Marouane Fellaini

Ditangan Solskjaer, Fellaini Nilai Manchester United Berubah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Marouane Fellaini mengaku jika Manchester United sempat mengalami masa buruk di bawah arahan Jose Mourinho.
Dikatakan, hal tersebut masa yang sulit bagi pemain. Namun, kini ia senang karena mantan timnya itu bisa melalui dengan baik bersama Ole Gunnar Solskjaer.
Sebelum pindah ke Shandong Luneng, Fellaini sempat merasakan kepemimpinan Solskjaer.
Dilansir Tribal Football dari HLN, pemain Norwegia ini menilai perubahan ke arah lebih baik dirasakan sejak awal Solskjaer memimpin.
“Banyak yang telah berubah di Manchester United, yang langsung terlihat ketika pelatih baru dimulai. Tapi itu bagian dari sepakbola, anda memiliki pasang surut,” ujarnya.
“Kami memiliki periode yang buruk di bawah Mourinho, tapi sekarang tim (MU) kembali ke puncak. Semua sudah lebih baik,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Gabung Shandong Luneng, Kantong Marouane Fellaini Dipastikan Menggelembung

POJOKSATU.id, JAKARTA – Marouane Fellaini resmi bergabung dengan klub CSL (Chinese Super League) Shandong Luneng Taishan per 1 Februari lalu.
Kepindahannya ke Shandong Luneng bakal membuat kantong Fellaini menggelembung.
Pasalnya, di klub barunya itu tiga kali lebih banyak dari yang diterima saat masih bersama Manchester United.
Di United, bayaran Fellaini per pekan mencapai GBP 120 ribu (Rp 2,16 miliar). Di Luneng, gajinya melejit hingga GBP 365 ribu (Rp 6,58 miliar).
Gaji Fellaini membuatnya pun pantas dikategorikan ‘lebih berharga’ ketimbang kawannya di United, Paul Pogba.
Sebab, gelandang asal Prancis yang mencetak enam gol di 10 laga United di era Ole Gunnar Solskjaer itu ‘hanya’ bergaji GBP 290 ribu (Rp 5,22 miliar) per pekan.
Sebagaiman diketahui, kepindahan Fellaini bukan hanya soal gaji tapi juga karena tersisih dari tim utama.
Sejak estafet kepelatihan terjadi dari Jose Mourinho kepada Solskjaer 18 Desember lalu, tak sekali pun Fellaini bermain. Sebagai doble pivot, Solskjaer lebih memilih duet Nemanja Matic dan Ander Herrera.
Namun sayangnya, menurut Sport 24, debut Fellaini bersama Luneng gagal terwujud pada turnamen menyambut tahun baru Tiongkok.
Fellaini batal membela timnya saat bertemu tim Selandia Baru Auckland City, karena mengalami cedera betis. Ia pun langsung terbang ke Belgia untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
(dra/jpc/pojoksatu)

Kabar dan Rumor Transfer Pemain Hari Ini: AS Monaco Masih Butuh Pemain Liga Primer Inggris

POJOKSATUi.d, MONAKO – Kedatangan Cesc Fabregas ke dalam skuat AS Monaco awal tahun ini rupanya belum memuaskan sang pelatih, Thierry Henry.
Henry berharap bisa meminjam tenaga penggawa Manchester United berusia 31 tahun asal Belgia Marouane Fellaini hingga akhir musim.
Kehadiran Fellaini diyakini bisa mendongkrak performa Monaco yang tengah berjuang keras menjauh dari zona degradasi Ligue 1 musim ini.

Legenda Arsenal itu menilai, tambahan tenaga dari eks pemain Liga Primer Inggris sangat dibutuhkan timnya saat ini, sehingga keinginannya untuk bisa menandatangani Fellaini sangat besar.
Selain kabar transfer di atas, berikut kabar dan rumor transfer pemain lainnya hari ini yang dilansir dari berbagai sumber dan dikutip Pojoksatu.id dari laman BBC.
#Benfica menolak mentah-mentah tawaran Liverpool sebesar 61 juta poundsterling atas gelandang seang berusia 21 tahun, Joao Felix. (Correio da Manha)
#Manajer Liverpool, Jurgen Klopp menepis potensi The Reds memulangkan Philippe Coutinho yang dijualnya ke Barcelona awal tahun lalu.  (Liverpool Echo)
#Striker Juventus yang dipinjamkan ke AC Milan, Gonzalo Higuain telah kemas koper menuju London barat untuk mendarat di Stamford Bridge, markas Chelsea. (The Sun)
#Striker Manchester United asal Prancis berusia 23 tahun, Anthony Martial berpotensi menandatangani perbaharuan kontrak berdurasi lima tahun di Old Trafford. (Sky Sports)

Golnya Dinilai Kontroversial, Marouane Fellaini Santai

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Marouane Fellaini menjadi pahlawan kemenangan Manchester United atas Young Boys lewat gol satu-satunya di matchday 5 Grup H Liga Champions, di Old Trafford, Rabu (28/11/2018) dini hari WIB.
Dengan kemenangan itu, Setan Merah pun berhak atas satu tiket setelah dipastikan finis sebagai grup mendampingi Juventus.
Namun, dibalik krusialnya gol penggawa Timnas Belgia yang lahir di menit 90+1 itu, gol itu dinilai berbau kontroversial karena bola ditenggarai mengenai tangan sang pemain sebelum dilesakkan ke dalam gawang lawan.

Hal itu seperti terlihat dari ekpresi sejumlah pemain Young Boys yang mengangkat tangan setelah Fellaini menerima umpan sundulan Romelu Lukaku.
Mengomentari hal tersebut, Fellaini pun coba menanggapi dengan kepala dingin. Ia bahkan terkesan ogah berpolemik soal gol yang sudah disahkan oleh sang pengadil lapangan tersebut.
“Itu momen yang tepat untuk mencetak sebuah gol. Semangatnya bagus. Kami bermain dengan positif dan itu yang terpenting,” kata Fellaini kepada BT Sport seperti dikutip dari Bolalob.
“Bagiku, gol tadi bukan handball. Aku mengontrol bola dan seandainya mengenai tanganku itu tidak disengaja,” sanggahnya.
Fellaini menilai kemenangan kali ini sangat berarti untuk semangat timnya menatap laga di pentas domestik.
“Kelolosan ini bagus untuk kepercayaan diri kami. Berikutnya pertandingan melawan Southampton (Liga Primer Inggris) dan kami harus siap,” imbuhnya.

#GGMU LORD FELLAINI in the house pic.twitter.com/k3VU2qzL45
— itsZTrading – Fut Trader (@itsZTrading) November 27, 2018

(qur/pojoksatu)