pemain terbaik dunia

Suatu Saat Nanti Eden Hazard Akan Jadi Pemain Terbaik Dunia

POJOKSATU.id, LONDON – Manajer Chelsea, Maurizio Sarri menaruh harapan besar pada Eden Hazard untuk menjaga asa prestasi The Blues musim ini.
Mantan pelatih Napoli itu bahkan yakin suatu saat nanti, pemain berusia 27 tahun ini akan menjadi pemain terbaik di dunia.
Alasannya, sebut dia, performa penggawa Timnas Belgia itu di awal musim. Sejauh ini Hazard telah mencetak enam gol dari lima pertandingan terakhirnya bersama Chelsea untuk mengantarkannya sebagai top skorer sementara.
Maurizio Sarri – Manajer Chelsea (irishexaminer.com)
“Kami baru melihat 80 persen dari potensinya,” kata Sarri. “Jika dia mampu berkembang, dia akan menjadi yang terbaik di dunia,”
Terlebih, sambung Sarri, jika Hazard mampu meningkatkan kualitasnya dan tetap konsisten menjaga performanya, bukan tak mungkin (pemain terbaik dunia) akan segera menghampirinya.
“Benar-benar yakin. Dengan intensitas yang lebih dalam pelatihan. Jika dia mampu meningkatkan dalam pelatihan, mungkin dia akan dapat menggunakan dirinya sendiri seratus persen,” ungkapnya.
“Sangat sulit untuk membandingkannya dengan pemain lain. Dia jenius, dia unik,” ujarnya menandaskan.
Pujian setinggi langit Sarri terhadap Hazard tentulah tak berlebihan jika melihat performa sang pemain sejauh ini di pentas domestik.
Eden Hazard bahkan tampil menjadi pembeda saat Chelsea mengalahkan Liverpool di ajang Carabao Cup lewat gol fantastisnya dengan melakukan solo run terlebih dahulu sambil meliuk-liuk melewati sejumlah pemain lawan.
(qur/pojoksatu)

Lionel Messi dan Ronaldo Memang Hebat, Namun Kali Ini Giliran Luka Modric

POJOKSATU.id, ZAGREB – Gelandang Real Madrid dan kapten Timnas Kroasia, Luka Modric sukses menyabet penghargaan prestisius sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA 2018.
Sebelumnya, Modric juga telah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa 2018 menyingkirkan dua kandidat lainnya, yakni Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah.
Kenyataan ini pun seakan menegaskan berakhirnya dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang dalam sepuluh tahun terakhir silih berganti menjadi yang terbaik.
Gagal Jadi “The Best”, Cristiano Ronaldo Tetap Nomor Satu

Pelatih Timnas Kroasia, Zlatko Dalic pun tak menampik jika Messi dan Ronaldo adalah sosok pemain terbaik dunia saat ini.
Namun, ia menegaskan tahun ini adalah milik Luka Modric yang tampil impresif bersama timnya di Piala Dunia 2018 Rusia.
“Dia sangat layak mendapatkan itu (Pemain Terbaik FIFA). Dia adalah pemain terbaik di Piala Dunia Antar Klub Abu Dhabi, dan dia memenangkan Liga Champions dan membawa Kroasia ke tempat kedua di Piala Dunia,” tuturnya seperti dikutip dari fourfourtwo.
Modric sukses mengantarkan Kroasia ke final Piala Dunia 2018 meski harus puas dengan gelar runner-up setelah kalah dari Timnas Prancis.
Dua penghargaan yang diraih Modric pun semakin menegaskan statusnya sebagai pemain terbaik dunia saat ini setelah di Piala Dunia 2018 Rusia juga dinobatkan sebagai yang terbaik.
“Apa lagi yang bisa anda minta? Saya tahu Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo adalah yang terbaik di dunia, tetapi ini adalah tahunnya Modric,” sebutnya.
Selain soal kualitasnya, Dalic juga memuji pemainnya itu sebagai sosok yang punya jiwa kepemimpinan yang luar biasa.
Karena itu, ia tak sungkan untuk memercayakan ban kapten melekat di lengannya sepanjang Piala Dunia edisi ke 21 itu.
“Dia adalah kapten kami (Kroasia), pemimpin tim, kapten sesungguhnya, selalu memberikan semua kemampuannya. Dia layak mendapatkan semua pujian dan penghargaan yang dia dapatkan saat ini,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Eden Hazard Akan Mencapai Level Lionel Messi, Ronaldo dan Neymar!

POJOKSATU.id, LONDON – Gelandang Chelsea, Pedro yakin rekan setimnya, Eden Hazard akan mendekati level pemain terbaik di dunia, seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo dan Neymar.
Menurut Pedro yang pernah bermain dengan Leo Messi di Barcelona sebelum pindah ke Chelsea pada 2015 lalu menilai kedua pemain punya kesamaan.
“Sangat jelas bahwa Eden Hazard berada di tiga, empat pemain yang terbaik di dunia saat ini seperti Lionel Mesi, Cristiano Ronaldo, dan Neymar,” kata Pedro seperti dikutip dari Metro.
Hazard sendiri telah memulai musim dengan bentuk yang memukau, mencetak hat-trick ke gawang Cardiff pekan lalu untuk menjaga posisi The Blues di papan atas.
Oleh karena itu, Pedro yakin suatu saat nanti penggawa Timnas Belgia di Piala Dunia 2018 Rusia itu akan membawa pulang Ballon d’Or di masa yang akan datang.
“Karena Eden setiap tahun konsisten mencetak gol, membantu, bermain penuh dan sangat bagus. Saya tidak tahu, mungkin dalam beberapa tahun ke depan ia bisa memenangkan Bola Emas atau hal lain karena dia pemain yang sangat bagus,” tuturnya.
“Dia adalah bintang besar. Sangat baik bagi kita bahwa Eden dalam kondisi baik dengan kepercayaan diri yang baik, tidak kehilangan bola, menggiring bola dengan sangat baik, mencetak gol,” ungkapnya.
Menurutnya, Hazard adalah sosok vital dalam skuat Maurizio Sarri musim ini, dan yakin timnya akan bermain lebih baik dibandingkan musim lalu.
“Ini adalah bantuan yang sangat baik untuk tim dan ketika orang ini bermain seperti ini, dia sangat sulit untuk dihentikan,” sebutnya.
“Dia bermain dengan kepercayaan diri yang baik dan potensi yang sangat tinggi untuk mencetak gol,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Jadi Pemain Terbaik Dunia 2018, Luca Modric Sentil Ronaldo dan Messi

POJOKSATU.id, LONDON – Gelandang Real Madrid dan Timnas Kroasia, Luca Modric sukses menyabet penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA 2018 dengan menyisihkan Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah.
Dengan keberhasilan ini, Modric pun sukses menyandingkan penghargaan ini dengan gelar Pemain Terbaik Eropa yang diraih sebelumnya.
Dalam sambutannya, Modric sempat menyentil dua peraih 5 Ballon d’Or, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang tidak hadir dalam gala penghargaan tersebut.
Modric pun menyiratkan kekecewaan atas absennya dia pemain terbaik dunia itu dalam acara tersebut.
“Semua pasti punya alasan tidak hadir. Yang jelas, saya berharap mereka berdua (Ronaldo dan Messi) bisa ada di sini,” kata Modric seperti dikutip Marca.
Keberhasilan Luca Modric membawa pulang penghargaan paling prestisius di dunia itu tak terlepas dari keberhasilannya membawa Timnas Kroasia runner-up Piala Dunia 2018 Rusia.
Selain itu, modric juga bersama Cristiano Ronaldo sebelumnya sukses mempersembahkan trofi Liga Champions untuk Real Madrid.
Ronaldo yang kini bermain untuk Juventus sendiri menempati peringkat kedua disusul gelandang serang Liverpool, Mohamed Salah.
(qur/pojoksatu)

10 Fakta Menarik dari FIFA Award 2018, Nomor 9 Tak Pernah Disadari Sebelumnya

POJOKSATU.ID, LONDON – Malam gala FIFA Award 2018 sudah digelar di Royal Festival Hall, London, Selasa (25/9/2018) dini hari WIB. Sebanyak sembilan kategori diumumkan pemenangnya.
Tentu saja kategori paling ditunggu adalah pemain terbaik pria yang dimenangkan oleh Luka Modric. Gelandang 32 tahun asal Kroasia itu mengalahkan dua rivalnya, Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah.
Di balik pengumuman pemenang 9 kategori di acara The Best FIFA Award 2018 itu, ada beberapa fakta menarik yang mungkin belum adan ketahui. Apa saja itu? Berikut Pojoksatu.id merangkumnya:
Daftar Lengkap Peraih Penghargaan di Ajang FIFA Award 2018
1. Puskas Award dua tahun terakhir berasal dari kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris. Tahun lalu milik Olivier Giroud, mencetak gol ‘tendangan kalajengking’ saat Arsenal menaklukkan Crystal Palace. Tahun ini diberikan kepada Mohamed Salah yang mencetak gol indah pada laga Liverpool vs Everton.
Gol Mohamed Salah ke gawang Everton mendapat penghargaan Puskas Award 2018. (fifa.com)
2. Luka Modric menjadi pemain pertama sepanjang sejarah yang meraih tiga penghargaan individu paling bergengsi sekaligus pada tahun yang sama. Yaitu pemain terbaik Piala Dunia, pemain terbaik Eropa dan pemain terbaik dunia (atau selevelnya).
3. Untuk pertama kali sejak 2008, bukan Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi yang jadi pemain terbaik dunia.
Inilah Starting XI Pemain Terbaik FIFA/FIFpro 2018: Salah dan Neymar Tidak Masuk
4. Kylian Mbappe menjadi pemain termuda (19 tahun) yang pernah masuk dalam daftar FIFA/FIFPro World XI sejak penghargaan kategori ini diperkenalkan pada 2005 lalu.
Kylian Mbappe – Striker termuda timnas Prancis (@fff/twitter)
5. Sebelum Mbappe, Lionel Messi masuk daftar ini pada 2007 saat berusia 20 tahun. Setahun kemudian Sergio Ramos yang baru berusia 22 tahun masuk daftar. Usia sama dicatat Paul Pogba saat pertama kali masih daftar ini pada 2015 lalu.

Daftar Lengkap Peraih Penghargaan di Ajang FIFA Award 2018

POJOKSATU.ID, LONDON – Malam gala FIFA Award 2018 baru saja digelar di Royal Festival Hall, London, Selasa (25/9/2018) dini hari WIB. Sebanyak sembilan kategori diumumkan pemenangnya.
Tentu saja kategori paling ditunggu adalah pemain terbaik pria yang dimenangkan oleh Luka Modric. Gelandang 32 tahun asal Kroasia itu mengalahkan dua rivalnya, Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah.
Modric Manusia Langka, Ronaldo dan Messi Tak Sanggup Catat Prestasi Sehebat Ini
Kategori lain yang cukup menyita perhatian adalah FIFA fair play award. Untuk edisi 2018 ini diberikan kepada Lennart Thy. Striker VVV-Venlo itu melewatkan pertandingan di Liga Belanda demi menyumbang sel induk kepada seorang penderita leukemia.
Lennart Thy (VVV-Venlo). (fifa..com)
Berikut daftar lengkap pemenang penghargaan pada acara FIFA Award 2018:
Luka Modric terpilih sebagai pemain terbaik dunia versi FIFA edisi 2018. (fifa.com)

Pemain terbaik pria: Luka Modric (Real Madrid/Kroasia)
Pemain terbaik wanita: Marta (Orlando Pride/Brasil)
Pelatih terbaik tim pria: Didier Deschamps (Timnas Prancis)
Pelatih terbaik tim wanita: Reynald Pedros (Tim wanita Lyon)
Kiper terbaik: Thibaut Courtois (Chelsea-Real Madrid/Belgia)
Gol terbaik : Mohamed Salah (Liverpool vs Everton)
Fans terbaik: Suporter Timnas Peru
FIFA fair play: Lennart Thy (VVV-Venlo)
FIFA/FIFPro World XI 2018: David de Gea (Manchester United); Dani Alves (Paris Saint-Germain), Raphael Varane (Real Madrid), Sergio Ramos (Real Madrid), Marcelo (Real Madrid); Luka Modric (Real Madrid), N’Golo Kante (Chelsea), Eden Hazard (Chelsea); Lionel Messi (Barcelona), Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain), Cristiano Ronaldo (Juventus)

(fat/pojoksatu)

Inilah Starting XI Pemain Terbaik FIFA/FIFpro 2018: Salah dan Neymar Tidak Masuk

POJOKSATU.ID, LONDON – FIFA juga mengumumkan 11 pemain yang masuk Starting XI pemain terbaik FIFA 2018. Dalam daftar tersebut, tidak ada nama pemain termahal dunia, Neymar. Fenomena dari Liverpool, Mohamed Salah juga tidak masuk.
Bahkan Thibaut Courtois yang terpilih sebagai kiper terbaik 2018 juga tidak ada dalam daftar ini. Posisi penjaga gawang justru jadi milik kiper Manchester United dan Timnas Spanyol, David de Gea.
Dengan formasi 4-3-3, trio penyerang ditempati Cristiano Ronaldo, Lionel Messi dan Kylian Mbappe.
Modric Manusia Langka, Ronaldo dan Messi Tak Sanggup Catat Prestasi Sehebat Ini
Adapun tiga gelandang yang terpilih adalah duo Chelsea, Eden Hazard dan N’Golo Kante serta sang pemain terbaik FIFA 2018, Luka Modric.
Untuk kuartet bek, Dani Alves (Paris Saint Germain) masih terpilih menempati pos bek kanan. Tiga pos lainnya jadi milik pemain Real Madrid. Yaitu Sergio Ramos, Raphael Varane dan Marcelo.
Sekadar diketahui tim terbaik ini dipilih oleh sesama pemain profesional di seluruh dunia, berdasarkan kinerja masing-masing pemain di setiap posisi dalam satu tahun terakhir.
Berikut pemain terbaik FIFA/FIFPro World XI 2018:
Daftar FIFA/FIFPro World 11. (squawka)
Kiper: David de Gea (Manchester United)
Bek: Dani Alves (Paris Saint-Germain), Raphael Varane (Real Madrid), Sergio Ramos (Real Madrid), Marcelo (Real Madrid).
Gelandang: Luka Modric (Real Madrid), N’Golo Kante (Chelsea), Eden Hazard (Chelsea)
Penyerang: Lionel Messi (Barcelona), Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain), Cristiano Ronaldo (Juventus)
(fat/pojoksatu)

Modric Manusia Langka, Ronaldo dan Messi Tak Sanggup Catat Prestasi Sehebat Ini

POJOKSATU.ID, LONDON – Federasi sepak bola dunia, FIFA baru saja mengumumkan Luka Modric sebagai pemain terbaik dunia 2018. Dengan demikian gelandang Real Madrid itu telah mencatat prestasi luar biasa yang belum pernah dicatat pemain manapun di dunia.
Yah, dengan raihan gelar pemain terbaik FIFA, berarti Modric sudah melengkapi tiga penghargaan individu paling bergengsi tahun ini. Yaitu pemain terbaik Piala Dunia 2018, pemain terbaik Eropa 2018 dan pemain terbaik dunia 2018.
Penghargaan ini tidak hanya membuat Modric menghentikan dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang menguasai gelar ini dalam satu dekade terakhir. Ia juga mencatat prestasi super-hebat.
Kalahkan Ronaldo dan Salah, Luka Modric Pemain Terbaik FIFA 2018
Menurut catatan Squawka, Luka Modric menjadi pemain pertama sepanjang sejarah sepak bola yang mampu meraih tiga penghargaan individu itu di tahun yang sama.
Kapten timnas Kroasia, Luca Modric meraih Pemain Terbaik Piala Dunia 2018 (theindependent.co.uk)
Prestasi yang belum mampu dicapai Ronaldo dan Messi mesiki sudah mengumpulkan puluhan gelar individu bergengsi. Bahkan dua pemain terbaik ini mungkin tidak akan bisa menyamai Modric.
Menyandingkan gelar pemain terbaik UEFA dan FIFA memang kerap dicatat Ronaldo dan Messi, tapi meraih penghargaan Pemain Terbaik Piala Dunia pada tahun yang sama belum bisa mereka torehkan.
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Didier Deschamps Dinobatkan Sebagai Pelatih Terbaik FIFA 2018
Ronaldo mungkin sudah tidak tampil di Piala Dunia 2022 mendatang, sementara Messi sudah berusia 35 saat turnamen di Qatar itu digelar.
Dan catatan prestasi Modric ini sepertinya akan bertahan lama. Entah siapa yang bisa mengulanginya.
(fat/pojoksatu)

Kalahkan Ronaldo dan Salah, Luka Modric Pemain Terbaik FIFA 2018

POJOKSATU.ID, LONDON – Kategori paling ditunggu pada malam penghargaan FIFA atau FIFA Award 2018 di Royal Festival Hall, London, Selasa (25/9/2018) dini hari WIB, adalah pemain terbaik dunia. Penghargaan individu paling bergengsi ini diberikan kepada Luka Modric.
Pada malam gala penghargaan FIFA 2018 itu, Modric terpilih sebagai pemain terbaik 2018 mengalahkan dua kandidat lain, Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah.
Penghargaan ini sudah diprediksi sebelumnya akan jadi milik kapten Timnas Kroasia itu. Maklum, gelandang 32 tahun itu tampil luar biasa bersama klub dan negaranya musim lalu.
Didier Deschamps Dinobatkan Sebagai Pelatih Terbaik FIFA 2018
Bersama Real Madrid, Modric menjadi pilar kunci sukses Los Blancos menjuarai Liga Champions untuk kali ketiga secara beruntun.
Sementara di level internasional, mantan pemain Totenham Hotspur itu menjadi nyawa permainan Timnas Kroasia sehingga bisa menembus partai final Piala Dunia 2018.
Meski akhirnya kalah 2-4 dari Prancis, Modric tetap menjadi perhatian utama di turnamen empat tahunan itu. Tidak heran jika ia kemudian dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2018.
Akhir Agustus lalu, Modric juga terpilih sebagai pemain terbaik Eropa sebagaimana dirilis UEFA, juga mengalahkan Ronaldo dan Salah.
Dan dengan terpilih sebagai pemain terbaik FIFA 2018, Modric telah menjadi satu-satunya pemain yang meraih tiga penghargaan individu itu dalam setahun.
Catatan yang tak pernah bisa ditorehkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
(fat/pojoksatu)

Didier Deschamps Dinobatkan Sebagai Pelatih Terbaik FIFA 2018

POJOKSATU.ID, LONDON – Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps terpilih sebagai pelatih terbaik FIFA 2018. Pada malam penghargaan FIFA 2018 di Royal Festival Hall, London, Selasa (25/9/2018) dini hari WIB, Deschamps mengalahkan dua kandidat lainnya.
Deschamps, 49 tahun, sempat merasakan kekecewaan mendalam setelah Prancis kalah di final Euro 2018 dari Portugal.
Tetapi Les Bleus membayar kegagalan itu dengan menjuarai Piala Dunia 2018 dengan Deschamps masih dipercaya sebagai nakhoda Antoine Griezmann dkk.
Gol Salah ke Gawang Everton Raih Puskas Award 2018
Selama turnamen di Rusia, Prancis memang tmapil luar biasa. Memimpi grup yang dihuni Australia, Peru, dan Denmark. Kemudian mengalahkan Argentina, Uruguay, dan Belgia untuk mencapai final melawan Kroasia.
Lalu pada partai puncak, tim besutan Deschamps tampil luar biasa dengan membungkam Kroasia 4-2. Prancis pun keluar sebagai juara Piala Dunia 2018, mengulang sukses mereka 20 tahun silam ketika mereka jadi tuan rumah.
Didier Deschamps membawa Prancis juara Piala Dunia 2018.(standard.co.uk)
Menarik bagi Deschamps, karena dia menjadi orang ketiga yang bisa menjuarai Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih.
Dua orang sebelumnya adalah Mario Zagallo (Brasil) pada tahun 1958 (pemain) dan 1970 (pelatih). Kemudian Franz Beckenbauer (Jerman) pada tahun 1974 dan 1990. Adapun Deschamps melakukannya pada 1998 dan 2018.
Dan kini Deschamps diganjar penghargaan pelatih terbaik FIFA 2018 mengalahkan rival kuat, Zinedine Zidane yang membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions tiga kali beruntun.
Mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.
Bos Prancis itu juga mengalahkan pelatih Kroasia Zlatko Dalic, yang membawa negaranya ke final Piala Dunia pertama sepanjang sejarah negara tersebut, setelah sembilan bulan mengemban tugas tersebut.
(fat/pojoksatu)