Liga Italia

Dikartu Merah Saat Lawan Juventus, Higuain Absen sampai Desember

POJOKSATU.ID, MILAN – Striker AC Milan, Gonzalo Higuain mendapat sanksi berat setelah mendapat kartu merah pada laga kontra Juventus, Senin (12/11/2018) dini hari lalu. Higuain dipastikan absen dalam dua laga berikutnya Rossoneri.
Gonzalo Higuain memang mengalami malam yang buruk pada laga di San Siro itu. Selain timnya kalah 0-2 dari Juventus, ia gagal mengeksekusi tendangan penalti dan mendapat kartu merah.
Lebih sialnya lagi, kini ia harus menjalani hukuman lebih berat atas kartu merah tersebut. Absen dalam dua pertandingan Serie A selanjutnya.
BACA JUGA:
Fans Manchester City Bertindak Rasis, Reporter Berkulit Hitam Ini Meradang
Disorot karena Gaji Rp160 Miliar, Ini Jawaban Sempurna Kylian Mbappe
Higuain diusir wasit setelah melakukan pelanggaran terhadap bek Bianconeri, Mehdi Benatia. Awalnya ia hanya dihadiahi kartu kuning, tapi melakukan protes keras hingga membuat wasit mengusirnya dengan kartu merah.
Pojoksatu.id mengutip dari Calciomercato.com, striker asal Argentina tersebut mendapatkan larangan bermain dua pertandingan. Artinya, ia akan absen kala Milan bertandang ke markas Lazio dan menjamu Parma nanti.
Hukuman itu akan terasa lama, sebab dalam dua pekan ini semua kompetisi level klub akan mengalami masa jeda karena adanya laga internasional. Higuain akan kembali beraksi di Serie A pada bulan Desember nanti kala Milan bertemu Torino.
Striker AC Milan, Gonzalo Higuain mendapat kartu merah pada laga kontra Juventus, Senin (12/11/2018) dini hari WIB. (calciomercato)
Absennya Higuain dalam dua laga ke depan tentu saja merugikan AC Milan. Sebab tim sekota Inter Milan sejauh ini cukup bergantung pada eks striker Juventus dan Real Madrid ini dalam urusan membobol jala lawan.
Sejauh ini ia sudah mencetak 7 gol dari 13 laga bersama Milan. Catatan yang sempat menyamai torehan Cristiano Ronaldo. Namun kini Ronaldo sudah unggul berkat satu golnya ke gawang Milan akhir pekan kemarin.
(fat/pojoksatu)

Swafoto Bareng Ronaldo, Ada Penampakan Chiellini Telanjang, Bek Milan Minta Maaf

POJOKSATU.ID, MILAN – Penggemar sepakbola dibuat heboh oleh foto telanjang bek Juventus, Giorgio Chiellini yang beredar di media sosial baru-baru ini. Akibatnya, bek muda AC Milan, Raoul Bellanova haru meminta maaf kepada publik.
Ceritanya, seperti dikutip Pojoksatu.id dari Gazzetta Dello Sport, Bellanova menyambangi ruang ganti Juventus usai laga kontra AC Milan, Senin (12/11/2018) dini hari lalu. Ia ingin berswafoto dengan megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo.
Ronaldo pun menyambut baik keinginan Bellanova. Dengan bertelanjang dada, Ronaldo berfoto bersama Bellanova dengan latar belakang beberapa pemain Juventus di ruang ganti.
BACA JUGA:
Real Madrid Tawarkan Kesempatan Emas untuk Pencetak 216 Gol Ini, Gantikan Ronaldo?
Singapura Kalah dari Filipina, Indonesia Naik ke Peringkat 2 Klasemen Grup B
Sempat Tertinggal Lebih Dulu, Indonesia Akhirnya Bisa Jinakkan Timor Leste
Dan penampakan di belakang Ronaldo dan Bellanova itu yang cukup menggelitik. Sebab tampak Chiellini melintas dalam keadaan bugil, tanpa sehelai benang pun di badannya.
Bellanova sebetulnya mengaku tidak pernah mengunggah foto tersebut di akun media sosialnya. Namun, ia memang mengaku membagikan foto tersebut ke beberapa koleganya.

When you see it pic.twitter.com/K3KyhlJz09
— Troll Football (@TrollFootball) November 12, 2018

Chiellini diduga baru saja berbilas di ruang ganti Juventus. Namun nasi sudah menjadi bubur, begitu foto tersebut viral, kapten Juventus tersebut langsung menjadi bahan candaan para warganet.
Bellanova pun merasa bertanggung jawab dan meminta maaf. Youngster yang berposisi sebagai bek sayap itu mengaku tidak menyadari detail dari foto tersebut, di mana terdapat Chiellini telanjang bulat.
“Saya meminta maaf sedalam-dalamnya untuk apa yang viral di media sosial saat ini. Pertama saya minta maaf kepada Giorgio Chiellini, saya tidak bermaksud,” kata Bellanova dikutip Pojoksatu.id dari Gazzetta Dello Sport.
“Saya tegaskan padanya dan seluruh fan bahwa niat saya hanya berfoto dengan sang juara (Ronaldo), tapi saya tidak mengunggah apa pun di akun sosial media saya. Kesalahan saya adalah membagikan foto tersebut ke beberapa teman, tanpa meninjau kembali terlebih dahulu,” lanjut dia.
Seperti diketahui, pada laga pekan ke-12 Serie A musim 2018/19 di San Siro itu, Juventus menang dua gol tanpa balas. Dua gol Juventus dicetak oleh Mario Mandzukic dan Ronaldo.
Kemenangan yang membuat Juventus makin kokoh di puncak klasemen dengan mengoleksi 34 poin. Mereka unggul enam poin dari Napoli yang berada di posisi kedua.
Sedangkan Milan harus turun ke posisi kelima klasemen sementara dengan 21 poin. Namun, mereka hanya tertinggal satu poin dari Lazio yang berada di peringkat keempat.
(fat/pojoksatu)

Cristiano Ronaldo Sukses Taklukkan Horor San Siro

POJOKSATU.id, SAN SIRO – Cristiano Ronaldo sukses mengantarkan Juventus mencuri poin penuh atas AC Milan di San Siro, Senin (12/11/2018).
Tampil dihadapan tifosi I Rossonerri, Bianconerri menang meyakinkan dengan skor 2-0 lewat gol Mario Mandzukic di menit 8 dan Cristiano Ronaldo di paruh kedua menit 81.
Bagi kapten Timnas Portugal sendiri, sebiji gol yang disarangkan ke gawang AC Milan sekaligus memutus rekor buruknya yang kerap majal setiap tampil di San Siro.
San Siro kini tak lagi jadi stadion yang menakutkan buat Ronaldo. Sepakan kerasnya menyambut bola muntah Joao Cancelo menegaskan kebangkitan CR7.
Dikutip dari Goal, kemenangan 2-0 Juve juga jadi kemenangan penuh pertama Ronaldo di San Siro. Sebelumnya dia menderita dua kekalahan, dua hasil imbang, dan mengoleksi satu kemenangan yang harus diraihnya melalui babak adu penalti, dalam lima lawatan terdahulunya.
Tak berlebihan jika kemudian Ronaldo tampak girang dengan hasil tersebut. “Saya sangat senang, terutama untuk tim, karena bertandang ke Milan selalu hadirkan kesulitan tinggi,” ujar Ronaldo kepada Sky Sport Italia.
Baginya juga, menang 2-0 di San Siro memiliki arti lebih, karena Napoli (runner-up) mengalahkan Genoa di laga sebelumnya.
“Jadi kami sekarang masih bisa menjaga jarak dengan mereka,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Menang “Gratis” dari Genoa, Napoli Tempel Juventus

POJOKSATU.id, GENOA – Napoli sukses mencuri poin penuh atas Genoa lewat gol bunuh diri pemain tuan rumah, Davide Biraschi di menit 86 dalam lanjutan Serie A Italia Giornata 12 di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Genoa, Minggu (11/11/2018) dini hari WIB.
Genoa sendiri sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Christian Kouame di babak pertama menit 20. Gol tercipta setelah Kouame menang duel di udara dengan bek Napoli, Elseid Hysaj. Sundulannya pun gagal diintersep David Ospina.
Tertinggal di babak pertama, skuat besutan Carlo Ancelotti coba bangkit di interval kedua dengan melakukan sejumlah pergantian pemain.
Bekuk Bilbao, Atletico Madrid Dekati Barcelona
Bungkam Palace, Tottenham Hotspur Tembus Papan Atas

Mantan pelatih Real Madrid dan Bayern Munchen itu menarik Arek Milik dan Piotr Zielinski untuk memasukkan Dries Mertens dan Fabian Ruiz.
Keputusannya terbukti ampuh, Ruiz sukses menyamakan kedudukan di menit 62 lewat kerja sama apik dua pemain pengganti tersebut.
Mertens mencungkil bola ke arah lari Fabian Ruiz yang langsung meneruskannya dengan sepakan keras ke sudut kanan bawah gawang yang gagal dihadang kiper Genoa.
Kembali imbang membuat permainan semakin sengit, dan petaka datang untuk tuan rumah setelah sepakan bebas Mario Rui berbelok beberapa kali, hingga membentur Davide Biraschi dan masuk ke dalam gawangnya sendiri.
Dengan hasil positif ini I Partenopei pun kini tak terkalahkan dalam 13 laga melawan Genoa, baik kandang maupun tandang, menang 10 kali dan imbang tiga kali.
Selain itu, tambahan tiga angka ini memastikan Napoli tetap kokoh di peringkat kedua untuk terus memperpendek jarak poin dengan sang Capolitas, Juventus.
Bianconerri yang baru akan melakoni laga giornata 12 menghadapi AC Milan dini hari (WIB) nanti unggul selisih dua angka dari Napoli yang telah membukukan 28 poin.
(qur/pojoksatu)

Jadwal Serie A Italia 2018/19 Giornata 12: Pertarungan Penghuni Papan Atas

POJOKSATU.id, MILAN – Usai mengarungi pentas Eropa di Liga Champions, Juventus akan kembali berjibaku di lapangan melakoni lanjutan Serie A Italia 2018/19 giornata 12 menghadapi AC Milan.
Bianconerri akan melakukan lawatan ke markas I Rossonerri di San Siro untuk meneruskan tren kemenangannya di pentas domestik kendati baru saja kalah secara dramatis dari Manchester United di Liga Champions pertengahan pekan ini.
Juve tentu wajib bangkit dari kekalahan untuk mempertahankan rekor tak terkalahkannya hingga pekan ini. Dari sebelas laga yang telah dilakoni, mereka hanya sekali bermain seri dan sisanya sukses memetik kemenangan.

Sedangkan lawannya, AC Milan bisa dibilang sedang dalam performa apik, kendati juga baru saja menuai hasil yang kurang memuaskan setelah hanya bermain imbang 1-1 dengan Real Betis di pentas Liga Europa, Jumat (9/11/2018) dini hari WIB.
Skuat besutan Gennaro Gattuso itu tentu wajib memenangkan pertandingan jika ingin terus bersaing di empat besar klasemen.
Sementara tim sekotanya, Inter Milan akan melakoni kunjungan ke Stadion Atleti Azzurri D’italia, markas Atalanta. Skuat besutan Luciano Spalletti tentu mengusung curi poin agar bisa menjaga jarak dengan sang capolista.
Laga seru lainnya juga akan tersaji pekan ini saat pengisi peringkat ketiga, Napoli akan menjajal tuan rumah Genoa, Minggu (11/11/20180 dini hari WIB.
Sedangkan laga tak kalah seru lainnya akan tersaji saat Torino menjamu tamunya, Parma dan AS Roma tandang ke markas Sampdoria.
Berikut jadwal lengkap pertandingan Serie A Italia Giornata 12:
Sabtu, 10 November 2018
Frosinone vs Fiorentina (02:30 WIB)
Torino vs Parma (21:00 WIB)
Minggu, 11 November 2018
SPAL vs Cagliari (12:00 WIB)
Genoa vs Napoli (02:30 WIB)
Atalanta vs Inter Milan (18:30 WIB)
Empoli vs Udinese  (21:00 WIB)
Chievo vs Bologna (21:00 WIB)
AS Roma vs Sampdoria (21:00 WIB)
Senin, 12 November 2018
Sassuolo vs Lazio (00:30 WIB)
AC Milan vs Juventus (02:30 WIB)
(qur/pojoksatu)

Pelatih Klub Serie A Ini Terima Kado Pahit di Hari Ulang Tahunnya, Dipecat!

POJOKSATU.ID, MILAN – Kompetisi kasta tertinggi Liga Italia, Serie A musim 2018/19 baru memasuki pekan ke-11. Namun salah satu kontestannya, Empoli sudah harus melengserkan pelatih mereka, Aurelio Andreazzoli.
Andreazzoli dipecat Empoli setelah rentetan hasil buruk yang diraih anak asuhnya. Hingga giornata ke-11 ini, Empili baru sekali menang dan tiga kali imbang dna terpapar di peringkat 18 klasemen sementara Serie A.
Total 6 poin koleksi mereka saat ini jauh dari kata cukup untuk mempertahankan Andreazzoli di kursi pelatih Empoli.
BACA JUGA:
Spalletti Siapkan Rencana Khusus, Jika Messi Dipaksakan Main
Prediksi Skor Liga Champions: Inter Vs Barcelona, Napoli Vs PSG Hingga Red Star Vs Liverpool
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Inter Vs Barcelona, Napoli Vs PSG
Andreazzoli pun akhirnya dipecat berikut dua asistennya, Giacomo Lazzini dan Andrea Aliboni.
“Empoli FC mengumumkan bahwa Aurelio Andreazzoli telah dikeluarkan dari posisinya sebagai pelatih tim utama, bersama dengan rekan-rekannya Giacomo Lazzini dan Andrea Aliboni,” bunyi pernyataan resmi Empoli.
Namun yang lebih menyakitkan dari pemecatan pada Senin (5/11/2018) siang waktu setempat ini adalah bertepatan dengan ulang tahun Andreazzoli yang ke-65.
Meskipun begitu, Empoli tetap menghormati mereka bertiga sebagai orang-orang yang sukses membawa Empoli promosi ke Serie A musim ini. Musim lalu, Andreazzoli membawa Empoli menjuarai Serie B dengan koleksi 77 poin.
“Untuk bos Andreazzoli, protagonis dari perjalanan luar biasa musim lalu yang membawa klub untuk kembali ke divisi teratas, kami mengucapkan terima kasih yang tulus dan tulus atas pekerjaan yang telah dilakukan. Empoli FC berharap pelatih dan stafnya mendapat keberuntungan terbaik untuk masa depan olahraga dan profesional mereka,” lanjut pernyataan klub.
Setelah memecat Andreazzoli, Empoli menunjuk Beppe Iachini sebagai pelatih baru dengan target lolos dari degradasi musim ini.
(fat/pojoksatu)

Kode Keras dari Zinedine Zidane: Saya Ingin Segera ke Turin

POJOKSATU.ID, TURIN – Mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane sudah lama diisukan bakal kembali ke Juventus. Ia dirumorkan akan menggantikan peran Massimiliano Allegri. Dan kini, Zidane memberikan sinyal akan kebenaran rumor tersebut.
Dikutip dari Calciomercato, melalui pesan video yang diunggah Zeta 5 di akun Youtube, Zidane menyiratkan keinginan pindah ke Turin, markas Juventus.
“Halo semuanya dari Madrid, semoga kalian baik-baik saja. Saya berharap untuk segera datang dan meluangkan waktu bersama Anda. Salam untuk semua dan Forza Juve!” kata Zidane dalam pesan video yang ditujukan kepada fans Juventus.
BACA JUGA:
Setelah Ronaldo, Juventus Kini Bersiap Tampung Bintang Man United
Cristiano Ronaldo: Ballon D’Or Keenam? Saya Pantas Menerimanya!
Hari Ini Tepat 15 Tahun Lalu, Ronaldo Cetak Gol Pertama untuk Man United, Lihat Videonya!
Pelatih berkebangsaan Prancis itu saat ini masih menganggur setelah melepas jabatan pelatih Real Madrid pada musim panas lalu.
Zidane merupakan juru taktik bertangan dingin yang sukses bersama Los Blancos dengan membawa raksasa La Liga itu menjuarai Liga Champions untuk kali ketiga secara beruntun musim lalu.
Eks bintang Juventus ini menghabiskan delapan tahun di Madrid dengan berbagai peran di El Real, dari penasihat khusus Jose Mourinho, manajer tim Castilla, manajer tim utama, dan tiga gelar Liga Champions berturut-turut.
Mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.
Meski sudah melepas jabatan pelatih Real Madrid, Zidane masih berada di ibukota Spanyol itu untuk saat ini. Tetapi kini sepertinya pria berkepala pelontos ini sudah siap dengan pekerjaan barunya di Turin.
Jika menerima pinangan Juventus, Zidane akan bereuni dengan mantan anak emasnya di Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Seperti diketahui, Ronaldo kini jadi idola baru di Turin setelah direkrut dengan biaya 100 juta euro pada musim panas lalu.
Berikut video pesan dari Zidane yang ditujukan kepada fans Juventus:

(fat/pojoksatu)

Cristiano Ronaldo: Ballon D’Or Keenam? Saya Pantas Menerimanya!

POJOKSATU.ID, TURIN – Banyak yang meragukan Cristiano Ronaldo bisa tetap tampil apik ketika memutuskan pindah ke Juventus musim panas lalu. Tapi keraguan itu dijawab CR7 dengan torehan gol demi gol untuk Juve. Ia pun layak diperhitungkan raih Ballon d’Or tahun ini.
Ada dua faktor utama yang menyebabkan kepindahan Ronaldo ke Turin diiringi keraguan. Pertama karena usianya sudah memasuki 33 tahun, di mana pada usia ini produktivitas seorang striker lazimnya sudah menurun.
Bahkan ada yang menyebut penampilan terbaik seorang pesepakbola, terutama gelandang dan striker, akan didapatkan pada usia 27-32 tahun. Tapi teori ini tampaknya harus dikesampingkan untuk Ronaldo.
BACA JUGA:
Dengan atau tanpa Ballon D’Or, Cristiano Ronaldo Tetap yang Terbaik
Tak Harus ke Real Madrid Kalau Cuma Ingin Ballon D’Or!
Suarez Ungkap Barcelona Ingin Mendepaknya, Bahkan Sudah Disiapkan ‘Nomor 9’ Baru
Di musim debutnya bersama Juventus, Ronaldo sudah membukukan 7 gol hingga giornata 10 Serie A 2018/19. Jika terus tampil konsisten, bukan tidak mungkin CR7 kembali dapat Ballon d’Or.
“Saya katakan berkali-kali, memenangkan Ballon d’Or keenam bukanlah obsesi,” katanya kepada France Football.
“Dan saya tidak menanyakan pertanyaan dalam istilah-istilah ini. Saya sudah tahu, di dalam hati saya, bahwa saya adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah.”
“Tentu saja saya ingin menang, Ballon d’Or keenam ini. Ini akan menjadi kebohongan untuk mengatakan sebaliknya. Saya bekerja untuk itu. Ketika saya bekerja untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan tanpa menjadi obsesi.”
Cristiano Ronaldo – Juventus.
Eks bomber Real Madrid ini pun tidak menampik kalau dirinya layak kembali mendapat penghargaan bergengsi sekaligus mencatat rekor baru, meraih Ballon d’Or untuk keenam kali.
“Kurasa aku pantas menerimanya,” tegas kekasih Georgina Rodriguez ini.
Juventus merekrut Ronaldo dari Real Madrid pada musim panas ini dengan misi utama menjuarai Liga Champions. Sejauh ini Si Nyonya Tua berada di jalur yang tepat. Hingga matchday 3, Juve meraih poin sempurna.
(fat/pojoksatu)

AC Milan Susah Payah Taklukkan Sampdoria

POJOKSATU.id, MILAN – Laga penuh drama tercipta di San Siro, saat AC Milan sukses membekuk tamunya Sampdoria di lanjutan Serie A Italia, giornata sepuluh, Senin (29/10/2018) dini hari WIB.
Lima gol tercipta di pertandingan itu untuk kemenangan tipis tuan tumah 3-2 atas Sampdoria. Gol Milan disumbangkan Cutrone di menit 17, Gonzalo Higuaín menit 36 dan Suso menit 62. Sedangkan gol Sampdoria dikreasi Saponara di menit 21 dan Quagliarella menit 31.
Dengan hasil positif ini, skuat besutan Gennaro Gattuso melonjak ke peringkat lima dari urutan sebelumnya di posisi 15.
Hasil El Clasico, Barcelona Pecundangi Real Madrid
Sementara Sampdoria bergeming di peringkat 7 dengan raihan empat kali kemenangan, tiga bermain seri dan tiga kali menelan kekalahan.
Milan sendiri sempat tertinggal di laga tersebut, namun mampu bangkit untuk menyeimbangkan dan akhirnya mengakhiri laga dengan kemenangan.
Rossoneri membuka gol pertama di menit 17 lewat sundulan Patrick Cutrone memanfaatkan umpan crossing Suso dari samping kanan.
Empat menit berselang, Sampdoria mampu menyamakan skor lewat gol Riccardo Saponara, yang suskes  memanfaatkan assist Fabio Quagliarella dengan sepakan akuratnya ke pojok kanan bawah gawang Gianluigi Donnarumma.
Giliran Il Samp unggul di menit 31 lewat kreasi Quagliarella yang memaksimalkan umpan crossing Saponara dengan tendangan volinya.
Sebelum turun minum, tuan rumah mampu kembali menyeimbangkan skor kali ini lewat aksi sang bomber, Gonzalo Higuain di menit 36.
Memasuki interval kedua, Emil Audero menggagalkan usaha Higuain ketika AC Milan berusaha unggul lagi. Sang kiper juga melakukan penyelamatan atas tendangan mendatar Suso.
Tapi, Audero tidak mampu menggagalkan tembakan brilian Suso di menit 62. Pemain asal Sanyol itu masuk ke sisi kanan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan indah tanpa bisa dibendung sang kiper.
Cutrone sempat mencetak gol keempat untuk AC Milan, namun dianulir karena pelanggarannya terhadap Lorenzo Tonelli. Hingga pertandingan berakhir, tim asal ibukota Italia itu tetap menjaga keunggulan tipis tersebut.
Susunan pemain:
AC Milan: Donnarumma; Calabria (Abate 78′), Musacchi, Romagnoli, Rodriguez; Laxalt, Kessie, Lucas Biglia, Suso; Higuain, Cutrone (Castillejo 76′).
Sampdoria: Audero; Bereszynski, Tonelli, Anderson, Murru (Sala 29′); Linetty, Ekdal, Praet; Saponara (Caprari 76′); Quagliarella, Defrel (Kownacki 61′).
(qur/pojoksatu)

Jadwal Serie A Italia 2018/19 Giornata 10: Juve Jaga Tren Kemenangan, Nasib Gattuso Ditentukan Pekan Ini!

POJOKSATU.id, TURIN – Kompetisi Serie A Italia musim 2018/19 giornata 9 akan kembali digelar akhir pekan ini yang ditandai dengan pertandingan Atalanta kontra Parma, Sabtu (27/10/2018) malam WIB.
Berselang sejam, di lokasi yang berbeda sang petahana dan pemuncak klasemen sementara, Juventus akan dijamu Empoli.
Bianconerri sendiri sedang dalam performa apik menyusul kemenangan gemilang di Liga Champions kemarin atas Manchester United dengan skor tipis 1-0 di Old Trafford.
Jadwal Liga Primer Inggris 2018/19 Pekan 10: Berebut Pucuk Klasemen, Penentuan Nasib Mourinho
Jadwal Liga Spanyol 2018/19 Jornada 10: Ada El Clasico …

Kemenangan Cristiano Ronaldo dan koleganya itu tentu menjadi bekal penting timnya saat tandang ke markas Empoli.
Jika mampu mencuri poin penuh dari tuan rumah, Juve tentu akan semakin kokoh di puncak klasemen untuk terus menjaga jarak dari Napoli yang masih menguntit di bawahnya dengan selisih empat angka.
Sementara AC Milan akan melakoni laga kandang di San Siro menjamu tamunya, Sampdoria. Laga tersebut tentu menjadi keuntungan tersendiri buat Rossonerri untuk mengamankan poin penuh.
Tambahan poin tentu sangat penting untuk kiprah skuat besutan Gennaro Gattuso berikutnya mengingat posisinya kini masih kurang impresif, terdampar di peringkat 12 dengan raihan 12 poin.
Laga itu nanti juga bisa menjadi penentu kiprah sang allenatore ke depannya mengingat kini tengah mencuat rumor mengenai pemecatan Gattuso karena dinilai gagal mengangkat performa timnya sejauh ini.
Terlebih, Milan perlu bangkit dari tren minor setelah di derby Milan mereka harus takluk di tangan seteru sekotanya, Inter Milan di Guiseppe Meazza.
Sedangkan pertandingan Lazio kontra Inter Milan, Selasa (30/10/2018)( dini hari WIB akan menjadi laga pamungkas Serie A Italia pada giornata kesepuluh akhir pekan ini.
Berikut daftar lengkap pertandingan Serie A Italia giornata ke-10:
Sabtu, 27 Oktober 2018
21.00 WIB: Atalanta vs Parma
23.00 WIB: Empoli vs Juventus
Minggu, 28 Oktober 2018
01.30 WIB: Torino vs Fiorentina
18.30 WIB: Sassuolo vs Bologna
21.00 WIB: 21.00 WIB: SPAL vs Frosinone
21.00 WIB: Genoa vs Udinese
21.00 WIB: Cagliari vs Chievo
Senin, 29 Oktober 2018
00.00 WIB: AC Milan vs Sampdoria
02.30 WIB: Napoli vs AS Roma
Selasa, 30 Oktober 2018
02.30 WIB: Lazio vs Inter Milan
(qur/pojoksatu)