pelatih

Persib Tersingkir di Piala Presiden 2019, Miljan Radovic Akui Salah Ambil Keputusan

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung angkat koper lebih dini di ajang Piala Presiden 2019 usai dibungkam Persebaya Surabaya 3-2 di babak penyisihan Grup A, kemarin.
Persib menelan dua kali kekalahan di fase grup sehingga langkahnya dipastikan terhenti. Persebaya sendiri dipastikan lolos ke fase berikutnya.
Pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic pun mengaku melakukan kesalahan ketika melakukan beberapa pergantian pemain di laga tersebut.
Kapten Persib Bandung Minta Bobotoh Bersabar
VIDEO: Detik-Detik Miljan Radovic Dipukul Bobotoh
Namun demikian, ditegaskan pelatih asal Montenegero itu, ia telah berupaya semaksimal mungkin menurunkan pemain yang benar-benar siap.
“Kita hanya bisa berencana dan berproses, tidak bisa harus langsung jadi dan itu bukan kesimpulan,” katanya seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Bobotoh.
Radovic pun sempat melontarkan kritikan terhadap beberapa pemain yang menurutnya ternyata tidak siap bermain.
“Kamu lihat siapa pemain yang masuk dan bermain, mereka tidak bisa bermain, kita hanya bisa memainkan 11 pemain, sisanya kita hanya mengganti 1,2 ,3, 4 pemain. seperti hari ini kita hanya bisa mengganti beberapa pemain,” ungkapnya.
Radovic sendiri mengalami insiden yang tidak mengenakan saat seseorang yang diduga Bobotoh berupaya menyerangnya usai pertandingan.
Beruntung, sejumlah petugas keamanan berhasil mengamankan pelaku, dan Radovic tidak mengalami luka yang cukup berarti.
(qur/pojoksatu)

Manajer dengan Gelar Juara Terbanyak, Ini Daftarnya

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Legenda manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson masih memimpin daftar pelatih atau manajer dengan gelar terbanyak di dunia.
Menukangi dua klub sepanjang karier manajerialnya, Sir Alex telah mengoleksi 49 gelar bersama Aberdeen dan Manchester United.
Sir Alex memutuskan pensiun dari Manchester United pada musim 2012/13 dan publik saat itu cukup kaget mengingat MU sedang dalam performa impresif.
Di tangan pria asal Glasgow Skotlandia yang kini telah berusia 77 tahun itu, MU bergeming sebagai kampiun Liga Primer Inggris untuk beberapa musim secara beruntun.
Karena itu tak berlebihan jika Sir Alex dicatat sebagai manajer dengan jumlah koleksi gelar atau titel juara paling banyak sejauh ini.
Sementara salahsatu penerusnya di Old Trafford, Jose Mourinho menempati peringkat ketujuh dengan mengoleksi 25 gelar.
Puluhan titel itu dikumpulkan dari lima klub yang pernah ditukanginya, FC Porto, Inter Milan, Real Madrid, Chelsea dan Manchester United.
Selain dua nama manajer yang populer tersebut, beberapa orang pelatih yang namanya kurang familiar ternyata banyak mengoleksi gelar sepanjang kariernya, sebut saja Jock Stein dan Valery Lobanovsky.
Stein telah mengoleksi 26 gelar dari empat klub yang pernah ditukanginya, yakni  Dunfermline Athletic, Hibernian, Celtic, termasuk timnas Skotlandia.
Sementara Valeriy Lobanovsky mengemas 30 gelar dari satu klub yang ditukanginya di sepanjang karier, yakni Dynamo Kiev.
Selain nama-nama manajer atau pelatih dengan jumlah gelar dan titel juara di atas, berikut daftar 9 besar pelatih atau manajer dengan titel atau gelar terbanyak yang dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal, di antaranya:

Kompak, Penggawa Juku Eja Minta Robert Rene Albert ‘Comeback’

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Penggawa PSM Makassar berharap Robert Rene Alberts bisa kembali menukangi Juku Eja.
Sebelumnya, pelatih asal Belanda itu memilih mengundurkan diri sebagai pelatih PSM Makassar karena alasan kesehatan.
Sejak itu, PSM belum juga menemukan penggantinya, dan kini opsi memanggil kembali Rene Alberts semakin kencang tersiar.
PSM Makassar Berharap Robert Rene Alberts Mau Kembali
Bek PSM Makassar, Abdul Rahman mengaku senang jika Rene Alberts bisa kembali membesutnya. Pasalnya, keterlibatan timnya di ajang AFC Cup musim ini membutuhkan sosok pelatih yang mumpuni.
“Kita tunggu saja. Ya, semoga saja begitu,” harap pemilik nomor punggung 28 dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos.
Senada, penggawa anyar, PSM, Bayu Gatra, juga berharap Rene Alberts kembali ke Makassar untuk menukangi tim barunya itu.
Lagipula, Bayu mengaku salahsatu alasan dirinya mau bergabung dengan Juku Eja karena kehadiran sosok Rene Alberts.
Asisten pelatih PSM Makassar, Imran Amirullah juga telah menyuarakan hal serupa. Ia berharap Rene Alberts kembali melatih tim.
“Saya juga belum tahu pasti siapa pelatihnya. Kami semua berharap itu coach Robert Alberts,” katanya.
Imran mengakui jika komunikasinya dengan Rene Alberts masih tetap berjalan, kendati hanya sebatas menanyakan kabar.
“Dari informasi dia (Robert Alberts) sudah membaik. Bisa sembuh lebih cepat dari prediksi dokter,” imbuhnya.
Sejauh ini sudah ada 14 pelatih yang melamar. Kemudian dikerucutkan menjadi dua kandidat. Namun, tidak ada satu pun yang menemui kata sepakat.
Dari belasan calon tersebut, dua nama sempat mencuat sebagai suksesor ideal Rene Alberts, yakni Erwin van de Looi dan Darije Kalezic.
Kalezic sudah menegaskan mundur dengan alasan masih ingin melatih di klub Eropa. Sementara Erwin batal karena masih dipertahankan di timnas U-21 Belanda.
(qur/pojoksatu)

Jose Mourinho: Saya Ini Spesial Pelatih Klub Top!

POJOKSATU.id, SETUBAL – Jose Mourinho masih belum mendapatkan klub baru pasca dipecat Manchester United akhir tahun kemarin.
Kendati beberapa coba berupa meminangnya, seperti Benfica, namun pelatih The Special One itu menolak tegas tawaran yang datang tersebut.
Mourinho juga telah dihubungkan dengan klub lamanya, Real Madrid yang tengah berada dalam situasi yang kurang sempurna karena masih tampil inkonsistensi di bawah arahan Santiago Solari.
Momen Luar Biasa Jose Mourinho Ada di Klub Ini
Berbicara soal masa depannya, Mourinho ternyata masih punya hasrat dan keinginan untuk kembali turun ke touchline.
Ditegaskan Mourinho, ia akan kembali melatih jika klub yang dibesutnya nanti adalah klub dengan level top.
“Di mana saya akan bertahan adalah di mana saya memang layak berada, saya pantas berada di level top sepakbola. Saya pantas di level top dan di sanalah saya akan berada,” ungkap Mourinho kepada beIN Sports seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman Goal.
“Saya masih terlalu muda untuk pensiun, saya berada di sepakbola untuk waktu yang lama. Saya akan berusia 56 tahun dalam beberapa pekan ke depan dan saya merasa masih sangat muda,” tekad Mourinho.
Keinginan Jose Mourinho itu tentu tidak berlebihan mengingat dalam kariernya ia banyak menghabiskan bersama klub-klub level atas, sebut saja Chelsea, Inter Milan, Real Madrid dan terakhir Manchester United.
Dari semua klub yang pernah ditukangi itu, Mourinho pun sukses mempersembahkan sejumlah gelar dan titel juara. Paling fantastis adalah saat mempersembahkan treble winner untuk Inter Milan musim 2009/10.
(qur/pojoksatu)

Terungkap, Alasan Persib Bandung Tunjuk Miljan Radovic

POJOKSATU.id, BANDUNG – Miljan Radovic telah ditunjuk pihak manajemen Persib Bandung sebagai pelatih kepala menggantikan peran Mario Gomez yang didepak.
Penunjukkan Direktur Teknik Persib Bandung ini sendiri sempat membuat kaget banyak pihak, terutama Bobotoh, mengingat sang pelatih dinilai belum punya pengalaman manajerial di pentas kompetisi Indonesia.
Padahal, sejumlah nama sempat digadang-gadang sebagai suksesor ideal Gomez, sebut saja pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, mantan pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan hingga mantan juru racik timnas Indonesia Luis Milla.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono mengatakan, Radovic dipilih karena memiliki lisensi kepelatihan yang mumpuni, yaitu UEFA A.
“Terus terang yang melamar banyak dan pertimbangan juga banyak. Salah satu pertimbangan punya lisensi,” kata Kuswara seperti dikutip dari Bolalob.
Selain berlisensi UEFA A, Radovic dinilai memahami karakter tim karena pernah bermain untuk Persib selama dua musim, pada 2011 dan 2012.
“Hatinya betul-betul biru, kepribadiannya kan kita betul-betul tahu. Dia juga sudah menjalankan tugas kepelatihan di beberapa tahun dalam arti rekam jejaknya itu yang patut dinilai. Dan di luar itu banyak pertimbangannya,” terangnya.
Kendati miskin pengalaman, pihaknya pun optimistis dengan potensi yang dimiliki pria asal Montenegro tersebut.
“Pokoknya kita percayakan saja sepenuhnya kepada Radovic. Beri kesempatan kepada dia mencari cara agar menjadi juara,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Ini Dia Sosok Pelatih Baru Persib Bandung

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung resmi menunjuk Miljan Radovic sebagai pelatih baru pengganti Mario Gomez.
Pihak manajemen Maung Bandung sendiri sedianya akan melakukan konferensi pers besok, Jumat (21/12/2018) di Grha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung.
“Iya betul, sudah,” kata Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono seperti dikutip dari Bolalob.
Kuswara menjelaskan, penunjukan Radovic telah melalukan berbagai pertimbangan dan keputusan Radovic adalah keputusan jajaran direksi.
“Ada banyak (pertimbangannya), tapi saya tidak bisa dijelaskan di sini. Besok kami akan menggelar konferensi pers di kantor (kantor Persib),” sebut Kuswara.
Dikatakan dia, dalam konferensi pers besok, pihak manajemen akan membeberkan soal dasar penunjukan Radovic termasuk durasi kontraknya.
“Pelatih sudah ditunjuk, adapun alasannya apa dan durasi kontraknya berapa lama nanti akan kami jelaskan,” ujarnya.
Pihaknya pun mengaku sudah mengkomunikasi keputusan tersebut kepada yang bersangkutan, dan Radovic telah menyatakan kesiapannya.
“Kami sudah komunikasikan kepada Miljan, dan dia sudah menyatakan kesiapannya menukangi Persib,” imbuhnya.
Sebelum muncul nama Radovic, sejumlah nama lain pun sempat mencuat dan digadang-gadang sebagai suksesor ideal Mario Gomez yang didepak.
Radovic sendiri bukan wajah baru bagi Maung Bandung. Sebelum jadi pembesut Supardi Nasir Bajang dan kawan-kawan, mantan penggawa Persib musim 2011/13 itu menjabat sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Persib.
(qur/pojoksatu)

Dipinang Banyak Klub, Teco Masih Tunggu Kejelasan Persija

POJOKSATU.id, JAKARTA – Stefano Cugurra Teco mengaku masih tetap menunggu kepastian soal masa depannya bersama Persija Jakarta di tengah tawaran banyak klub Liga 1.
Pelatih asal Argentina itu mengungkapkan, mendapat tawaran dari beberapa klub Liga 1 termasuk klub asal Thailand.
“Ada (tawaran), tapi saya tunggu dari Persija dahulu. Ada beberapa tim Liga 1 yang memberikan tawaran. Dari Thailand juga ada,” kata Teco.

Teco mengaku tak ingin tergesa-gesa mengambil keputusan, terlebih pihaknya belum mencapai kata sepakat dengan pihak manajemen Macan Kemayoran.
Teco pun menegaskan, dia tetap masih memprioritaskan Persija dan menunggu kabar selanjutnya. “Kita harus lihat nanti bagaimana situasi saya,” ucapnya.
Nasib Teco di ibukota memang masih abu-abu di tengah kontraknya yang segera habis akhir bulan ini. Persija sendiri belum mengambil langkah pasti soal masa depan sang pelatih yang baru saja mempersembahkan trofi Liga 1 2018.
Di tengah spekulasi tersebut, mencuat sejumlah suksesor Teco yang digadang-gadang akan menggantikan perannya di Persija untuk kompetisi tahun depan.
(qur/pojoksatu)

Persib Bantah Pemecatan Mario Gomez karena Gagal Juara

POJOKSATU.id, BANDUNG – Pihak manajemen Persib Bandung menepis alasan pemecatan Mario Gomez karena pelatih asal Argentina itu gagal mempersembahkan titel juara Liga 1 tahun ini
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S. Taryono menegaskan, Gomez tak lagi dipakai untuk musim depan bukan karena gagal mempersembahkan titel juara, namun karena pertimbangan lain.
Ditegaskan Kuswara, keputusan tersebut pun telah melewati pertimbangan matang dan dipandang dari berbagai aspek secara komprehensif.
“Bukan (karena gagal). Penilaiannya banyak. Semuanya sudah diatur dikontrak tapi penilaiannya secara menyeluruh atau komprehensif,” kata Kuswara.
Namun pihaknya ogah membeberkan secara detil faktor-faktor yang menjadi pendorong pemecatan mantan pelatih Johor Da’rul Takzim tersebut.
Pihaknya kini akan fokus mencari suksesor ideal Gomez sebagai persiapan menghadapi musim depan. “Intinya, insya Allah akan bergerak cepat, secepatnya saja. Makin cepat makin bagus,” katanya.
“Pokoknya sedang bergerak cepat. Tapi belum mengerucut. Intinya kami ingin yang terbaik karena musim depan target juara,” tandasnya.
Saat disinggung soal sosok Miljan Radovic sebagai kandidat ideal pelatih Persib Bandung, Kuswara meminta publik terutama Bobotoh bersabar.
Pasalnya, sebut dia, Miljan didatangkan bulan lalu untuk menjadi Direktur Teknik (Dirtek), kendati secara persyaratan (menjadi pelatih kepala) telah memenuhi.
“Posisinya sebagai dirtek. Pokoknya nanti kami lihat secara komprehensif. Radovic secara persyaratan sudah memenuhi, secara sosok akan lihat yang terbaik. Pokoknya yang terbaik, bisa asing bisa juga lokal,” tandasnya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Lord Atep Tak Peduli Pelatihnya Nanti Asing atau Lokal, Asal …

POJOKSATU.id, BANDUNG – Gelandang Persib Bandung, Atep bersuara menanggapi keputusan pihak manajemen mendepak Mario Gomez.
Pelatih asal Argentina berusia 61 tahun itu resmi diputus kontrak atas berbagai pertimbangan, salahsatunya persoalan perilaku dan kondisi di ruang ganti.
Atep pun meyakini jika keputusan klubnya itu sudah menempuh berbagai pertimbangan matang, kendati ia mengaku di tangan Gomez Persib finis lebih baik dibanding musim sebelumnya.
Mario Gomez: Terima Kasih Bobotoh, Sampai Jumpa Lagi!
Legenda Real Madrid ini Digadang Suksesor Ideal Mario Gomez
“Semua sudah diputuskan dan itu penilaian dan pertimbangan manajemen. Apapun itu ya kita mengikuti semua keputusan itu walaupun memang secara tim kemarin cukup baik,” tutur pemain asal Cianjur itu seperti dikutip dari laman Bobotoh.id.
Terkait sosok pelatih baru yang diinginkannya ke depan, ia mengaku tak ingin muluk-muluk. “Siapapun itu, mau lokal atau asing, kami akan dukung,” katanya.
“Bagi saya sebagai pemain sama saja. Yang pasti pelatih ini harus bisa cepat tahu kondisi Liga kita dan cepat menyatu chemistry nya (dengan pemain),” ujarnya.
Selain itu, Atep tentu mengharapkan pelatih nanti bisa membawa Maung Bandung lebih baik lagi dari musim ini.
“Tentu dengan pelatih baru nanti mudah-mudahan bisa mengangkat prestasi Persib lebih dari yang sekarang,” kata Atep. “Siapapun pelatihnya, harus lebih dari sekarang,”
(qur/pojoksatu)

Persib: Kehadiran Mario Gomez Bikin Tak Nyaman Pemain!

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung resmi mendepak Mario Gomez kendati sang pelatih masih menyisakan kontrak setahun ke depan.
Pihak manajemen Maung Bandung pun mengungkapkan, salahsatu alasan dibalik keputusan yang cukup mengejutkan itu, karena sang pelatih kurang bisa menjaga situasi ruang ganti.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono menyebutkan, kendati secara kapasitas dan kualitas Gomez adalah sosok yang mumpuni sebagai pelatih, namun sikapnya kurang baik sehingga tidak bagus untuk keseimbangan tim.
Dua Legiun Asing Persib ini Segera Ikuti Jejak Mario Gomez!
Terungkap, Alasan Persib Bandung Depak Mario Gomez
“Jadi kehadiran Gomez membuat tidak nyaman pemain. Tak hanya pemain, namun juga pada ofisial lainnya. Imbasnya kondisi tim tidak baik di akhir-akhir ini,” tutur Teddy seperti dikutip dari Goal.
Kendati begitu, pihaknya ditegaskan Teddy akan bertanggungjawab terkait persoalan gaji. “Soal kompensasi sisa kontrak, itu masalah internal kami, yang jelas urusan pelatih bersama Persib sudah selesai dan diputus kontrak,” ujarnya.
Soal siapa penggantinya, Teddy memberikan sinyalemen sudah mengantongi sejumlah nama, namun belum berani mengungkapnya ke publik.
“Banyak kandidatnya. Nanti kita evaluasi dengan harapan Desember ini sudah didapatkan,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)