pelatih

Lumat AS, Pelatih Timnas Inggris Tetap Tak Puas

POJOKSATU.id, LONDON – Timnas Inggris sukses membungkam Amerika Serikat dengan skor telak 3-0 dalam laga uji coba internasional di Wembley Stadium, Jumat (16/11/2018) dini hari WIB.
Tiga gol The Three Lions masing-masing didonasi Lingard, Trent Alexander-Arnold di babak pertama dan Callum Wilson di interval kedua.
Kendati menang telak, sang pelatih, Gareth Southgate ternyata tidak terlalu puas. Ia bahkan tak sungkan mengkritik performa pemainnya.
Brace Jedvaj bawa Kroasia Bekuk Juara Dunia
Momen Perpisahan Terindah Wayne Rooney bersama Timnas Inggris
Salahsatu yang jadi sorotan juru racik berusia 48 tahun itu adalah permainan timnya yang terlalu terbuka sehingga dengan mudah dipenetrasi oleh serangan lawan.
“Kami bermain dengan terlampau terbuka. Jika kami melakukan hal itu dalam bentrok kontra Kroasia, kami bakal kalah,” sebut Southgate seperti dikutip dari The Telegraph.
Jika kondisi tersebut tak lantas diperbaiki, sebut Southgate, timnya bisa menghadapi bahaya saat bentrok dengan Kroasia di UEFA Nations League di Wembley akhir pekan ini.
“Jika kami ingin jadi tim top, kami tidak bisa meraih keunggulan 3-0 dengan tidak bermain tanpa bola. Kami harus bermain dengan cerdas sepanjang pertandingan,” sebut dia.
Southgate pantas khawatir mengingat calon lawannya, Kroasia baru saja tampil impresif dengan membekuk Spanyol dengan skor ketat 3-2.
“Kemenangan Kroasia atas Spanyol? Tidak mengejutkan. Sekali lagi, mereka menunjukkan kualitasnya. Bentrok di Wembley esok bakal sangat ketat dan krusial,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Angkat Performa Persebaya, Djanur Ogah Disebut Sang Penyelamat

POJOKSATU.id, SURABAYA – Ditunjuk manajemen Persebaya Surabaya untuk menggantikan peran Angel Alfredo Vera, Djajang Nurjaman sukses memberikan perubahan besar untuk Persebaya.
Betapa tidak, terseok di papan bawah di pertengahan musim bahkan sempat masuk zona degradasi, pelan namun pasti Djanur mampu mengangkat performa timnya dengan mempersembahkan kemenangan dengan kemenangan.
Teranyar, Bajul Ijo sukses membuat sang pemuncak klasemen sementara Go-Jek Liga 1 2018, PSM Makassar bertekuk lutut dengan skor telak 3-0.
Persebaya, Predator Ganas Penghuni Papan Atas

Persebaya Surabaya pun terus merangsek ke atas dan kini telah menyegel peringkat sembilan dengan raihan 41 poin.
Maka tak berlebihan banyak pihak yang menilai mantan pelatih PSMS Medan dan Persib Bandung itu pun tak ubahnya ‘juru selamat’ Persebaya.
Menanggapi hal itu, pria asal Majalengka, Jawa Barat itu pun keberatan. Ia menepis dan enggan dianggap sang penyelamat Persebaya.
Menurutnya, kebangkitan Persebaya dibeberapa pertandingan terakhir tak lebih dari berkat kerja keras dan motivasi tinggi para pemain.
“Bukan karena saya, tapi karena pemain Persebaya punya kualitas,” kata Djanur seperti dikutip dari Goal.
“Apa yang bisa saya perbuat dalam waktu singkat? Tidak ada. Saya hanya buat kekompakan, dan gali kualitas pemain. Itu akhirnya jadi kekuatan Persebaya,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Puas Atas Servisnya, PSG Tambah Durasi Kerja Angel di Maria

POJOKSATU.id, PARIS – Paris Saint-Germain menambah durasi kontrak gelandang penjelajah Angel Di Maria berdurasi dua musim ke depan atau hingga hingga 2021. Sebelum meneken kontrak baru tersebut, durasi kontrak Di Maria akan berakhir pada Juni 2019.
Les Parisiens rupanya cukup puas dengan performa penggawa Timnas Argentina itu sejauh musim ini dan di beberapa laga tampil menjadi pembeda.
Meski sempat dikabarkan akan hijrah ke klub lain, namun Di Maria rupanya semakin mantan untuk meneruskan kiprahnya di Parc des Princes.

#DiMaria2021
Read all about El Fideo's PSG contract extension https://t.co/WemST1YwbK pic.twitter.com/08n2dIkgGj
— Paris Saint-Germain (@PSG_English) October 31, 2018

Pemain berusia 30 tahun itu direkrut PSG dari Manchester United pada 2015 silam dan telah mencatatkan 150 penampilan di semua kompetisi.
Di Maria juga turut membantu tim ibu kota Prancis itu meraih empat gelar domestik di musim lalu. Sejauh musim ini, ia telah mengemas tujuh gol dan enam assists dari 15 penampilannya,
“Saya sangat senang untuk memperpanjang kontrak saya dengan Paris Saint-Germain,” kata Di Maria kepada laman resmi klub seperti dikutip dari Goal.
“Saya begitu menikmati tiga tahun saya di Paris di mana saya punya semua yang dibutuhkan untuk menampilkan permainan terbaik saya,” ucapnya.
“Setiap hari saya merasa terhormat dan termotivasi untuk menjadi bagian dari proyek  ambisius ini. Bersama rekan satu tim saya, kita akan meraih banyak hal hebat lainnya dan akan terus membantu PSG berkembang sebagai klub besar berskala internasional,” paparnya.
Di Maria pun optimistis musim ini PSG akan berbicara banyak di pentas Liga Champions setelah majal musim lalu.
“Bersama-sama, kita akan merasakan hal fantastis lainnya dan menembus sejumlah tantangan baru. Saya yakin bahwa yang terbaik masih akan terjadi,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Pelatih Jepang Akui Suporter Indonesia Bikin Tertekan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mimpi Timnas Indonesia U-19 berlaga di Piala Dunia U-20 di Polandia pada 2019 mendatang harus dikubur dalam-dalam.
Pasalnya, tim Garuda Muda itu harus mengakui keunggulan Jepang pada laga yang digelar di Stadion Utama Bung Karno (SUGBK), Minggu (28/10/2018).
Dalam laga itu, The Young Blue Samurai membungkam Garuda Muda dengan dua gol tanpa balas.
Gol-gol tim tamu itu dicatatkan Higashi di menit 40 dan Miyashiro di paruh kedua menit 71.
BACA:
Statistik Membuktikan, Indonesia Tak Kalah Jauh Dibanding Jepang
Kubur Mimpi Indonesia di Piala Dunia, Jepang Keliling Stadion Hormati Suporter
Kemenangan tersebut sekaligus mempertebal asa tim besutan Masanaga Kageyama itu makin dekat dengan Piala Dunia U-20 tahun depan.
Dalam 90 menit laga, Jepang sejatinya mendapat ‘teror’ luar biasa dari suporter Indonesia yang tak henti-hentinya membuat stadion super berisik.
Bahkan, setiap kali pemain tim tamu itu mengusai bola, suitan dan teriakan ‘bo0’ terus menggema.
Bahkan, sejumlah aksi menarik suporter Merah Putih dengan membuat koreo di tribun pun ikut mewarnai jalannya laga itu.

Susah Payah Kalahkan Indonesia, Pelatih Jepang U-19 Ungkap Stamina Pemainnya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jepang U-19 sukses menjaga asa menjuarai Piala Asia U-19 2018 usai membungkam Timnas U-19 Indonesia dengan skor meyakinkan 2-0 di babak perempat final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (28/10/2018) malam WIB.
Dua gol Samurai Biru itu masing-masing disarangkan Higashi di menit 40 dan Miyashiro di paruh kedua menit 71.
Pelatih Jepang U-19, Masanaga Kageyama mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya sepanjang pertandingan. Ia menyebut, timnya susah payah bisa memenangkan pertandingan tersebut.
Dibekuk Jepang 2-0, Timnas U-19 Indonesia Gagal Melaju ke Piala Dunia

Terlebih, guyuran hujan lebat di sepanjang interval kedua membuat skema pertandingan menjadi berubah, dan tentunya semakin menguras stamina para pemainnya.
“Saya bangga dengan perjuangan pemain untuk bisa menangkan pertandingan ini. Saya bangga juga dengan staff yang mengatur stamina pemain,” tutur Kageyama usai laga seperti dikutip dari Bolalob.
Dengan hasil positif ini, Jepang pun sukses menyegel satu tiket ke Piala Dunia U-20 di Polandia tahun depan. Sebagai petahana, Jepang menargetkan prestasi di ajang lebih tinggi itu.
“Setelah kami sudah dapatkan target minimum, kami mungkin akan mengincar target lain dengan berusaha memenangkan kejuaraan ini,” sebutnya.
(qur/pojoksatu)

Jose Mourinho Balik ke Real Madrid, Calderon: Hanya Masalah Waktu!

POJOKSATU.id, MADRID – Mantan Presiden Real Madrid, Roman Calderon yakin kembalinya Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu hanya soal waktu.
Manajer Manchester United itu tengah dihubungkan dengan mantan klubnya menyusul performa tak mengesankan Julen Lopetegui sejauh ini.
Dibajak saat Lopetegui akan membawa Timnas Spanyol ke pentas Piala Dunia 2018 Rusia, kinerjanya ternyata tak sesuai ekspektasi para petinggi klub.
Lopetegui pun kini terancam dilengserkan terlebih jika di pertandingan kontra Barcelona yang akan tersaji akhir pekan ini, timnya kembali menuai hasil minor.
Mensikapi situasi seperti itu, Calderon pun mengatakan, cepat atau lambat Jose Mourinho akan kembali ke Real Madrid, mengingat hubungannya dengan Florentino Perez.
“Jika presiden ini bersama tim untuk beberapa tahun, dan saya pikir ia akan demikian, Mourinho akan berada di sini,” tutur Calderon seperti dikutip dari Goal.
“Tidak diragukan lagi. Ini satu-satunya pelatih yang presiden (Perez) hormati,” sebutnya.
Lebih lanjut, Calderon juga menyebut keputusan Real Madrid melepas Cristiano Ronaldo ke Juventus sebagai sebuah “kesalahan bersejarah.”
“Saya pikir ini kesalahan besar, kesalahan bersejarah dengan alasan apa pun,” ucapnya.
“Tidak ada cara untuk menemukan seseorang untuk menggantikan pemain seperti Ronaldo, jadi ini adalah kesalahan besar.
“Jika Anda melihat uang EUR 100 juta yang kami terima sudah dihabiskan untuk dua pemain, satu di Brasil, Rodygo, dan satu lainnya (Vinicius Jr.) bermain di Castilla. Ini sesuatu yang sangat aneh. Saya memiliki respek untuk Mariano Diaz, namun sekarang ia harus menunjukkan segalanya sampai bisa berada di level Cristiano,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Sudah Bulat, Akhir Musim Mario Gomez Tinggalkan Persib

POJOKSATU.id, BANDUNG – Hasrat Mario Gomez meninggalkan Persib Bandung sepertinya sudah tak bisa dibendung lagi.
Pelatih asal Argentina berusia 61 tahun itu kembali menyuarakan keinginannya untuk pergi setelah merampungkan kompetisi Go-Jek Liga 1 2018 musim ini.
Alasannya, Gomez mengaku kesal dengan manajemen timnya yang menurut dia tidak spartan dalam memperjuangkan (protes) terhadap sanksi Komdis PSSI yang tengah dijatuhkan pada timnya.
Maung Bandung memang tengah melakoni sanksi berat dari Komdis PSSI imbas insiden pengeroyokan seorang suporter Persija Jakarta oleh Bobotoh hingga tewas.
Salahsatunya mereka harus melakoni partai usiran hingga akhir musim, dan tanpa penonton hingga pertengahan musim mendatang.
Kontrak Gomez sendiri baru akan berakhir hingga 2019 mendatang, namun ia rupanya sudah tak lagi kerasan berkiprah di Bandung.
“Memang saya masih punya kontrak setahun lagi, karena saya dikontrak dua tahun tapi saya tidak mau bertahan. Bukan soal uang, tapi saya tidak mau bertahan,” tutur Gomez seperti dikutip dari Simamaung.
Kabarnya, mantan pelatih klub Malaysia, Johor Darul Ta’zim itu telah berbicara langsung dengan manajemen untuk menyuarakan kekecewaannya tersebut.
“Untuk musim depan, saya sudah bicara saya tidak ingin bertahan di Persib dengan manajemen ini karena kami seperti ‘sendirian’. Glenn (Direktur Utama Persib) sudah tahu dan saya tidak ingin lagi bekerja dengannya,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Mario Gomez Isyaratkan Hanya Semusim untuk Persib Bandung

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Kekalahan Persib Bandung atas PSM Makassar dengan skor tipis 0-1 dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 di Stadion Mattoangin, Rabu (24/10/2018) petang WIB semakin menguatkan spekulasi soal kiprah semusim Mario Gomez bersama Maung Bandung.
Pelatih asal Argentina itu bahkan secara terang benderang mengungkapkan sinyalemen tersebut usai timnya menelan kekalahan kedua beruntun tersebut.
“Untuk situasi ini saya tidak akan bertahan di manajemen ini. Karena saya sendirian, tidak ada orang di manajemen yang berjuang,” tutur Gomez.
Pernyataan sang pelatih tersebut merujuk pada upaya manajemen Persib yang menurutnya tidak spartan dalam memperjuangkan sanksi berat yang sedang diterima timnya oleh Komdis PSSI.
Gomez mengaku harus berjuang sendirian mengurus segala sesuatu. Terutama persoalan administratif dengan PSSI. Gomez dalam beberapa kesempatan memang sempat mengkritisi sikap manajemen.
“Saya seperti berjuang sendiri. Hanya ada pemain yang bersama saya saat mengurus semuanya dengan PSSI,” ucapnya.
Menyoroti hasil pertandingan sendiri, Gomez mengaku sangat kecewa. Dengan kondisi yang ada di lapangan, Gomez mengharapkan Supardi Nasir dan koleganya bisa mengakhiri permainan dengan hasil seri.
“Kita prediksi mungkin imbang karena kita kelihangan satu opsi, dan Makassar mencetak satu gol,” ujarnya menandaskan.
Dengan hasil minor ini, Persib gagal mengudeta PSM Makassar di puncak klasemen. Juku Eja bahkan kini mulai menjauh dengan selisih lima angka di atas Persib.
(jpc/qur/pojoksatu)

Terhubung Kembali dengan Real Madrid, Mourinho: Tidak, Masa Depanku Ada di Sini!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Real Madrid dikabarkan tengah berburu calon pengganti Julen Lopetegui setelah sang pelatih kehilangan kepercayaan dari pihak manajemen klub.
Real Madrid baru saja menelan kekalahan ketiga di La Liga setelah menyerah atas Levante 1-2 dihadapan pendukung setianya sendiri, di Santiago Bernabeu, kemarin.
Banyak pihak pun yakin, sang presiden, Florentino Perez berpeluang mendepak Lopetegui setelah gagal membawa Madrid kembali ke jalur kemenangan.
Penggawa Real Madrid Alergi dengan Sosok Pelatih Ini!
Fans Barcelona Berharap Julen Lopetegui Tak Dipecat
Sejumlah nama pun mencuat dan digadang-gadang sebagai suksesor ideal, salahsatunya manajer Manchester United, Jose Mourinho.
Mourinho yang pernah membesut Los Blancos kembali dihubungkan dengan mantan klubnya itu, kendati ia masih punya kontrak di Old Trafford hingga 2020.
Tak ingin rumor tersebut berkembang lebih jauh, pelatih asal Portugal itu pun langsung bereaksi untuk meredam spekulasi.
“Tidak. Masa depanku ada ada di sini. Saya memiliki kontrak dan sampai akhir kontrak saya, saya hanya memikirkan Manchester United. Saya senang tinggal di sini lebih lama dari itu,” demikian penegasan Mourinho saat ditanya tentang kemungkinan kembali ke Madrid seperti dikutip dari Diario AS.
Meski demikian, posisi Mourinho di Old Trafford sendiri sebenarnya juga riskan, mengingat performa MU yang juga masih jauh dari kata ideal.
Isu pemecatan bahkan sempat mencuat dan mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane telah dihubungkan sebagai kandidat ideal pelatih berjuluk The Special One tersebut.
(qur/pojoksatu)

Penggawa Real Madrid Alergi dengan Sosok Pelatih Ini!

POJOKSATU.id, MADRID – Julen Lopetegui sepertinya diambang gerbang keluar Santiago Bernabeu menyusul hasil minor timnya di lanjutan La Liga 2018/19 pekan ke-9 setelah dipermalukan Levante 1-2 dihadapan pendukungnya sendiri, pekan kemarin.
Mantan pelatih Timnas Spanyol itu terancam didepak saat kompetisi baru setengah jalan karena kinerjanya tak sesuai ekspektasi pihak manajemen klub.
Real Madrid kini melorot ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan raihan 14 poin atau terpaut empat angka dari Barcelona yang kembali memimpin setelah membungkam Sevilla.
Fans Barcelona Berharap Julen Lopetegui Tak Dipecat

Di tengah spekulasi itu pun sosok mantan manajer Chelsea, Antonio Conte mencuat ke permukaan dan digadang-gadang sebagai suksesor ideal Lopetegui.
Juru racik asal Italia itu memang masih menganggur sejak didepak Chelsea musim ini karena gagal memertahankan gelar Liga Primer Inggris.
Namun, rencana dewan klub memboyong Conte ke Santiago Bernabeu rupanya mendapat tentangan sejumlah penggawa Los Blancos.
Dikutip dari Cadena SER, sejumlah penggawa El Real menolak kehadiran Conte yang dipandang tidak cocok dengan iklim ruang ganti tim.
Presiden Real Madrid, Florentino Perez sendiri memang belum mengambil sikap terkait spekulasi tersebut, kendati banyak pihak yakin Julen Lopetegui berpotensi dipecat.
Selain nama Antonio Conte, Real Madrid sendiri sebenarnya sudah menggadang opsi lain, seperti Santiago Solari dan Guti Hernandez.
(qur/pojoksatu)