul.
Bagi James, gol ke gawang Soton merupakan yang ketiga dalam empat pekan Premier League awal musim ini.
Namun setelah gol James, MU begitu sulit menembus lagi pertahanan tuan rumah.
Southampton mampu menyamakan kedudukan pada menit 58. Jannik Vestergaard memenangi duel udara untuk menyundul umpan silang Danso. Skor sama kuat, 1-1.
Gol Jannik Vestergaard (Southampton ke gawang MU.
Danso harus mandi lebih cepat karena mendapat kartu merah pada menit 73 karena melanggar McTominay.
Tapi keunggulan jumlah pemain itu, tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Paul Pogba dkk. Meski terus mengurung pertahanan Soton, tapi gol kemenangan tak kunjung tercipta.
Skor 1-1 tidak berubah hingga pertandingan berakhir. Setan Merah pun gagal mendekati Liverpool di puncak klasemen.
MU masih di peringkat 4 dengan 5 poin dan posisinya bisa digusur tim lain yang belum melakoni laga pekan ke-4.
Southampton yang hanya tertinggal satu poin dari MU ada di peringkat 13 klasemen sementara Premier League.
(fat/pojoksatu)

Kalah dari Liverpool, Gary Neville Puji Penampilan Arsenal

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gary Neville memuji penamilan skuad Arsenal meskipun menderita kekalahan saat melawan Liverpool, Sabtu (24/8).
Bahkan, Neville percara Arsenal akan memenangkan banyak pertandingan dengan tingkat kinerja seperti itu.
“Sulit ketika Anda kalah 3-0, rasanya seperti Anda telah mengambil sedikit upaya untuk mengambil hal positif dari itu,” ujarnya kepada Sky Sport.
“Tapi rasanya seperti … kekalahan 3-0 yang positif, jika Anda bisa membantahnya. Saya sudah melihat banyak hal hari ini dari Arsenal yang saya sukai.
“Mereka bermain melawan tim yang brilian, mari kita perjelas. Tim pesaing Manchester City di Liga Inggris, pemenang Liga Champions, jadi kami berbicara tentang salah satu tim yang terbaik di Eropa,” paparnya.
Lebih lanjut, Neville juga sempat menyinggung soal gol yang dicetak Lucas Torreira, yang dinilainya menggambarkan karakter Arsenal saat ini.
“Saya pikir performa dari Arsenal hari ini akan memenangkan banyak pertandingan tandang musim ini,” katanya.
“Saya pikir itu (gol Torreira) adalah gol yang sangat besar bagi Arsenal. Itu tidak akan membuat mereka keluar dari kekalahan, tetapi itu menunjukkan karakter dan kepribadian yang akan terus mereka jalani. Ini momen yang bagus untuk Arsenal,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Dibandingkan dengan Legenda Arsenal, Begini Respon Dani Ceballos

POJOKSATU.id, JAKARTA – Dani Ceballos memberikan tanggapan soal kabar yang membandingkannya dengan legenda Arsenal, Santi Cazorla.
Ceballos mengakui masih terlalu dini baginya untuk dibandingkan dengan legenda Arsenal itu.
“Raja masih Santi Cazorla, saya masih harus banyak belajar untuk menjadi seperti dia,” katanya dilansir dari Metro.
Sementara itu, Arsenal harus menelan kekalahan perdananya di musim 2019/20 setelah meraih dua kali kemenangan.
Kekalahan pertama mereka dialami saat menghadapi Liverpool di Anfield dengan skor telak 3-1.
Gol Liverpool sendiri dicetak oleh Joel Matip dan Mohamed Salah yang mencetak dua gol.
Sedangkan satu gol Arsenal dicetak oleh Lucas Torreira. Sayang bagi The Gunners, ini menjadi gol satu-satunya yang mereka ciptakan di Anfield. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan tuan rumah.
(zul/pojoksatu)

Adrian Puji Sadio Mane dan Salah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kiper Liverpool Adrian mengungkapkan hubungannya dengan Sadio Mane dan Mohamed Salah.
Diakui Adrian, dirinya memiliki hubungan yang dekat dengan keduanya selain di dalam lapangan.
“Mereka adalah pemain yang bagus secara individu, tetapi mereka adalah teman baik di ruang ganti juga dan Anda dapat melihat perasaan itu di lapangan,” katanya kepada liverpoolfc.com.
Adrian mengaku senang bisa bekerja sama dengan Mane juga Salah.
“Saya sangat senang untuk mereka karena mereka melakukannya dengan sangat baik, mereka memiliki koneksi yang bagus di antara mereka,” ucapnya.
“Saya bermain melawan mereka berkali-kali (saat membela West Ham), sekarang saya bermain dengan mereka dan saya menikmati bagaimana mereka bermain dari belakang,” sambungnya.
Diketahui, Adrian San Miguel jadi sorotan setelah berubah menjadi sosok pahlawan dalam kemenangan Liverpool di Piala Super UEFA, Kamis (15/8) lalu.
Pada pertandingan tersebut, Liverpool dan Chelsea harus menyelesaikan pertandingan lewat adu penalti setelah imbang 2-2.
Dalam drama adu penalti, Adrian sukses menggagalkan eksekusi algojo pemungkas Chelsea Tammy Abraham di Vodafone Park, Istanbul, Turki. Liverpool pun menang 5-4 dari Chelsea.
Adrian sendiri diketahui kiper baru Liverpool. Ia melakoni debut pada laga pekan pembuka Premier League melawan Norwich City di Anfield.
Ketika itu, ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-38 lantaran Alisson Becker menderita cedera betis.
Adrian berpeluang mengawal gawang Liverpool selama beberapa pekan ke depan, mengingat Alisson harus menepi untuk pemulihan cederanya.
(zul/pojoksatu)

Anthony Martial Diminta Tingkatkan Level Bermain

POJOKSATU.id, JAKARTA – Anthony Martial diminta untuk meningkatkan level bermainnya di Manchester United.
Hal ini disampaikan Ryan Giggs agar Martial bisa jadi striker top Eropa.
Bukan tanpa alasan, Giggs menyampaikannya tentu mengetahui kemampuan sang pemain. Terlebih ia pernah melatihnya saat Louis van Gaal menjadi manajer United pada 2014-2016 lalu.
“Saya pernah bekerja dengannya (Martial) dan dia bisa melakukannya (meningkatkan level bermain). Dia kuat, bisa menahan bola, dan penyerang sentral yang bagus,” ucap Giggs dilansir dari Manchester Evening News.
“Bola datang, (Martial) mengontrolnya, menahan bola dan mengontrolnya masuk ke area penalti, saya pikir dia menjanjikan. Dia harus melakukannya selama 90 menit. Jika saya Ole Gunnar Solskjaer, menyaksikannya, saya akan sangat senang dengan performanya secara menyeluruh,” sambungnya.
Untuk diketahui, musim ini Martial tercatat sudah mencetak dua gol. Ia berpeluang menambah koleksi golnya saat lawan Crystal Palace, Sabtu (24/8) mendatang.
(zul/pojoksatu)

Mourinho, Alasan Pulisic Ogah Gabung ke MU

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sebelum mengenakan kostum Chelsea, Christian Pulisic sempat dikaitkan dengan Manchester United.
Mantan pelatihnya, Robin Walker pun mengungkapkan alasan Pulisic menolak untuk merumput di Old Trafford.
Dikatakan Walker, alasannya karena Jose Mourinho. Dijelaskan, ayah Pulisic ragu dengan Mourinho yang dikenal jarang memberikan kesempatan pada pemain muda.
“Saya adalah penggemar ​Chelsea dan tumbuh di London mendukung mereka. Saat mengunjungi Dortmund tahun lalu, saya mengatakan pada Pulisic bahwa dia harus melanjutkan kariernya di ​Premier League,” ujarnya dilansir dari Independent.
“Pulisic tak mau bergabung ke ​Manchester United karena Jose Mourinho. Ayahnya sama sekali tidak tahan dengan sikap Mourinho karena dia adalah manajer yang jarang memberikan kesempatan atau mempromosikan pemain muda,” sambungnya.
Keputusan Pulisic untuk memilih Chelsea tampaknya langkah yang tepat. Ia berkembang dan kini cukup diandalkan oleh pelatih Frank Lampard.
Untuk diketahui, Pulisic dibeli dari ​Borussia Dortmund dengan harga yang cukup tinggi, 64 juta euro dan dikontrak selama lima setengah musim.
(zul/pojoksatu)