Muhaimin Iskandar

Soal Wacana Cak Imin Maju Sebagai Ketum, Ini Kata PSSI

POJOKSATU.id, JAKARTA – Belakangan ramai dibahas soal wacana Muhaimin Iskandar alias Cak Imin maju mencalonkan diri sebagai ketua umum PSSI.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini disebutkan ingin maju mencalonkan sebagai ketum dengan berjanji membersihkan dan memajukan PSSI ke arah lebih baik.
Menanggapi wacana ini, anggota Komite Eksekutif (Exco), Gusti Randa tidak mempermasalahkannya.
Menurutnya, siapa saja boleh maju dalam pemilihan ketum PSSI.
“Saya kira dari sisi PSSI sama saja, siapapun yang mau jadi ketum silakan saja enggak ada masalah. Saya sih terbuka, memilih ketum di KLB. Mau KLB tahun 2020, ya itu memang durasinya. Tapi kalau mau dipercepat ya monggo juga,” ungkap Gusti, dilansir JawaPos.
Dijelaskan, sebetulnya syarat mutlak calon ketum sudah diatur di statuta PSSI pasal 34 ayat 4.
Di dalam syaratnya adalah usia minimal lebih dari 30 tahun, aktif di sepak bola kurang lebih 5 tahun, tak dinyatakan bersalah (pidana atau perdata), dan berdomisili di Indonesia
“Yang penting dari anggotanya memang menginginkan itu. Kedua, siapa mau apa. PSSI silakan, mau dia politisi, mau dia pedagang, birokrat, mau dia mantan atlet, pemain sepak bola, atlet, dan sebagainya, silakan saja,” paparnya.
“Jangankan ketum PSSI, mau jadi wakil mau jadi anggota, mau jadi sekjen, mau jadi exco pun monggo. Tetapi mereka harus memenuhi persyaratan regulasi. Selama itu ditepati atau dipenuhi saya kira nggak masalah. Karena yang mengukur, selain kami, juga yang lain,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)