manajer manchester united

Sukses Angkat Performa MU, Ole Gunnar Solskjaer Mulai Berani Kritik Mourinho

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchaster United di bawah besutan Ole Gunnar Solskjaer sukses meneruskan tren kemenangan di Liga Primer Inggris.
Setan Merah menyegel kemenangan kelima beruntun mereka setelah membungkam Brighton & Hove Albion dengan skor ketat 2-1 di pekan 23, kemarin.
Kehadiran sang legenda itu untuk menggantikan peran Jose Mourinho yang didepak akhir tahun lalu memang cukup berdampak pada performa MU di lapangan.
Joe Mourinho – Mantan Manajer Manchester United.
Paul Pogba dan koleganya telah menyegel enam kemenangan beruntun di semua kompetisi sejak ditukangi pria asal Norwegia itu.
Solskjaer pun untuk pertama kalinya berani mengeluarkan pendapatnya soal gaya manajerial pendahulunya di Old Trafford, Jose Mourinho.
Menurutnya, Mourinho telah melakukan beberapa kekeliruan dalam membesut United sehingga MU kerap tampil inkonsistensi.
Salahsatu kesalahan Mou, sebut Solskjaer adalah ketidakmampuanya dalam mengadaptasi sepak bola modern.
“Saya berpikir Anda harus memperlakukan pemain secara berbeda. Waktu telah berubah,” sebut Solskjaer seperti dikutip dari Sky Soprts.
“Saya cukup muda untuk mengerti pemain-pemain muda. Saya sendiri memiliki anak berusia 18 tahun, dan saya telah bekerja dengan para pemain muda. Sekarang era yang berbeda,” sebutnya.
Jika Mourinho tetap mempertahankan gaya manajerialnya itu di klub lain, Solskjaer memprediksi akan sulit membangun hubungan dengan para pemain.
“Saya tidak dapat mengatakan bahwa mereka pemain yang menonjol, mereka hanya berbeda karena tumbuh dari media sosial di lingkungannya. Sekarang segala sesuatu berkaitan dengan Facebook, Twitter, dan apapun. Selama itu tidak membahayakan, maka hal itu baik-baik saja. Ini realitas kehidupan kita. Sekarang merupakan era yang berbeda,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Penunjukkan Ole Gunnar Solskjaer Hanya Lelucon!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Ole Gunnar Solskjaer sukses mengawali debutnya sebagai manajer interim Manchester United usai mempersembahkan kemenangan gemilang 5-1 atas Cardiff, beberapa waktu lalu.
MU bahkan kembali meneruskan tren kemenangan mereka usai membungkam Huddersfield dengan skor meyakinkan 3-1, Kamis (27/12/2018) dini hari WIB.
Namun begitu, hasil gemilang MU di tangan mantan pemainnya itu tak lantas memuaskan Paul Merson, mantan pemain Arsenal dan beberapa klub medioker di Liga Primer Inggris yang kini berprofesi sebagai pandit atau pengamat sepak bola.
Manchester United Tekuk Huddersfield, Racikan Tangan Dingin Solskjaer Berlanjut

 
Merson bahkan menilai, penunjukkan The Baby Face Assassin oleh pihak manajemen MU itu hanyala sebuah lelucon.
Ditegaskan Merson, Solskjaer The Baby Face Assassin belum punya waktu untuk mengubah sesuatu yang signifikan di Old Trafford.
“Perubahan di Man United tidak tergantung pada Ole Gunnar Solskjaer,” tutur Merson kepada Sky Sport.
“Ini adalah para pemain dan ini adalah sebuah lelucon. Anda menonton mereka pada Sabtu, dan perbedaannya menyedihkan, lelucon, memalukan,” sebut dia.
Karena itu, Merson pun menyebut, pemecatan Jose Mourinho adalah kesalahan fatal yang diambil manajemen Setan Merah.
“Aku akan malu. Tiba-tiba Solskjaer 100 kali lebih baik daripada Jose Mourinho sebagai manajer? Ayolah, aku tidak suka itu,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

MU Berpeluang Patenkan Ole Gunnar Solskjaer, Asal…

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Ole Gunnar Solskjaer bersiap melakoni petualangan baru sebagai juru racik Manchester United.
Mantan penggawa Setan Merah itu akan dihadapkan pada persaingan sengit di Liga Primer Inggris dan babak 18 besar Liga Champions.
Ditunjuknya pria 45 tahun asal Norwegia ini menggantikan peran Jose Mourinho yang didepak menumbuhkan optimisme bagi para mantan pemain, termasuk Dimitar Berbatov.
Berbatov bahkan yakin, Solskjaer akan mampu mengemban tanggungjawab beratnya dan memenuhi ekspektasi publik Old Trafford.
Bahkan, menurut dia, Solskjaer akan dipatenkan sebagai manajer jika mampu membawa MU finis di peringkat empat besar Liga Primer Inggris.
“Bagi United, finis di posisi empat besar di bawah komando Solskjaer akan terasa sulit, namun bukan tidak mungkin,” kata Berbatov seperti dikutip dari Betfair.
Namun, jika Solskjaer mampu mewujudkannya, sebut striker MU era 2008 itu, ia akan dipercaya untuk menangani MU musim-musim berikutnya.
“Berebut tempat dengan Chelsea akan jadi sesuatu yang fenomenal, dan akan menunjukkan para petinggi klub bahwa mereka punya seseorang yang bisa mentransformasi tim dan memanfaatkan bakat di Old Trafford,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Diam-Diam Zinedine Zidane Kursus Bahasa Inggris!

POJOKSATU.id, PARIS – Nasib manajer Manchester United, Jose Mourinho sepertinya sedang di ujung tanduk pasca kekalahan MU atas West Ham United di pekan ke-7 Liga Primer Inggris, kemarin malam WIB.
Sejurus dengan hasil minor Setan Merah tersebut, nama Zinedine Zidane kembali mencuat yang digadang-gadang sebagai suksesor ideal Mourinho.
Mantan pelatih Real Madrid itu memang telah dihubungkan dengan United sejak musim panas tahun ini menyusul performa kurang mengesankan MU di awal musim ini.
Manchester United Takluk, Jose Mourinho di Ujung Tanduk
MU kini terdampar diperingkat 10 dengan raihan 10 poin dan telah menelan tiga kekalahan yang cukup mengejutkan.
Dikutip dari Metro, rumor itu pun kini semakin gencar setelah Zidane dikabarkan telah mengambil kursus Bahasa Inggris.
Kabar yang pertama kali dihembuskan The Sun itupun lantas dihubungkan rumor ketertarikan dewan klub United untuk memakai jasanya di pertengahan musim ini.
Zidane sendiri telah menolak tawaran sejumlah klub sejak ia memutuskan mundur dari Santiago Bernabeu usai mempersembahkan trofi Liga Champions musim 2017/18 untuk Real Madrid.
Zidane dipandang sosok yang bisa menciptakan situasi ‘dingin’ di dalam ruang ganti, hal yang tidak bisa dilakukan Mourinho saat ini di tengah perseteruannya dengan Paul Pogba.
(qur/pojoksatu)