pahlawan

Sebelum Tanding, Witan Sulaeman Sempat Kena Semprot Pelatih

POJOKSATU.id, JAKARTA – Witan Sulaeman, gelandang serang Timnas U-19 Indonesia tampil menjadi pahlawan kemenangan timnya atas Uni Emirat Arab (UEA).
Gol semata wayangnya di menit 23 laga pamungkas Grup A di SUGBK, Rabu (24/10/2018) malam WIB cukup mengantarkan skuat Garuda Nusantara melaju ke perempat final Piala Asia U19 2018.
Pemain asal Palu yang baru berusia 17 tahun itu memang tampil sangat impresif sepanjang pertandingan. Ia tampil penuh percaya diri dengan memainkan aksi individualnya meliuk-liuk dihadapan para pemain lawan yang tinggi besar.
Gol satu-satunya yang tercipta di laga itu pun ia lahirnya lewat sebuah aksi individu yang impresif. Mencuri bola pemain UEA lalu menggiringnya ke dalam kotak terlarang untuk kemudian melesakkan sepakan keras terukur ke dalam jala lawan.
Witan pun berbagi rahasia dibalik aksi spartannya di pertandingan tersebut. Ia mengaku sebelum pertandingan atau saat sesi latihan, ia sempat menjadi sasaran kemarahan sang pelatih, Indra Sjafri.
“Ya, dimarahi coach (Indra Sjafri, red) itu benar. Pertandingan tadi hasil marah-marah itu, saya cetak gol juga  gara-gara itu,’’ kata Witan sembari tersenyum.
Witan ingat betul bagaimana kemarahan pelatihnya itu karena sering melakukan pressing ketika lawan menguasai bola.
“Buktinya gol saya tadi dari situ, pressing dan memanfaatkan kesalahan lawan,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)