parkir bus

Taktik ‘Parkir Bus’ Jose Mourinho Bikin Pemain dan Fans MU Merana

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Taktik memasang lima bek ala Manajer Manchester United, Jose Mourinho yang dikenal dengan istilah “parkir bus” kembali menuai kritik tajam.
Setelah Paul Pogba menyuarakan keberatannya atas gaya Mourinho tersebut kini giliran mantan penggawa Setan Merah, Jesper Blomqvist mengemukakan hal senada.
Blomqvist bahkan menyebut ‘parkir bus’ ala Mourinho telah membuat pemain dan fans United merana. Pasalnya, strategi bertahan itu membuat permainan sangat membosankan.

“Saya rasa memang selalu sulit untuk mengikuti jejak pelatih sekelas Fergie (Sir Alex Ferguson),” kata Blomqvist seperti dikutip dari The Sun.
Oleh karena itu, selain pemain, sebut dia, fans pun kecewa karena tim kebanggaannya tak lagi menampilkan permainan yang menghibur dan atraktif.
“Mereka kecewa bukan soal hasil akhir (kalah di pertandingan), namun saat ini mereka kecewa atas apa yang diterapkan tim ketimbang hasil akhir,” sebutnya.
Pasalnya, sebut dia, The Red Devils sudah dikenal sebagai tim yang tampil ofensif, sehingga Mourinho, menurut dia harus menerapkan pola yang sama jika ingin mendapat tempat di hati publik Old Trafford.
“Dalam 20 tahun terakhir, Manchester United benar-benar terbiasa dengan gaya bermain menyerang yang diterapkan Ferguson. Orang-orang menyebut gaya bermain ini sebagai gaya bermain United,” paparnya
“Gaya bermain itu menuntut Anda untuk terus menyerang, dan gaya bermain itu membuat mereka bisa mengalahkan tim manapun tanpa mengenal rasa takut,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Jose Mourinho Tak Mengerti dengan Filosofi Menyerang

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manajer Manchester United, Jose Mourinho bicara blak-blakan soal filosofi bertahan yang dikenal dengan sebutan “parkir bus” yang selama ini diterapkan sebagai strategi tim.
Juru racik asal Portugal itu menilai, strategi menyerang memang sangat mengesankan, namun pertahanan tetap menjadi penting untuk menstabilkan tim dalam sebuah pertandingan yang kompetitif.
“Itu adalah kisah sepak bola menyerang, dan ssaya masih tidak mengerti cerita itu,” tutur Mourinho seperti dikutip dari Goal .
“Karena bagi saya Anda hanya bisa bermain menyerang bola ketika Anda memiliki bola. Anda perlu bola. Ketika oposisi memiliki bola Anda harus tampil bertahan,” ujarnya.
Mourinho menegaskan, ia bergeming dan tetap yakin keputusannya menerapkan pertahanan adalah tepat dan yang terbaik buat timnya saat ini, Setan Merah.
“Saya ingin tim saya, ketika lawan memiliki bola, saya ingin bola,” tambahnya, “dan Anda hanya dapat memulihkan bola jika lawan Anda kalah atau jika Anda pulih atau jika Anda memprovokasi kesalahan di lawan Anda, untuk semua yang perlu Anda pertahankan,”
“Kami mencoba bermain seperti itu. Kuncinya adalah para pemain bisa melakukannya,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)