madura united

Lumat Madura United, Persebaya Terus Menjauh dari Zona Degradasi

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya sukses meneruskan tren kemenangan usai melumat Madura United dengan skor telak tanpa balas 4-0.
Bajul Ijo tampil impresif di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Kamis (25/10/2018) malam WIB dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 pekan ke-27.
Osvaldo Haay tampil impresif dan menjadi pahlawan kemenangan timnya usai mencetak hat-trick di menit 30, menit 48 dan di masa injury time menit 90+5. Sementara gol pembuka tuan rumah disarangkan Otavio Dutra di menit ke-3.
Dengan hasil gemilang ini, skuat besutan Djajang Nurjaman alias Djanur ini pun pelan namun pasti mulai menjauh dari zona degradasi.
Persebaya kini merangsek ke posisi sepuluh dengan raihan 35 poin dari peringkat sebelumnya di urutan ke-13.
Persebaya memang pantas memenangkan pertandingan tersebut setelah tampil spartan dihadapan Bonek Mania yang menghijaukan setiap sudut tribun stadion.
Terbukti, laga baru berjalan tiga menit, stadion sudah bergemuruh oleh euforia Bonek Mania setelah Octavio Dutra menjebol gawang lawan memanfaatkan umpan manja Irfan Jaya.
Gol pembuka Dutra pun membangkitkan semangat Bajul Ijo untuk tampil terbuka dan menekan di sepanjang pertandingan.
Terbukti, giliran Osvaldo Haay yang mencetak gol di menit 30 memanfaatkan bola muntah sepakan rekannya, Oktafianus Fernando yang sempat digagalkan oleh Satria Tama.
Tak ingin tertinggal jauh, memasuki menit ke-34 MU mulai balik menekan pertahanan Persebaya, namun mereka sepertinya kesulitan mengalirkan bola ke kotak penalti.
Persebaya nyaris dibuat bertahan sepenuhnya, Madura United berhasil mengurung tuan rumah di area permainan mereka, namun belum ada peluang berbahaya yang bisa diciptakan Laskar Sape Kerap tersebut hingga turun minum.
Memasuki interval kedua, Osvaldo Haay kembali mencatatkan namanya di daftar pencetak gol setelah kembali mengoyak jala Satria Tama di menit 48.
Golnya kali ini lahir dari sebuah kerjasama apik dengan Ruben Karel Sanadi yang memberikan assist akurat pada pemain asal Papua itu.
Haay memang tampil luar biasa di laga kali ini. Tak puas dengan brace, Haay pun menutup pertandingan dengan gol ketiganya sebelum wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai, yakni di menit 90+5.

Keliru Tulis Madura United, Persebaya Layangkan Permintaan Maaf

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya resmi melayangkan permintaan maaf secara tertulis kepada pihak Madura United terkait penulisan nama klub yang keliru di tiket pertandingan.
Sebagaimana diketahui, pihak panitia penyelenggara (panpel) Persebaya menuliskan nama Madura FC yang seharusnya ditulis Madura United.
Atas kecerobohan ini, pihak manajemen Bajul Ijo pun melayangkan surat permintaan maaf bernomor 119/PT.PI-X/2018 yang ditandangatangi Sekretaris Tim Ram Surahman.

Lewat surat resmi tersebut, Persebaya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada manajemen Madura United.
“Bersama ini kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada manajemen klub Madura United FC atas ketidaknyamanan yang dialami saat ini. Khususnya pada kesalahan penyebutan nama klub yang tercetak di tiket pertandingan,” tulis Persebaya.
Pada tiket yang sudah tercetak itu tertulis nama Madura FC, bukan Madura United. Padahal Madura FC adalah klub Liga 2 2018. Sementara Madura United merupakan kontestan Liga 1 2018.
“Kesalahan ini sama sekali tidak kami sengaja, dan semata karena human error. Ke depan ini akan menjadi bahan evaluasi kami, sekaligus jangan sampai mengganggu hubungan harmonis di antara kita yang sudah terjalin selama ini,” tulis Persebaya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Setelah Persib, MU Siap Bungkam Persija Jakarta

POJOKSATU.id, PAMEKASAN – Madura United bersiap melanjutkan tren positif mereka menghadapi Persija Jakarta dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-25, Minggu (14/10/2018) malam WIB.
Tampil dihadapan pendukung setia mereka, Laskar Sapeh Kerrab dalam kepercayaan diri yang tinggi untuk mengusung poin penuh alias memenangkan pertandingan.
Terlebih, MU punya bekal positif usai sukses membungkam sang pemimpin klasemen sementara, Persib Bandung di Stadion Batakan, Kalimantan pekan lalu.
Selain itu, optimisme Madura United juga semakin tedongkrak karena mereka punya rekor menawan saat melawan Persija.
“Sudah tujuh kali kami bertemu dan tidak pernah kalah. Pertandingan nanti kami tidak boleh kalah,” tekad pelatih Madura United Gomes de Oliviera.
Namun, dalam pertandingan nanti Madura United tak akan diperkuat bek andalan Fabiano Beltrame. Beltrame harus menepi karena sudah menerima lima kartu kuning.
Selain itu, Madura United juga akan kehilangan dua pemain pilarnya, Fachruddin Aryanto serta Alfath Fathier.
“Tentu kami merasa kehilangan. Akan tetapi, Madura tidak hanya memiliki Fabiano, Fachruddin, dan Alfath. Kami memiliki banyak pemain belakang yang juga tidak kalah berkualitas,” imbuhnya.
(jpnn/qur/pojoksatu)

Fix, Persib Jamu Madura United di Batakan Bukan di Jayapura

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung akhirnya memutuskan Stadion Batakan Balikpapan sebagai tempat laga kandang mereka menghadapi Madura United dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-24, Selasa (9/10/2018) malam WIB.
Sebelumnya, Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez berencana akan menjamu MU di Stadion Mandala, Jayapura, namun hal itu mendapat keberatan dari pihak manajemen Persib.
Seperti diketahui, Persib harus menjalani laga kandang di luar Pulau Jawa hingga akhir musim ini imbas dari insiden pengeroyokan seorang suporter Persija hingga tewas oleh oknum Bobotoh jelang kick-off Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) lalu.
Giliran Sanksi 3 Legiun Asing Persib Bandung Juga Kena Revisi
Komdis PSSI Revisi Sanksi Tiga Penggawa Macan Kemayoran
Komdis PSSI Revisi Sanksi Pemainnya, Mario Gomez Cuma Bisa Geleng-Geleng Kepala
“Iya benar (bermain di Batakan),” kata kata Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahyono. “Benar (bermain di Batakan),” sahut CEO PT Liga Indonesia Baru, Risha Adi Wijaya ketika dikonfirmasi.
Selain dilarang menggelar pertandingan kandang di Bandung dan Pulau Jawa, skuat besutan Mario Gomez  juga dipastikan akan tampil hingga akhir musim tanpa dukungan langsung suporternya, Bobotoh di stadion.
Persib Bandung sendiri menghadapi pertandingan tersebut dalam kondisi compang-camping setelah sejumlah pemain pilarnya tak bisa diturunkan karena mendapat sanksi Komdis PSSI dan akumulasi kartu.
(jpc/qur/pojoksatu)

Alasan Persib Bandung Pilih Jayapura untuk Jamu Madura United

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung bersiap melakoni laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-24 menghadapi Madura United.
Sedianya, laga tersebut digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 29 September 2018 lalu. Namun karena adanya penghentian sementara laga pun tertunda dan baru akan digelar pada 9 Oktober 2018 mendatang.
Selain itu, Persib dipastikan akan bermain tanpa didukung Bobotoh menyusul sanksi Komdis PSSI akibat insiden pengeroyokan oknum Bobotoh yang menewaskan seorang suporter Persija Jakarta jelang kick-off Persib vs Persija di GBLA beberapa waktu lalu.
Sementara terkait lokasi pertandingannya sendiri, Persib juga akan melakoni laga tersebut di luar Bandung bahkan harus di luar pulau Jawa sebagaimana salahsatu butir dari sanksi Komdis PSSI untuk Persib tersebut.
Karena itu, Persib Bandung sendiri berencana akan memilih Stadion Mandala, Jayapura sebagai venue pertandingan tersebut.
Alasannya, dikemukakan sang pelatih, Mario Gomez, laga di pekan berikutnya Persib akan bertemu dengan Persipura Jayapura.
Terkait rencana bermain di Jayapura oleh pihak Persib sendiri, pihak operator liga dalam hal ini PT Liga Indonesai Baru mengaku tak memersoalkannya.
“Tidak ada masalah karena itu hak klub. Tapi karena ini statusnya laga usiran, jadi tidak boleh bermain di Pulau Jawa. Kalau akhirnya memilih di Jayapura, ya tidak apa-apa,” tutur CEO PT LIB, Risha Adi Wijaya seperti dikutip dari Goal.
“Tentunya Persib memiliki pertimbangan sendiri. Jadi terserah kepada Persib, karena kami tidak membatasi. Tapi aturannya jelas tidak boleh main di Pulau Jawa, hak mereka memilih main di mana,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)