permintaan maaf

Datangi Rumah Bos Kalteng Putra, Sandi Sute Minta Maaf dan Kembalikan Uang

POJOKSATU.id, PALANGKARAYA – Sandi Darma Sute menunjukkan sikap ksatrianya dengan mendatangi langsung kediaman CEO Kalteng Putra, Agustiar Sabran, kemarin.
Kedatangan gelandang Persija Jakarta itu untuk menyampaikan permintaan maaf langsung terkait pembatalannya bergabung dengan Kalteng Putra untuk Liga 1 musim 2019.
Di kesempatan itu, Sandi juga menyerahkan uang muka yang telah diterimanya yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

“Saya datang ke Kalimantan Tengah untuk meminta maaf ke masyarakat di sini, CEO Kalteng Putra dan juga Gubernur Kalteng,” ucap Sandi usai diterima manajemen klub.
Sandi mengatakan apa yang telah terjadi antara dirinya dengan Kalteng Putra murni kesalahannya yang tidak teliti sebelum mengambil keputusan.
“Saya minta maaf, kesalahan ini, murni karena keteledoran saya,” ucapnya.
Pihak Kalteng Putra sendiri mengapresiasi langkah Sandi Sute tersebut. Lewat akun resmi klub, bos Kalteng Putra, Agustiar sangat menghargai kedatangan Sandi untuk meminta maaf.
Pihaknya juga meminta sang pemain untuk lebih cermat kedepannya agar tidak mengulangi kejadian seperti itu,
“Tidak ada manusia yang sempurna yang tidak luput dari kesalahan. Mari kita bicara ke depan, semoga ini menjadi pembelajaran untuk kita semua dan kita ambil hikmahnya,” ucap Agustiar lewat akun resmi klub.
“Orang dayak itu pemaaf, mengedepankan musyawarah mufakat, sopan dan santun. sandi datang baik baik dan pulang pun baik baik. Ayo pahari kita bersama-sama menolak Hoax, anti ujaran kebencian dan Anti SARA ! Salam isen mulang….!!!,”
(qur/pojoksatu)

Keliru Tulis Madura United, Persebaya Layangkan Permintaan Maaf

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya resmi melayangkan permintaan maaf secara tertulis kepada pihak Madura United terkait penulisan nama klub yang keliru di tiket pertandingan.
Sebagaimana diketahui, pihak panitia penyelenggara (panpel) Persebaya menuliskan nama Madura FC yang seharusnya ditulis Madura United.
Atas kecerobohan ini, pihak manajemen Bajul Ijo pun melayangkan surat permintaan maaf bernomor 119/PT.PI-X/2018 yang ditandangatangi Sekretaris Tim Ram Surahman.

Lewat surat resmi tersebut, Persebaya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada manajemen Madura United.
“Bersama ini kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada manajemen klub Madura United FC atas ketidaknyamanan yang dialami saat ini. Khususnya pada kesalahan penyebutan nama klub yang tercetak di tiket pertandingan,” tulis Persebaya.
Pada tiket yang sudah tercetak itu tertulis nama Madura FC, bukan Madura United. Padahal Madura FC adalah klub Liga 2 2018. Sementara Madura United merupakan kontestan Liga 1 2018.
“Kesalahan ini sama sekali tidak kami sengaja, dan semata karena human error. Ke depan ini akan menjadi bahan evaluasi kami, sekaligus jangan sampai mengganggu hubungan harmonis di antara kita yang sudah terjalin selama ini,” tulis Persebaya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Sergio Ramos Meminta Maaf …

POJOKSATU.id, MADRID – Kapten Real Madrid, Sergio Ramos langsung bereaksi untuk meminta maaf atas insiden yang terjadi dalam sesi latihan dengan pemain muda Real Madrid, Sergio Reguilon.
Permintaan maaf Ramos meski memang tidak secara eksplisit itu menyusul beredarnya video di lini masa yang memerlihatkan Ramos sengaja menendang bola ke arah rekan setimnyanya itu.
Ramos sepertinya marah atas aksi Reguilon yang coba merebut bola dari tangannya namun lompatan pemain muda itu nyaris menabrak badannya.
VIDEO: Mulai Frustasi, Sergio Ramos Tendang Rekan Setim!

“Meskipun mungkin tidak tampak seperti itu, tapi itu situasi yang cukup umum, namun itu bukan alasan, reaksi saya seharusnya tidak begitu,” tulis Ramos lewat akun Twitter miliknya seperti dikutip Diario AS.
“Pada akhirnya kami adalah tim pemenang, benar, Regulin, Hala Madrid,” imbuhnya.
Permintaan maaf penggawa Timnas Spanyol itu pun langsung mendapat tanggapan dari Reguilon. “Selalu dengan tim saya dan dengan kapten saya untuk menang besok,” tulisnya menimpali.
Suasana ruang ganti Real Madrid memang tengah dalam tensi tinggi menyusul hasil minor dalam beberapa laga terakhir.
Sejauh ini, Los Blancos bahkan telah menelan tiga kekalahan di La Liga dan kini posisinya terlempar dari papan atas.
Alih-alih kembali bersaing di papan atas, Madrid malah anjlok ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan raihan 14 poin atau terpaut empat angka dari Barcelona yang kembali memimpin setelah membungkam Sevilla.

While playing handball during training today, an over-excited Reguilon caught Sergio Ramos' nose with a flying shoulder. Not the behaviour you would expect to see from your captain and least of all towards a youngster pic.twitter.com/E8gE28AEwy
— Mootaz Chehade (@MHChehade) October 22, 2018

(qur/pojoksatu)