Neymar

Neymar Siap Gabung Real Madrid, dengan Satu Syarat…

POJOKSATU.id, PARIS – Spekulasi Neymar bergabung dengan Real Madrid kembali mencuat pada jendela transfer pemain musim dingin awal tahun ini.
Dikutip dari Diario AS, seperti dilaporkan Don Balon, megastar Paris Saint-Germain itu telah memberikan sinyal siap memenuhi hasrat sang presiden el Real, Florentino Perez yang telah mengungkapkan keinginannya memakai jasa penggawa Selecao Brasil itu.
Namun, masih dalam laporan tersebut, kesediaan Neymar merapat ke Santiago Bernabeu dengan syarat, Los Blancos ditukangi Luiz Felippe Scolari.
Yah, Neymar Sudah Selevel dengan Ronaldo dan Lionel Messi!

Bagi Neymar sendiri, Scolari bukanlah sosok yang asing. Pria yang kini menjadi pelatih Palmeiras itu sempat membesutnya di Piala Dunia 2014 bersama timnas Brasil.
Namun, Scolari memilih mundur dari kursi kepelatihan setelah timnya dipecundangi timnas Jerman dengan skor menyakitkan 1-7 di babak semifinal Piala Dunia 2014 Brasil.
Karena itu, Don Balon melaporkan, Neymar tidak akan kembali ke Spanyol untuk bergabung dengan Real Madrid selama masih dilatih Santiago Solari.
Solari sendiri ditunjuk pihak manajemen Los Merengues untuk menggantikan peran Julen Lopetegui yang dipecat.
Sejauh ini, Solari mampu menjalankan tugasnya dengan baik, kendati Real Madrid baru saja bermain imbang dengan Villareal dalam laga tunda lanjutan La Liga Spanyol, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB.
Rumor Neymar ke Real Madrid sendiri sebenarnya sudah mencuat sejak musim dingin tahun lalu, saat Perez mengungkapkan keinginannya bisa menandatangani pemain berusia 27 tahun itu.
Dalam pertanyaannya, Perez mengatakan, hanya di Real Madrid, Neymar akan bisa memenangkan Ballon d’Or sebagai pemain terbaik.
(qur/pojoksatu)

Yah, Neymar Sudah Selevel dengan Ronaldo dan Lionel Messi!

POJOKSATU.id, RIO – Legenda Selecao Brasil, Zico menyebut sosok Neymar kini sudah pantas disejajarkan dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Kendati Neymar belum punya gelar individual mentereng sebagaimana yang dikoleksi kedua pemain tersebut, Zico tetap memandang Neymar adalah pemain terbaik di dunia bersama Ronaldo dan Messi.
Menurutnya, megastar Paris Saint-Germain itu memiliki kualitas luar biasa selevel dengan Cristiano Ronaldo dan mantan rekan setimnya di Barcelona, Lionel Messi.
Neymar, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
“Neymar adalah pemain luar biasa. Ia punya talenta yang jarang dimiliki pemain lainnya dalam sepakbola. Saya menempatkannya selevel dengan Cristiano Ronaldo dan Messi,” sebut Zico seperti dikutip dari Marca.
Terlebih, dikatakan Zico, Neymar kini kerap dimainkan sebagai pemain nomor 10 alias sebagai striker, posisi yang bukan menjadi tempatnya selama ini karena ia adalah seorang gelandang sayap.
“Neymar tak boleh memainkan peran itu (striker). Ia adalah pemain sayap dan selalu seperti itu,” katanya.
Namun begitu, ia menilai, Thomas Tuchel sengaja menempatkannya di posisi tersebut karena melihat kualitas yang dimilikinya dan peran pentingnya dalam skuat.
“Klub memberinya nomor 10 karena ada arti besar dalam hidup sebagai pemain Brasil,” ucapnya.
“Jadi, kostum nomor 10 punya bobot, tak hanya di tim nasional, tapi juga di Brasil. Itu sebagai referensi besar. Ia merupakan pemain bintang dalam tim, jadi ia menerima nomor 10,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Mengejutkan, Ini Pengakuan Lionel Messi Soal Neymar

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Kapten Barcelona, Lionel Messi tak sungkan mengungkapkan kerinduannya bisa kembali berduet dengan Neymar di lapangan.
Leo Messi mengaku akan sangat senang jika megastar Paris Saint-Germain itu pulang ke Camp Nou setelah “singgah” dua musim di Paris.
Namun begitu, Messi tak menampik jika harapannya tersebut bukan hal yang mudah terwujud, mengingat status penggawa timnas Brasil itu sebagai pemain termahal sejagat.
Neymar saat masih berseragam Barcelona bersama Lionel Messi.(Barcelona)
“Kami ingin dia kembali untuk apa yang ia maksudkan, sebagai pemain dan untuk (rekan) ruang ganti. Namun tentunya saya melihat itu sebagai sesuatu yang kompleks,” ungkap Messi  dikutip Pojoksatu.id dari Marca.
Messi mengaku selama Neymar masih menjadi bagian dari skuat Blaugrana, kedua memposisikan tak hanya sebagai rekan tim.
“Kami adalah teman, kami menjalani momen-momen yang sangat menyenangkan, yang lain tidak banyak, tapi kami menghabiskan banyak waktu bersama-sama,” kenang kapten timnas Argentina itu.
“Namun, akan sangat sulit dengan posisinya saat ini di Paris, dan PSG tentu tak akan membiarkanya pergi setelah apa yang telah mereka keluarkan untuk menandatanganinya,” imbuhnya.
Selama berkiprah di Camp Nou, Neymar telah membukukan 105 gol dari 186 penampilan bersama Barcelona selama lima musim dari 2013 hingga 2017.
Neymar memutuskan hengkang ke PSG pada jendela transfer pemain musim panas 2017 dengan memecahkan rekor transfer termahal di dunia senilai EUR 222 juta atau setara Rp3,6 triliun.
Sejak datang ke Parc des Princes, ia telah mengoleksi 44 gol dari 49 penampilan untuk PSG, namun enam bulan di sana ia telah dirumorkan dengan Real Madrid saat Presiden El Real, Florentino Perez secara terang-terangan ingin membawanya ke Santiago Bernabeu.
(qur/pojoksatu)

Anjlok, Segini Nilai Jual Neymar di Pasaran!

POJOKSATU.id, PARIS – Megastar Paris Saint-Germain, Neymar kembali santer dikabarkan dengan spekulasi menuju gerbang keluar Parc des Prince jelang pembukaan bursa transfer pemain musim dingin Januari mendatang.
Teranyar, spekulasi tersebut semakin santer setelah klausul pelepasannya senilai EUR 160 juta atau setara Rp2,6 triliun terungkap ke publik.
Dikutip dari Diario AS, Neymar memiliki klausul pelepasan senilai itu dalam kontraknya yang akan memungkinkannya meninggalkan PSG pada 2020.
Gelandang Barcelona Ini Berdoa Mati-matian demi Neymar
Nilai tersebut tentu nyaris setengahnya dari nilai yang dimilikinya saat ini yang masih berstatus sebagai pemain termaha sejagat seharga EUR 222 juta atau setara Rp3,6 triliun saat didatangkan PSG dari Barcelona musim panas tahun lalu
Rumor keinginan hengkang Neymar dari Paris Saint-Germain memang bukan isu baru. Sejak musim dingin lalu, ia telah dihubungkan dengan Real Madrid yang secara terang-terangan berharap bisa mendatangkannya ke Santiago Bernabeu sebagaimana pengakuan sang presiden, Florentino Perez.
Namun, Neymar memilih menyelesaikan misi di musim debutnya untuk mempersembahkan treble winner domestik untuk Les Parisiens.
Sejauh musim ini, Neymar juga tampil cukup mengesankan dengan mencetak 16 gol dari 18 penampilannya bersama PSG di Ligue 1.
Namun, ada desas-desus yang terus-menerus digaungkan saat pemain berusia 26 tahun itu tidak bahagia di Parc des Princes dan tengah mencari jalan untuk keluar dari Paris.
(qur/pojoksatu)

Gelandang Barcelona Ini Berdoa Mati-matian Demi Neymar

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Rumor kembali Neymar ke Barcelona kembali mencuat menyusul akan segera dibukanya bursa transfer pemain musim dingin Januari  mendatang.
Kendati spekulasi tersebut sulit terwujud mengingat cara pergi megastar timnas Brasil itu ke Paris Saint-Germain musim lalu, namun gelandang Barca, Arthur Melo ternyata sangat mengharapkan hal itu terwujud.
Kompatriot Neymar itu bahkan selalu mendoakan jika pemain termahal sejagat itu akan kembali secara sensasional ke Camp Nou dalam waktu dekat ini.

“Saya pribadi berdoa agar dia datang karena dia seorang superstar, itu tidak bisa dibantah,” kata Arthur dikutip Pojoksatu.id dari Mundo Deportivo.
“Saya pikir semakin banyak pemain hebat yang dimiliki tim, semakin baik,” katanya.
Arthur bahkan mengklaim jika dirinya tak hanya mendoakan spekulasi tersebut terwujud namun juga turut membantu meyakinkan Neymar agar mau kembali ke Catalunya.
“Secara pribadi, saya sedang melakukan banyak pekerjaan untuk mendapatkannya kembali, tetapi dia memiliki kehidupannya, dia tahu apa yang dia lakukan dan saya tidak tahu seberapa dalam negosiasi itu, apakah ada pilihan baginya untuk datang atau tidak,” tuturnya.
“Tapi dia adalah teman pribadi dan profesional yang sangat aku kagumi dan akan sangat senang jika dia bisa kembali ke sini,” ujarnya penuh harap.
Rumor keinginan hengkang Neymar dari Paris Saint-Germain memang bukan isu baru. Sejak musim dingin lalu, ia telah dihubungkan dengan Real Madrid yang secara terang-terangan berharap bisa mendatangkannya ke Santiago Bernabeu sebagaimana pengakuan sang presiden, Florentino Perez.
Namun, Neymar memilih menyelesaikan misi di musim debutnya untuk mempersembahkan treble winner domestik untuk Les Parisiens.
Sejauh musim ini, Neymar juga tampil cukup mengesankan dengan mencetak 16 gol dari 18 penampilannya bersama PSG di Ligue 1.
Namun, ada desas-desus yang terus-menerus digaungkan saat pemain berusia 26 tahun itu tidak bahagia di Parc des Princes dan tengah mencari jalan untuk keluar dari Paris.
(qur/pojoksatu)

Membandingkan Saya dengan Neymar, Itu Bodoh!

POJOKSATU.id, MADRID – Rodrygo Goes, pemain muda Santos yang telah sepakat bergabung dengan Real Madrid musim panas tahun depan ogah dengan dengan penilaian publik yang coba membanding-bandingannya dengan Neymar.
Ditegaskan pemain berusia 17 tahun yang diklaim sebagai “titisan” Neymar, itu, membandingkan dirinya dengan pemain termahal di dunia itu adalah sebuah kebodohan.
“Neymar adalah Neymar dan Rodrygo adalah Rodrygo. Apa yang dia lakukan, tidak ada orang lain yang akan melakukan hal yang sama,” tutur Rodrygo seperti dikutip dari Diario AS.

“Orang-orang ingin membandingkan kami dan tidak ada perbandingan. Neymar berusia 26 dan telah memenangkan segalanya,” ucapnya merendah. “Dia memenangkan Copa Libertadores, Olimpiade, Liga Champions. Saya di tahun pertama saya sebagai seorang profesional,”
Karena itu, ia meminta publik tak coba membandingkan dirinya dengan sosok idolanya tersebut. “Itu adalah kebodohan. Dia salah satu idola saya, dan kami tidak bisa dibandingkan,” imbuhnya.
Real Madrid menandatangani pemain berusia 17 tahun itu dengan kontrak enam tahun atau hingga 2025 awal tahun ini, dan akan mulai berlaku sejak Juni 2019.
Sebagai catatan, Neymar telah memenangkan Copa Libertadores bersama Santos, dan di waktu yang bersamaan Rodrygo baru memulai karirnya.
Pindah ke Barcelona, Neymar adalah pemenang La Liga dua kali dan pemegang tiga kali Copa del Rey, serta mengklaim gelar Liga Champions dan Piala Dunia Klub pada tahun 2015.
Di PSG, ia juga memenangkan treble domestik, mengambil medali untuk Ligue 1, Coupe de France dan Coupe de la Ligue tahun ini.
Di panggung internasional, ia memenangkan Silver bersama tim sepak bola Olimpiade pria Brasil di London pada 2012 dan menjadi lebih baik empat tahun kemudian di negara asalnya untuk mengambil Emas.
Neymar juga memenangkan Piala Konfederasi pada tahun 2013 dan merupakan bagian dari tim nasional yang berada di urutan keempat di Piala Dunia 2014.
(qur/pojoksatu)

Neymar Ogah Terkecoh dengan Situasi Transisi Manchester United

POJOKSATU.id, PARIS – Paris Saint-Germain bisa diuntungkan dengan masa transisi manajerial di tubuh Manchester United yang akan menjadi musuhnya di babak 16 besar Liga Champions.
Namun, Neymar melihat, situasi tersebut tidak serta merta memberikan keuntungan bagi timnya. Ia bahkan tak ingin terkecoh dengan kondisi di Old Trafford tersebut.
Selain materi pemain Setan Merah yang mumpuni, kehadiran Ole Gunnar Solskjaer dan kawan-kawan sebagai manajer interim dipastikan membuat situasi ruang ganti MU kembali kondusif.
Manchester United akan berhadapan dengan Paris Saint Germain dalam babak 16 besar Liga Champions musim ini. Namun masalah datang ketika United tak lagi bersama dengan sang manajer Jose Mourinho yang dipecat pada pekan ini.
“Kita tahu kualitas yang dimiliki Manchester United. Para pemainnya memiliki mentalitas juara,” tutur Neymar kepada Fox Sports seperti dikutip dari Metro.
“Mungkin mereka mengganti manajer dan gaya permainan mereka akan berubah. Mereka berada dalam masa transisi, namun kita semua tahu potensi Manchester United,” sebut dia.
Karena itu, Neymar ogah menganggap enteng lawannya itu, bahkan ia mengajak rekan-rekannya di Parc des Princes untuk mewaspadai kebangkitan MU di laga nanti.
“Dua pertandingan antara PSG dan Manchester United akan sangat menarik. Saya selalu senang jika berhadapan dengan klub kuat seperti Manchester United,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Duh, Neymar “Berulah” Lagi dengan Rambutnya!

POJOKSATU.id, PARIS – Bintang Paris Saint-Germain, Neymar memang tak pernah menjauh dari sensasi dan pemberitaan seksi, baik soal aksinya di dalam lapangan maupun kehidupan kesehariannya.
Terbaru, Neymar kembali membuat heboh dengan gaya rambut barunya yang super mengejutkan dan kali ini terlihat ekstrim, gimbal.
Tak ayal, saat ia ‘memperkenalkan’ gaya gimbalnya itu ke publik lewat lini masa, pro kontra pun langsung membanjiri kolom komentar.

Beberapa warganet yang tidak suka dengan gaya rambutnya lantas mengolok-olok penggawa tim Samba Brasil itu.
“Akan kacau ketika dia berguling-guling di tanah,” tulis akun @MikeFoster_ATL bernada menyindir. “Sangat mengerikan!” timpal pemilik akun @AaronNabusiu.
Model potongan rambutnya ini pun bukan kali pertama menghebohkan publik. Saat Piala Dunia 2018 di Rusia, Neymar tampil penuh percaya diri bersama Selecao dengan potongan rambut yang disebut publik sebagai gaya spagetti tumpah.
Memang, Neymar telah mencetak 16 gol dalam 19 penampilannya bersama PSG di semua kompetisi sejauh musim ini, termasuk sumbangan delapan assist-nya.
Namun, pemain termahal sejagat itu tentu perlu lebih memikirkan soal performanya di lapangan ketimbang terus-terusan mencari perhatian di luar lapangan.

 

View this post on Instagram

 
@neymarjr #dreads #familiabaroni #dreadsdossonhos #estudiobaroni #dreadboy #dread #dreadlocks #hair #hairstyle #neymar #neymarjr
A post shared by Estúdio Baroni (@estudiobaroni) on Dec 20, 2018 at 10:21am PST

(qur/pojoksatu)

Pelatih MU Bukan Lagi Mourinho, Neymar Tetap Waspada

POJOKSATU.ID, PARIS – Pemecatan Jose Mourinho dari kursi manajer Manchester United ikut dikomentari bintang Paris Saint-Germain, Neymar. MU yang akan jadi lawan PSG di babak 16 besar Liga Champions dinilai Neymar tetaplah berbahaya meski ada pergantian pelatih.
United memecat Jose Mourinho pada Selasa (18/12/2018) dan menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai penggantinya pada Rabu (19/12/2018) kemarin.
BACA JUGA: Libur Kompetisi, Bek Senior Persib Nikmati Masakan Ibu
Neymar menilai MU tetaplah tim kuat meski bukan lagi Mourinho pelatihnya. Di bawah asuhan Solskjaer, penyerang asal Brasil itu menilai Setan Merah akan tampil dengan kekuatan berbeda.
Solskjaer sendiri paling dikenang oleh fans MU atas kontribusinya yang menentukan untuk kemenangan Liga Champion 1999. Kini ia mendapatkan kesempatan untuk jadi pelatih MU yang akan kembali tampil di turnamen tersebut pada Februari mendatang.
 
Manajer interim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer.
“Kami tahu kualitas yang dimiliki Manchester United dan kami tahu bahwa pemain mereka memiliki mental juara,” kata Neymar dikutip Pojoksatu.id dari Manchester Evening News.
“Pelatih telah berubah dan itu akan membuat mereka memainkan gaya yang berbeda – mereka sedang dalam proses mengubah keadaan – tetapi kami tahu kualitas yang mereka miliki.”
BACA JUGA: Di Tangan Solskjaer, Gelandang yang ‘Diparkir’ Mourinho Ini Bisa Moncer Lagi
“Saya suka pertandingan besar dan selalu menyenangkan bermain di dalamnya. Saya sangat senang bisa menghadapi Manchester United,” tuturnya.
Manchester United akan menjamu PSG di Old Trafford pada 12 Februari sebelum leg kedua di Parc des Princes pada 6 Maret.
(fat/pojoksatu)

Gara-Gara Pemain Ini Unai Emery Hengkang dari PSG!

POJOKSATU.id, LONDON – Dominique Severac, pandit sepakbola asal Prancis mengungkapkan alasan dibalik hengkangnya Unai Emery dari Paris Saint-Germain musim panas tahun ini.
Severac mengklaim, kepergian Emery dari Parc des Princes menuju Arsenal tidak terlepas dari ‘ulah’ Neymar. Emery, sebut dia, kesulitan mengendalikan perilaku pemain paling mahal sejagat itu.
“Emery punya hubungan yang buruk, Dia tidak tahu bagaimana mengendalikan para bintang. Itulah mengapa dia berada di Arsenal sekarang,” tutur Severac kepada L’Equipe seperti dikutip dari Goal.

“Bagi Emery, tidak ada bintang di ruang ganti, Neymar dan (Christopher) Nkunku adalah pemain yang sama. Ketika Anda adalah Neymar, Anda tidak bisa merasa seperti Nkunku,” sebut dia.
“Nkunku tahu dia bukan Neymar dan Neymar tahu dia bukan Nkunku!” ucapnya.
Namun Severac menilai, pelatih baru PSG Thomas Tuchel sejauh ini mampu “menjinakkan” bintang Samba Brasil itu.
“Apakah Neymar kembali ke performa topnya di tangan Tuchel? Inti dari jawabannya adalah ya,” katanya.
“Anda dapat membuat pararel yang berlawanan dengan musim lalu, mengapa berjalan begitu buruk (dalam menangani Neymar)? Karena sama sekali bukan pelatih yang sama,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)