penyegelan kantor

Ditanya Soal Penyegelan Kantor PT Liga Indonesia, Sekjen PSSI: Jangan Tanya Saya!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sekjen PSSI, Ratu Tisha menegaskan penyegelan kantor PT Liga Indonesia yang terletak di Rasuna Office Park, Kuningan, tadi malam tidak ada kaitannya dengan organisasi PSSI.
Satgas Antimafia Bola melakukan penyegelan terhadap kantor PT Liga Indonesia. PT LI sendiri sempat menjadi operator Indonesia Super League beberapa tahun lalu.
Tisha menegaskan, ia tak mau mengomentari soal langkah satgas bentukan Mabes Polri yang sedang gesit melakukan penanganan kasus skandal match-fixing tersebut.
“Penyegelan kantor PT Liga Indonesia tidak ada sangkut pautnya dengan PSSI,” tegas Tisha seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman JPNN.
Karena itu, Tisha enggan memberikan keterangan atau jawaban rinci tentang proses penggeledahan (dan penyegelan) yang dilakukan pihak satgas.
“Jangan tanya ke saya. Tanya saja ke mereka (Satgas Antimafia Bola),” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan soal penyegelan kantor tersebut, namun pihaknya belum bersedia bicara lebih jauh.
Namun, kuat indikasi penyegelan tersebut sebagai tindak lanjut atas penggeledahan dua kantor PSSI yang telah dilakukan sebelumnya sebagai bagian dari pengembangan kasus match-fixing yang sedang dalam penyidikan.
Sejauh ini, satgas bentukan Mabes Polri itu sendiri telah menetapkan sebelas tersangka, dan beberapa diantaranya pengurus PSSI, yakni anggota Exco PSSI dan Komdis PSSI.
Sementara tersangka lainnya merupakan perangkat pertandingan, mulai dari wasit hingga asisten wasit dalam laga yang terindikasi berbau praktik mafia bola sebagaimana laporan eks manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi.
(jpnn/qur/pojoksatu)