Liverpool

Pemain Ini Dituding Biang Kekalahan Liverpool

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Liverpool gagal memertahakan rekor tak terkalahkan di musim ini setelah menyerah 1-2 dari Manchester City di Boxing Day lanjutan Liga Primer Inggris pekan 21, dini hari lalu.
Gol penentu Leroy Sane di menit 72 meruntuhkan dominasi The Reds sebagai tim yang belum terkalahkan dalam 20 laga terakhir di pentas domestik itu.
Tak ayal, fans Liverpool pun mengaku kecewa dengan hasil minor tersebut dan menuding barisan pertahanan Liverpool tak bekerja dengan baik.

Mereka bahkan lebih menyoroti performa palang pintu asal Kroasia, Dejan Lovren yang dituding sebagai biang kekalahan timnya.
Mantan penggawa Liverpool, Phil Babb mengamini tudingan fans dengan menyebut, Lovren sebagai titik terlemah Liverpool di pertandingan tersebut.
Menurut Babb yang juga berposisi sebagai bek itu, Lovren banyak melakukan kesalahan dengan memberikan keleluasaan para pemain lawan bergerak bebas di barisan pertahanan Liverpool.
Ia pun mencontohkan saat Lovren engan mudah dilewati Leroy Sane yang melakukan penetrasi serangan dari sektor saya kiri dengan leluasa hingga bisa masuk ke area terlarang.
“Anda mungkin akan mengatakan bahwa titik terlemah adalah Dejan Lovren, dan ia cukup banyak membuktikannya (di pertandingan)),” kata Babb seperti dikutip dari Sky Sport.
Selain itu, Babb juga menyebut Lovren cukup payah membantu timnya saat melakukan konstruksi serangan.
Buktinya, Lovren justru melepas umpan jauh langsung ke kotak penalti dan bukannya memberikan bola ke pemain sayap agar bisa memberikan umpan crossing yang lebih berpotensi menghadirkan ancaman bagi gawang City.
“Bahkan menjelang akhir ketika Liverpool mendorong ke depan dan (Virgil) van Dijk ikut maju, Lovren malam menendangnya langsung ke dalam kotak penalti (Man City),” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Jurgen Klopp Tak Kaget Liverpool Tumbang di Tangan Sang Petahana

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Liverpool gagal memertahankan rekor tak terkalahkan di Liga Primer Inggris usai takluk di pekan 21 dari Manchester City.
The Reds menyerah 1-2 dari City di boxing day lanjutan Liga Primer Inggris di Etihad Stadium, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB.
Leroy Sane menjadi pahlawan kemenangan rumah lewat gol penentu di menit 72 setelah Roberto Firmino menyamakan gol Sergio Aguero.

Sang manajer, Jurgen Klopp pun bereaksi cukup datar atas kekalahan perdana timnya di musim ini tersebut.
Menurutnya, hasil tersebut tak mengejutkannya, mengingat timnya juga pernah dikalahkan City bahkan dengan skor telak 0-5 musim lalu.
“Tahun lalu mereka mengalahkan kami dengan skor 5-0. Jadi, malam ini bukan hal yang mengejutkan,” tutur Klopp lewat laman resmi klub.
Namun Klopp menilai, hasil pertandingan tak ada kaitannya dengan kualitas tim, namun lebih kepada ‘keberuntungan’ dan ‘kesialan’.
“Saya tidak berpikir itu berhubungan dengan masalah mental atau faktor lainnya. Ini hanya sedikit sial. Itu adalah serangan balik yang hebat (dari Man City). Sebuah umpan yang bagus dari (Raheem) Sterling pada Sane untuk kemudian menjadi gol,” ujarnya.
“Jadi,  tidak mengherankan melihat Man City mampu mengalahkan Liverpool,” ucapnya.
Klopp pun mengaku tidak terlalu kecewa atas hasil minor tersebut mengingat timnya masih bergeming di puncak klasemen.
“Kami masih berada di posisi klasemen yang baik, semuanya akan baik-baik saja,” sebut dia.
“Tentu pada saat ini kondisinya tidak bagi. Situasi yang sangat buruk. Tapi, itu hanya untuk momen ini saja,” pungkas mantan pelatih Borussia Dortmund itu.
(qur/pojoksatu)

Jurgen Klopp Heran Kenapa Vincent Kompany Tak di Kartu Merah!

POJOKSATU.id, MANCHESTER –  Manajer Liverpool, Jurgen Klopp memertanyakan keputusan wasit Anthony Taylor yang tak mengganjar bek Manchester City, Vincent Kompany kendati pemain tersebut membuat pelanggaran keras terhadap Mohamed Salah.
Dikutip Pojoksatu.id dari Metro.co.uk, penggawa timnas Belgia itu terlihat melakukan tekel keras pada Salah untuk menghentikan pergerakan Salah di zona pertahanannya.
Wasit pun lantas menghadiahi Kompany dengan kartu kuning  di menit 31 atas tindakannya yang dinilai membahayakan bintang asal Mesir tersebut.
Lihat Aksi Pep Guardiola di Pinggir Lapangan, dari Meneriaki Wasit Hingga Membanting Syal
City Bungkam Liverpool, Persaingan Papan Atas kembali Panas
Manchester City Nodai Rekor Tak Terkalahkan Liverpool

Usai pertandingan, Klopp pun coba memersoalkan keputusan wasit tersebut. “Saya sangat suka Vincent Kompany, tetapi bagaimana mungkin itu bukan kartu merah?” ujar Klopp kepada Sky Sport.
“Dia adalah orang terakhir dan dia masuk. Jika dia memukul Mo (Salah) lebih banyak, dia keluar untuk musim ini. Itu tidak mudah bagi wasit dan dia mungkin tidak melihat bagaimana saya melihatnya,” ucapnya.
Sementara Kompany mengatakan, apa yang dilakukannya adalah tekel bersih karena tugasnya adalah tidak membiarkan Salah melewatinya.
“Saya tidak mencoba melukainya. Itu atau membiarkannya mencapai tujuan, dan dalam pikiranku hanya ada satu hasil,” imbuhnya.
Liverpool sendiri harus menelan kekalahan perdananya di musim ini setelah 20 pekan sukses memertahankan rekor tak terkalahkan.
Kekalahan The Reds ini pun kembali memanaskan persaingan di papan atas dalam perburuan titel juara Liga Primer Inggris musim ini.
Liverpool hanya unggul selisih empat angkat dari sang petahana tersebut, dan persaingan akan terus berlanjut hingga akhir musim.
(qur/pojoksatu)

Lihat Aksi Pep Guardiola di Pinggir Lapangan, dari Meneriaki Wasit Hingga Membanting Syal

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Pertandingan panas nan sengit tersaji di Etihad Stadium, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB saat Manchester City bentrok dengan Liverpool di boxing day dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan 21.
Tuan rumah sendiri sukses mengamankan poin penuh usai membungkam pemuncak klasemen itu dengan skor ketat 2-1 lewat gol Sergio Aguero dan Leroy Sane.
Jalannya pertandingan itu sendiri diwarnai berbagai kejadian unik, salahsatunya yang terjadi di touchline saat Guardiola menunjukkan sejumlah reaksi emosional atas jalannya pertandingan.
City Bungkam Liverpool, Persaingan Papan Atas kembali Panas
Manchester City Nodai Rekor Tak Terkalahkan Liverpool

Salahsatunya adalah saat manajer asal Catalonia itu membuat kehebohan dengan membanting syal yang kerap dikenakannya melilit dilehernya.
Selain itu, Guardiola juga tertangkap kamera meneriaki wasit cadangan, Martin Atkinson setelah melihat adanya pelanggaran di lapangan yang menimpa pemainnya.
Tak ayal, Guardiola pun mendapat peringatan keras dari wasit Anthony Taylor atas tindakan yang berlebihannnya itu, namun tak mengirimnya ke tribun.
Namun demikian, reaksi Guardiola seperti itu bukan tanpa sebab. Betapa tidak, menghadapi Liverpool dihadapan publik The Citizens timnya wajib menang jika ingin terus bersaing dalam perburuan titel juara musim ini.

Wow. Will from #TheInbetweeners has done well for himself. From Briefcase W#nker to Guardiola's personal emotions manager. "Calm down Pep!" #MCILIV #ManCityvLFC #CalmdownPep pic.twitter.com/jwCukf1zAS
— Adam Sloman (@Adam_Sloman) January 3, 2019

Namun, ketegangan dan tekanan besar Guardiola pun akhirnya berbuah manis setelah skuatnya mampu menyegel kemenangan hingga peluit akhir pertandingan.
Dengan tambahan tiga angka ini, City pun kembali merebut peringkat kedua yang sempat diambil Tottenham Hotspur.
City kini terpaut empat angka dari Liverpool yang masih kokoh di puncak klasemen sementara, dan harus menelan kekalahan perdananya di musim ini dari sang petahana.
(qur/pojoksatu)

City Bungkam Liverpool, Persaingan Papan Atas Kembali Panas

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester City tampil menjadi penoda catatan rekor tak terkalahkan Liverpool usai membungkam The Reds dengan skor ketat 2-1 di Etihad Stadium, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB.
Leroy Sane menjadi pahlawan kemenangan tuan rumah di boxing day lanjutan Liga Primer Inggris pekan 21 itu setelah mencetak gol pembeda di interval kedua menit 72.
Sedangkan gol pembuka City disarangkan Sergio Aguero di menit 40 dan gol penyeimbang dari Liverpool lahir dari kaki Roberto Firmino di menit 64.
Manchester City Nodai Rekor Tak Terkalahkan Liverpool
Dengan hasil positif yang ditorehkan skuat besutan Pep Guardiola itu, membuka kans mereka untuk kembali bersaing dalam perburuan gelar juara.
City kembali merebut posisi kedua dari Tottenham Hotpsur dan kini terpaut selisih empat angka dari Liverpool yang masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 54 poin.
Bagi Liverpool sendiri, ini adalah kekalahan perdana mereka di musim ini setelah di 20 pekan terakhir tampil impresif tanpa kekalahan.
Selain itu, kemenangan City kali ini dipastikan memanaskan kembali persaingan papan atas yang sebelumnya Liverpool ‘terlalu’ mendominasi dalam segi raihan poin.
Liverpool kini hanya unggul empat angka dari City dan lima angka dari Tottenham Hotspur yang juga tampil impresif dalam beberapa laga terakhir sebelum dikalahkan secara mengejutkan oleh Wolverhampton Wanderers.
Sementara Arsenal, Chelsea dan Manchester United juga tak kalah serunya terus bersaing ketat dalam memerebutkan zona empat besar.
United bahkan kini mengancam Arsenal dan Chelsea setelah memetik kemenangan keempat beruntun mereka setelah Ole Gunnar Solskjaer ditunjuk sebagai manajer interim menggantikan Jose Mourinho yang dipecat.
Dipastikan, penentuan titel juara Liga Primer Inggris musim ini pun baru akan terlihat di akhir-akhir kompetisi, jika melihat performa apik dari para kontestan di papan atas saat ini.
(qur/pojoksatu)

Soal Partai Hidup Mati Kontra Liverpool, Kompany: Biasa Saja!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester City bersiap menghadapi pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris, Liverpool dalam Boxing Day pekan 21 di Etihad Stadium, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB.
Laga tersebut dipastikan akan berlangsung seru dan sengit karena bertajuk perburuan gelar juara. Bahkan, bagi tuan rumah, pertandingan nanti akan menjadi parta i hidup mati.
Liverpool kini masih kokoh di puncak klasemen sementara City berada di peringkat ketiga terpaut selisih tujuh angka dari The Reds.
Preview Man City vs Liverpool: Saling Puji Jelang Laga Penuh Gengsi
Laga Kontra Liverpool jadi Partai Hidup Mati Manchester City
Kendati digadang-gadang sebagai partai hidup mati alias laga penentu kans Manchester City dalam berburu titel juara, namun bagi Vincent Kompany pertandingan nanti tak ubahnya laga yang lain.
Bek City itu tidak berpikir pertandingan nanti u akan menentukan nasib gelar Liga Premier. “Saya sudah cukup lama dalam permainan untuk mengetahui betapa pentingnya permainan ini,” kata Company seperti dikutip Pojoksatu.id dari  Sky Sport.
“Namun, ini bukan permainan yang sepenuhnya menentukan sebagaimana banyak orang mengatakannya seperti itu,” sebut dia.
Ditegaskannya, skuat hanya fokus di setiap pertandingan yang hasilnya akan berdampak pada posisi City di klasemen, dan Company sangat percaya diri menatap laga tersebut.
“Tetapi jika kita bermain semampu kita, maka saya akan merasa sangat percaya diri,” ucapnya.
“Kami menyelesaikan 2018 yang luar biasa dengan kuat. Begitu banyak sejarah yang ditulis untuk klub kami, begitu banyak yang bisa dibanggakan. Mari kita menantikan 2019 dan semua peluang yang ada di depan,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Preview Man City Vs Liverpool: Saling Puji Jelang Laga Penuh Gengsi

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Liverpool dan Manchester City akan bentrok di Boxing Day pekan 21 lanjutan Liga Primer Inggris, di Etihad Stadium, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB.
Laga tersebut dipastikan akan berlangsung seru dan sengit karena bertajuk perburuan gelar juara. Bahkan, bagi tuan rumah, pertandingan nanti akan menjadi parta i hidup mati.
Liverpool kini masih kokoh di puncak klasemen sementara City berada di peringkat ketiga terpaut selisih tujuh angka dari The Reds.
Laga Kontra Liverpool jadi Partai Hidup Mati Manchester City
Jelang bentrok dua tim papan atas di awal tahun ini, kedua manajer tim telah melayangkan ‘psywar’ berupa sanjung puji satu sama lain.
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp misalnya, ia tak sungkan menyebut City sebagai klub terbaik di dunia, kendati ia memandang laga nanti tak ‘istimewa’.
“Ini adalah laga normal melawan Manchester City. Namun, salah satu yang paling sulit, salah satu pertandingan paling sulit yang bisa Anda mainkan di sepakbola modern,” tuturnya seperti dikutip Pojoksatu.id dari Goal.
“Kami merasakannya berulang kali. Ini adalah tim sepakbola yang sangat kuat dengan manajer yang istimewa, dan kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, kami harus berani, kami harus penuh dengan semangat, marah, seperti pada pertandingan lain,” paparnya.
Sementara manajer City, Pep Guardiola menyebut rivalnya itu sebagai  tim yang terbaik di Eropa. Ia banyak menyebut Klopp sebagai sosok manajer yang luar biasa yang mampu membesut Liverpool menjelma menjadi salahsatu tim terbaik Eropa saat ini.
“Klopp seorang manajer luar biasa. Saya memiliki hubungan baik dengan dia dan timnya selalu bermain bagus,” puji Guardiola.
Ia pun mengaku senang dan bangga bisa terus bersaing dengan sosok manajer seperti Klopp. “Tim kami bermain, saya mengalahkan dia, dia mengalahkan saya, saya memenangi piala dan ia memenangi beberapa. Saya memberinya selama ketika ia mengalahkan saya dan saya melangkah ke depan,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Laga Kontra Liverpool Jadi Partai Hidup Mati Manchester City

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester City bersiap menghadapi pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris dalam Boxing Day pekan 21 di Etihad Stadium, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB.
Laga tersebut dipastikan akan berlangsung seru dan sengit karena bertajuk perburuan gelar juara. Bahkan, bagi tuan rumah, pertandingan nanti akan menjadi parta i hidup mati.
City wajib memenangkan pertandingan tersebut jika masih ingin bersaing dalam perburuan titel juara musim ini bersama Tottenham Hotspur dan Liverpool di papan atas.
Jika kalah, skuat besutan Pep Guardiola itu dipastikan akan sulit bersaing, bahkan bisa jadi harus rela melepas trofi yang diraihnya musim lalu.
Ditegaskan sang manajer, Guardiola, kekalahan Man City dari Liverpool bakal menandai berakhirnya perebutan gelar juara bagi timnya. Betapa tidak, City kini terpaut selisih tujuh angka dari Liverpool.
“Jika kami tertinggal sepuluh poin, maka sulit mengejar mereka dengan kualitas yang mereka miliki,” tuturnya seperti dikutip dari Goal.
Karena itu, ia menginstruksikan skuatnya untuk menjadikan pertandingan nanti sebagai partai hidup mati kendati kompetisi masih setengah perjalanan lagi.
“Yah, ini memang masih Januari, namun ini adalah laga yang sangat-sangat penting bagi kedua tim, sudah jelas. Saya akan menggunakan ini sebagai motivasi untuk tim lain. Mereka akan siap dan kami harus memastikan diri kami siap,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Jika Manchester City Kalah dari Liverpool, Selamat Tinggal Titel Juara!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester City bersiap bentrok dengan Liverpool di boxing day pekan 21 lanjutan Liga Primer Inggris di Etihad Stadium, Jumat (4/12/2018) dini hari WIB.
Man City tentu wajib memenangkan pertandingan nanti untuk bisa terus bersaing dalam perburuan gelar juara musim ini, terlebih setelah posisi mereka di urutan kedua baru saja dikudeta Tottenham Hotspur yang sukses membungkam Cardiff City dengan skor telak 3-0 dini hari tadi (WIB).
Penggawa City, David Silva menilai, hasil pertandingan nanti akan menjadi penentu seberapa besar kans timnya dalam memertahankan gelar juara yang diraih musim lalu.
Manchester City Mulai Keder dengan Liverpool!
Jika kalah, sang petahana akan terpaut jarak sepuluh angka dari Liverpool, dan itu artinya perburuan gelar juara sudah berakhir.
“Kami tahu tekanan akan sedikit lebih banyak ada pada kami. Karena jika kami kalah, akan sangat sulit mengejar mereka,” sebut Silva seperti dikutip dari Goal.
Kendati demikian, Silva bertekad untuk mempersembahkan hasil positif sekaligus memberikan kekalahan perdana buat Mo Salah Cs.
“Itulah yang akan coba kami lakukan. Ini yang kami coba lakukan di setiap pertandingan. Kami akan berusaha memenangkan tiga poin, terutama dengan fans kami, dan kami akan berusaha memenangi laga itu,” tekadnya.
Dengan memenangkan pertandingan, sebut dia, City akan memangkas jarak menjadi empat poin, dan itu adalah peluang besar untuk bisa kembali meraih kampiun.
“Kami harus berpikir bahwa kami harus memenangi setiap pertandingan untuk berusaha mengejar mereka, mereduksi jarak dan itulah yang akan coba kami lakukan di laga berikutnya,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Manchester City Mulai Keder dengan Liverpool!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester City bersiap bentrok dengan Liverpool di boxing day pekan 21 lanjutan Liga Primer Inggris di Etihad Stadium, Jumat (4/12/2018) dini hari WIB.
Man City tentu wajib memenangkan pertandingan nanti untuk bisa terus bersaing dalam perburuan gelar juara musim ini, terlebih setelah posisi mereka di urutan kedua baru saja dikudeta Tottenham Hotspur yang sukses membungkam Cardiff City dengan skor telak 3-0 dini hari tadi (WIB).
Kendati akan tampil dihadapan publik sendiri, The Citizens rupanya menaruh keraguan bisa memenangkan laga tersebut, sebagaimana dikemukakan sang manajer, Pep Guardiola.
Guardiola bahkan tak sungkan menyebut The Reds sebagai tim terbaik di Eropa saat ini. Betapa tidak, dominasi timnya musim ini telah dirusak Mohamed Salah Cs.
Sempat memuncaki klasemen sementara di awal musim, Liverpool kemudian mengudetanya dan tetap bertahan di pucuk hingga paruh musim. Hebatnya, skuat besutan Jurgen Klopp juga sejauh ini tak terkalahkan.
“Manchester City memang bermain bagus, tetapi Liverpool yang mungkin menyandang titel tim terbaik Eropa saat ini,” sebut Guardiola seperti dikutip dari Marca.
Namun begitu, Guardiola tetap menaruh asa pada perjuangan skuatnya untuk bisa memenangkan pertandingan nanti.
“Apa lagi yang bisa saya katakan pada pemain saya setelah semua usaha mereka? Mereka sudah membawa kegembiraan luar biasa pada semua penggemar sepak bola dan itu hebat sekali,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)