pemeriksaan bareskrim

Begini Reaksi PT Liga Indonesia Baru Usai Digarap Polisi

POJOKSATU.id, JAKARTA – PT Liga Indonesia Baru ( PT LIB) telah menjalani pemeriksaan tim penyidik Bareskrim Mabes Polri terkait kasus match-fixing yang tengah melanda pentas kompetisi tanah air.
Polisi menggarap PT LIB selama hampir tujuh jam dengan mengajukan sedikitny 20 pertanyaan kepada para petinggi operator liga tersebut.
Dalam kesempatan itu, Dirut PT LIB Berlinton Siahaan, dan COO PT LIB Tigor Shalom Boboy yang datang untuk memberikan keterangan.

Usai memenuhi panggilan setelah sebelumnya absen, mereka mengaku senang karena kepolisian turut aktif dalam memberantas kasus mafia bola tersebut.
Direktur Utama PT LIB, Berlinton Siahaan sendiri menjelaskan materi pertanyaan yang diajukan pihak penyidik berkaitan dengan kompetisi.
“Semua pertanyaan kami jelaskan dengan baik. Apa yang kami laksanakan, berikan, hingga dapatkan. Kami jelaskan semuanya,” tutur Berlington kepada awak media di Jakarta, tadi siang.
“Kami menjelaskan semuanya dengan baik. Tapi hal-hal yang di luar kendali kami, saya tak bisa menjawabnya,” sebut dia.
Pihaknya sendiri mengaku senang soal pemanggilan tersebut. “Kami juga akan membantu pihak berwajib untuk bisa menuntaskan ini,” ucapnya.
Menurutnya, kalau kompetisi bersih tentu akan sangat baik buat PT LIB. “Kalau ini selesai, kompetisi akan lebih baik, sponsor juga akan tertarik, industri sepak bola lebih bagus ke depannya,”sebut dia,
“Intinya kalau ada yang bersalah maka tangkap saja. Supaya itu menjadi efek jera bagi yang lainnya,” tandasnya.
Sementara COO PT LIB Tigor Shalom Boboy menegaskan pihaknya akan selalu berada dibarisan terdepan dalam memerangi mafia bola tersebut.
“Saya pikir ini sudah penyakit menahun (pengaturan skor) yang bisa merusak sepak bola Indonesia,” ujarnya.
“Ada sekitar 20 pertanyaan yang disampaikan dan dilimpahkan kepada Pak Berlinton. Tapi secara umum, saya dan Pak Berlinton prinsipnya membantu apa yang Polri lakukan,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)