Manchester City

Fans Manchester City Bertindak Rasis, Reporter Berkulit Hitam Ini Meradang

POJOKSATU.ID, MANCHESTER – Tindakan rasis suporter Manchester City mewarnai laga Derby Manchester, Minggu (11/11/2018) malam lalu. Seorang fans The Citizen melecehkan reporter yang berkulit hitam.
Dikutip Pojoksatu.id dari Daily Mail, seorang penggemar Manchester City telah divideokan membuat pernyataan rasis setelah kemenangan derby mereka atas Manchester United.
Joel Beya seorang reporter dari CheekySport merekam video di luar Stadion Etihad setelah pertandingan yang dimenangkan The Citizen dengan skor 3-1 itu.
BACA JUGA:
Disorot karena Gaji Rp160 Miliar, Ini Jawaban Sempurna Kylian Mbappe
Swafoto Bareng Ronaldo, Ada Penampakan Chiellini Telanjang, Bek Milan Minta Maaf
Singapura Kalah dari Filipina, Indonesia Naik ke Peringkat 2 Klasemen Grup B
Ada perbincangan singkat antara Beya, yang berkulit hitam dengan fan berkulit putih itu. Dan sang penggemar berkomentar: “Saya akan mengirim sejumlah uang ke keluarga Anda di Afrika,” sindir sang suporter yang ditujukan kepada Beya.
Suporter Manchester City yang berkomentar rasis kepada Joel Beya. (Daily Mail)
Beya kemudian mengunggah video itu ke akun Instagram-nya dan menulis: “Tidak ada manusia yang sempurna karena kami tidak bisa memilikinya dalam permainan sepakbola kami yang indah atau secara umum.”

 

Lihat postingan ini di Instagram

 
Nobody is perfect but we can’t have this in our beautiful game of football or in society. There’s only a small hand who act like this at grounds across the country but we have to get rid of it @cheekysportinsta @mancity I’ll be dealing with this #racism #saynotoracism #cheekysport
Sebuah kiriman dibagikan oleh Joel Beya | CheekySport Joel (@joelbeya1) pada 12 Nov 2018 jam 1:19 PST

“Hanya ada sebagian kecil yang bertindak seperti ini (rasis) di seluruh negeri dan kita harus menyingkirkannya,” protes Beya.
Dia juga menulis bahwa dia akan melaporkan orang yang dimaksud ke Man City. Pihak The Citizen sendiri menyatakan: “Perilaku diskriminatif, yang meliputi, berteriak, melantunkan atau tindakan rasis, sektarian, homofobik, seksis atau anti-cacat, tidak dapat diterima.”
CheekySport adalah platform online yang didedikasikan untuk video dengan pengikut yang signifikan di seluruh media sosial. Mereka membuat video untuk menghibur, lucu, dan memberi warna lain di setiap pertandingan besar.
“Kami memberitakan olahraga dengan cara yang belum pernah diceritakan. CheekySport …Olahraga yang diceritakan dengan cara yang berbeda.”
(fat/pojoksatu)

Ditekuk City, Jose Mourinho: MU Tidak Akan Degradasi!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manajer Manchester United, Jose Mourinho harus mengaku keunggulan Manchester City yang sukses membungkam timnya dengan skor impresif 3-1 di Etihad Stadium, Senin (12/11/2018) dini hari WIB.
Dengan hasil minor ini, asa Setan Merah untuk bersaing di papan atas semakin sulit. MU kini tertahan di peringkat delapan dengan raihan 20 poin atau terpaut selisih angka cukup jauh dari City.
Sejauh ini, United itu sudah menelan empat kekalahan, dua kali bermain imbang dan ‘hanya’ enam kali memetik kemenangan.
Pep Guardiola Ungkap Rahasia Sukses Pecundangi Manchester United
Tekuk Rival Sekota, Manchester City Kokoh di Puncak Klasemen
Namun, Mourinho menegaskan jika dirinya tidak terlalu peduli mengenai posisi Manchester United di klasemen sementara Liga Primer Inggris musim ini yang lebih dekat ke papan bawah ketimbang posisi puncak.
“Saya pikir kami tidak akan degradasi,” klaim Mourinho seperti dikutip dari Goal.
Hasil minor atas City ini tentu membuat tekanan kembali diberikan pada sang manajer, Jose Mourinho yang masih digoyang dengan isu pemecatan.
Ironisnya, United baru saja memetik kemenangan dramatis atas Juventus di Allianz Stadium pertengahan pekan lalu di lanjutan Liga Champions.
Sayang, Paul Pogba dan koleganya gagal meneruskan tren kemenangan tersebut sehingga harus bertekuk lutut dihadapan sebelas penggawa Manchester City.
(qur/pojoksatu)

Pep Guardiola Ungkap Rahasia Sukses Pecundangi Manchester United

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Kemenangan meyakinkan Manchester City atas seteru sekota mereka, Manchester United semakin meneguhkan The Citizens di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris 2018/19.
Skuat besutan Pep Guardiola sukses memecundangi tamunya itu dalam lanjutan pentas domestik pekan 12 di Etihad Stadium, Senin (12/11/2018) dini hari WIB dengan skor impresif 3-1.
David Silva, Sergio Aguero dan Ilkay Gundogan menjadi donatur atas kemenangan timnya itu di menit 12, dan di interval kedua menit 48 dan menit 86.
Tekuk Rival Sekota, Manchester City Kokoh di Puncak Klasemen
Manajer Manchester City – Pep Guardiola (thesun.co.uk)
Sedangkan United hanya mampu menyarangkan satu gol di laga bertajuk derby Manchester itu lewat kreasi Anthony Martial di menit 58 lewat eksekusi titik putih atau tendangan penalti.
Dengan hasil impresif ini, Blue Manchester pun belum tergoyahkan di puncak klasemen dengan raihan 32 poin dari sepuluh kemenangan, dua bermain imbang dan minus kekalahan.
Sang manajer, Pep Guardiola pun mengaku senang dengan hasil tersebut, kendati ia mengaku sempat khawatir dengan momen comeback dramatis United saat bertemu mereka musim lalu yang bisa terulang.
Namun, ia akhirnya bisa bernafas lega, setelah sepuluh pemainnya ditambah sang kiper mampu rasa takut untuk menyegel skor kemenangan 3-1 tersebut.
“Di babak pertama kami bermain dengan sedikit rasa takut. Kami tidak ingin kehilangan bola, tapi kami tidak menyerang dengan cara terbaik,” kata Guardiola kepada Sky Sports seperti dikutip dari Goal.
“Para pemain ingin bermain bagus di hadapan fans. Kami tahu bagaimana pentingnya laga melawan United,” sebut dia.
“Kami tidak boleh melupakan sejarah jika kami selalu berada di belakang United. Jelas bisa dipahami (membuat timnya gugup), terutama ketika dalam situasi yang terjadi pada musim lalu, tapi kami bereaksi dengan baik dan gol Sergio Aguero membantu kami bermain lebih baik,” tuturnya.
(qur/pojoksatu)

Tekuk Rival Sekota, Manchester City Kokoh di Puncak Klasemen

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Kemenangan meyakinkan Manchester City atas seteru sekota mereka, Manchester United semakin meneguhkan The Citizens di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris 2018/19.
Skuat besutan Pep Guardiola sukses memecundangi tamunya itu dalam lanjutan pentas domestik pekan 12 di Etihad Stadium, Senin (12/11/2018) dini hari WIB dengan skor meyakinkan 3-1.
David Silva, Sergio Aguero dan Ilkay Gundogan menjadi donatur atas kemenangan timnya itu di menit 12, dan di interval kedua menit 48 dan menit 86.

Sedangkan United hanya mampu menyarangkan satu gol di laga bertajuk derby Manchester itu lewat kreasi Anthony Martial di menit 58 lewat eksekusi titik putih atau tendangan penalti.
Dengan hasil impresif ini, Blue Manchester pun belum tergoyahkan di puncak klasemen dengan raihan 32 poin dari sepuluh kemenangan, dua bermain imbang dan minus kekalahan.
Sementara United masih tertahan di papan tengah di urutan delapan dengan raihan 20 poin atau terpaut selisih angka cukup jauh dari City.
Sejauh ini, skuat besutan Jose Mourinho itu sudah menelan empat kekalahan, dua kali bermain imbang dan ‘hanya’ enam kali memetik kemenangan.
Hasil minor atas City ini tentu membuat tekanan kembali diberikan pada sang manajer, Jose Mourinho yang masih digoyang dengan isu pemecatan.
Ironisnya, United baru saja memetik kemenangan dramatis atas Juventus di Allianz Stadium pertengahan pekan lalu di lanjutan Liga Champions.
Sayang, Paul Pogba dan koleganya gagal meneruskan tren kemenangan tersebut sehingga harus bertekuk lutut dihadapan sebelas penggawa Manchester City.
(qur/pojoksatu)

Hasil Derby Manchester: Kalah Kualitas, MU Tak Berkutik di Etihad

POJOKSATU.ID, MANCHESTER – Manchester City memenangi duel kontra tim sekota, Manchester United di Etihad Stadium, Minggu (11/11/2018) malam. Laga bertajuk Derby Manchester pada pekan ke-12 Premier League itu berakhir dengan skor 3-1 untuk The Citizen.
Tampil tanpa Paul Pogba, Man United tampak kerepotan mengembangkan permainan. Apalagi sang manajer, Jose Mourinho kembali menerapkan strategi bertahan pada laga kali ini.
Meski kubu tamu bermain devensif, pasukan Pep Guardiola ternyata cukup cerdik untuk membongkar pertahanan MU.
BACA JUGA:
Line-up Manchester City Vs Manchester United: Setan Merah tanpa Pogba
Laga Comeback Messi Berakhir Tragis, Barcelona Tumbang di Camp Nou
Ini Saran Legenda Manchester United buat Penggawa Timnas Indonesia
Diperkuat pemain-pemain kreatif seperti Riyad Mahrez, David Silva dan Bernardo Silva, Man City menunjukkan perbedaan kualitas kedua kubu di atas lapangan.
Man City membuka keunggulan pada menit 12 setelah David Silva sukses memaksimalkan umpan sundulan Bernardo Silva. Sepakan gelandang asal Spanyol itu menghujam keras ke gawang David de Gea. 1-0 City unggul.
Derby Manchester pertama musim ini dimenangkan Manchester City dengan skor 3-1. (@PremierLeague)
Dalam keadaan tertinggal, para penggawa MU belum berani keluar menyerang. Mereka tetap bermain bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik.
Upaya mengejar ketinggalan lewat counter attack ini pun cukup mudah dipatahkan para pemain belakang City. Hingga babak pertama skor 1-0 tidak berubah.
Di awal babak kedua, Sergio Aguero menggandakan keunggulan tuan rumah. Penyerang asal Argentina itu memamerkan kerja sama apik dengan Mahrez lalu diakhiri dengan sepakan keras. 2-0 The Citizen menjauh.

Preview Derby Manchester: Milik Tim Tamu Lagi?

POJOKSATU.ID, MANCHESTER – Premier League pekan ke-12 akan menyajikan duel seru Derby Manchester. Pertandingan antara Manchester City kontra Manchester United akan dihelat di Etihad Stadium, Minggu (11/11/2018) malam WIB.
Saat ini Man City memuncaki klasemen sementara Premier League. Mengemas 29 poin dari 11 laga yang sudah dijalani, The Citizen unggul 9 poin dari The Red Devils yang tercecer di peringkat 8 dengan 20 poin.
Anak asuh Pep Guardiola bahkan diunggulkan bisa memenangkan Derby Manchester malam ini sekaligus memperlebar jarak dengan tim sekota.
Tapi Sergio Aguero dkk wajib waspada. Sebab United, meski tampil kurang konsisten, kini mendapat suntikan motivasi usai meraih kemenangan atas Juventus di Liga Champions tengah pekan kemarin.
BACA JUGA:
Jadwal Bola Hari Ini, 11 November: Derby Manchester, Milan Vs Juventus Hingga Monaco Vs PSG
Bagi Djanur, Ini Arti Penting Kemenangan Persebaya Atas PSM Makassar
Klasemen Liga 1 Pekan ke-30: Persija dan Persib Koleksi Poin Sama, PSM Masih Berkuasa
Jelang Derbi Manchester, Pep Guardiola Antisipasi Hal Ini
City dipastikan tidak diperkuat Kevin De Bruyne dan Claudio Bravo akhir pekan ini, tetapi tim besutan Mourinho memiliki lebih banyak pemain yang harus menepi.
Romelu Lukaku masih diragukan bisa tampil sehingga Marcus Rashford sepertinya akan jadi tumpuan lini depan MU. Sementara Diogo Dalot dan Antonio Valencia dipastikan absen.
Kondisi Paul Pogba juga tidak terlalu bugar untuk laga malam ini. Pemain Prancis itu bahkan tidak ikut latihan penuh pada Jumat kemarin. Pogba melakukan sesi latihan di dalam ruangan di kompleks pelatihan United.
Musim lalu, Derby Manchester selalu dimenangkan tim yang berstatus tamu. City menang 2-1 di Old Trafford, kemudian MU membalas di Etihad Stadium meski sempat tertinggal dua gol lebih dulu.

Ini Hasil Analisa Ahli Statistik Soal Peluang Klub Inggris Lolos ke 16 Besar Liga Champions

POJOKSATU.ID, LONDON – Babak penyisihan grup Liga Champions 2018/19 tersisa dua pertandingan lagi. Dari empat klub Inggris yang tampil di kompetisi klub elit Eropa ini, semuanya masih berpeluang lolos ke babak 16 besar.
Lalu bagaimana persentase kemungkinan Tottenham, Liverpool, Manchester United, dan Manchester City melaju ke fase knock out?
Para ahli statistik di FiveThirtyEight telah menggunakan algoritma yang menghasilkan beberapa prediksi atau kemungkinan empat klub ini lolos dari penyisihan grup.
Manchester City yang saat ini memuncaki Grup F dengan 9 poin jelas paling berpeluang lolos karena hanya butuh satu kemenangan lagi untuk menyegel tiket 16 besar.
BACA JUGA:
Klasemen Liga Champions: Baru Satu Klub Lolos 16 Besar, 6 Tim Dipastikan Tersingkir
Inilah Kapten Timnas Indonesia di Piala AFF 2018
5 Pemain Pilar Absen, Pelatih PSM Tetap Optimis Menang di Surabaya
Asa Manchester United melaju juga kembali terbuka setelah menang di kandang Juventus dengan skor tipis 2-1.
Manchester United menang 2-1 atas Juventus di Allinaz Stadium, Turin, Kamis (8/11/2018) dini hari WIB. (@ChampionsLeague)
Namun yang paling mengejutkan adalah kekalahan Liverpool di markas Red Star Belgrade membuat kans The Reds lolos turun. Padahal sebelum pekan ke-4, Liverpool cukup meyakinkan dengan bertengger di puncak klasemen Grup C.
Di grup ini malah persaingan sangat ketat. Napoli punya angka sama dengan Liverpool (6 poin), kemudian Paris Saint Germain hanya terpaut satu angka. Bahkan Red Star yang jadi juru kunci pun peluang masih terbuka karena sudah mengemas empat poin.
Klub asal Serbia, Red Star Belgrade menang 2-0 atas Liverpool di Stadion Rajko Mitic, Belgrade, Rabu (7/11/2018) dini hari WIB. (@ChampionsLeague)
Dari empat klub Inggris, Tottenham Hotspur yang paling tipis peluangnya melaju ke babak berikutnya. Spurs saat ini berada di peringkat 3 klasemen sementara Grup B dengan 4 poin.
Anak asuh Mauricio Pochettino ini tertinggal enam poin dari Barcelona dan tiga poin dari Inter Milan. Sialnya, Spurs harus menghadapi dua tim teratas itu pada dua laga tersisa.
Bahkan kemenangan atas Inter dan Barcelona belum cukup untuk memastikan mereka lolos. Spurs masih harus berharap Inter gagal mengalahkan PSV Eindhoven.
Berikut hasil analisa pakar statistik di FiveThirtyEight yang dikutip Pojoksatu.id dari Talksport.com:

Manchester City = 99 persen peluang lolos ke babak 16 besar
Manchester United = 76 persen
Liverpool = 68 persen
Tottenham = 20 persen

(fat/pojoksatu)

Man City Menggila, Pep Guardiola: Sinyal Juara Belum Kuat!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester City tampil ganas dan trengginas dengan menggilas Shaktar Donestk enam gol tanpa balas di Matchday 4 Liga Champions, Kamis (8/11/2018) dini hari WIB.
Setengah lusin gol The Citizens masing-masing didonasikan David Silva (13), Gabriel Jesus (24 pen), R. Sterling (48), Gabriel Jesus (72 pen), R. Mahrez (84) dan Gabriel Jesus (90+2).
City pun makin kokoh di puncak klasemen sementara Grup F dengan raihan sembilan poin dari tiga kemenangan dan sekali kalah.
Namun begitu, sang manajer, Pep Guardiola tak ingin gegabah soal kans juara. Menurutnya, sinyal kampiun musim ini masih belum terlihat.
Guardiola bahkan mengemukakan jika timnya  belum siap meraih gelar Liga Champions musim ini. Dia mengaku belum merasakan aura yang dibutuhkan untuk jadi kampiun turnamen prestise tersebut.
“Kami butuh dorongan dari semua orang yang jadi bagian dari Manchester City bahwa kami bisa memenangkan gelar Liga Champions. Namun faktanya, kami belum merasakan dorongan itu dari para fans,” tutur Pep kepada Daily Star seperti dikutip dari Goal.
Menurutnya, City butuh sesuatu yang spesial agar bisa memenangkan Liga Champions musim ini, dan ia merasa timnya belum punya.
“Saya merasa bahwa kami merupakan tim yang bagus, tim yang hebat. Tapi Anda butuh sesuatu yang spesial untuk bisa juara Liga Champions. Sayang, sampai sekarang saya masih belum merasakannya,” tuturnya.
“Satu hal yang pasti adalah kami semakin dekat setiap musimnya. Hidup berjalan, jika Anda gagal musim ini, Anda bisa mencobanya kembali musim depan. Cepat atau lambat, kami akan memenangkan Liga Champions,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Cetak Hat-trick, Gabriel Jesus Catat Rekor Ciamik

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Striker Manchester City, Gabriel Jesus tampil menggila setelah mencetak hat-trick ke gawang Shakhtar Donesk di laga matchday 4 Liga Champions 2018/19 di Etihad Stadium.
Jesus mencetak gol dua kali lewat titik putih di menit 24 dan menit 72 serta gol di masa injury time di menit 90+2 untuk kemenangan setengah lusin The Citizens atas tim tamu.
Kemenangan telak 6-0 ini pun menjadi kemenangan terbesar skuat besutan Pep Guaridola di pentas paling prestisius di Eropa tersebut.
Lorenzo Insigne Catat Sejarah di Liga Champions, Apa Itu!
Dikutip dari Opta, Jesus menjadi pemain pertama yang mencetak dua penalti dalam pertandingan Liga Champions untuk klub Inggris, setelah Wayne Rooney (Manchester United) saat melawan Otelul Galati pada Oktober 2011.
Atas kemenangan gemilang itu pun, Manchester City kini kukuh di puncak klasemen Grup F Liga Champions dengan sembilan poin, diikuti Lyon (enam poin), Hoffeinheim (tiga) dan Shakhtar Donetsk (dua).
“Ini adalah penampilan yang luar biasa dari pemain. Sayang, kami belum lolos ke 16 Besar, tapi kami sangat dekat,” ujar Guardiola seperti dikutip dari BBC Sport.
City sebelumnya belum pernah menang 6-0 dalam sejarah klub di Liga Champions. Kemenangan terbesar sebelumnya dicapat saat mengalahkan Steaua Bucharest 5-0 Agustus 2016.
City kini makin menunjukkan betapa ganasnya mereka. Sebelum menang 6-0 atas Donetsk, The Citizens menang 6-1 atas Southampton di Premier League, empat hari lalu.
(jpnn/qur/pojoksatu)

Manchester City Panen Gol, Sang Manajer Sanjung Puji Pemain Ini

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester City terlalu perkasa untuk Southampton setelah menggulung lawannya itu dengan skor telak 6-1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan 11 di Etihad Stadium, Senin (5/11/2018) dini hari WIB.
Setengah lusin gol tuan rumah didonasi Sergio Aguero di menit 12, David Silva menit 18, Leroy Sane menit 90+1 dan brace Raheem Sterling di menit 45+2 dan menit 67.
Sedangkan satu gol lainnya sumbangan Hoedt yang melakukan aksi gol bunuh diri di awal pertandingan atau menit 6. Sementara satu gol tim tamu disarangkan Ings di menit 30 lewat eksekusi tendangan penalti.
Dalam pertandingan tersebut, Raheem Sterling benar-benar menunjukkan kelasnya. Selain mencetak dwigol, ia juga punya andil bagi lahirnya dua gol lainnya lewat assistnya.
Tidak heran bila kemudian sanjungan membanjiri Sterling usai laga, tak terkecuali dari manajernya, Pep Guardiola.
Pep Menilai, pemain berusia 23 tahun itu adalah Man of The Match pertandingan dan menyebut Sterling telah hadirkan performa luar biasa.
“Raheem Sterling adalah pemain papan atas. Dia bisa menjadi pemain yang lebih baik lagi jika memiliki kemauan yang kuat,” tutur Pep seperti dikutip dari Sky Sports.
Pep pun mengatakan, Sterling adalah bintang masa depan terlebih dengan usianya yang masih terbilang muda saat ini.
“Sterling masih muda. Dia memiliki atribut yang lengkap untuk menjadi pemain top. Saat ini, kemampuannya hampir komplet,” sebutnya.
“Bersama Leroy Sane, dia menunjukkan performa yang luar biasa, dengan atau tanpa bola. Mereka masih memiliki banyak ruang untuk berkembang,” sambung Pep.
“Sterling adalah satu di antara pemain penting di klub ini. Dia tidak hanya mencetak gol, tapi juga bisa memberikan assist untuk rekan-rekannya,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)