lionel messi

Barcelona Kalah, Lionel Messi Kecewa Namun Senang!

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Kembalinya Lionel Messi ke dalam skuat Barcelona setelah menepi selama tiga pekan tak cukup membantu timnya memenangkan pertandingan.
Barca menyerah 2-3 dari Real Betis di lanjutan La Liga Spanyol pekan 12 akhir pekan kemarin. Namun hasil minor Blaugrana tak memengaruhi posisinya di puncak klasemen.
Barca masih kokoh dipuncak klasemen dengan raihan 24 poin kendati dibayangi ketat oleh tiga tim di bawahnya, Sevilla, Deportivo Alaves dan Atletico Madrid yang sama-sama terpaut selisih satu angka.
Kendati kecewa, Messi menilai hasil tersebut justru menyebabkan persaingan di papan klasemen semakin ketat nan sengit.
“Sangat bagus bahwa liga ketat dan kompetitif musim ini. Tidak ada yang mudah dan siapa pun bisa mengalahkan orang lain. Saya harap itu tetap seperti itu, itu baik untuk semua orang,” tutur Leo Messi seperti dikutip dari Goal.
Terkait comeback-nya, messi sangat senang meski ia mengaku masih belum bisa bergerak secara leluasa karena baru benar-benar pulih.
“Saya merasa baik, meskipun pada awalnya saya sedikit khawatir tentang kejatuhan. Tapi saat permainan berlangsung, aku melonggarkan,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Ditekuk Real Betis, Brace Lionel Messi pun Jadi Sia-Sia

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Comeback Lionel Messi ke dalam skuat Barcelona setelah tiga pekan menepi karena cedera dihiasi dengan hasil minor setelah Blaugrana ditaklukkan Real Betis di Camp Nou, Senin (12/11/2018) dini hari WIB.
Tampil dihadapan publik sendiri dalam lanjutan La Liga jornada 12 tak membuat skuat Ernesto valverde mudah melakoni pertandingan.
Tuan rumah bahkan tertinggal lebih dahulu di babak pertama lewat gol Junio Firpo di menit 20 dan Joaquin menit 34.
Edinson Cavani Tampil Garang, Thierry Henry pun Meradang
Tekuk Rival Sekota, Manchester City Kokoh di Puncak Klasemen
Bungkam Fulham, Liverpool Tempel Pemuncak Klasemen
Blaugrana baru bisa bangkit di interval kedua setelah sepakan Lionel Messi dari titik putih menyusul hadiah penalti dari wasit di menit 68 membuka keran gol tuan rumah.
Jual beli serangan hingga saling balas gol pun tercipta di pertengahan babak kedua tersebut. Betis kembali memperlebar jarak gol setelah Lo Celso mencetak gol di menit 71.
Namun, Arturo Vidal kembali memperkecilnya lewat gol di menit 79, kendati Betis kembali mengoyak jala Barca di menit 83 lewat kreasi Canales.
Tertinggal selisih dua gol membuat Lionel Messi dan kawan-kawan terus meningkatkan intensitas serangannya.
Upaya spartan mereka berbuah hasil setelah La Pulga kembali mencatatkan namanya untuk kedua kalinya di papan skor setelah mencetak gol di masa injury time menit 90+2.
Sayang, Barca gagal mengejar ketertinggalan, dan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai, skor kemenangan spektakuler untuk Real Betis 4-3 di kandang Los Cules.
(qur/pojoksatu)

Laga Comeback Messi Berakhir Tragis, Barcelona Tumbang di Camp Nou

POJOKSATU.ID, BARCELONA – Barcelona secara mengejutkan menelan kekalahan di kandang sendiri, saat menjamu Real Betis di Camp Nou, Minggu (11/11/2018) malam WIB. Pertandingan jornada ke-12 La Liga itu menandai comeback Lionel Messi setelah cedera 20 Oktober lalu.
Sayangnya, meski diperkuat sang superstar, Blaugrana malah takluk dengan skor ketat 3-4. Pada laga ini, Barcelona harus bermain dengan 10 orang setelah Ivan Rakitic mendapat kartu kuning kedua di penghujung babak kedua.
Pada pertandingan ini, Philippe Coutinho harus absen karena cedera. Posisi pemain asal Brasil itu diganti kompatriotnya, Malcom.
BACA JUGA:
Terungkap, Ronaldo dan Messi Tidak Masuk 3 Besar Kandidat Peraih Ballon D’Or 2018
Ini Saran Legenda Manchester United buat Penggawa Timnas Indonesia
Jika Bukan Antoine Griezmann yang Dapat, Ballon D’Or Sudah Irasional!
Cristiano Ronaldo: Ballon D’Or Keenam? Saya Pantas Menerimanya!
Seperti biasa, Barcelona mendominasi penguasaan bola. Tapi pertahanan Real Betis cukup rapat sehingga Messi Cs kesulitan mencetak gol.
Sementara tim tamu kerap melahirkan prahara di lini belakang Barca lewat serangan balik cepat.
Pada menit 20, Betis membuka keunggulan lewat aksi Firpo Junior usai menerima umpan William Carvalho. Ia mengecoh bek Barca sebelum melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti. 1-0 Real Betis unggul.
Dua belas menit berselang, Betis mampu menggandakan keunggulan. Kembali dari situasi serangan balik, Joaquin mengonversi umpan Cristian Tello menjadi gol. Barca tertinggal 0-2 hingga babak pertama usai.
Selepas jeda, anak asuh Ernesto Valverde berusaha bangkit dan mengejar defisit dua gol. Namun mereka baru bisa memperkecil ketinggalan pada menit 68 lewat penalti Messi. Skor berubah 1-2, Barca masih tertinggal.
Tapi tiga menit berselang, Real Betis kembali menambah keunggulan. Lagi-lagi eks pemain Barca, Tello menjadi otak di balik terciptanya gol ketiga tim tamu.
Setelah membongkar sisi kanan pertahanan Barcelona, Tello kemudian mengirim umpan datar ke kotak penalti yang disambut Giovani Lo Celso dengan sepakan keras. Andre Ter Stegen berusaha menepis tapi bola tak bisa dihindari masuk ke gawang. 3-1 untuk Betis.
Pada menit 79, Barcelona kembali memperkecil ketinggalan. Berawal dari umpan terobosan Messi kepada Munir El Haddadi dilanjutkan dengan menyodorkan bola ke Arturo Vidal yang berdiri bebas untuk menceploskan si kulit bundar. 2-3 Barca masih tertinggal.
Upaya Barcelona mengejar ketinggalan semakin berat setelah Rakitic mendapat kartu merah pada menit 81. Dan dua menit kemudian, Betis kembali menjauh setelah eks pemain Real Madrid, Sergio Canales membawa tim tamu unggul 4-2.
Barcelona hanya bisa menambah satu gol lagi lewat Messi pada masa injury, meski gol tersebut berbau kontroversial karena La Pulga tampak sedikit offside saat menerima umpan Vidal. Skor 3-4 bertahan hingga laga usai.
Kekalahan kedua musim ini memang membuat Barcelona masih di puncak klasemen sementara La Liga dengan 24 poin, namun kini hanya unggul satu poin dari Atletico Madrid dan Alaves di posisi kedua dan ketiga.
Sementara Real Betis naik ke peringkat 12 dengan 16 poin dari 12 laga yang sudah dijalani.
(fat/pojoksatu)

Dengan atau tanpa Lionel Messi, Barcelona Sama Saja

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Barcelona telah kehilangan sosok megabintang Lionel Messi yang telah menepi cukup lama karena alami cedera parah di lengan.
Namun demikian, meski Barca tak diperkuat Leo Messi di beberapa laga terakhir, menurut pelatih Inter Milan, Luciano Spaletti tetaplah Barcelona sebagai tim raksasa yang sulit ditundukkan.
“Seperti yang telah Barcelona tunjukkan, mereka tetap mampu mengembangkan permainan dan membuat perbedaan tanpa Messi,” tutur Spalletti kepada Football Italia seperti dikutip dari Goal.
Mauro Icardi Cetak Gol, Sang Istri ‘Ejek’ Ronaldo
Kendati demikian, Barca dengan Lionel Messi tetaplah mengerikan mengingat La Pulga kerap menjadi pembeda di pertandingan.
“Para pemain terbaik menyentuh bola dua kali, tetapi Messi melakukannya hingga empat kali. Ia melipatgandakannya,” sebut dia.
“Pendidikan di Barcelona jelas membuatnya menjadi pemain terbaik dunia seperti sekarang,” ujarnya menandaskan.
Inter Milan sendiri baru saja bermain imbang 1-1 saat menjamu Barcelona di Guiseppe Meazza dalam Matchday 4 Liga Champions 2018/19, dini hari tadi (WIB).
(qur/pojoksatu)

Spalletti Siapkan Rencana Khusus, Jika Messi Dipaksakan Main

POJOKSATU.ID, MILAN – Inter Milan akan menghadapi Barcelona pada matchday 4 Liga Champions 2018/19, Rabu (7/11/2018) dini hari WIB. Pelatih Nerazzurri, Luziano Spalletti mewaspadai kemungkinan dimainkannya Lionel Messi dengan menyiapkan rencana khusus.
Nama Messi memang menjadi salah satu sorotan jelang duel di Giueseppe Meazza ini. Pasalnya superstar Barcelona itu baru pulih dari cedera patah tangan kanan, namun sudah masuk dalam skuat Ernesto Valverde untuk menghadapi Inter.
Messi mungkin tidak akan bermain sebagai starter pada laga ini. Kecuali jika dibutuhkan di babak kedua.
BACA JUGA:
Prediksi Skor Liga Champions: Inter Vs Barcelona, Napoli Vs PSG Hingga Red Star Vs Liverpool
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Inter Vs Barcelona, Napoli Vs PSG
Tak Sekadar Juara, Striker Timnas Indonesia Punya Misi Lain di Piala AFF 2018
Sejumlah media di Spanyol menyebut Valverde akan mengambil risiko jika memaksakan memainkan Messi pada laga dini hari nanti. Namun hal itu bukan tidak mungkin terjadi andai situasi di lapangan membutuhkan tenaga Messi.
Pada pertemuan sebelumnya Barcelona dengan Inter Milan yang berlangsung di Camp Nou, Blaugrana tidak diperkuat Messi. Meski tanpa diperkuat oleh sang kapten, Barcelona bisa menang dua gol tanpa balas.
Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti.
Terkait masuknya Messi ke dalam skuat, Luciano Spalleti terlebih dahulu memberikan pujian kepada Barcelona yang tetap kuat tanpa pemain berusia 31 tahun tersebut di laga sebelumnya. Ia juga tak segan melontarkan pujian kepada Messi.
“Seperti yang sudah ditunjukkan Barcelona tanpa dia (Messi), mereka masih memiliki mentalitas untuk mengembangkan permainan mereka, dan itulah yang membuat perbedaan,” kata Luciano Spalleti dikutip dari Football Italia.

Lionel Messi Segera Ikuti Jejak El Pichichi!

POJOKSATU.id, CATALUNYA – La Liga akan berencana menamai penghargaan Pemain Terbaik di pentas Liga Santander Spanyol dengan nama megabintang Barcelona, Lionel Messi.
Wacana “Trofi Lionel Messi” itu pun langsung mendapatkan respons positif dari Presiden La Liga Javier Tebas, yang menganggap sang pemain layak mendapatkan apresiasi tersebut karena sebagai pemain terbaik sepanjang masa yang ada di Liga Spanyol.
Menurut Tebas, sah-sah saja namanya diabadikan sebagai gelar pesepakbola terhebat La Liga setiap musim.  “Saya suka ide itu, kami harus mempertimbangkannya,” kata Tebas seperti dikutip daari Goal.
“Saya pikir Messi akan menjadi yang terbaik dalam sejarah sepakbola, bahkan dia sudah (jadi yang terbaik),” sebutnya.
“Beberapa orang membicarakan tentang Neymar tetapi usianya sudah 26 tahun dan seingat saya Messi mulai bermain untuk Barcelona sebagai youngster dan dia mengejutkan kita setiap tahun,” sambung Tebas.
Sejak melakoni debut dengan tim senior Barca pada 2004, Messi telah membukukan 390 gol dan kini menjadi topskor sepanjang masa kompetisi.
La Pulga juga sudah sembilan kali mengangkat trofi juara La Liga. “Dia tampak tidak memiliki batasan dan dia bermain di level maksimal,” ucapnya.
“Dia yang terbaik dan saya rasa itu ide luar biasa, menciptakan sebuah trofi untuk pemain terbaik setiap musim yang dinamai Leo Messi,” imbuhnya.
Harian olahraga Marca sebelumnya telah melabeli beragam anugerah individual La Liga menggunakan nama legenda, dari Rafael “Pichichi” Moreno untuk pencetak gol terbanyak, Telmo Zarra untuk topskor khusus pemain Spanyol, hingga Ricardo Zamora sebagai lambang supremasi kiper terbaik.
(qur/pojoksatu)

Pelatih Kroasia Ungkap Rahasia Sukses Majalkan Lionel Messi

POJOKSATU.id, ZAGREB – Pelatih Timnas Kroasia, Zlatko Dalic buka-bukaan soal rahasia sukses timnya mempecundangi Timnas Argentina di Piala Dunia 2018 Rusia.
Kala itu, Luka Modric dan koleganya sukses menggulung Lionel Messi dan kawan-kawannya di laga lanjutan Grup D dengan skor telak tanpa balas 3-0 lewat donasi Ante Rebic, Luka Modric, dan Ivan Rakitic.
Dalam pertandingan tersebut, Leo Messi tanpa tak berdaya sepanjang pertandingan. Suplai bola yang sodorkan rekan-rekannya selalu mampu dibendung para palang pintu skuat berjuluk Vatreni tersebut.

“(Lionel) Messi lebih kesulitan bermain untuk Argentina ketimbang Barcelona, dan kami mencoba memanfaatkan sesuatu yang kami anggap kelemahan kecil di timnas Argentina itu,” tutur Dalic seperti dikutip dari Goal.
Dikemukakan Dalic, kekuatan tim dalam sisi kolektivitas menjadi salahsatu aspek penting impresifnya performa Kroasia saat itu. Dengan kerjasama tim juga, sebut dia, pergerakan Leo Messi mampu diredam.
“Kuncinya adalah kedisiplinan dan mengikuti taktik secara penuh, dan tim kami benar-benar melakukannya. Kami mencoba menghentikan bola sebelum ke Messi dan membendungnya dengan cepat di area tempatnya menerima bola,” terangnya.
Filosofi Dalic tersebut diakuinya bukan hal yang istimewa, mengingat sepakbola adalah olahraga tim bukan perseorangan.
“Sepak bola adalah olahraga tim, dan bila satu tim bermain lebih baik dari lainnya, sangat sulit bagi seorang individu untuk membalikkan keadaan,” sebut dia.
“Kroasia lebih baik dari timnas Argentina di pertandingan itu,” tandasnya.
La Albiceleste memang harus tersingkir di babak 16 besar setelah menyerah dari Prancis 3-4. Sedangkan Kroasia sukses melaju ke final namun gagal mengukir sejarah setelah dikalahkan Les Blues dengan skor 4-2.
(qur/pojoksatu)

Tanpa Lionel Messi dan Ronaldo, El Clasico Tetaplah El Clasico!

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Laga sengit sarat gengsi bertajuk El Clasico akan tersaji di Camp Nou, Minggu (28/10/2018) malam WIB saat Barcelona menjamu Real Madrid dalam lanjutan La Liga 2018/19 jornada sepuluh.
Meski akan tampil dihadapan dukungan penuh suporter, namun Barca dipastikan kehilangan sang superstar, Lionel Messi.
Kapten Timnas Argentina itu harus menepi setidaknya untuk tiga pekan ke depan setelah mengalami cedera serius pada lengannya.
Lionel Messi Istirahat Saja, Real Madrid Biar Kami yang Atasi!
El Clasico, Antoine Griezmann Jagokan Barcelona Meski Tanpa Lionel Messi

Hal yang sama juga dialami Real Madrid, di laga klasik kali ini mereka harus kehilangan sosok pemain bintangnya, Cristiano Ronaldo yang telah hijrah ke Serie A Italia bersama Juventus.
Namun demikian, absennya dua pemain terbaik dunia itu menurut pelatih Barca, Ernesto Valverde, tak lantas mengurangi nilai dari El Clasico itu sendiri.
Ditegaskan Valverde, meski tanpa dua peraih 5 Ballon d’Or itu, sama sekali tidak akan mengurangi keglamouran pertandingan di Camp Nou nanti malam WIB.
Rivalitas Messi dan Ronaldo memang selalu menjadi bumbu penyedap El Clasico dalam satu dekade terakhir, namun Valverde mengatakan pertemuan akhir pekan ini antara kedua tim tersebut tidak akan hambar meski minus dua bintang ini.
“Tidak, tidak akan terasa kurang El Clasico tanpa mereka,” kata Valverde seperti dikutip dari Diario AS.
“El Clasico sudah ada sebelum Messi dan Ronaldo. Faktanya, sebelum ini ada kepala babi yang dilempar (ke arah Luis Figo pada 2002), ada tensi di sana. El Clasico tetaplah El Clasico,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Lionel Messi Istirahat Saja, Real Madrid Biar Kami yang Atasi!

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Laga sengit sarat gengsi bertajuk El Clasico akan tersaji di Camp Nou, Minggu (28/10/2018) malam WIB saat Barcelona menjamu Real Madrid dalam lanjutan La Liga 2018/19 jornada sepuluh.
Meski akan tampil dihadapan dukungan penuh suporter, namun Barca dipastikan kehilangan sang superstar, Lionel Messi.
Messi harus menepi setidaknya untuk tiga pekan ke depan setelah mengalami cedera serius pada lengannya.
El Clasico, Antoine Griezmann Jagokan Barcelona Meski Tanpa Lionel Messi

Namun begitu, tuan rumah tidak gentar, sang kiper, Andre Ter Stegen bahkan sesumbar El Clasico akan kembali menjadi milik Barca (memenangkan pertandingan) meski tanpa Leo Messi.
“Messi sudah ada di tangan yang tepat (tim medis). Terpenting adalah dia bisa fit kembali, beristirahat saja, dan biar kami yang tangani Madrid,” kata Ter Stegen kepada DAZN seperti dikutip dari Goal.
“Tentu saja situasi ini tidak bagus buat Messi. Namun dia juga percaya diri segera kembali merumput secepatnya,” sebut dia.
Terlebih, sambung kiper internasional Jerman itu, di dalam timnya juga masih banyak pemain dengan kualitas di atas rata-rata.
“Jika Anda tidak memiliki pemain terbaik di dunia dalam tim, bakal aneh kalau Anda tak bisa melihat perbedaannya. Namun kami punya begitu banyak kualitas individual di dalam tim, sehingga kami akan berusaha untuk mengkompensasi ketidakhadirannya sebaik mungkin,” paparnya.
“Sangat penting untuk kami menunjukkan kepribadian tim dan tahu bahwa kami memiliki sederet pemain hebat. Saya optimistis untuk El Clasico,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

El Clasico, Antoine Griezmann Jagokan Barcelona Meski tanpa Lionel Messi

POJOKSATU.id, MADRID – Laga sarat gengsi dan tensi tinggi bertajuk El Clasico akan tersaji dalam lanjutan LaLiga Jornada kesepuluh saat Barcelona menjamu Real Madrid, di Camp Nou, Minggu (28/10/2018) malam WIB.
Namun, El Clasico kali ini akan sedikit berbeda karena dipastikan tidak akan melibatkan dua maestro lapangan hijau, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Leo Messi tidak akan memperkuat Barca karena harus menepi selama tiga pekan ke depan akibat cedera parah pada lengannya di laga sebelumnya.

Sementara Los Blancos harus kehilangan Ronaldo musim ini setelah sang pemain memutuskan hengkang ke Juventus.
Kendati minus dua pemain terbaik dunia, namun menurut striker Atletico Madrid, Antoine Griezmann, El Clasico akan tetap menarik untuk dinantikan.
Soal kans pemenang nantinya, Griezmann dengan mantan menjagokan Barcelona. Meski tanpa Messi, tegas dia, Los Cules tetap memiliki kemampuan untuk memenangi laga.
“Ini akan menjadi laga besar seperti El Clasico lainnya,” tutur Griezmann kepada ESPN FC seperti dikutip dari Goal.
“Sangat disayangkan Messi tidak tersedia untuk Barca, namun mereka tetap memiliki pemain untuk memenangi laga ini. Madrid butuh kemenangan untuk melangkah, ini akan menjadi laga menyenangkan untuk ditonton,” paparnya.
Terkait posisi timnya saat ini, Griezmann optimistis, Rojiblancos akan kembali ke jalur kemenangan setelah tumbang di tangan Borussia Dortmund dengan skor telak tak terbalas 0-4 di ajang Liga Champions.
Griezmann pun bertekad akan membawa kembali timnya bersaing dengan Barca di papan atas. “Kami harus terus bekerja dan meningkat di lapangan, jadi kami bisa ada di sana, dekat dengan Barcelona dan Real Madrid,” sebutnya.
“Kami harus memiliki konsistensi selalu berada di tiga besar. Kami telah melakukannya selama beberapa tahun, dan tentu saja, dalam tahun spesifik semuanya dapat terjadi dan khususnya kali ini ketika semua orang memulainya dengan kehilangan poin,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)