pemain terbaik afrika 2018

Musim Depan, Mohamed Salah Tekad Lampaui Rekor Jay-Jay Okocha

POJOKSATU.id, LIVERPOOL – Mohamed Salah sukses menyamai rekor legenda Nigeria, Jay-Jay Okocha sebagai peraih gelar Pemain Terbaik Afrika dua kali berturut-turut.
Setelah sukses membawa pulang penghargaan Pemain Terbaik Afrika tahun ini, Mo Salah baru saja dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika 2018.
Gelandang serang Liverpool itu sukses menyingkirkan para pesaing terdekatnya, yakni rekan setimnya di The Reds, Sadio Mane (Senegal) dan penggawa Napoli yang juga asal Senegal, Kalidou Koulibaly.
Jadi Pemain Terbaik Afrika Lagi, Begini Perasaan Mohamed Salah
Daftar Pemain Terbaik Afrika dari Masa ke Masa

Dengan pencapaian ini, Salah pun bertekad untuk melampaui rekor Okocha dengan menyabetnya kembali musim depan atau tahun 2019.
“Saya ingin melakukan hat-trick (meraih gelar Pemain Terbaik Afrika 2019) tahun depan,” kata Salah seperti dikutip dari BBC Sports.
Kembali ke Liga Primer Inggris musim lalu setelah majal bersama Chelsea beberapa musim sebelumnya, Salah langsung menyegel gelar top skor dengan memenangkan Golden Boot Liga Primer Inggris 2017/2018.
Saat itu, Salah mengoleksi 32 gol dan memecahkan jumlah gol terbanyak dalam satu musim. Di musim itu ia juga mencetak 10 gol Liga Champions saat Liverpool mencapai final.
“Perasaan sungguh luar biasa. Sangat hebat bisa mendapatkannya lagi. Saya sangat senang dan ingin meraihnya lagi tahun depan,” tekad Mo Salah.
(qur/pojoksatu)

Jadi Pemain Terbaik Afrika Lagi, Begini Perasaan Mohamed Salah

POJOKSATU.id, KAIRO –  Gelandang serang Liverpool baru saja dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika 2018.
Salah dipandang layak atas penghargaan individual di benua hitam tersebut atas penampilan impresifnya yang konsisten bersama The Reds.
Penghargaan itu sendiri tentu sangat istimewa mengingat Salah sukses meraihnya dua kali beruntun setelah tahun lalu juga mendapatkan trofi atas penghargaan tersebut.
Salah atau Hazard! Siapa Paling Hebat, Legenda Liverpool Ini Punya Jawabannya

Untuk bisa membawa pulang penghargaan, Salah harus menyingkirkan dua pesaing terdekatnya, rekan setimnya di Liverpool, Sadio Mane asal Senegal dan penggawa Napoli yang juga asal Senegal, Kalidou Koulibaly.
“Perasaan sungguh luar biasa. Sangat hebat bisa mendapatkannya lagi. Saya sangat senang dan ingin meraihnya lagi tahun depan,” kata Salah seperti dikutip dari BBC Sport.
“Ada banyak momen bagus di 2018. Salah satunya pertandingan melawan AS Roma di leg pertama semifinal Liga Champions. Itu benar-benar menakjubkan. Terima kasih atas penghargaan ini,” tutur  mantan penggawa AS Roma itu.
Sejak kembali ke Liga Primer Inggris, Mo Salah memang tampil impresif dengan menyegel gelar Top Skorer yang selama ini didominasi bomber Tottenham Hotspur, Harry Kane. Musim lalu Mo Salah mengemas 32 gol dan memecahkan jumlah gol terbanyak dalam satu musim.
Selain itu Salah mampu membawa Liverpool ke final Liga Champions. Meski pada akhirnya ia cuma bermain sebentar di laga pamungkas melawan Real Madrid. Salah harus meninggalkan lapangan karena mengalami cedera lengan.
Salah menjadi pemain asal Mesir kedua yang meraih penghargaan ini. Sebelumnya Mahmoud El Khatib lebih dulu dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Benua Afrika pada tahun 1983 lalu.
(qur/pojoksatu)