madura united

Tambah Amunisi, MU Resmi Kontrak Alberto Goncalves

POJOKSATU.id, MADURA – Alberto Goncalves resmi diumumkan sebagai pemain anyar Madura United.
Pengumuman tersebut disampaikan lewat akun Instagram resmi klub belum lama ini.
“Selamat datang dan selamat bergabung di skuad Madura United, Alberto Goncalves,” tulis akun resmi klub dalam caption.
Kedatangan pria yang akrab disapa Beto ini selain menambah amunisi juga menutup transfer Madura United.
“Striker Naturalisasi menjadi penutup bursa transfer pemain Madura United di bulan Januari ini,” sambungnya.
Dalam caption tersebut juga ditambahkan ucapan manajer Madura United Haruna Soemitro yang menyebut jika Alberto Goncalves sudah ikut latihan.
“Hari ini Beto sudah ikut latihan bersama Madura United. Proses administrasinya juga sudah selesai dan Beto sudah pasti akan didaftarkan sebagai pemain Madura United,” kata Haruna Soemitro.
Menghadapi musim 2019, Laskar Sape Kerrab telah merekrut sejumlah pemain di antaranya Jaimerson Xavier, Alesandar Rakic, Muhammad Ridho, hingga Andik Vermansah.
Kehadiran Beto sendiri diharapkan bisa menambah ketajaman lini depan. Sebab, dirinya mempunyai naluri yang baik untuk mencetak gol.
(zul/pojoksatu)

Bukan Persebaya tapi Madura United, Haruna Ngaku Tak Bisa Redam ‘Darah Bonek’ Andik Vermansyah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Andik Vermansyah akhirnya resmi kembali merumput di tanah air. Tapi bukan bersama Persebaya Surabaya, melainkan Madura United.
Kepastian itu dikonfirmasi langsung melalui akun resmi instagram tim berjuluk Sapeh Kerrab tersebut, Senin (24/12/2018) malam.
Dalam pengumuman itu, diunggah foto sang pemain yang tengah mengenakan jersey kedua Timnas Indonesia.
“Welcome Andik Vermansyah,” demikian tulisan besar yang terletak di bawah foto Andik.
Perekrutan itu tentu saja melahirkan gejolak, utamanya bagi Bonek, fans fanatik Persebaya Surabaya.
Pasalnya, Andik selama ini sudah digadang-gadang dan sangat diinginkan Bonek untuk kembali mengenakan jersey kebesaran Green Force itu.
Apalagi, Arek Suroboyo itu adalah pemain asli yang lahir dan dibesarkan dengan jersey Persebaya.
Terkait hal itu, manajer Madura United, Haruna Soemitra pun memberikan penjelasan panjangnya.
“Andik Vermansah; Bonek-Persebaya-Madura United” demikian judul yang disematkan untuk penjelasan Haruna terkait bergabungnya Andik dengan klub tetangga itu.

Bukan Persebaya tapi Gabung Madura United, Pengakuan Andik Vermansyah Pasti Bikin Bonek Mbrebes Mili

POJOKSATU.id, JAKARTA – Andik Vermansyah dikabarkan tak akan bergabung dengan Persebaya, musim ini. Melainkan memutuskan bergabung dengan klub tetangga, Madura United.
Hal itu sebagaimana unggahan foto akun @official_greenforce27, Senin (24/12/201) yang menunjukkan foto dimana pemain asli jebolan Persebaya itu tengah menandatangani selembar kertas.
Diduga, kertas yang ditandatangani Arek Suroboyo itu adalah lembaran kontrak pemain.
Di depan salah satu winger terbaik Indonesia itu, tidak lain adalah manajer Madura United, Haruna Soemitro.
Selanjutnya, ada juga foto mantan punggawa Green Force itu mengangkat jersey merah-putih milik Madura United.
Semoga sukses di klub baru mu @andikvermansah. Tetep maeno ngosek dengan ciri khas suroboyoan mu,” tulis sang akun dalam unggahan tersebut.
Unggahan itupun lantas menuai pro-kontra, utamanya Bonek (fans Persebaya) yang selama ini sudah sangat merindukan Andik Vermansyah.
Banyak Bonek cukup menyayangkan bergabungnya Andik ke klub tetangga itu.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 
Semoga sukses di klub baru mu @andikvermansah Tetep maeno ngosek dengan ciri khas suroboyoan mu
Sebuah kiriman dibagikan oleh GREEN FORCE 27 (@official_greenforce27) pada 24 Des 2018 jam 4:05 PST

Andik Vermansah Berlabuh ke Madura United, Foto Teken Kontraknya Viral!

POJOKSATU.id, PAMEKASAN – Jagat sepak bola tanah air tengah dihebohkan dengan foto penandatangan kontrak mantan penggawa Persebaya Surabaya dengan pihak Madura United.
Dalam foto yang beredar di lini masa dan langsung viral itu, pemain Timnas Indonesia itu tampak menandatangani selembar kertas yang ditenggarai klausul kontrak dihadapan Manajer Madura United, Haruna Soemitro.
Namun, begitu hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi dari pihak Laskar Sapeh Kerrab terkait kebenaran dari foto tersebut.

 

View this post on Instagram

 
Semoga sukses di klub baru mu @andikvermansah Tetep maeno ngosek dengan ciri khas suroboyoan mu
A post shared by GREEN FORCE 27 (@official_greenforce27) on Dec 24, 2018 at 4:05am PST

Namun banyak pihak percaya, kabar tersebut benar dan Andik yang sebelumnya pernah menyatakan keinginannya untuk pulang kampung ke Persebaya, memilih bergabung dengan klub asal pulau garam itu untuk kompetisi Liga 1 musim depan.
Dikutip dari Bolalob, sejak musim lalu, Andik Vermansah gencar dikabarkan akan kembali ke Persebaya, namun klub berjuluk Bajul Ijo tersebut gagal mencapai kata sepakat.
Gagal pulang kampung, Andik pun memilih kembali berkiprah di Malaysia bersama Kedah FA. Namun, petualangannya di negeri jiran itu dipastikan berakhir seiring berakhirnya musim kompetisi di sana setelah pihak klub memilih untuk tidak memperpanjang kontrak pemain usia 27 tahun tersebut.
(qur/pojoksatu)

Lumat Madura United, Persebaya Terus Menjauh dari Zona Degradasi

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya sukses meneruskan tren kemenangan usai melumat Madura United dengan skor telak tanpa balas 4-0.
Bajul Ijo tampil impresif di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Kamis (25/10/2018) malam WIB dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 pekan ke-27.
Osvaldo Haay tampil impresif dan menjadi pahlawan kemenangan timnya usai mencetak hat-trick di menit 30, menit 48 dan di masa injury time menit 90+5. Sementara gol pembuka tuan rumah disarangkan Otavio Dutra di menit ke-3.
Dengan hasil gemilang ini, skuat besutan Djajang Nurjaman alias Djanur ini pun pelan namun pasti mulai menjauh dari zona degradasi.
Persebaya kini merangsek ke posisi sepuluh dengan raihan 35 poin dari peringkat sebelumnya di urutan ke-13.
Persebaya memang pantas memenangkan pertandingan tersebut setelah tampil spartan dihadapan Bonek Mania yang menghijaukan setiap sudut tribun stadion.
Terbukti, laga baru berjalan tiga menit, stadion sudah bergemuruh oleh euforia Bonek Mania setelah Octavio Dutra menjebol gawang lawan memanfaatkan umpan manja Irfan Jaya.
Gol pembuka Dutra pun membangkitkan semangat Bajul Ijo untuk tampil terbuka dan menekan di sepanjang pertandingan.
Terbukti, giliran Osvaldo Haay yang mencetak gol di menit 30 memanfaatkan bola muntah sepakan rekannya, Oktafianus Fernando yang sempat digagalkan oleh Satria Tama.
Tak ingin tertinggal jauh, memasuki menit ke-34 MU mulai balik menekan pertahanan Persebaya, namun mereka sepertinya kesulitan mengalirkan bola ke kotak penalti.
Persebaya nyaris dibuat bertahan sepenuhnya, Madura United berhasil mengurung tuan rumah di area permainan mereka, namun belum ada peluang berbahaya yang bisa diciptakan Laskar Sape Kerap tersebut hingga turun minum.
Memasuki interval kedua, Osvaldo Haay kembali mencatatkan namanya di daftar pencetak gol setelah kembali mengoyak jala Satria Tama di menit 48.
Golnya kali ini lahir dari sebuah kerjasama apik dengan Ruben Karel Sanadi yang memberikan assist akurat pada pemain asal Papua itu.
Haay memang tampil luar biasa di laga kali ini. Tak puas dengan brace, Haay pun menutup pertandingan dengan gol ketiganya sebelum wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai, yakni di menit 90+5.

Keliru Tulis Madura United, Persebaya Layangkan Permintaan Maaf

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya resmi melayangkan permintaan maaf secara tertulis kepada pihak Madura United terkait penulisan nama klub yang keliru di tiket pertandingan.
Sebagaimana diketahui, pihak panitia penyelenggara (panpel) Persebaya menuliskan nama Madura FC yang seharusnya ditulis Madura United.
Atas kecerobohan ini, pihak manajemen Bajul Ijo pun melayangkan surat permintaan maaf bernomor 119/PT.PI-X/2018 yang ditandangatangi Sekretaris Tim Ram Surahman.

Lewat surat resmi tersebut, Persebaya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada manajemen Madura United.
“Bersama ini kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada manajemen klub Madura United FC atas ketidaknyamanan yang dialami saat ini. Khususnya pada kesalahan penyebutan nama klub yang tercetak di tiket pertandingan,” tulis Persebaya.
Pada tiket yang sudah tercetak itu tertulis nama Madura FC, bukan Madura United. Padahal Madura FC adalah klub Liga 2 2018. Sementara Madura United merupakan kontestan Liga 1 2018.
“Kesalahan ini sama sekali tidak kami sengaja, dan semata karena human error. Ke depan ini akan menjadi bahan evaluasi kami, sekaligus jangan sampai mengganggu hubungan harmonis di antara kita yang sudah terjalin selama ini,” tulis Persebaya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Setelah Persib, MU Siap Bungkam Persija Jakarta

POJOKSATU.id, PAMEKASAN – Madura United bersiap melanjutkan tren positif mereka menghadapi Persija Jakarta dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-25, Minggu (14/10/2018) malam WIB.
Tampil dihadapan pendukung setia mereka, Laskar Sapeh Kerrab dalam kepercayaan diri yang tinggi untuk mengusung poin penuh alias memenangkan pertandingan.
Terlebih, MU punya bekal positif usai sukses membungkam sang pemimpin klasemen sementara, Persib Bandung di Stadion Batakan, Kalimantan pekan lalu.
Selain itu, optimisme Madura United juga semakin tedongkrak karena mereka punya rekor menawan saat melawan Persija.
“Sudah tujuh kali kami bertemu dan tidak pernah kalah. Pertandingan nanti kami tidak boleh kalah,” tekad pelatih Madura United Gomes de Oliviera.
Namun, dalam pertandingan nanti Madura United tak akan diperkuat bek andalan Fabiano Beltrame. Beltrame harus menepi karena sudah menerima lima kartu kuning.
Selain itu, Madura United juga akan kehilangan dua pemain pilarnya, Fachruddin Aryanto serta Alfath Fathier.
“Tentu kami merasa kehilangan. Akan tetapi, Madura tidak hanya memiliki Fabiano, Fachruddin, dan Alfath. Kami memiliki banyak pemain belakang yang juga tidak kalah berkualitas,” imbuhnya.
(jpnn/qur/pojoksatu)

Fix, Persib Jamu Madura United di Batakan Bukan di Jayapura

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung akhirnya memutuskan Stadion Batakan Balikpapan sebagai tempat laga kandang mereka menghadapi Madura United dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-24, Selasa (9/10/2018) malam WIB.
Sebelumnya, Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez berencana akan menjamu MU di Stadion Mandala, Jayapura, namun hal itu mendapat keberatan dari pihak manajemen Persib.
Seperti diketahui, Persib harus menjalani laga kandang di luar Pulau Jawa hingga akhir musim ini imbas dari insiden pengeroyokan seorang suporter Persija hingga tewas oleh oknum Bobotoh jelang kick-off Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) lalu.
Giliran Sanksi 3 Legiun Asing Persib Bandung Juga Kena Revisi
Komdis PSSI Revisi Sanksi Tiga Penggawa Macan Kemayoran
Komdis PSSI Revisi Sanksi Pemainnya, Mario Gomez Cuma Bisa Geleng-Geleng Kepala
“Iya benar (bermain di Batakan),” kata kata Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahyono. “Benar (bermain di Batakan),” sahut CEO PT Liga Indonesia Baru, Risha Adi Wijaya ketika dikonfirmasi.
Selain dilarang menggelar pertandingan kandang di Bandung dan Pulau Jawa, skuat besutan Mario Gomez  juga dipastikan akan tampil hingga akhir musim tanpa dukungan langsung suporternya, Bobotoh di stadion.
Persib Bandung sendiri menghadapi pertandingan tersebut dalam kondisi compang-camping setelah sejumlah pemain pilarnya tak bisa diturunkan karena mendapat sanksi Komdis PSSI dan akumulasi kartu.
(jpc/qur/pojoksatu)

Alasan Persib Bandung Pilih Jayapura untuk Jamu Madura United

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung bersiap melakoni laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-24 menghadapi Madura United.
Sedianya, laga tersebut digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 29 September 2018 lalu. Namun karena adanya penghentian sementara laga pun tertunda dan baru akan digelar pada 9 Oktober 2018 mendatang.
Selain itu, Persib dipastikan akan bermain tanpa didukung Bobotoh menyusul sanksi Komdis PSSI akibat insiden pengeroyokan oknum Bobotoh yang menewaskan seorang suporter Persija Jakarta jelang kick-off Persib vs Persija di GBLA beberapa waktu lalu.
Sementara terkait lokasi pertandingannya sendiri, Persib juga akan melakoni laga tersebut di luar Bandung bahkan harus di luar pulau Jawa sebagaimana salahsatu butir dari sanksi Komdis PSSI untuk Persib tersebut.
Karena itu, Persib Bandung sendiri berencana akan memilih Stadion Mandala, Jayapura sebagai venue pertandingan tersebut.
Alasannya, dikemukakan sang pelatih, Mario Gomez, laga di pekan berikutnya Persib akan bertemu dengan Persipura Jayapura.
Terkait rencana bermain di Jayapura oleh pihak Persib sendiri, pihak operator liga dalam hal ini PT Liga Indonesai Baru mengaku tak memersoalkannya.
“Tidak ada masalah karena itu hak klub. Tapi karena ini statusnya laga usiran, jadi tidak boleh bermain di Pulau Jawa. Kalau akhirnya memilih di Jayapura, ya tidak apa-apa,” tutur CEO PT LIB, Risha Adi Wijaya seperti dikutip dari Goal.
“Tentunya Persib memiliki pertimbangan sendiri. Jadi terserah kepada Persib, karena kami tidak membatasi. Tapi aturannya jelas tidak boleh main di Pulau Jawa, hak mereka memilih main di mana,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)