Mauricio Pochettino

Ternyata Gara-gara Ini Coutinho Buang Kesempatan Kembali ke Premier League

POJOKSATU.id, BARCELONA – Playmaker Barcelona, Philippe Coutinho yang sudah tidak disukai manajemen dan fans klub Katalan membuang kesempatan kembali ke Premier League. Padahal di hari terakhir jendela transfer Inggris, pemain Brasil itu mendapat telepon dari bos Tottenham Hotspur, Maurichio Pochettino.
Dikutip Pojoksatu.id dari Mirror, pada hari penutupan jendela transfer Inggris, Kamis (8/8/2019) kemarin, Pochettino menelpon Coutinho secara pribadi.
BACA JUGA: Jendela Transfer Inggris Resmi Ditutup, Ini Daftar Klub Paling Boros
Pelatih asal Argentina itu berusaha membujuk pemain 27 tahun agar mau pindah ke Spurs sekaligus jadi ajang reuni bagi keduanya yang pernah bekerja sama di Espanyol.
Mauricio Pochettino, pelatih Tottenham Hotspur. (daily express)
Namun panggilan telepon pribadi dari Pochettino tidak dapat membujuk Coutinho untuk pindah ke Tottenham.
Pemain Brasil itu dikaitkan dengan kepindahan ke klub White Hart Lane tetapi ia menolak kesempatan itu.
Coutinho saat ini tidak masuk dalam rencana Ernesto Valverde kurang dari dua tahun setelah kepindahannya senilai 142 juta poundsterling dari Liverpool.
Dan Sport Witness melaporkan bahwa Pochettino sangat tertarik untuk reuni dengan mantan pemainnya sehingga ia mencoba meyakinkannya melalui panggilan telepon.
Pasangan ini bekerja bersama selama masa pinjaman Coutinho di klub Spanyol Espanyol, sebelum transfernya ke Liverpool.
Pochettino mengelola tim La Liga saat itu dan mempercayakan 16 penampilan kepada Coutinho dengan mencetak lima gol.
BACA JUGA: 50 Pembelian Termahal Klub Inggris di Jendela Transfer Musim Panas 2019
Namun hubungan mereka tidak cukup bagi eks Inter Milan itu untuk menukar klub Catalan dengan kehidupan di London, karena kesetiaan kepada mantan klubnya di Merseyside.
Coutinho menolak ajakan Pochettino karena tidak mau ‘menyakiti’ mantan klubnya ketika Liverpool bentrok dengan Tottenham.
Dia dikaitkan dengan beberapa klub Liga Premier lainnya selama jendela transfer musim panas, termasuk Man Utd dan Arsenal. Agennya, Kia Joorabchian menjelaskan sebelumnya mengapa kliennya tidak akan pindah ke salah satu rival Liverpool di Premier League.
Philippe Coutino ketika masih membela Liverpool.
“Manchester United adalah klub yang hebat, saya punya pemain di sana dan saya sangat menghormati mereka, tetapi sulit bagi Philippe pergi ke sana,” kata Joorabchian kepada Talksport.
“Akan sangat sulit bagi Philippe bermain untuk salah satu rival Liverpool, karena dia memiliki afinitas yang sangat besar terhadap Liverpool. Waktunya di sana fantastis. Akan sulit baginya untuk pergi ke klub rival,” tuturnya.
Tentang klub lain di Liga Premier, Joorabchian menambahkan: “Setiap kali kami membicarakannya, kami memiliki percakapan yang sama, ia akan kesulitan bermain untuk klub lain di Liga Premier.”
PSG sekarang menjadi favorit untuk menandatangani gelandang asal Brasil sebelum jendela transfer ditutup di Spanyol dan Prancis pada 1 September mendatang.
(fat/pojoksatu)

3 Pelatih Klub Liga Inggris Masuk Daftar Calon Pelatih Terbaik 2019

POJOKSATU.id, JAKARTA – FIFA belum lama ini mengumumkan 10 nama calon Pelatih Terbaik 2019.
Diantara 10 nama tersebut, tiga diantaranya merupakan pelatih klub di Liga Inggris.
Mereka adalah, Jurgen Klopp (Liverpool), Pep Guardiola (Manchester City) dan Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur).
Selain tiga nama tersebut, Erik Ten Hag (Ajax) dan Marcelo Gallardo (River Plate) juga masuk dalam daftar.
Sedangkan lima nama lainnya, merupakan pelatih tim nasional. Yakni Aljazair, Perancis, Peru, Portugal serta Brasil.
Dalam kesempatan tersebut, FIFA juga mengumumkan calon Pelatih Terbaik tim wanita.
Nama Phil Neville yang merupakan pelatih timnas Inggris masuk dalam nominasi. Selain itu ada juga pelatih timnas Amerika, Jill Ellis.
Nantinya, pemenang penghargaan Pelatih Terbaik FIFA 2019 akan diumumkan pada 23 September di Milan.
Nominasi Pelatih Terbaik Tahun Ini (Pria) :
Djamel Belmadi (Aljazair)
Didier Deschamps (Perancis)
Marcelo Gallardo (River Plate)
Ricardo Gareca (Peru)
Pep Guardiola (Manchester City)
Jurgen Klopp (Liverpool)
Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur)
Fernando Santos (Portugal)
Erik Ten Hag (Ajax Amsterdam)
Tite (Brasil)
Nominasi Pelatih Terbaik Tahun Ini (Tim Wanita) :
Milena Bertolini (Italia)
Jill Ellis (Amerika Serikat)
Peter Gerhardsson (Swedia)
Futoshi Ikeda (Jepang U-20)
Antonia Is (Spanyol U-17)
Joe Montemurro (Arsenal)
Phil Neville (Inggris)
Reynald Pedros (Lyon)
Paul Riley (North Carolina Courage)
Sarina Wiegman (Belanda)
(zul/pojoksatu)

Pochettino Puji Penampilan Keylor Navas

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino memuji penampilan kiper Real Madrid Keylor Navas.
Pochettino menyebut jika Keylor Navas sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia setelah penampilan luar biasa dalam kekalahan Real Madrid 1-0 dari Tottenham di Munchen.
“Dia adalah pemain terbaik. Dia menunjukkan dia salah satu penjaga gawang terbaik di dunia untuk sementara ini,” kata Pochettino dilansir Marca.
“Dia mengesankan. Dia menunjukkan bahwa dia adalah seorang penjaga gawang dengan mental yang mengesankan. Jika bukan karena dia, skornya akan lebih besar,” sambungnya.
Pochettino lantas ditanya soal rumor kepindahan Christian Eriksen ke Real Madrid.
Diketakan, dirinya tidak bisa menentukan masa depan pemain. Ditegaskannya, dirinya hanya melatih pemain dan mendapatkan yang terbaik.
“Aku tidak tahu apa-apa tentang situasinya. Aku fokus melatihnya dan berusaha mendapatkan yang terbaik darinya,” ucapnya.
“Bukan urusan saya apa yang terjadi dengan kontraknya, itu tergantung pada agennya dan (ketua Spurs) Daniel Levy,” tambahnya.
(zul/pojoksatu)

Lawan Liverpool, Pochettino Minta Pemain Bermain Lepas

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mauricio Pochettino menyadari Tottenham Hotspur tak diunggulkan di final Liga Champions.
Hal tersebut bisa memberikan tekanan pada skuad asuhannya. Dampaknya, bisa mengacaukan target mereka untuk juara.
Karena itu, Pochettino meminta para pemain untuk bermain lepas pada pertandingan tersebut.
“Anda tidak bisa mempersiapkan pertandingan persahabatan seperti (Anda mempersiapkan) final Liga Champions,” katanya dilansir dari Sportskeeda.
“Ketika ada satu miliar orang menonton Anda di final, hal yang paling penting adalah kebebasan,” sambungnya.
Pochettino mengatakan, bermain bebas bakal jadi kunci Tottenham untuk meraih gelar juara.
“Ketika berusia tujuh, delapan, sembilan (tahun), Anda bisa bermain dengan kebebasan, kuncinya adalah tidak berpikir bahwa satu miliar orang memperhatikan Anda. Itu akan menjadi kuncinya,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Ditanya Soal Kane, Pochettino : Saya Tidak Tahu

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mauricio Pochettino mengaku tak mengetahui apakah Harry Kane dapat bermain atau tidak di laga final Liga Champions, Minggu (2/6) dini hari WIB.
Dijelaskan, dirinya baru akan menentukan usai menjalani sesi latihan.
“Kami akan memiliki sesi latihan sekarang dan kemudian memutuskan,” katanya dilansir Marca.
“Ini tidak akan mudah untuk membuat keputusan.
“Setiap pertandingan Anda perlu membuat keputusan, dan kami perlu mengetahui setiap keputusan dan kami akan membuat satu untuk mencoba menang,” paparnya.
Terkait lawannya di final, Pochettino menyebutkan Liverpool salah satu tim terbaik.
“Saya pikir (bersama) Manchester City, (Liverpool) adalah tim terbaik di Inggris. Mereka berlaga di Liga Premier dan Liga Champions,” ucapnya.
“(Liverpool) mereka memiliki manajer yang fantastis, staf pelatih dan pemain. Saya pikir bagi kami ini adalah tentang menikmatinya dan berusaha untuk menang,” sambungnya.
Lebih lanjut, Pochettino menegaskan bahwa Tottenham targetkan menang.
“Tentu saja kami ingin menang; kami berada di sepakbola dan kami ingin menang. Perjalanan adalah hal yang paling penting dan paling sulit. Tiba di sini adalah hal yang paling sulit,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Pochettino Bakal Pertahankan Eriksen

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino menegaskan pihaknya bakal mempertahankan Christian Eriksen.
Pochettino bahkan enggan menanggapi rumor hengkangnya Eriksen musim panas ini.
“Saya tidak akan membicarakan informasi ini atau rumor,” ujarnya dilansir Tribal Football.
“Dia pemain yang ingin kita pertahankan,” sambungnya.
Diketahui, belakangan Eriksen dikaitkan dengan sejumlah klub. Diantaranya Real Madrid dan Manchester United.
Manchester United sendiri, sempat dilaporkan siap membayar tuntutan harga yang dipasang Tottenham sekitar 60 juta pound untuk Eriksen.
Keinginan Setan Merah menggaet Eriksen lantaran sebagai bagian persiapan jika ditinggal Juan Mata dan Ander Herrera.
(zul/pojoksatu)

Pelatih Ajax Optimis Raih Hasil Positif di Leg Pertama

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Ajax Erik ten Hag optimis bisa meraih hasil positif kontra Tottenham di leg pertama babak semifinal Liga Champions, Rabu (1/5) dini hari WIB.
Ten Hag mengatakan, dirinya sudah memperingatkan timnya tampil habis-habisan untuk mendapatkan gol tandang.
“Untuk pertandingan Eropa, penting bahwa Anda mencetak gol dan bukan pertama kalinya kami melakukan itu,” ujarnya dilansir Tribal Football.
“Kami sudah mencetak dua gol dan penting bagi kami untuk membawanya. Kami memiliki itu di saku kami.
“Kami ingin melanjutkan kurva. Sungguh menakjubkan bahwa kami berada di semi final Liga Champions. Tidak ada yang memberi prediksi bahwa tim Belanda akan mencapai semi final.
“Tapi kami ingin lebih, kami tidak ingin berpuas diri dan kami ingin terus meningkatkan dan bergerak maju,” ujarnya.
Sementara itu, Ten Haag juga menanggapi terkait dengan sindiran pelatih Tottenham Pochettino yang menyebut Ajax mendapat keuntungan yang terasa tidak adil.
Keuntungan tersebut terkait dengan skuad Tottenham yang dilanda badai cedera serta keputusan Liga Belanda yang menunda laga demi persiapan maksimal Ajax di Liga Champions.
Kami mendapat 10 juta euro dengan bermain di Eredivisie dan mereka mendapat lebih banyak uang dengan berada di Liga Primer Inggris. Apakah hal itu terasa tidak adil untuk kami?”
“Akan selalu ada perbedaan kondisi. Setiap orang memiliki perbedaan kondisi. Yang harus dilakukan adalah beradaptasi dengan hal itu. Itulah yang kami lakukan,” katanya dikutip dari ESPN.
(zul/pojoksatu)

Tanpa Messi, Segini Peluang Barcelona

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino percaya bahwa kehadiran Lionel Messi membuat perbedaan bagi Barcelona di Liga Champions.
Pochettino mengidentifikasi jika Blaugrana sebagai tim favorit untuk meraih trofi, dengan Messi yang memberi mereka keunggulan.
“Tidak ada favorit jika kita melihat apa yang terjadi di perempat final, tetapi secara pribadi saya percaya bahwa favorit adalah tim yang memiliki Lionel Messi dan itu Barcelona,” katanya dilansir Marca.
Akan tetapi, kata Pochettino, jika tanpa Messi, maka peluang setiap tim di semifinal akan sama.
“Jika Messi tidak ada di sana, masing-masing semi-finalis akan memiliki peluang 25 persen,” ucapnya.
“Messi adalah yang terbaik di dunia dan motivasinya adalah berjuang untuk Liga Champions. Dia telah menjadi yang terbaik selama bertahun-tahun dan dia akan tetap demikian hingga dia mau,” tambahnya.
Pernyataan ini, ditegaskan Pochettino bukan berarti pihaknya tidak berharap menjadi juara Liga Champions.
“Tentu saja kami ingin memenangkannya dan kami akan tidak puas jika kami tidak melakukannya, tetapi jika kami melihat kenyataan, saya lebih dari puas,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Harry Kane dan Son Absen Saat Lawan Ajax, Ini Kata Pochettino

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tottenham Hotspur tidak akan diperkuat pemain bintang Harry Kane dan Son Heung-min saat kontra Ajax, Rabu (1/5) dini hari WIB.
Diketahui, Kane mengalami cedera dan Son terkena skorsing. Bukan hanya itu, Tottenham juga diperkirakan tanpa Harry Winks yang baru saja menjalani operasi pangkal paha.
“Harry Kane baik-baik saja, rehabilitasi nya baik,” kata Mauricio Pochettino dilansir BBC.
“Dia mulai berjalan sedikit tetapi kita tidak bisa menciptakan ide yang tidak bisa kita raih. Dia berada di tempat yang baik sehingga kita akan melihat apa yang terjadi,” sambungnya.
Absennya dua pemain penting itu tampaknya tidak terlalu dipusingkan Pochettino.
Ia memberikan kepercayaan penuh pada pemainnya. “Kami memiliki semangat di tim bahwa kami dapat mencapai apa saja dan semua itu mungkin – itulah kekuatan kami,” ujarnya.
“Kami memiliki peluang besar untuk berada di sini bermain semifinal. Itu belum sering terjadi.
“Kami harus menunjukkan rasa hormat kepada lawan kami dan Ajax sepenuhnya layak berada di tempat mereka berada. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat kompetitif,” paparnya.
Sementara itu, absennya Kane dan Son, Tottenham memilih Lucas Moura sebagai starter. Mendapat kesempatan ini dirinya berjanji bakal memberikan yang terbaik.
“Ini momen besar bagi saya. Ini mimpi untuk bermain di kompetisi ini. Saya perlu menikmati kesempatan ini dan memainkan yang terbaik,” ujarnya.
(zul/pojoksatu)

Pochettino Percaya Stadion Baru Bawa Peruntungan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih Tottenham Mauricio Pochettino percaya stadion baru membawa peruntungan bagi mereka.
Disebutkan, stadion tersebut menjadi faktor besar dalam upaya mereka untuk ke Liga Champions.
Sejauh ini, Spurs telah memenangkan masing-masing dari tiga pertandingan kandang mereka – melawan Palace, Manchester City dan Huddersfield.
Pochettino pun berharap, hasil tersebut berlanjut saat mereka menjamu Ajax Amsterdam pada 1 Mei mendatang di leg pertama Liga Champions.
“Saya harap kami terus mendapatkan hasil yang sama. Tentu saja itu akan menjadi fantastis dan itu akan sangat membantu bagi kami untuk bermain di stadion kami di depan para penggemar kami,” ujarnya dilansir Tribal Football.
“Saya berharap dan ingin mempertahankan hasil yang sama dengan pertandingan sebelumnya,” tambahnya.
(zul/pojoksatu)