mbah putih

Komdis PSSI Segera Garap Johar Lin Eng dan Mbah Putih, Soal Apa!

POJOKSATU.id, JAKARTA – PSSI melalui sekjen, Ratu Tisha Destria mengungkapkan setelah penangkapan Johar Lin Eng dan Dwi Irianto, pihaknya melalui Komdisi Disiplin (komdis) akan memproses keduanya.
Tisha menyebutkan kalau kasus keduanya akan dibawa ke ranah Komdis. PSSI akan terus mengawal kasus tersebut sampai tuntas.
“Proses di komdis pastinya akan terus berlanjut, hal itu sudah ada proses dan tupoksi namanya badan yudisial komdis,” tutur Tisha.
Menurutnya, Komdis tentu akan bekerja secara seksama menentukan hukuman Johar dan Dwi Irianto atau yang dikenal dengan panggilan Mbah Putih itu dalam ranah sepak bola sesuai kode disiplin.
“Itu yang harus kita hargai bersama,” ucapnya.
PSSI, katanya, juga akan melakukan pembenahan secara menyeluruh. “Ke depannya pembenahan organisasi ada di awal Januari sebelum kongres kami akan ada rapat dengan polisi dan FIFA sekaligus dalam pembentukan tim Ad Hoc,” imbuhnya.
Diketahui, Satgas Antimafia Bola menjemput Mbah Putih di rumahnya di Yogyakarta untuk diamankan terkait kasus dugaan match-fixing.
Mbah Putih sendiri menyusul jejak anggota Exco PSSI, Johar Lin Eng yang sebelumnya juga telah diamankan petugas.
(jpc/qur/pojoksatu)

Johar Lin Eng Diciduk Polisi, Dwi “Mbah Putih” Irianto Buka Suara

POJOKSATU.id, DEMANGAN – Dwi Irianto atau familiar dikalangan rekan sejawatnya dengan sebutan Mbah Putih buka suara mengomentari penangkapan dan penetapan tersanka Johar Lin Eng, anggota Exco PSSI atas dugaan match-fixing.
Johar ditangkap polisi karena diduga terlibat dalam kasus pengaturan skor yang melibatkan klub Persibara sebagaimana pengakuan manajernya, Lasmi Indaryani dan Bupati Banjarnegara Budhi Warsono beberapa waktu lalu di salahsatu acara talkshow yang disiarkan langsung stasiun televisi swasta nasional (Mata Najwa).
Atas kinerja Satgas Antimafia Bola tersebut, Mbah Putih pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Ia berharap kasus suap dan mafia sepak bola Indonesia dapat segera diselesaikan.
Ini Dia Kasus yang Menjerat Anggota Exco PSSI, Johar Lin Eng
Dwi Irianto – Mantan anggota Komdis PSSI (jawapos.com)
“Saya mengapresiasi kinerja kepolisian. Ini merupakan hal-hal di luar kemampuan (orang-orang) sepak bola itu sendiri,” tutur Dwi Irianto saat ditemui di kediamannya, Demangan, Yogyakarta, Kamis (27/12/2018).
Mbah Putih yang menjabat sebagai anggora Komdis PSSI ini sendiri sebenarnya namanya sempat disebut dalam acara tersebut (Mata Najwa) oleh manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani.
Mbah Putih disebut-sebut menjadi penghubung ke mafia sepak bola, dan ia kini telah dinonaktifkan keanggotaannya oleh Komdis PSSI.
Namun, Mbah Putih mengaku sampai detik ini belum mendapat undangan (pemanggilan) terkait tudingan yang dialamatkan padanya.
“Tapi saya akan proaktif, supaya kasus ini bisa cepat selesai,” ucapnya.
Perihal tudingan Lasmi Indrayani, ia mengaku tidak terlalu kenal dengan sosok manajer Persibara tersebut. Mbah Putih mengaku hanya sempat bertemu tiga kali dengan yang bersangkutan.
Dikatakannya, pertemuan pertama terjadi ketika ada kongres Asprov PSSI Jawa Tengah, berikutnya saat ia diminta untuk melihat tim Persibara, dan pertemuan terakhir atau ketiga saat ada pertemuan di Yogyakarta.
“Saya melihat Lasmi masih muda yang ingin memajukan sepak bola daerahnya. Jadi saya dukung. Pernah dia juga minta ke saya untuk uji coba melawan Timnas U-19,” ucapnya.
(jpc/qur/pojoksatu)