pernyataan

Di Mata Maradona Semuanya Tampak Buruk!

POJOKSATU.id, BUENOS AIRES – Legenda Timnas Argentina, Diego Armando Maradona menjadi sosok yang  gemar melontarkan pernyataan yang kontroversial bahkan kerap memicu polemik.
Alih-alih memberikan prestasi untuk klub-klub yang pernah ditukanginya, mantan bintang La Albiceleste itu justru sangat aktif melakukan serangan verbal.
Maradona akan sangat reaktif jika terjadi sesuatu yang menurutnya tidak benar atau tidak sesuai, terlepas terhadap kondisi Timnas Argentina.

Beberapa kali dan dibeberapa kesempatan Maradona menyerang kebijakan pelatih Timnas Argentina Jorge Sampaoli yang gagal membawa Argentina juara di Piala Dunia 2018 Rusia.
Bahkan, pemain sekaliber Lionel Messi pun tak ayal dari sorotannya. Maradona tanpa sungkan melontarkan kritikan kepada Leo Messi dan Cristiano Ronaldo.
Teranyar, Maradona menyebut Messi bukan tipikal pemimpin di timnas karena ia kerap bolak-balik ke toilet sebelum laga di setiap pertandingan.
Berikut komentar-komentar pedas Maradona yang ditujukan kepada sejumlah pihak yang telah memincu kontroversial seperti dikutip dari Diario AS:
Maradona ke Cristiano Ronaldo: “Cristiano Ronaldo memberi Anda gol kemudian menjual shampo Anda,”
Maradona ke Pele: “Neymar lebih baik dari Messi? Pele mengambil pil yang salah,”
Maradona ke FIFA dan AFA: “Anda perlu melempar granat ke AFA dan menjadikannya semua baru,”
“Blatter mencintaiku seperti anak laki-laki … ya, seperti bajingan,”
Maradona ke Jorge Sampaoli: “Semua orang membeli ide bahwa Sampaoli datang dengan komputer, kipas dan 14 asistennya, tetapi Argentina tidak melakukan apa-apa,”
Maradona ke Cesar Luis Menotti: “Aku belum, aku juga tidak akan pernah, memaafkan Menotti,”
Maradona ke Dani Alves: “Dia brengsek, dia mencoba 28 umpan silang dan empat berhasil,”
Maradona ke David Beckham: “Meskipun Beckham selalu sangat sibuk dengan Spice Girl-nya, dia kadang-kadang menemukan waktu untuk bermain sepak bola dengan sangat baik. Namun, dia berutang sesuatu pada tim nasionalnya,”
Maradona ke Sergio Ramos: “Jangan marah lagi Sergio Ramos, Godin adalah yang terbaik dan tidak lebih,”
Maradona ke Real Madrid: “Real Madrid adalah rumah bordil sebelum Mourinho. Apa pun itu, ini bukan tentang tim,”
Maradona ke Vicente Del Bosque: “Del Bosque meninggalkan banyak hal yang diinginkan sebagai pelatih,”
Maradona ke Peter Shilton: “Aku akan memberitahumu sebuah rahasia, Shilton, itu dengan tanganku,”
Maradona ke Pers: “Jika Anda harus berbicara dan melobi wartawan untuk menjadi pelatih tim nasional maka saya akan mengundurkan diri dari posisi saya,”
(qur/pojoksatu)