luka modric

Kala Marcus Rashford ‘Pecundangi’ Pemain Terbaik Dunia

POJOKSATU.id, LONDON – Timnas Inggris sukses membungkam Timnas Kroasia dalam laga krusia UEFA Nations League di Wembley Stadium, Senin (19/11/2018) dini hari WIB dengan skor ketat 2-1.
Dengan hasil positif tersebut, The Three Lions pun sukses melaju ke final sekaligus mendegradasikan runner-up Piala Dunia 2018 Rusia itu ke grade B.
Dalam laga tersebut, para penggawa tuan rumah tampil cukup mengesankan kendati sempat tertinggal lebih dahulu di menit 57 lewat gol Kramaric.
Jadi Penentu Kemenangan, Pelatih Timnas Inggris Puji Harry Kane Setinggi Langit

Oh my days, Rashy just sent Modric back to Tottenham pic.twitter.com/X681sbpGFN
— MSP2 (@MSPMSPMSP12345) November 18, 2018

Namun Inggris sukses menyamakan kedudukan lewat kreasi Jesse Lingard di menit 78 dan membalikkan keadaan lewat aksi Harry Kane di menit 85.
Dalam laga tersebut, terjadi momen yang cukup menyita perhatian publik saat penggawa Inggris, Marcus Rashford mengecoh Pemain Terbaik dunia 2018, Luka Modric.
Dikutip dari Sky Sport, aksi penggawa Manchester United itupun telah dibagikan banyak orang di jejaring sosial.
Betapa tidak, Marcus Rashford membuat Pemain Terbaik Piala Dunia 2018 itu berputar dengan keterampilan yang tinggi.
Aksinya terjadi di babak pertama saat Rashford coba menggiring bola ke area penalti Kroasia. Namun, ia harus dihadapkan dengan Luka Modric yang siap membendungnya.
Namun, dengan gocekannya, Modric terkecoh dan nyaris terjatuh sebelum menggunakan sedikit gerak kaki untuk melewati gelandang Real Madrid itu.
(qur/pojoksatu)

Tiga Kali “Pecundangi” Ronaldo, Begini Perasaan Luka Modric

POJOKSATU.id, MADRID – Musim ini menjadi musim terbaik bagi gelandang eksploratif Real Madrid, Luka Modric.
Betapa tidak, kapten Timnas Kroasia berusia 33 tahun itu telah memenangkan tiga penghargaan paling prestisius, Pemain Terbaik Piala Dunia 2018 Rusia, Pemain Terbaik UEFA dan Pemain Terbaik dunia FIFA.
Kini, sebuah media platform olahraga, Goal menambah koleksi gelarnya dengan memberikan Pemain Terbaik versi Goal 50.
Luka Modric dan Cristiano Ronaldo saat masih menjadi rekan sesama tim di Real Madrid (as.com)
Modric terpilih menjadi yang terbaik dari dua kandidat lainnya, mantan penggawa Real Madrid yang kini di Juventus, Cristiano Ronaldo dan gelandang serang Liverpool, Mohamed Salah.
Ini adalah ketiga kalinya Modric menggungguli mantan rekan setimnya itu, Ronaldo, setelah di dua penghargaan lainnya, Pemain Terbaik UEFA dan FIFA, Ronaldo juga “dipecundanginya”.
“Saya sangat bahagia bisa menerima penghargaan ini,” kata Modric kepada Goal.
Modric bahkan sukses mengakhiri duopoli Ronaldo dan Lionel Messi dalam penghargaan ini. Duo megabintang Portugal dan Argentina itu selalu merebut Goal 50 sejak Wesley Sneijder menjadi pemenang pada 2010 silam.
“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang memberikan suara untuk saya. Sebuah kehormatan bisa meraihnya dan bisa mengikuti jejak dua pemain hebat (Ronaldo dan Messi),” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Juventus Berencana Duetkan Dua Pemain Terbaik Dunia

POJOKSATU.id, TURIN – Juventus berencana menyandingan dua Pemain Terbaik dunia Cristiano Ronaldo dengan Luka Modric.
Ronaldo sendiri telah bergabung dengan Juve musim panas tahun ini, sementara Modric tengah dalam penjajakan sebagaimana laporan Don Balon.
Dikutip dari Goal, Modric yang juga tengah didekati Inter Milan ini sangat diminati Bianconeri untuk dijadikan target prioritas pada jendela transfer pemain musim dingin Januari mendatang.
Kehadiran kapten Timnas Kroasia di Piala Dunia 2018 Rusia itu diharapkan bisa menambah daya gedor skuat Massimiliano Allegri salam mengarungi pentas Serie A dan Liga Champions musim ini.
Jika rumor transfer ini terwujud, Modric pun dipastikan akan kembali reuni dengan mantan rekan setimnya dulu di Santiago Bernabeu itu, CR7.
Duet keduanya pun telah dibuktikan nyata berbuah prestasi dengan tiga gelar Liga Champions beruntun untuk Real Madrid.
Namun hasrat La Vechia Signora mendapatkan tanda tangan Pemain Terbaik Eropa 2018 ini tentu tak mudah mengingat masa bakti Modric di Real Madrid masih menyisakan durasi waktu hingga 2020.
(qur/pojoksatu)

Respek pada Ronaldo, Luka Modric Janji Tak Akan Pernah Setim dengan Pemain Ini

POJOKSATU.id, MADRID – Gelandang Real Madrid, Luka Modric buka suara menyangkut hubungannya dengan Cristiano Ronaldo saat ini.
Pasalnya, selepas kepergian Ronaldo ke Juventus musim ini dan absennya kapten Timnas Portugal itu di ajang pernghargaan yang dimenangkan Modric, hubungan keduanya dikabarkan memburuk.
Namun, berbicara kepada France Football, kapten Timnas Kroasia itu menegaskan jika hingga saat ini ia tetap menjalin hubungan baik dengan Ronaldo meski sudah bukan team-mate lagi.
Modric bahkan menegaskan jika dia tidak akan pernah menjadi rekan setim Lionel Messi, rival Ronaldo dalam sepuluh tahun terakhir ini.
“Kami menghabiskan enam musim yang indah di Madrid di mana kami mengembangkan persahabatan dan saling menghormati,” kata Modric seperti dikutip dari Diario AS.
“Sekarang dia pergi dan kami tetap berhubungan, mengirim pesan. Dan meskipun beberapa orang mencoba mengatakan bahwa ini bukan masalahnya, saya dapat mengatakan bahwa kami masih mempertahankan hubungan baik,” ungkapnya.
Meski begitu, Modric tetap menaruh hormat pada Messi sebagai pemain terbaik dunia. “Jelas, Messi adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah, tetapi saya tidak akan pernah bermain dengannya,” ujarnya menandaskan.
Luka Modric dan Lionel Messi sendiri akan bentrok di lapangan pada 28 Oktober mendatang di laga bertajuk El Clasico.
(qur/pojoksatu)

Luka Modric Mengaku Kaget dengan Keputusan Ronaldo dan Zidane

POJOKSATU.id, MADRID – Gelandang Real Madrid, Luka Modric mengaku kaget dengan pengunduran diri Zinedine Zidane dan hengkangnya Cristiano Ronaldo dari Santiago Bernabeu musim ini.
Zidane memutuskan mundur sebagai pelatih Real Madrid setelah mempersembahkan trofi Liga Champions tiga kali berturut-turut.
Sedangkan Ronaldo tak kalah mengejutkannya dengan memutuskan hengkang ke Juventus di tengah spekulasi kembali ke Manchester United.
Luka Modric Berharap Dapat Sentuhan Zidane, Lagi
Karena itu, Modric mengaku ia sangat tidak berharap Zidane maupun Ronaldo meninggalkan Real Madrid saat ini.
Minus dua sosok sentral tersebut, Madrid pun kini tertahan di peringkat 4 klasemen sementara La Liga, terpaut jarak dua poin dari Barcelona, Atletico Madrid dan pemuncak klasemen sementara Sevilla.
“Saya tidak mengharapkan mereka berdua pergi,” kata Modric kepada France Football seperti dikutip dari Diario AS.
“Aku tidak mengira Zidane akan pergi, hal yang sama untuk Ronaldo,” sebut dia.
Modric juga mengungkapkan, ruang ganti Madrid saat itu akhirnya percaya rumor tentang transfer Ronaldo, menjadikannya sebagai drama jendela transfer tahunan.
“Sebenarnya, ketika desas-desus tentang Cristiano keluar, kami membuat taruhan di antara kami di ruang ganti dan kami yakin bahwa dia aakan tetap pada akhirnya. Tapi semua orang membuat pilihan mereka sendiri dalam hidup,” tuturnya.
Cristiano Ronaldo sendiri saat ini belum menemukan bentuk terbaiknya di Turin, meskipun ia telah menunjukkan kapasitasnya sebagai pembeda di pertandingan.
Sedangkan Zidane, tengah dirumorkan dengan Manchester United menyusul performa tak mengesankan Jose Mourinho sejauh ini bersama Setan Merah.
(qur/pojoksatu)

Luka Modric Berharap Dapat Sentuhan Zidane, Lagi

POJOKSATU.id, MADRID – Gelandang Real Madrid, Luka Modric sedang dalam momen terhebat dalam kariernya setelah menyabet dua penghargaan paling prestisius tahun ini sebagai Pemain Terbaik Eropa dan FIFA 2018.
Kapten Timnas Kroasia di ajang Piala Dunia 2018 Rusia itu pun bahkan berpeluang menyandingkan dua piala individual itu dengan Ballon d’Or setelah dirinya kembali masuk dalam jajaran kandidat utama nominator.
Berbicara dengan France Football, apa yang telah dicapainya saat ini tidak terlepas dari ‘sentuhan dingin’ Zinedine Zidane saat masih menukangi Los Blancos.
Zinedine Zidane, Real Madrid (indianexpress.com)
Karena itu, sepeninggal Zidane yang memutuskan mundur musim ini, Modric mengaku kaget dan sangat kehilangan.
“Saya akan senang bermain di tim yang sama dengan (Zinedine) Zidane. Sepak bola adalah permainan yang juga dimainkan dengan kepala (otak),” kata Modric seperti dikutip dari Diario AS.
Bersama Zidane, Modric pun sukses menyambet trofi Liga Champions musim lalu, bahkan mempersembahkan piala ‘Si telinga Lebar’ itu dalam tiga musim berturut-turut.
Selain berbicara soal mantan pelatihnya itu, Modric juga mengaku akan selalu menaruh respek pada mantan team-mate nya, Cristiano Ronaldo meski sang bintang kini telah memutuskan hengkang dari Santiago Bernabeu.
Meski ia sukses “mempecundangi” Ronaldo dua kali di ajang penghargaan ‘The Best’ tahun ini, namun Modric tetap melihat Ronaldo adalah sosok terbaik.
“Cristiano selalu berjalan di depa (lebih unggul),” tutur Modric saat ditanya soal performa dan kemampuan eraih 5 Ballon d’Or ini selama bersamanya di Madrid.
(qur/pojoksatu)

Gennaro Gattuso Tak Terkesan dengan Lionel Messi Ataupun Ronaldo!

POJOKSATU.id, MILAN – Legenda sekaligus pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso berbicara soal siapa pemain yang saat ingin diajak duet jika ia masih berstatus sebagai pemain.
Gattuso sendiri rupanya tidak begitu terkesan dengan dua megabintang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Ia lebih memilih Luka Modric sebagai duet impiannya.
Bagi banyak pemain, bisa bermain dengan Ronaldo atau Messi tentu menjadi kebanggaan tersebut, namun ternyata tidak buat Gattuso.

“Semuanya berkata Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi, tetapi saya ingin bermain dengan Luka Modric,” kata Gattuso seperti dikutip dari laman resmi UEFA.
Menurut dia, Modric yang saat ini tampil sebagai Pemain Terbaik Eropa dan dunia atau FIFA adalah tipikal pemain yang luar biasa.
“Saya pikir dia adalah pemain yang luar biasa, kuat secara mental, dan pemain sepak bola sejati,” sebutnya.
“Dulu ada beberapa pemain seperti itu, ada Edgar Davids, Dennis Wise, Paul Ince, di awal karir saya. Pemain penuh karakter,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

30 Pemain Bersaing Rebut Ballon D’Or 2018, Siapa Pemenangnya

POJOKSATU.id, PARIS– France Football telah mengumumkan 30 pemain sepak bola yang akan bersaing mendapatkan trofi Ballon d’Or 2018.
Seluruh nama yang terpilih merupakan pemain-pemain yang dinilai tampil gemilang sepanjang musim 2017-2018 lalu.
Tentu beberapa orang bertanya-tanya, apa perbedaan FIFA Best Player Award dan Ballon d’Or? Jawabannya, FIFA Best Player Award merupakan ajang pemain terbaik dunia yang dihelat FIFA.
Sedangkan Ballon d’Or adalah hajatan pemain terbaik dunia versi majalah Prancis France Football.
Namun dari ke-30 nama tersebut, tak ada yang berasal dari Jerman atau Bayern Muenchen. Seperti diketahui, Timnas Jerman memang tampil buruk di Piala Dunia 2018 lalu.
Namun untuk Muenchen, perjalanan mereka terbilang cukup baik karena masih merajai persaingan di pentas Bundesliga.
Tahun ini persaingan diramaikan oleh sejumlah penggawa dari Real Madrid, Manchester City, Liverpool, dan Barcelona. Pengumuman peraih Ballon d’Or akan diumumkan pada 3 Desember 2018 mendatang.
Berikut daftar kandidatnya:
Sergio Aguero (Argentina/Manchester City)
Alisson (Brasil/Liverpool)
Gareth Bale (Wales/Real Madrid)
Karim Benzema (Prancis/Real Madrid)
Kevin de Bruyne (Belgia/Manchester City)
Edinson Cavani (Uruguay/PSG)
Thibaut Courtois (Belgia/Real Madrid)
Roberto Firmino (Brasil/Liverpool)
Diego Godin (Uruguay/Atletico Madrid)
Antoine Griezmann (Prancis/Atletico Madrid)
Eden Hazard (Belgia/Chelsea)
Isco (Spanyol/Real Madrid)
Harry Kane (Inggris/Tottenham Hotspur)
N’Golo Kante (Prancis/Chelsea)
Hugo Lloris (Prancis/Tottenham Hotspur)
Mario Mandzukic (Kroasia/Juventus)
Sadio Mane (Senegal/Liverpool)
Marcelo (Brasil/Real Madrid)
Kylian Mbappe (Prancis/PSG)
Lionel Messi (Argentina/Barcelona)
Luka Modric (Kroasia/Real Madrid)
Neymar (Brasil/PSG)
Jan Oblak (Slovenia/Atletico Madrid)
Paul Pogba (Prancis/Manchester United)
Cristiano Ronaldo (Portugal/Juventus)
Ivan Rakitic (Kroasia/Barcelona)
Sergio Ramos (Spanyol/Real Madrid)
Mohamed Salah (Mesir/Liverpool)
Luis Suarez (Uruguay/Barcelona)
Raphael Varane (Prancis/Real Madrid)
(bep/jpc/pojoksatu)

Lionel Messi dan Ronaldo Memang Hebat, Namun Kali Ini Giliran Luka Modric

POJOKSATU.id, ZAGREB – Gelandang Real Madrid dan kapten Timnas Kroasia, Luka Modric sukses menyabet penghargaan prestisius sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA 2018.
Sebelumnya, Modric juga telah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa 2018 menyingkirkan dua kandidat lainnya, yakni Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah.
Kenyataan ini pun seakan menegaskan berakhirnya dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang dalam sepuluh tahun terakhir silih berganti menjadi yang terbaik.
Gagal Jadi “The Best”, Cristiano Ronaldo Tetap Nomor Satu

Pelatih Timnas Kroasia, Zlatko Dalic pun tak menampik jika Messi dan Ronaldo adalah sosok pemain terbaik dunia saat ini.
Namun, ia menegaskan tahun ini adalah milik Luka Modric yang tampil impresif bersama timnya di Piala Dunia 2018 Rusia.
“Dia sangat layak mendapatkan itu (Pemain Terbaik FIFA). Dia adalah pemain terbaik di Piala Dunia Antar Klub Abu Dhabi, dan dia memenangkan Liga Champions dan membawa Kroasia ke tempat kedua di Piala Dunia,” tuturnya seperti dikutip dari fourfourtwo.
Modric sukses mengantarkan Kroasia ke final Piala Dunia 2018 meski harus puas dengan gelar runner-up setelah kalah dari Timnas Prancis.
Dua penghargaan yang diraih Modric pun semakin menegaskan statusnya sebagai pemain terbaik dunia saat ini setelah di Piala Dunia 2018 Rusia juga dinobatkan sebagai yang terbaik.
“Apa lagi yang bisa anda minta? Saya tahu Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo adalah yang terbaik di dunia, tetapi ini adalah tahunnya Modric,” sebutnya.
Selain soal kualitasnya, Dalic juga memuji pemainnya itu sebagai sosok yang punya jiwa kepemimpinan yang luar biasa.
Karena itu, ia tak sungkan untuk memercayakan ban kapten melekat di lengannya sepanjang Piala Dunia edisi ke 21 itu.
“Dia adalah kapten kami (Kroasia), pemimpin tim, kapten sesungguhnya, selalu memberikan semua kemampuannya. Dia layak mendapatkan semua pujian dan penghargaan yang dia dapatkan saat ini,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Luka Modric Jadi Pemain Terbaik tapi Lionel Messi Tetap yang Terhebat

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Gelandang Real Madrid dan kapten Timnas Kroasia, Luka Modric didapuk sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA 2018.
Modric untuk kedua kalinya sukses menyisihkan dua pesaingnya, megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo dan gelandang serang Liverpool, Mohamed Salah.
Namun, di mata legenda dan mantan kapten Barcelona, Carlos Puyol, Lionel Messi tetap yang terbaik meski sang bintang tak mendapatkan penghargaan tersebut tahun ini.
Carlos Puyol – Legenda Barcelona (hindustantimes.com)
Penghargaan yang diterima Modric, dikatakan Puyol tak mengubah pandangannya mengenai sosok pemain terbaik yang masih layak disematkan pada Leo Messi.
“Aneh melihat Leo (Messi) tidak masuk dalam nominasi. Saya tidak ragu bahwa dia yang terbaik di dunia,” kata Puyol seperti dikutip dari Goal.
Menurutnya, La Pulga punya talenta yang luar biasa dan telah mengumpulkan banyak penghargaan untuk klubnya maupun untuk dirinya.
“Selamat untuk Modric, Leo tidak bisa selalu menang. Jika tidak, kami sebaiknya membuat penghargaan khusus untuknya,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)