pekan ke-23

Hasil Lengkap Pekan ke-23 Go-jek Liga 1: Rival-rival Persib Gagal Menang

POJOKSATU.ID, GIANYAR – Langkah Persib Bandung menuju tangga juara musim ini terbuka lebar. Pada pekan ke-23 Go-jek Liga 1 musim 2018, rival-rival Maung Bandung terpeleset alias gagal mendulang kemenangan.
Madura United misalnya, dipermalukan tamunya Borneo FC dengan skor tipis 1-2. Sementara Bhayangkara FC hanya mampu bermain imbang 2-2 saat menjamu Barito Putera.
Terbaru, Bali United juga ditahan 1-1 oleh tamunya PS Tira. Sementara Persib sendiri sukses mendulang tiga poin dalam laga bertajuk El Clasico, melawan Persija Jakarta di GBLA, Minggu (23/9/2018) kemarin.
Klasemen Sementara Piala Asia U-16 2018: Satu Kaki Garuda Asia Sudah di Perempat Final
Patut jadi perhatian, PSM Makassar yang pekan lalu berada di luar empat besar kini menempati peringkat kedua usai membungkam Sriwijaya FC dua gol tanpa balas.
Dua tim papan bawah, PSMS Medan dan PSIS Semarang berhasil meraih kemenangan pada pekan ke-23 ini. Tim Ayam Kinantan (julukan PSMS) menang 3-2 atas Persela Lamongan.
Sementara Laskar Mahesa Jenar (julukan PSIS) membungkam Perseru Serui 4-2.
Berikut hasil lengkap pertandingan pekan ke-23 Liga 1:
Hasil pertandingan pekan ke-23 Liga 1. (@liga1match)
(fat/pojoksatu)

Dramatis, Persib Bandung Bungkam Persija Jakarta 3-2

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung sukses mengamankan poin penuh atas Persija Jakarta dengan skor ketat 3-2 dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-23 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) petang WIB.
Bek Maung Bandung, Bojan Malisic menjadi pahlawan kemenangan timnya setelah mencetak gol penentu di masa tambahan menit 90+4.
Sedangkan dua gol Persib Bandung lainnya disumbangkan Ezechiel N’Douassel di menit 29 dan gol Jonathan Bauman lewat titik putih di menit 60.
Babak Pertama, Persib vs Persija Sama Kuat 1-1
Sementara gol Macan Kemayoran masing-masing disumbangkan Jaimerson Xavier di menit 45+5 dan Rohit Chand di menit 65.
Dengan hasil impresif ini, Persib makin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 44 poin, sedangkan Persija tertahan diperingkat ketiga dengan raihan 36 poin.
Jalannya pertandingan itu sendiri berlangsung keras bahkan menjurus kasar, bahkan saat wasit meniup peluit kick-off tanda pertandingan dimulai.
Alhasil, wasit Yeni Krisdianto harus mengeluarkan sepuluh kartu merah, lima untuk penggawa Maung Bandung dan sisanya diberikan untuk pemain Macan Kemayoran.
Persib Bandung sendiri coba mengambil momen dengan tampil menekan sejak awal. Namun disiplinnya barisan pertahanan Persija yang digalang Ismed Sofyan membuat upaya tuan rumah belum membuahkan hasil.
Memasuki menit 9, Persib nyaris mencetak gol, namun sundulan Jonathan Bauman menyambut sepakan pojok yang diambil Supardi Nasir masih tipis di atas mistar gawang.
Persib terus menekan barisan pertahanan Persija lewat konstruksi serangan dari sektor sayap yang digalang Febri Hariyadi dan Oh Inkyun.
Memasuki menit ke-24 Rohit Chand nyaris mengoyak jala Persib di menit 24, namun tandukannya masih jauh dari sasaran.
Persib akhirnya mampu menjebol gawang lewat sang bomber, Ezechiel N’Douassel di menit 29. Menerima umpan Febri Hariyadi, Ezechiel langsung melesakkan tendangan keras yang tak mampu diantisifasi Andritany.
Gol Eze pun menambah daya gedor Persib untuk terus menekan barisan pertahanan lawan. Sayang, memasuki menit akhir Persib kecolongan lewat sebuah proses tendangan bebas.
Jamie yang berdiri di kotak terlarang mampu menempatkan bola ke sudut kanan atas gawang yang gagal diantisifasi M. Natsir. Gol Jamie pun menutup babak pertama.

Babak Pertama, Persib Vs Persija Sama Kuat 1-1

POJOKSATU.id, BANDUNG – Babak pertama laga klasik Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Minggu (23/9/2018) sore WIB berakhir sama kuat 1-1.
Persija mampu menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu lewat gol Jaimerson Xavier di menit 45+5. Sebelumnya, tuan rumah memimpin di menit 29 lewat sepakan keras Ezechiel N’Douassel.
Jalannya pertandingan itu sendiri berlangsung keras bahkan menjurus kasar, bahkan saat wasit meniup peluit kick-off tanda pertandingan dimulai.
Alhasil, wasit Yeni Krisdianto harus mengeluarkan delapan kartu merah, lima untuk penggawa Maung Bandung dan sisanya diberikan untuk pemain Macan Kemayoran.
Persib Bandung sendiri coba mengambil momen dengan tampil menekan sejak awal. Namun disiplinnya barisan pertahanan yang digalang Ismed Sofyan membuat upaya tuan rumah belum membuahkan hasil.
Memasuki menit 9, Persib nyaris mencetak gol, namun sundulan Jonathan Bauman menyambut sepakan pojok yang diambil Supardi Nasir masih tipis di atas mistar gawang.
Persib terus menekan barisan pertahanan Persija lewat konstruksi serangan dari sektor sayap yang digalang Febri Hariyadi dan Oh Inkyun.
Memasuki menit ke-24 Rohit Chand nyaris mengoyak jala Persib di menit 24, namun tandukannya masih jauh dari sasaran.
Persib akhirnya mampu menjebol gawang lewat sang bomber, Ezechiel N’Douassel di menit 29. Menerima umpan Febri Hariyadi, Ezechiel langsung melesakkan tendangan keras yang tak mampu diantisifasi Andritany.
Gol Eze pun menambah daya gedor Persib untuk terus menekan barisan pertahanan lawan. Sayang, memasuki menit akhir Persib kecolongan lewat sebuah proses tendangan bebas.
Jamie yang berdiri di kotak terlarang mampu menempatkan bola ke sudut kanan atas gawang yang gagal diantisifasi M. Natsir.
Gol penyeimbang pemain asal Brasil itu pun menjadi gol penutup di babak pertama untuk skor sementara sama kuat 1-1
Susunan Pemain:
PERSIB (4-4-2): M. Natshir (GK), Supardi Nasir, Bojan Malisic, Victor Igbonefo, Ardi Idrus, Ghozali Siregar, Oh Inkyun, Dedi Kusnandar, Febri Hariyadi, Jonathan Bauman, Ezechiel N’douassel.
PERSIJA (4-3-3): Andritany Ardhiyasa (GK), Ismed Sofyan, Maman Abdurrahman, Jaimerson Xavier, Rezaldi Hehanusa, Ramdani Lestaluhu, Rohit Chand, Renan da Silva, Riko Simanjuntak, Novri Setiawan, Marko Simic.
(qur/pojoksatu)

Persija Tak Gentar dengan Palang Pintu Persib

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persija Jakarta bersiap melakoni laga sarat gengsi menghadapi Persib Bandung dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-23 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Minggu (23/9/2018) pukul 15.30 WIB.
Tampil dihadapan dukungan penuh suporter tuan rumah tak membuat nyali Macan Kemayoran ciut. Sang pelatih, Stefano Cugurra Teco bahkan menegaskan, timnya sudah sangat siap menatap laga tersebut termasuk mengatasi kokohnya barisan pertahanan tuan rumah.
Sebagai catatan, Persib Bandung sejauh ini adalah tim yang paling sedikit kebobolan karena  kokohnya pertahanan palang pintu yang digalang Bojan Malisic dan kawan-kawan.
Persija Punya Tren Bagus Bermain di Luar Jakarta
Jamu Persija di Bandung, Persib Punya Rekor Manis

Stefano Cugurra Teco – Pelatih Persija Jakarta (@persijajkt/instagram)Namun begitu, Teco mengaku tidak gentar, karena timnya juga tercatat sebagai tim dengan barisan pertahanan yang baik dengan jumlah kebobolan yang tak jauh beda dari Persib.
Persib baru kebobolan 19 gol hingga pekan ke-22 Go-Jek Liga 1 2018, sementara Macan Kemayoran mencatatkan kebobolan sebanyak 22 gol.
“Persib punya lini bertahan yang paling bagus di liga sekarang ini dan Persija nomor dua yang paling sedikit kebobolan juga,” katanya seperti dikutip dari laman Simamaung.
Jelang Laga Persib vs Persija, Sekjen PSSI Ingatkan Soal Ini
Sang Mantan Siap Redam Agresivitas Duo Bomber Persib
Bisa Kalahkan Persija Jakarta Tak Sekedar 3 Angka!
Selain itu, Teco juga memandang laga tersebut dengan optimisme tinggi karena timnya punya catatan bagus setiap bermain di luar Jakarta.
Bahkan, sejauh ini sambung Teco, Macan Kemayoran mampu memerlihatkan taringnya dengan mengandaskan sejumlah tim besar setiap berlaga di luar Jakarta.
“Jadi, saya pikir ini hal yang positif buat kita. Kita semua main di luar lawannya bagus-bagus. Besok (hari ini) kita melawan yang nomor satu, cuma kalah satu kali lawan Bhayangkara, tapi kita harus kerja keras,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Bisa Kalahkan Persija Jakarta Tak Sekedar 3 Angka!

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung bersiap melakoni laga sarat gengsi saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) pukul 15.30 WIB.
Bertanding dihadapan dukungan penuh Bobotoh tentu menjadi keuntungan tersendiri untuk Maung Bandung bisa mengamankan poin penuh.
Persib yang masih kokoh di puncak klasemen Go-Jek Liga 1 2018 itu memang perlu memenangkan pertandingan untuk terus memperlebar jarak dengan rivalnya itu dipapan klasemen.
Mario Gomez – Pelatih Persib Bandung (persib.co.id)
Terlebih, dikemukakan sang pelatih, Mario Gomez, memenangi laga bertajuk El Clasico Indonesia di pekan ke-23 itu juga menjadi pertaruhan gengsi kedua tim legendaris jaman perserikatan itu.
“Ini adalah derby. Bagi kita sangat penting untuk bisa mengamankan tiga poin. Bukan hanya untuk poin, tapi juga gengsi dan supaya kita bisa memperlebar selisih poin di klasemen,” ungkap Gomez seperti dikutip dari Simamaung.
“Pastinya, juga untuk Bobotoh karena mereka ingin kita menang,” tandasnya.
Gomez pun sangat percaya diri dengan kondisi timnya yang sudah siap tempur, meski ia ogah menganggap remeh tim tamu.
“Saya tahu Persija tim bagus. Tapi saat ini kita yang sedang berada di puncak. Jadi mereka yang seharusnya memikirkan tentang kita, bukan kita yang memikirkan tentang mereka,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Butuh Mental yang Kuat Main di Kandang Persib

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persija Jakarta bersiap melakoni laga tandang ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) pukul 15.30 WIB.
Bagi skuat Macan Kemayoran, pertandingan lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-23 itu tentu bukan laga yang mudah mengingat mereka akan tampil dihadapan dukungan penuh suporter tuan rumah, Bobotoh.
Ismed Sofyan dan kawan-kawan tentu akan dihadapan dengan tekanan dan teror dari Bobotoh sepanjang pertandingan.

Oleh karena itu, pelatih Persija Jakarta, Steffano Cugurra Teco menilai, mentalitas yang kuat menjadi aspek penting yang harus dimiliki para pemainnya di laga nanti.
“Program latihan untuk pertandingan sudah siap, kami sudah siap,” kata Teco lewat laman resmi klub seperti dikutip dari Goal.
Selain pemain lama, Teco menggaransi pemain yang baru bergabung juga telah siap termasuk sudah mendapat gambaran dengan atmosfir yang akan tercipta di laga nanti.
“Para pemain juga sangat konsentrasi serta fokus untuk bermain pada hari Minggu. Termasuk tentunya pemain baru baik asing maupun lokal juga sudah kami ceritakan bagaimana saat bermain di sana di mana harus dibutuhkan mental yang kuat,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)