Mauricio Pochettino

Dikalahkan Liverpool 2-1, Pelatih Tottentam Ogah Komentar Soal Penalti Salah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tottenham Hotspur gagal meraih kemenangan saat menghadapi Liverpool pada laga lanjutan Liga Inggris, Senin (28/10) dini hari WIB.
Bertamu ke Anfield, Tottenham kalah 2-1 dari sang pemuncak klasemen sementara Liga Inggris musim ini.
Padahal, Tottenham tampil meyakinkan diawal dengan gol cepat yang dicetak Harry Kane saat laga baru berjalan satu menit.
Mereka bahkan mampu mempertahankan keunggulan hingga babak pertama. Di babak kedua, Liverpool akhirnya menyamakan kedudukan.
Gol penyama kedudukan dicetak oleh Jordan Henderson di menit ke-52. Tuan rumah pun balik unggul di menit ke-75 setelah Mohammad Salah mencetak gol dari titik penalti.
Terkait penalti Salah, pelatih Tottenham Mauricio Pochettino enggan memberikan komentar.
Pochettino menuturkan jika pemainnya sudah bekerja keras pada pertandingan tersebut.
“Kami mencoba dalam 10 atau 15 menit terakhir dan memiliki peluang tetapi itu tidak mungkin! Saya tidak punya keluhan tentang penalti. Anda dapat memiliki pendapat sendiri. Itu reaksi yang adil,” ujarnya kepada BBC.
Soal penampilan kiper Gazzaniga, Pochettino memberikan pujian. “Dia melakukan penyelamatan yang bagus tetapi pasti dia sangat frustrasi dan kecewa karena kita kalah,” tandasnya.
Dengan hasil ini, Tottenham pun berada di posisi ke-11 dengan perolehan 12 poin. Sedangkan Liverpool di puncak klasemen dengan 28 poin.
(zul/pojoksatu)

Posisinya Terancam, Begini Kata Mauricio Pochettino

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mauricio Pochettino mulai membahas masa depannya seiring dengan penampilan buruk Tottenham Hotspur.
Sejauh ini, Tottenham baru menang tiga kali dari 12 pertandingan mereka musim ini. Terakhir, di Liga Inggris mereka hanya imbang lawan Watford.
Hasil ini membuat mereka berjarak 13 poin dari Liverpool yang berada di posisi puncak klasemen.
Akan tetapi, Pochettino masih memiliki peluang dengan mempersembahkan kemenangan saat lawan Red Star Belgrade di Liga Champions pada Rabu (23/10) dini hari WIB.
“Jika kami tidak meningkatkan kinerja dan memperbaiki hasil, apa hasilnya? Itu selalu sama di sepakbola,” kata Pochettino dilansir Mirror.
“Saya mengerti bisnisnya, saya berusia 47 tahun. (Sekarang) Saya hanya memperhatikan fakta bahwa kami perlu meningkatkan kinerja kami,” sambungnya.
Soal kemungkinan bakal dipecat, Pochettino mengaku tidak terkejut. Ia memahami hal tersebut bisa terjadi pada pelatih.
“Inilah sepak bola. Itu sama seperti ketika orang memuji Anda ketika Anda melakukannya dengan baik. Jika Anda tidak melakukan apa yang orang harapkan, itu normal,” ucapnya.
“Sepak bola hari ini selalu tentang kemenangan. Pelatih harus selalu menang, hari ini dan besok,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Tottenham Disingkirkan Tim Kasta Keempat, Ini Kata Pochettino

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tottenham Hotspur tersingkir dari tim kasta keempat Colchester United di putaran ketiga Piala Liga Inggris atau Carabao Cup, Rabu (25/9) dini hari WIB.
Bermain di Stadion JobServe Community, Tottenham kalah lewat adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal.
Menanggapi kekalahan ini, pelatih Mauricio Pochettino mengaku kecewa lantaran tidak bisa mencetak gol.
“Colchester membuat pertandingan yang fantastis, itu sulit. Kami sangat kecewa kami tidak bisa mencetak gol dalam 90 menit,” katanya dilansir BBC.
“Mereka mengalahkan Palace melalui penalti juga, itu bisa terjadi. Itulah keindahan kompetisi, selalu ada yang bisa terjadi. Kami ingin melangkah lebih jauh tetapi kami keluar,” sambungnya.
Sementara itu, hasil berbeda didapat oleh Arsenal dan Manchester City. Mereka tampaknya tidak menemui kesulitan saat menghadapi lawan masing-masing.
Tim asuhan Unai Emery menang telak 5-0 dari Nottingham Forest, sedangkan Manchester City menang 0-3 dari Preston North End.
Berikut hasil pertandingan Piala Liga, Rabu (25/9) :
Arsenal 5-0 Nottingham Forest
Colchester United 0-0 (4-3 penalti) Tottenham Hotspur
Crawley Town 1-1 (5-3 penalti) Stoke City
Luton Town 0-4 Leicester City
Portsmouth 0-4 Southampton
Preston North End 0-3 Manchester City
Sheffield Wednesday 0-2 Everton
Watford 2-1 Swansea City
(zul/pojoksatu)

Rumor Transfer Tak Pengaruhi Penampilan Eriksen

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mauricio Pochettino menilai rumor hengkang tidak akan mempengaruh Christian Eriksen di atas lapangan.
Diketahui, Eriksen gencar diberitakan bakal meninggalkan Tottenham Hotspur.
Eriksen makin gencar diberitakan bakal hengkang setelah dirinya dikabarkan ingin mencari tantangan baru.
Saat ini, ia pun dikaitkan dengan raksasa Spanyol Real Madrid. Akan tetapi, harga tinggi yang dipatok Spur jadi kendalanya.
“Saya selalu memberitahu Eriksen untuk tidak terpengaruh oleh rumor,” ujar Pochettino dikutip dari ​Football Espana.
Sementara itu, mengenai kebenaran rumor tersebut, Pochettino enggan buka suara. Ia mengatakan jika pihaknya masih punya kontrak dengan Eriksen.
“Dalam situasi ini, tidak ada yang perlu dikatakan. Karena kami masih memiliki kontrak satu tahun dengannya (Eriksen). Ini bukan situasi yang baik untuknya dan tim,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Ternyata Gara-gara Ini Coutinho Buang Kesempatan Kembali ke Premier League

POJOKSATU.id, BARCELONA – Playmaker Barcelona, Philippe Coutinho yang sudah tidak disukai manajemen dan fans klub Katalan membuang kesempatan kembali ke Premier League. Padahal di hari terakhir jendela transfer Inggris, pemain Brasil itu mendapat telepon dari bos Tottenham Hotspur, Maurichio Pochettino.
Dikutip Pojoksatu.id dari Mirror, pada hari penutupan jendela transfer Inggris, Kamis (8/8/2019) kemarin, Pochettino menelpon Coutinho secara pribadi.
BACA JUGA: Jendela Transfer Inggris Resmi Ditutup, Ini Daftar Klub Paling Boros
Pelatih asal Argentina itu berusaha membujuk pemain 27 tahun agar mau pindah ke Spurs sekaligus jadi ajang reuni bagi keduanya yang pernah bekerja sama di Espanyol.
Mauricio Pochettino, pelatih Tottenham Hotspur. (daily express)
Namun panggilan telepon pribadi dari Pochettino tidak dapat membujuk Coutinho untuk pindah ke Tottenham.
Pemain Brasil itu dikaitkan dengan kepindahan ke klub White Hart Lane tetapi ia menolak kesempatan itu.
Coutinho saat ini tidak masuk dalam rencana Ernesto Valverde kurang dari dua tahun setelah kepindahannya senilai 142 juta poundsterling dari Liverpool.
Dan Sport Witness melaporkan bahwa Pochettino sangat tertarik untuk reuni dengan mantan pemainnya sehingga ia mencoba meyakinkannya melalui panggilan telepon.
Pasangan ini bekerja bersama selama masa pinjaman Coutinho di klub Spanyol Espanyol, sebelum transfernya ke Liverpool.
Pochettino mengelola tim La Liga saat itu dan mempercayakan 16 penampilan kepada Coutinho dengan mencetak lima gol.
BACA JUGA: 50 Pembelian Termahal Klub Inggris di Jendela Transfer Musim Panas 2019
Namun hubungan mereka tidak cukup bagi eks Inter Milan itu untuk menukar klub Catalan dengan kehidupan di London, karena kesetiaan kepada mantan klubnya di Merseyside.
Coutinho menolak ajakan Pochettino karena tidak mau ‘menyakiti’ mantan klubnya ketika Liverpool bentrok dengan Tottenham.
Dia dikaitkan dengan beberapa klub Liga Premier lainnya selama jendela transfer musim panas, termasuk Man Utd dan Arsenal. Agennya, Kia Joorabchian menjelaskan sebelumnya mengapa kliennya tidak akan pindah ke salah satu rival Liverpool di Premier League.
Philippe Coutino ketika masih membela Liverpool.
“Manchester United adalah klub yang hebat, saya punya pemain di sana dan saya sangat menghormati mereka, tetapi sulit bagi Philippe pergi ke sana,” kata Joorabchian kepada Talksport.
“Akan sangat sulit bagi Philippe bermain untuk salah satu rival Liverpool, karena dia memiliki afinitas yang sangat besar terhadap Liverpool. Waktunya di sana fantastis. Akan sulit baginya untuk pergi ke klub rival,” tuturnya.
Tentang klub lain di Liga Premier, Joorabchian menambahkan: “Setiap kali kami membicarakannya, kami memiliki percakapan yang sama, ia akan kesulitan bermain untuk klub lain di Liga Premier.”
PSG sekarang menjadi favorit untuk menandatangani gelandang asal Brasil sebelum jendela transfer ditutup di Spanyol dan Prancis pada 1 September mendatang.
(fat/pojoksatu)

3 Pelatih Klub Liga Inggris Masuk Daftar Calon Pelatih Terbaik 2019

POJOKSATU.id, JAKARTA – FIFA belum lama ini mengumumkan 10 nama calon Pelatih Terbaik 2019.
Diantara 10 nama tersebut, tiga diantaranya merupakan pelatih klub di Liga Inggris.
Mereka adalah, Jurgen Klopp (Liverpool), Pep Guardiola (Manchester City) dan Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur).
Selain tiga nama tersebut, Erik Ten Hag (Ajax) dan Marcelo Gallardo (River Plate) juga masuk dalam daftar.
Sedangkan lima nama lainnya, merupakan pelatih tim nasional. Yakni Aljazair, Perancis, Peru, Portugal serta Brasil.
Dalam kesempatan tersebut, FIFA juga mengumumkan calon Pelatih Terbaik tim wanita.
Nama Phil Neville yang merupakan pelatih timnas Inggris masuk dalam nominasi. Selain itu ada juga pelatih timnas Amerika, Jill Ellis.
Nantinya, pemenang penghargaan Pelatih Terbaik FIFA 2019 akan diumumkan pada 23 September di Milan.
Nominasi Pelatih Terbaik Tahun Ini (Pria) :
Djamel Belmadi (Aljazair)
Didier Deschamps (Perancis)
Marcelo Gallardo (River Plate)
Ricardo Gareca (Peru)
Pep Guardiola (Manchester City)
Jurgen Klopp (Liverpool)
Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur)
Fernando Santos (Portugal)
Erik Ten Hag (Ajax Amsterdam)
Tite (Brasil)
Nominasi Pelatih Terbaik Tahun Ini (Tim Wanita) :
Milena Bertolini (Italia)
Jill Ellis (Amerika Serikat)
Peter Gerhardsson (Swedia)
Futoshi Ikeda (Jepang U-20)
Antonia Is (Spanyol U-17)
Joe Montemurro (Arsenal)
Phil Neville (Inggris)
Reynald Pedros (Lyon)
Paul Riley (North Carolina Courage)
Sarina Wiegman (Belanda)
(zul/pojoksatu)

Pochettino Puji Penampilan Keylor Navas

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino memuji penampilan kiper Real Madrid Keylor Navas.
Pochettino menyebut jika Keylor Navas sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia setelah penampilan luar biasa dalam kekalahan Real Madrid 1-0 dari Tottenham di Munchen.
“Dia adalah pemain terbaik. Dia menunjukkan dia salah satu penjaga gawang terbaik di dunia untuk sementara ini,” kata Pochettino dilansir Marca.
“Dia mengesankan. Dia menunjukkan bahwa dia adalah seorang penjaga gawang dengan mental yang mengesankan. Jika bukan karena dia, skornya akan lebih besar,” sambungnya.
Pochettino lantas ditanya soal rumor kepindahan Christian Eriksen ke Real Madrid.
Diketakan, dirinya tidak bisa menentukan masa depan pemain. Ditegaskannya, dirinya hanya melatih pemain dan mendapatkan yang terbaik.
“Aku tidak tahu apa-apa tentang situasinya. Aku fokus melatihnya dan berusaha mendapatkan yang terbaik darinya,” ucapnya.
“Bukan urusan saya apa yang terjadi dengan kontraknya, itu tergantung pada agennya dan (ketua Spurs) Daniel Levy,” tambahnya.
(zul/pojoksatu)

Lawan Liverpool, Pochettino Minta Pemain Bermain Lepas

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mauricio Pochettino menyadari Tottenham Hotspur tak diunggulkan di final Liga Champions.
Hal tersebut bisa memberikan tekanan pada skuad asuhannya. Dampaknya, bisa mengacaukan target mereka untuk juara.
Karena itu, Pochettino meminta para pemain untuk bermain lepas pada pertandingan tersebut.
“Anda tidak bisa mempersiapkan pertandingan persahabatan seperti (Anda mempersiapkan) final Liga Champions,” katanya dilansir dari Sportskeeda.
“Ketika ada satu miliar orang menonton Anda di final, hal yang paling penting adalah kebebasan,” sambungnya.
Pochettino mengatakan, bermain bebas bakal jadi kunci Tottenham untuk meraih gelar juara.
“Ketika berusia tujuh, delapan, sembilan (tahun), Anda bisa bermain dengan kebebasan, kuncinya adalah tidak berpikir bahwa satu miliar orang memperhatikan Anda. Itu akan menjadi kuncinya,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Ditanya Soal Kane, Pochettino : Saya Tidak Tahu

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mauricio Pochettino mengaku tak mengetahui apakah Harry Kane dapat bermain atau tidak di laga final Liga Champions, Minggu (2/6) dini hari WIB.
Dijelaskan, dirinya baru akan menentukan usai menjalani sesi latihan.
“Kami akan memiliki sesi latihan sekarang dan kemudian memutuskan,” katanya dilansir Marca.
“Ini tidak akan mudah untuk membuat keputusan.
“Setiap pertandingan Anda perlu membuat keputusan, dan kami perlu mengetahui setiap keputusan dan kami akan membuat satu untuk mencoba menang,” paparnya.
Terkait lawannya di final, Pochettino menyebutkan Liverpool salah satu tim terbaik.
“Saya pikir (bersama) Manchester City, (Liverpool) adalah tim terbaik di Inggris. Mereka berlaga di Liga Premier dan Liga Champions,” ucapnya.
“(Liverpool) mereka memiliki manajer yang fantastis, staf pelatih dan pemain. Saya pikir bagi kami ini adalah tentang menikmatinya dan berusaha untuk menang,” sambungnya.
Lebih lanjut, Pochettino menegaskan bahwa Tottenham targetkan menang.
“Tentu saja kami ingin menang; kami berada di sepakbola dan kami ingin menang. Perjalanan adalah hal yang paling penting dan paling sulit. Tiba di sini adalah hal yang paling sulit,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Pochettino Bakal Pertahankan Eriksen

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino menegaskan pihaknya bakal mempertahankan Christian Eriksen.
Pochettino bahkan enggan menanggapi rumor hengkangnya Eriksen musim panas ini.
“Saya tidak akan membicarakan informasi ini atau rumor,” ujarnya dilansir Tribal Football.
“Dia pemain yang ingin kita pertahankan,” sambungnya.
Diketahui, belakangan Eriksen dikaitkan dengan sejumlah klub. Diantaranya Real Madrid dan Manchester United.
Manchester United sendiri, sempat dilaporkan siap membayar tuntutan harga yang dipasang Tottenham sekitar 60 juta pound untuk Eriksen.
Keinginan Setan Merah menggaet Eriksen lantaran sebagai bagian persiapan jika ditinggal Juan Mata dan Ander Herrera.
(zul/pojoksatu)