Neymar

Akui Ingin Bermain dengan Hazard, Neymar Kirim Sinyal Bakal ke Madrid?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bintang Paris Saint-Germain Neymar mengaku ingin bermain dengan Eden Hazard di masa depan.
Diketahui Hazard dikabarkan bakal hengkang dari Chelsea dan merumput di Santiago Bernabeu pada musim depan.
“Saya ingin bermain dengan Hazard. Dia memiliki gaya yang mirip dengan saya,” kata Neymar kepada Fox Sports Brazil.
“Saya pikir saya bisa mencobanya. Kami akan menyebabkan kekacauan bersama!” sambungnya.
AKan tetapi, pernyataannya ini malah menimbulkan spekulasi jika dirinya juga bakal ke Real Madrid.
Belakangan, ia juga dikaitkan dengan klub yang kini kembali ditangani oleh Zidane.
Pernyataan pemain asal Brazil ini dalam wawancara beberapa waktu lalu pun kembali dijadikan bahan pembicaraan.
Ketika itu ia mengatakan, “siapa pun ingin bermain di sana”, saat ditanya terkait isu kepindahannya ke Real Madrid.
Namun, menurut laporan, Real Madrid tidak lagi menargetkan Neymar. Terlebih lagi, mereka harus meningkatkan tawaran usai PSG juara Liga Perancis musim ini.
Real Madrid pun kini lebih mengincar Paul Pogba dari Manchester United.
(zul/pojoksatu)

Neymar Dilarang Tampil di Tiga Pertandingan Eropa, Ini Alasannya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemain Paris St-Germain Neymar dilarang tampil membela timnya untuk tiga pertandingan Eropa.
Dilansir BBC, hukuman ini dijatuhkan UEFA sebagai akibat dari ulah Neymar yang menghina pejabat pertandingan di Instagram setelah kekalahan di babak 16 besar Liga Champions oleh Manchester United.
Pemain asal Brazil itu beraksi keras terkait keputusan untuk memberikan Setan Merah penalti usai melalui ulasan VAR.
Ia mengatakan bahwa penalti yang dicetak Marcus Rashford, “tidak ada”.
“Ini memalukan. Empat orang yang tidak tahu apa-apa tentang sepakbola menonton tayangan ulang gerakan lambat di depan televisi,” sambungnya.
Wasit meninjau cuplikan bola yang mengenai tangan bek PSG Presnel Kimpembe sebelum memberikan tim tamu penalti pada injury time yang memberi mereka kemenangan 3-1 di leg kedua pada 6 Maret, memungkinkan mereka untuk maju pada aturan gol tandang.
“Bagaimana itu bisa menjadi bola tangan ketika mengenai punggungnya?” tanyanya.
Atas pernyataannya tersebut, UEFA menunjuk seorang inspektur untuk menyelidikinya dan telah diputuskan menangguhkannya untuk tiga pertandingan kompetisi Eropa berikutnya.
Jika masih berada di PSG musim depan, artinya ia akan absen dalam tiga pertandingan pertama penyisihan grup Liga Champions 2019-20.
Sementara itu, diketahui, Neymar sendiri sudah kembali beraksi setelah absen tiga bulan karena cedera sebagai pemain pengganti saat PSG merayakan kemenangan Ligue 1 dengan mengalahkan Monaco pada hari Minggu.
(zul/pojoksatu)

Setelah 70 Hari Absen, Neymar Kembali Berlatih

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kabar baik datang bagi penggemar Paris Saint-Germain (PSG). Pemain andalan mereka, Nyemar, sudah kembali berlatih.
Diketahui, Neymar sudah 70 hari absen akibat cedera metatarsal dalam pertandingan melawan Strasbourg pada 23 Januari lalu.
Mantan pemain Barcelona ini pun sempat menjalani operasi untuk penyembuhannya. Bahkan sampai pulang ke Brasil selama proses pemulihan.
Belum lama ini, dilansir Marca, PSG mengumumkan jika kondisi Neymar kini membaik.
“Cedera Neymar berkembang dengan baik,” PSG mengumumkan.
“Seperti yang diharapkan, pemain akan kembali ke pelatihan di lapangan dan spesialis klub akan melakukan penilaian medis dan radiologis penuh dalam 15 hari,” sambungnya.
Jika kondisinya memungkinkan, ia akan kembali bermain bersama rekan-rekannya di sisa pertandingan musim ini.
Selain itu, ia juga dimungkinkan bisa membela negaranya, Brasil, di ajang Copa America musim panas ini.
(zul/pojoksatu)

Serius Datangkan Neymar, Real Madrid Siapkan €350 Juta

POJOKSATU.id, JAKARTA – Real Madrid tampaknya tak main-main soal niatannya untuk mendatangkan Neymar.
Dilaporkan Sport, Madrid menyiapkan tawaran fantastis untuk bisa mendatangkan superstar Brasil itu.
Disebutkan, klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu ini menyiapkan sekitar €350 juta atau sekitar Rp 5,5 triliun pada jendela transfer musim panas mendatang.
Bukan hanya itu, Madrid juga dikabarkan menyiapkan gaji besar yang disebut-sebut melebihi bintang Barcelona, Lionel Messi. Gaji Neymar ditawarkan €40 juta atau sekitar Rp 732 miliar per musim.
Keinginan Madrid untuk mendatangkan Neymar dikatakan sebagai target realistis.
Pasalnya, target mereka lainnya yakni Kylian Mbappe dikabarkan masih enggan meninggalkan Perancis.
Sementara itu, jika tawaran Madrid diterima, maka Neymar makin mengukuhkan gelarnya sebagai pesepakbola termahal.
Saat ini, ia pun memang masih memegang rekor tersebut saat didatangkan PSG dari Barcelona pada 2017 lalu.
(zul/pojoksatu)

Ditanya Soal ‘Comeback’ ke Barcelona, Neymar: Jangan buat Saya Marah!

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Megastar Paris Saint-Germain, Neymar rupanya mulai jengah dengan rumor ‘comeback’ ke Barcelona.
Neymar yang kini harus menepi cukup lama akibat cedera parah itu meminta media tidak terus mengusiknya dengan pertanyaan seputar rumor transfer tersebut.
“Tolong, jangan membuat saya jengkel dan marah,” sebut Neymar dikutip Pojoksatu.id dari laman Diario AS.
Neymar sendiri baru tiba di Barcelona untuk menjalani perawatan intensif atas cedera metatarsal di kaki kanannya.
Neymar diharuskan beristirahat selama sepuluh pekan ke depan sehingga harus mundur dari ingar bingar kompetisi.
Pemain termahal sejagat itu juga dipastikan akan absen di babak 16 besar Liga Champions saat PSG bentrok dengan Manchester United pada pertengahan Februari dan awal Maret.
Dengan kondisi ini, Neymar bahkan terancam mengakhiri kompetisi musim ini lebih awal, mengingat ini adalah cedera yang kesekian kalinya yang diderita.
Musim lalu, Neymar juga harus menepi cukup panjang setelah mengalami robek otot metatarsal pada bagian kaki kanannya.
Neymar didatangkan Les Parisiens dari Barcelona pada musim panas 2017 lalu dengan nilai mahar EUR 222 juta atau setara Rp3,6 triliun untuk memecahkan rekor pemain termahal sejagat.
(qur/pojoksatu)

Neymar Cedera, Penggawa Manchester United Ini Malah Sedih

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester United secara tidak langsung diuntungkan dari cedera parah yang tengah dialami bintang Paris Saint-Germain, Neymar.
Neymar sendiri telah dipastikan akan absen di dua leg di babak 16 besar Liga Champions saat kedua tim bentrok di pertengahan Februari dan awal Maret mendatang.
Namun, reaksi tak diduga ditujukkan striker Setan Merah, Romelu Lukaku. Alih-alih senang tim lawan akan ‘pincang’ di laga mendatang, penggawa timnas Belgia itu malah sedih.
Duh, Neymar Bisa Akhiri Musim Lebih Cepat

“Kami sebetulnya lebih senang bermain menghadapi pemain terbaik dunia, jadi level di pertandingan bisa meningkat,” ujar Lukaku seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal.
“Saya harap dia akan segera pulih. Jika dia tampil, itu akan jadi pertandingan yang bagus untuk seluruh fans,” sebut dia.
Man United sendiri dipandang punya kans untuk memenangkan pertandingan kontra PSG, namun Lukaku tak ingin melihat itu apalagi jemawa.
Ditegaskannya, skuat besutan Thomas Tuchel bukan sembarang tim yang bisa dianggap enteng. “Favorit (menang) lawan PSG? Tidak! Ini akan jadi laga yang rumit, melawan tim yang punya banyak talenta, yang bermain di level tertentu dalam beberapa tahun terakhir,” tuturnya.
“Tim yang punya pemain juara dunia, para pemain yang telah memenangkan banyak trofi dan banyak pengalaman. Ini akan jadi laga sulit, tapi jadi tes bagus bagi kami untuk mengetahui seberapa primanya kami,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Duh, Neymar Bisa Akhiri Musim Lebih Cepat

POJOKSATU.id, PARIS – Megastar Paris Saint-Germain, Neymar dipastikan akan absen di babak 16 Liga Champions karena cedera cukup parah yang tengah membekapnya.
Pemain termahal sejagat itu kembali dibekap cedera metatarsal di kaki kanannya kala membela Les Parisiens menghadapi Starbourg di babak 16 besar Coupe de France pada 23 Januari lalu.
PSG sendiri akan menghadapi Manchester United di fase knock-out pentas paling bergengsi di benua biru itu pada pertengahan Februari mendatang dan awal Maret.
Neymar bahkan berpeluang mengakhiri musim ini lebih cepat, setelah tim medis menyebut cedera Neymar di luar dugaan sebelumnya (lebih parah).
Dikutip Pojoksatu.id dari laman BBC Sports, penggawa Selecao itu harus menepi paling lama sepuluh pekan ke depan.
Awalnya, tim medis mendiagnosa Neymar akan menepi paling lama empat pekan. Namun, cederanya didiagnosis lebih parah dari ekspektasi setelah dilakukan pemeriksaan mendalam oleh tim medis PSG.
Idealnya pemain internasional Brasil itu baru bisa merumput dalam bentrok kontra LOSC Lille di Ligue 1 Prancis, pada 13 April mendatang.
“Paris Saint-Germain berkumpul bersama para ahli medis terkenal di dunia di Pusat Pelatihan Ooredoo untuk melakukan tinjauan menyeluruh terhadap cedera pada kaki kanan Neymar Jr,” demikian pernyataan klub.
“Setelah analisis terperinci oleh para spesialis, dicapai konsensus mengenai perawatan konservatif cedera Neymar Jr. pada metatarsal kanan kelima,” sebutnya.
Pihak klub sendiri menginformasikan jika sang pemain telah menyetujui untuk istirahat panjang setidaknya dalam sepuluh pekan ke depan.
“Paris Saint-Germain mengirim dukungan dan dorongan terkuatnya kepada Neymar Jr untuk mengatasi cedera ini, dengan keberanian dan tekad yang selalu ditunjukkan pemain,”
Kenyataan ini tentu menjadi mimpi buruk buat skuat Thomas Tuchel. Kendati PSG tampil superior di pentas domestik, namun kehadiran Neymar di pentas Liga Champions sangat dibutuhkan.
Sejauh musim ini, Neymar telah mengemas 20 gol dan menyumbang sepuluh assist dari 23 penampilannya bersama PSG di semua ajang.
(qur/pojoksatu)

Neymar Cedera, Kabar Gembira buat Setan Merah

POJOKSATU.id, PARIS – Kabar tak menggembirakan menghampiri Paris Saint-Germain jelang laga babak 16 besar Liga Champions musim 2018/19 Februari mendatang menghadapi Manchester United.
Les Parisiens dipastikan tidak akan diperkuat sang superstar Neymar di laga sangat krusial tersebut karena sang bintang masih dalam pemulihan cedera.
Neymar y mengalami cedera metatarsal saat bertanding kontra Strasbourg di ajang Coupe de France pada tengah pekan lalu.
Akibatnya, pemain termahal di planet ini dipastikan tidak bisa diturunkan di pertandingan pada 12 Februari nanti karena kondisinya yang tidak memungkinkan.
Pelatih PSG, Thomas Tuchel sendiri telah mengonfirmasi hal tersebut dan mengatakan, Neymar bakal “super sulit” untuk pulih tepat waktu dari cederanya dan bermain dalam laga krusial di Old Trafford itu.
“Ya, akan super sulit bagi dia (untuk bermain menghadapi MU),” sebut Tuchel kepada Canal+ seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal.
Namun begitu, Tuchel berharap timnya dihampiri keajaiban dan Neymar bisa pulih sebelum kick-off laga tersebut, kendati hal itu sulit terwujud.
“Seperti yang saya jelaskan pada Sabtu kemarin, hingga kini masih terlalu dini untuk memperkirakan kapan dia bisa kembali. Kami harus menunggu pada pekan ini, melihat reaksinya saat menjalani pengobatan,” tuturnya.
“Barulah setelah itu kita bisa mengetahui tanggal pastinya dia kembali. Tapi, bukan rahasia lagi bahwa akan sangat sulit bagi Neymar untuk tampil lawan United,” imbuhnya.
Tanpa Neymar, PSG memang masih punya amunisi berkualitas di lini depan seperti Kylian Mbappe, Edinson Cavani, dan Angel Di Maria. Meski begitu, tidak demikian halnya dengan situasi lini tengah mereka.
PSG baru saja kehilangan Marco Verratti yang diterpa cedera engkel cukup parah. Pengasingan Adrien Rabiot dari skuat juga tidak membantu.
Namun, rekrutan anyar Leandro Paredes diharapkan bisa mengisi lubang tersebut, namun hingga kini gelandang Argentina itu belum tiba dari Zenit.
(qur/pojoksatu)

Neymar Siap Gabung Real Madrid, dengan Satu Syarat…

POJOKSATU.id, PARIS – Spekulasi Neymar bergabung dengan Real Madrid kembali mencuat pada jendela transfer pemain musim dingin awal tahun ini.
Dikutip dari Diario AS, seperti dilaporkan Don Balon, megastar Paris Saint-Germain itu telah memberikan sinyal siap memenuhi hasrat sang presiden el Real, Florentino Perez yang telah mengungkapkan keinginannya memakai jasa penggawa Selecao Brasil itu.
Namun, masih dalam laporan tersebut, kesediaan Neymar merapat ke Santiago Bernabeu dengan syarat, Los Blancos ditukangi Luiz Felippe Scolari.
Yah, Neymar Sudah Selevel dengan Ronaldo dan Lionel Messi!

Bagi Neymar sendiri, Scolari bukanlah sosok yang asing. Pria yang kini menjadi pelatih Palmeiras itu sempat membesutnya di Piala Dunia 2014 bersama timnas Brasil.
Namun, Scolari memilih mundur dari kursi kepelatihan setelah timnya dipecundangi timnas Jerman dengan skor menyakitkan 1-7 di babak semifinal Piala Dunia 2014 Brasil.
Karena itu, Don Balon melaporkan, Neymar tidak akan kembali ke Spanyol untuk bergabung dengan Real Madrid selama masih dilatih Santiago Solari.
Solari sendiri ditunjuk pihak manajemen Los Merengues untuk menggantikan peran Julen Lopetegui yang dipecat.
Sejauh ini, Solari mampu menjalankan tugasnya dengan baik, kendati Real Madrid baru saja bermain imbang dengan Villareal dalam laga tunda lanjutan La Liga Spanyol, Jumat (4/1/2019) dini hari WIB.
Rumor Neymar ke Real Madrid sendiri sebenarnya sudah mencuat sejak musim dingin tahun lalu, saat Perez mengungkapkan keinginannya bisa menandatangani pemain berusia 27 tahun itu.
Dalam pertanyaannya, Perez mengatakan, hanya di Real Madrid, Neymar akan bisa memenangkan Ballon d’Or sebagai pemain terbaik.
(qur/pojoksatu)

Yah, Neymar Sudah Selevel dengan Ronaldo dan Lionel Messi!

POJOKSATU.id, RIO – Legenda Selecao Brasil, Zico menyebut sosok Neymar kini sudah pantas disejajarkan dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Kendati Neymar belum punya gelar individual mentereng sebagaimana yang dikoleksi kedua pemain tersebut, Zico tetap memandang Neymar adalah pemain terbaik di dunia bersama Ronaldo dan Messi.
Menurutnya, megastar Paris Saint-Germain itu memiliki kualitas luar biasa selevel dengan Cristiano Ronaldo dan mantan rekan setimnya di Barcelona, Lionel Messi.
Neymar, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
“Neymar adalah pemain luar biasa. Ia punya talenta yang jarang dimiliki pemain lainnya dalam sepakbola. Saya menempatkannya selevel dengan Cristiano Ronaldo dan Messi,” sebut Zico seperti dikutip dari Marca.
Terlebih, dikatakan Zico, Neymar kini kerap dimainkan sebagai pemain nomor 10 alias sebagai striker, posisi yang bukan menjadi tempatnya selama ini karena ia adalah seorang gelandang sayap.
“Neymar tak boleh memainkan peran itu (striker). Ia adalah pemain sayap dan selalu seperti itu,” katanya.
Namun begitu, ia menilai, Thomas Tuchel sengaja menempatkannya di posisi tersebut karena melihat kualitas yang dimilikinya dan peran pentingnya dalam skuat.
“Klub memberinya nomor 10 karena ada arti besar dalam hidup sebagai pemain Brasil,” ucapnya.
“Jadi, kostum nomor 10 punya bobot, tak hanya di tim nasional, tapi juga di Brasil. Itu sebagai referensi besar. Ia merupakan pemain bintang dalam tim, jadi ia menerima nomor 10,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)