Liga Primer Inggris

Bungkam Fulham, Liverpool Tempel Pemuncak Klasemen

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Gelandang serang Liverpool, Mohamed Salah pelan namun pasti kembali pada performa yang sesungguhnya usai membuka kemenangan untuk The Reds di laga kontra Fulham, Senin (12/11/2018) dini hari WIB.
Tampil dihadapan publik sendiri di Anfield, tuan rumah sukses mengamankan poin penuh lewat skor kemenangan 2-0 dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris 2018/19 pekan ke-12 itu.
Striker asal Mesir itu membuka keran gol di menit 41 untuk kemudian digenapkan Sherdan Shaqiri di interval kedua menit 53.
Tekuk Rival Sekota, Manchester City Kokoh di Puncak Klasemen

Dengan hasil impresif ini, skuat besutan Jurgen Klopp ini pun terus menempel ketat sang pemuncak klasemen sementara Manchester City.
Liverpool kini terpaut jarak dua poin dari City yang di laga pekan ini juga sukses menambah jumlah poinnya usai menumbangkan rival sekota, Manchester United dengan skor meyakinkan 3-1.
Sama halnya dengan The Citizens, Liverpool pun sukses menjaga tren kemenangan hingga pekan ke-12 ini. Mereka telah membukukan sembilan kemenangan, tiga bermain imbang dan tak pernah kalah.
Langkah Liverpool ini bisa berjalan mulus menempel City mengingat pesaing terdekatnya, Chelsea hanya mendapat tambahan satu poin setelah gagal mengamankan poin penuh atas Everton di Stamford Bridge.
The Blues harus bermain imbang dengan skor kacamata sehingga jarak poinnya kini terpaut dua angka di bawah Liverpool.
(qur/pojoksatu)

Tak Ada MU, Pep Guardiola Sebut 5 Klub Ini Berpeluang Juara

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Liga Primer Inggris musim 2018/19 baru seperempat jalan,  namun manajer Manchester City, Pep Guardiola sudah punya catatan sendiri perihal tim-tim yang punya kans juara.
Dikemukakan manajer asal Catalonia, Spanyol itu, ada lima tim yang bisa memenangkan titel Liga Primer Inggris musim ini, salahsatunya tentu tim besutannya sendiri.
Selain City, sebut dia, Liverpool, Arsenal, Chelsea dan Tottenham Hotspur juga punya kans yang sama di akhir musim ini alias kampiun.
Tanpa mengecilkan yang lain, Pep pun menyebut City dan Liverpool paling diunggulkan di antara kandidat lainnya.
“Saya tidak ragu tentang itu. Hanya ada dua perbedaan antara empat, lima atau enam tim. Mereka semua sangat kuat,” katanya kepada Omnisport seperti dikutip dari Sportkeeda.
Ciy sendiri bersiap melakoni laga berat kontra Spurs di pekan ke 10, Selasa (30/10/2018) dini hari WIB. “Anda melihat susunan pemain 11, 12, 13 pemain pertama dari Tottenham selama lima atau enam tahun terakhir, Tottenham selalu di sana,” katanya.
“Mereka adalah kekalahan pertama saya di sini dan saya menyadari betapa kuatnya mereka. Musim lalu kami bermain sangat baik di kedua pertandingan, tetapi mereka punya manajer yang bagus dan pemain bagus,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Lumat Cardiff, Liverpool Kudeta City di Puncak Klasemen

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Liverpool sukses menggeser Manchester City dari puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris setelah membekuk Cardiff City di pekan ke-10 di Anfield, Sabtu (27/10/2018) waktu setempat.
Tampil dihadapan pendukungnya sendiri, The Reds tampil garang untuk menyudahi pertandingan dengan skor telak 4-1.
Sadio Mane mencetak brace di paruh kedua menit 66 dan menit 87. Sedangkan Mohamed Salah menjadi pembuka keran gol tuan rumah lewat gol cepatnya di menit 10. Sedangkan satu gol Liverpool lainnya disumbangkan Xherdan Shaqiri di menit 84.
Tekuk Real Sociedad, Atletico Madrid Kudeta Barcelona
Brace Cristiano Ronaldo Bawa Juventus Bekuk Empoli
Sementara tim tamu hanya mampu memperkecil jarak setelah Callum Paterson mencetak gol satu-satunya untuk Cardiff di menit 77.
Dengan hasil impresif ini, skuat besutan Jurgen Klopp sukses mengudeta sementara City dengan raihan 26 poin atau unggul tiga angka dari The Citizens yang baru akan melakoni laga pekan ke-10 mereka besok malam.
Dengan hasil positif ini, Liverpool pun masih belum terkalahkan dan menang delapan kali dari sepuluh pertandingan.
Sementara hasil minor yang diderita Cardiff membuat tim besutan Neil Warnock itu bergeming di peringkat 17, mereka dengan hanya mengantungi lima poin dari sepuluh laga perdana.
Di pertandingan ini, Mo Salah berhak mendapat apresiasi lebih menyusul performa apiknya di sepanjang pertandingan.
Meski hanya mengemas satu gol, namun ia menjadi biang bagi lahirnya dua gol Liverpool setelah memberikan assist pada Sadio Mane dan Xherdan Shaqiri.
Salah sempat majal di awal musim, namun pelan tapi pasti ia telah kembali ke jalurnya sebagai mesin gol Liverpool sebagaimana yang ia tampilkan di musim debutnya tahun lalu.
(qur/pojoksatu)

Tampil Impresif, Eden Hazard Jadi yang Terbaik di Edisi September 2018

POJOKSATU.id, LONDON – Performa mengesankan gelandang serang Chelsea, Eden Hazard sepanjang bulan lalu langsung diganjar dengan penghargaan Pemain Terbaik Liga Primer Inggris musim 2018/19 edisi September.
Pemain Timnas Belgia berusia 27 tahun yang kian gencar dihubungkan dengan Real Madrid ini telah mengemas lima gol dari empat pertandingan ketika The Blues tidak terkalahkan di Liga Primer.
Hazard bahkan menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain yang layak dianugerahi penghargaan tersebut setelah mencetak hat-trick ke gawang Cardiff City.
Di bawah besutan Maurizio Sarri, Chelsea memang menunjukkan kapasitas terbaiknya dengan mengawali musim ini dengan hasil memuaskan.
Mantan pelatih Napoli itu mampu membesut timnya dengan mengoptimalkan kualitas dan kapasitas para pemain yang sejauh ini cukup efektif ditempatkan di posisinya masing-masing.
Sementara untuk kategori pelatih at au manajer, juru racik Wolves Nuno Espirito Santo diganjar penghargaan Manajer Terbaik Liga Primer Inggris edisi September setelah timnya tidak terkalahkan sepanjang bulan lalu.
(qur/pojoksatu)

Di Tangan Maurizio Sarri, Chelsea Tak Terkalahkan

POJOKSATU.id, LONDON – Kehadiran Maurizio Sarri musim ini sebagai manajer Chelsea benar-benar memberikan dampak besar atas performa The Blues musim ini.
Betapa tidak, dari delapan pertandingan di pentas Liga Primer Inggris musim ini, Chelsea tak pernah terkalahkan sekalipun.
Chelsea bahkan kini sukses menyodok jajaran pemuncak klasemen, yakni Manchester City dan Liverpool dengan masing-masing mengemas angka sama, 20 poin. Chelsea menyegel enam kemenangan dan dua kali bermain imbang.
Kemenangan teranyar Chelsea didapat saat dijamu Southampton di St Mary’s Stadium, Minggu (7/10) malam WIB di pekan ke-8.
Meski bermain dihadapan publik lawan, Chelsea tampil ganas untuk menyegel kemenangan dengan hasil skor telak 3-0.
Tiga gol tanpa balas Chelsea disarangkan Eden Hazard di menit 30, Olivier Giroud di paruh kedua menit 57 dan Alvaro Morata di masa injury time menit 90+3.
Kemenangan ini pun sekaligus mengantarkan Sarri menjadi manajer keenam yang tidak terkalahkan di delapan pertandingan Liga Primer dan pertama bagi Chelsea.
(jpc/qur/pojoksatu)

Arsenal Masih Terlalu Perkasa untuk Tim Promosi Ini

POJOKSATU.id, LONDON – Arsenal mengamuk di kandang Fulham, Craven Cottage Stadium, Minggu (7/10/2018) malam WIB dengan melumat tuan rumah dengan skor telak 5-1/
Kemenangan gemilang atas tim promosi ini semakin menegaskan performa impresif The Gunners sejauh ini yang sukses membukukan kemenangan kesembilan secara beruntun.
Alexander Lacazette dan Pierre Emerick Aubameyang tampil impresif dengan mencetak brace di menit 29, menit 49, menit 79 dan masa injurty time menit 90+1.

Sementara satu gol tambahan disumbangkan Aaron Ramsey di menit 67. Sedangkan tuan rumah hanya mampu mencetak satu gol lewat aksi Andre Schurrle di menit 44.
Dengan hasil ini, skuat besutan Unai Emery itu merangsek ke peringkat empat dengan raihan 18 poin dari enam kemenangan dan dua kali menelan hasil minor.
Penampilan Arsenal di pertandingan itu sendiri cukup impresif terutama di paruh kedua meski di awal laga sempat tertekan oleh pola serangan masif tuan rumah.
Arsenal sempat unggul terlebih dahulu di babak pertama lewat gol Lacazette di menit 29, namun berhasil disama tuan rumah oleh Andre Schuerrle pada penghujung babak pertama.
Saat memasuki babak kedua, Arsenal tanpa gas. Mereka tidak terbendung sehingga bisa menyarangkan empat gol tambahan sampai akhir pertandingan.
Kedudukan berubah 2-1 di menit 49. Lacazette kembali menjadi aktor utama dari lahirnya gol ke gawang Fulham yang dikawal Marcus Bettinelli.
Memasuki menit 67, giliran Aaron Ramsey yang mencatatkan namanya pada papan skor. Memanfaatkan umpan Piere-Emerick Aubameyang, Ramsey sukses mengubah keadaan menjadi 3-1.
Berlanjut di menit 79, Aubameyang tak puas hanya memberikan assist. Eks striker Borussia Dortmund tersebut ikut mengoyak gawang Fulham. Bahkan ia mencetak dua gol dan satunya lagi tercipta di masa injury time babak kedua.
(qur/pojoksatu)

Terlalu Dini, Jurgen Klopp Ogah Bicara Peluang Juara

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Liverpool tampil cukup apik mengawali Liga Primer Inggris musim 2018/19. The Reds sejauh ini masih kokoh berbagi tempat dengan Manchester City sebagai pemuncak klasemen.
Dari tujuh pertandingan yang telah dilakoni Mohamed Salah dan koleganya, Liverpool tak terkalahkan dan hanya bermain imbang sekali.
Liverpool pun digadang-gadang sebagai salahsatu kandidat kuat juara Liga Primer Inggris musim ini atas performanya yang impresif di lapangan.
Namun, sang manajer, Jurgen Klopp mengaku ogah berbicara peluang juara karena hal itu menurutnya masih terlalu dini.
“Saya tidak berpikir itu masuk akal saat ini untuk memikirkan gelar juara. Ada banyak pertandingan untuk dimainkan,” kata Klopp seperti dikutip dari Sky Sports.
Liverpool sendiri pekan ini akan menjajal Manchester City di Anfield untuk menegaskan siap pemuncak klasemen sejati saat ini.
“Itu adalah pertandingan kandang melawan Manchester City dan itu adalah pertandingan yang sulit. Tahun lalu mereka benar-benar istimewa dan saya berharap mereka akan seperti ini lagi,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Harry Kane, Si Raja Penalti Liga Primer Inggris

POJOKSATU.id, LONDON – Bomber Tottenham Hotspur, Harry Kane menjadi pemain yang paling sering mencetak gol lewat titik putih alias tendangan penalti.
Terbaru, Kane sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo titik putih setelah sukses mengeksekusi bola ke gawang Brighton Albion untuk kemenangan timnya 2-1 di pekan ke-6 Liga Primer Inggris, akhir pekan ini.
Dengan tambahan satu gol lewat titik putih ini, Kane pun dalam tiga musim terakhir menjadi pemain paling produktif dari eksekusi 12 pas.
Dikutip dari Sky Sport, penggawa The Three Lions Inggris itu telah membukukan 13 gol dari 15 tendangan penalti yang dieksekusinya sejak Agustus 2015.
Di bawahnya ada striker Manchester City, Sergio Aguero dan bomber Watford, Troy Deeney yang masing-masing telah mengoleksi 12 gol.
Namun, Aguero unggul dari segi akurasi dari 14 tendangan penalti yang dieksekusinya sedangkan Deeney dari 15 tendangan penalti.
Selain ketiga pemain tersebut, nama-nama seperti Jamie Vardy, Gylfi Sigurdsson dan Jermain Defoe serta Riyad Mahrez tercatat sebagai pemain yang juga banyak mengoleksi gol dari sepakan 12 pas tersebut.
Berikut daftar pencetak gol penalti terbanyak di Liga Champions dalam tiga musim terakhir yang dikutip dari Sky Sport:

Harry Kane: 13 gol (15)
Sergio Aguero: 12 gol (14)
Troy Deeney: 12 gol (15)
Jamie Vardy: 10 gol (12)
James Milner: 9 gol (10)
Luka Milivojevic: 9 gol (10)
Riyad Mahrez: 7 gol (11)
Glenn Murray: 6 gol (9)
Eden Hazard: 6 gol (7)
Mark Noble: 6 gol (7)
Joshua King: 6 gol (7)
Gylfi Sigurdsson: 6 gol (6)
Jermain Defoe: 6 gol (6)

(qur/pojoksatu)

Soal Target Juara Musim Ini, Jose Mourinho Pesimistis

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manajer Manchester United, Jose Mourinho memerlihatkan sikap pesimistis mengenai kans timnya bisa juara Liga Primer Inggris musim ini.
Mou menyebut, perjalanan Setan Merah ke tangga juara musim ini dinilai lebih berat dibandingkan musim lalu.
Namun begitu, pelatih asal Portugal itu tetap menaruh asa dan akan berjuang hingga akhir musim untuk membawa MU meraih hasil maksimal.
“Kami akan bermain lebih baik lagi pada musim ini, setidaknya hal itulah yang bisa kami lakukan. Tapi saya pikir musim ini akan lebih sulit ketimbang musim sebelumnya,” tutur Mourinho seperti dikutip dari Sky Sports.
Namun, Mou mengaku kerisauannya sedikit berkurang mengingat kondisi serupa (musim yang sulit) juga dialami tim lainnya.
“Hal ini bukan hanya berlaku bagi kami saja, tapi bagi tim lainnya juga. Saya percaya mereka sepenuhnya menyadari bahwa musim ini akan menjadi musim yang cukup sulit,” ungkapnya.
Pesismistis pelatih berjuluk The Special One ini tentu tidaklah berlebihan mengingat MU mengawali musim ini dengan hasil kurang memuaskan setelah mengalami dua kekalahan beruntun dari  Brighton & Hove Albiion dan Tottenham Hotspur.
Beruntung, United bisa bangkit dari tren minor untuk kembali ke jalur kemenangan dengan meraih poin penuh atas Burnley dan Watford pada pekan keempat dan kelima.
MU sendiri kini tertahan di peringkat delapan klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan raihan sembilan poin.
Paul Pogba dan kawan-kawan akan kembali melakoni lanjutan kompetisi akhir pekan ini menghadapi Wolverhampton di Old Trafford.
(qur/pojoksatu)