paulo dybala

Argentina Gasak Irak 4-0, Dybala Bermain Bagus dan Satu Assist

POJOKSATU.id, JAKARTA– Pertandingan persahabatan antara Irak vs Argentina berakhir dengan skor 0-4, Jumat (12/10) dini hari di Stadion Prince Faisal Fahd. Tanpa kehadiran Lionel Messi, Paulo Dybala bermain bagus pada laga ini.
Skuad Albiceleste menggasak tuan rumah dengan skor telak empat gol tanpa balas. Keempat gol kemenangan Argentina dicetak Lautaro Martínez (18), Pereyra (53), Pezzella (82) dan Cervi di masa injury time babak kedua (90+1). Sementara Paulo Dybala mengirimkan satu assit menawan dalam laga ini.
Pada menit 18, timnas Argentina sudah mencetak gol pertama mereka melaui Lautaro Martinez.
Acuna mengirimkan bola crossing ke dalam kotak penalti Irak dan Martinez melompat lebih tinggi dari pemain Irak. Irak 0-1 Argentina.
Pereyra menggandakan keunggulan Argentina menjadi 0-2 melalui golnya di menit 53 babak kedua.
Usai Salvio dan Martinez menyerang tuan rumah, Roberto Pereyra menerima bola kiriman Paulo Dybala dan Pereyra melepaskan tembakan dan skor 0-2 untuk Argentina.
Skuad Argentina belum puas dan mereka menambah keunggulan di menit 82 melalui Pezzella. Skor 0-3.
Di masa injury time 90+1 Cervi masih menambah satu gol untuk Argentina hingga skor 0-4.
Cervi dengan aksi solonya mendobrak pertahanan dan melewati pemain bertahan Irak, dan sontekannya berbuah gol.
Susunan Pemain
Irak: Jalal Hassan; Mustafa Nadhim, Ali Faez, Ahmed Khalaf, Alaa Mhawi, Ali Adnan, Osamah Rashid, Bashar Resan, Amjed Attwan, Ahmed Yasin, Justin Meram.
Argentina: Sergio Romero; Fabricio Bustos, German Pezzella, Ramiro Funes Mori, Marcos Acuna, Leandro Paredes, Maximiliano Meza, Franco Vazquez, Paulo Dybala, Lautaro Martinez, Rodrigo De Paul.
 

(ral/pojoksatu)

Pemain Ini Merasa Tak Pantas Disejajarkan dengan Ronaldo dan Lionel Messi

POJOKSATU.id, TURIN – Bintang Juventus, Paulo Dybala digadang-gadang sebagai calon pemain terbaik dunia masa depan menggantikan peran Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Meski penampilannya belum konsisten, namun Dybala baru saja menunjukkan aksi terbaiknya di babak penyisihan Grup H Liga Champions setelah mencetak hat-trick ke gawang Young Boys.
Namun begitu, sang pemain rupanya risih dengan penilaian publik tersebut. Dybala bahkan menegaskan tidak ada pemain yang mampu menyamai pencapaian Messi maupun Ronaldo tersebut, termasuk dirinya.

“Kecuali Messi dan Ronaldo sudah tak lagi berkarier, namun mereka masih melakukan hal-hal luar biasa,” kata Dybala kepada La Gazzetta dello Sport seperti dikutip dari Goal.
Dybala pun bertekad dan selalu bermimpi dianggap sebagai pemain terbaik di planet ini. “Messi dan Cristiano berada di luar norma. Target saya adalah menjadi yang pertama di antara mereka,” ungkapnya.
Bicara soal pemain lain yang berpotensi menjadi terbaik dunia di masa yang akan datang, Dybala menunjuk gelandang Real Madrid, Isco.
“Manusia biasa lainnya, saya suka Isco, karena ia tidak pernah kehilangan bola, namun Neymar dan Mbappe juga pemain luar biasa,” sebutnya.
“Ketika saya kecil, duduk di depan api unggun, saya berharap saya dapat memenangkan Ballon d’Or. Jika Anda ingin berkembang, Anda harus membuat target tinggi,’ tandasnya.
Sejak bergabung dengan Juventus, Paulo Dybala telah mencetak 72 gol dari 147 penampilannya untuk  Bianconeri.
Dengan usianya yang baru 24 tahun, Dybala pun digadang akan menjadi penerus Lionel Messi maupun Ronaldo sebagai salahsatu pemain terbaik dunia di masa yang akan datang.
Bahkan, sebagaimana pernah diungkapkan legenda Juve, Alessandro Del Piero, Paulo Dybala dan Kylian Mbappe akan mengambil alih panggung Messi dan Ronaldo setelah duo superstar itu pensiun.
(qur/pojoksatu)

Max Allegri Senang Ronaldo dan Paulo Dybala Makin Padu

POJOKSATU.id, TURIN –  Juventus sukses meneruskan tren kemenangannya di lanjutan Serie A Italia setelah membungkam Bologna dengan skor meyakinkan 2-0, Kamis (27/9/2018) dini hari WIB.
Pelatih Juve, Masssimiliano Allegri mengapresiasi perjuangan para pemainnya, termasuk menyoroti performa Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo.
Dybala sukses mencetak gol debutnya musim ini, sedangkan Ronaldo meski gagal menambah koleksi golnya turut menyumbang assist bagi lahirnya gol Blaise Matuidi.

Allegri pun mengklaim, Ronaldo dan Dybala mulai menunjukkan sisi padu di antara keduanya di tengah rumor ketidaksenangan Dybala terhadap kehadiran mantan megabintang Real Madrid itu dalam timnya.
“Mereka (Dybala dan Ronaldo) bermain dengan bagus. Semakin sering mereka bermain bersama, maka semakin bagus dan saling mengenal. Saya rasa masih ada ruang untuk lebih baik. Jika ada Mandazukic bisa lebih baik,” tutur Allegri.
Meski puas dengan hasil pertandingan, Allegri tetap memberikan beberapa catatan atas performa penggawanya itu yang menurutnya masih belum konsisten sepanjang pertan dingan.
“Mereka harus bermain lebih konsisten selama 90 menit, bukan hanya di babak pertama saja,” sebutnya.
“Pada babak pertama, kami menguasai penuh jalannya permainan. Kami bisa menguasai area bermain dengan lebih baik dibanding babak kedua yang lebih rapuh dan kami memainkan bola dengan penuh resiko. Harus diperbaiki,” ungkapnya.
Hingga giornata keenam, bianconerri kini makin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 18 poin atau unggul selisih tiga angka dari Napoli yang menguntit dibawahnya.
(qur/pojoksatu)