pandangan

Jose Mourinho: Pemain Sekarang Merasa Lebih Besar dari Klub!

POJOKSATU.id, SETUBAL – Mantan manajer Manchester United, Jose Mourinho mengungkapkan perbedaan yang sangat signifikan terkait peran pemain dalam klub.
Dikatakan Mourinho, di era sepakbola modern sekarang ini, pemain cenderung punya kuasa lebih atas klub, terutama pemain-pemain yang berlabel bintang.
Karena itu, apabila sang pemian terlibat friksi dengan pelatihnya, maka dipastikan klub akan cenderung berpihak pada klub, bahkan sampai harus menyingkirkan pelatih.
Jose Mourinho: Saya ini Spesial Pelatih Klub Top!
Momen Luar Biasa Jose Mourinho Ada di Klub Ini
Pernyataan Mourinho itu sendiri seakan berkisah tentang pengalamannya yang baru saja dialami di Old Trafford.
Diyakini, keputusan manajemen Setan Merah mendepaknya tak hanya soal performa tim di lapangan namun jika tidak terlepas dari hubungannya dengan pemain terutama dengan Paul Pogba.
Mourinho dan Pogba memang kerap terlibat silang pendapat bahkan friksi. Puncaknya, Mourinho pun mencopot ban kapten Pogba dan memarkirnya di bangku cadangan untuk beberapa pertandingan.
“Sekarang semakin sulit untuk menjalin hubungan langsung dengan pemain,” tutur Mourinho kepada beIN Sports seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal.
Oleh karena itu, Mourinho menilai para pelatih saat ini membutuhkan suatu struktur yang bisa mengatasi permasalahan pemain generasi sekarang.
“Setiap klub harusnya punya perwakilan yang bisa berkomunikasi dengan para pemain, sehingga itu akan lebih terorganisir. Pelatih hanya melatih, bukan orang yang menjaga kedisiplinan pemain,” tuturnya.
Kenyataan ini (di Manchester United), menurut dia jauh berbeda di era Sir Alex Ferguson. Sir Alex selalu menegaskan ‘klub lebih penting dari pemain’.
“Ferguson mengatakan setelah kepergian (David) Beckham bahwa ketika pemain merasa lebih penting dari klub, maka harus dijual. Hari ini, hal itu tak lagi ada,” ujarnya.
“Saya ulangi bahwa memang dibutuhkan suatu struktur yang bisa melindungi para pelatih, karena bukan urusan pelatih untuk berusaha menjaga ketertiban dan kedisiplinan para pemain,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)