persebaya

Persebaya Lumat Bali United, Osvaldo Haay: Terima Kasih Bonek!

POJOKSATU.id, GIANYAR – Striker muda Persebaya Surabaya, Osvaldo Haay mengaku kagum dan takjub dengan militansi Bonek Mania yang tak lelah memberikan dukungan pada timnya.
Bahkan, saat Bajul Ijo melakukan laga tandang ke pulau Dewata, ribuan Bonek Mania tetap datang untuk menjadi pemain ke-12 skuat besutan Djajang Nurjaman alias Djanur itu.
Alhasil, Persebaya pun sukses mempecundangi tuan rumah dengan skor telak nan impresif 5-2 lewat donasi ­hat-trick David da Silva.
Semua Gara-Gara Bonek Mania!

Osvaldo sendiri tampil tak kalah garang dengan rekan setimnya itu dengan menyumbang brace satu satu assist untuk mengantarkan Persebaya merengkuh kemenangan ketiga beruntun.
Selain daya juang dan semangat tinggi yang diperlihatkan para pemain di sepanjang laga, Osvaldo menilai kehadiran Bonek Mania memberikan dampak luar biasa kepada tim.
“Terima kasih kepada Bonek yang mendukung kami secara langsung di Bali,” kata pemain asal Papua itu.
“Ini suatu pengalaman luar biasa bagi saya karena mereka datang ke Bali dalam jumlah banyak untuk mendukung kami,” tandasnya.
Pujian Osvaldo tak berlebihan. Betapa tidak, meski sebuah laga tandang, sedikitnya 7 ribu Bonek Mania turut memberikan dukungan penuh para pemain tim kebanggaannya.
Sekitar 2 ribu di antaranya menyaksikan langsung di dalam stadion, sedangkan sisanya harus menonton dari layar lebar yang tersedia di luar stadion.
Laga itu sendiri menjadi rekor tersendiri dari jumlah penonton terbanyak bagi Bali United musim ini. Menurut data yang tertera di match summary, sedikitnya ada 22.210 ribu penonton yang menyaksikan laga tersebut.
(qur/pojoksatu)

Semua Gara-Gara Bonek Mania!

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persebaya Surabaya tampil luar biasa dengan mencukur Bali United 5-2 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (18/11/2018) malam WIB.
Sang striker, David da Silva menjadi pahlawan kemenangan lewat hat-trick yang diciptakannya di laga tersebut. Sedangkan pemain muda Bajul Ijo, turut mencetak brace dan satu assist.
Legiun asing asal Brasil itu mencetak gol di menit 9, menit 30 dan di interval kedua menit 76. Sementara Osvaldo Hay menggenapkan lewat gol di menit 33 dan menit 57.
Tren Kemenangan Persebaya Terus Berlanjut
Dulang Gol Lagi, Persebaya jadi Tim Tersubur

Performa impresif Bajul Ijo sendiri selain karena semangat dan daya juang tinggi juga tak terlepas dari kehadiran pemain ke-12 mereka, Bonek Mania.
Betapa tidak, meski sebuah laga tandang, sedikitnya 7 ribu Bonek Mania turut memberikan dukungan penuh para pemain tim kebanggaannya.
Sekitar 2 ribu di antaranya menyaksikan langsung di dalam stadion, sedangkan sisanya harus menonton dari layar lebar yang tersedia di luar stadion.
Laga itu sendiri menjadi rekor tersendiri dari jumlah penonton terbanyak bagi Bali United musim ini. Menurut data yang tertera di match summary, sedikitnya ada 22.210 ribu penonton yang menyaksikan laga tersebut.
Bidik Papan Atas, Persebaya Merangsek ke Tengah
Rahasia Sukses Persebaya Surabaya Tampil Mamprang
Pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman alias Djanur pun tidak menampik kehadiran Bonek Mania turut melecut daya juang pemainnya di lapangan.
“Ini pertandingan yang bagus. Penontonnya membludak. Ini salah satu pertandingan yang menarik untuk ditonton,” tutur mantan Pelatih Persib Bandung itu.
Menurut pelatih asal Majalengka, Jabar itu, kehadiran Bonek di Gianyar berdampak besar pada semangat juang Persebaya. Sebab, dukungan Bonek membuat Persebaya serasa bermain di rumah sendiri.
“Betul-betul suasana stadion semarak. Hal itu membantu motivasi pemain Persebaya. Inilah yang terjadi. Terima kasih Bonek yang telah jauh-jauh datang ke Bali,” tandasnya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Usai “Ditampar” Djanur, David Da Silva Tampil Garang

POJOKSATU.id, GIANYAR – Bergabung dengan Persebaya Surabaya musim ini sebagai pemain ‘buangan’ dari klub lain, David da Silva mampu menunjukkan mantranya.
Teranyar legiun asing asal Brasil itu kembali mencatatkan hat-trick ke gawang Bali United untuk mengantarkan kemenangan impresif timnya dengan skor telak 5-2.
Tak ayal, sang bomber kini makin kokoh di daftar pencetak gol terbanyak Go-Jek Liga 1 2018 dengan koleksi 20 gol.
Kemas 20 Gol, David da Silva Bergeming di Puncak Top Skor
Osvaldo Haay: David da Silva Sang Predator Sejati!

Sedangkan hat-trick ke gawang Serdadu Tridatu adalah trigol ketiganya yang ia buat sejauh musim ini setelah sebelumnya ia sukses melakukannya ke gawang PS TIRA dan Mitra Kukar.
Namun begitu, performa Da Silva bukan tanpa kritik. Sang pelatih, Djajang Nurjaman alias Djanur bahkan sempat mengkritik habis-habisan performanya di lapangan yang terkesan ogah turun membantu pertahanan timnya.
“Sebelum dia cedera, tim pelatih menilai David agak malas dalam membantu pertahanan,” ungkap Djanur.
Djanur pun mengaku ia memanggil legiun asing asal Brasil itu untuk menyampaikan kritiknya tersebut sekaligus meminta sang pemain lebih mau membantu pertahanan.
“Saya juga sampaikan padanya bahwa ketika main tanpanya, anak-anak lainnya tetap bekerja. Sebagai striker, Osvaldo (Haay) juga bantu lini tengah dan pertahanan,” ujar mantan pelatih Persib Bandung itu.
“Tamparan” sang pelatih pun ternyata mampu dijadikan energi positif oleh sang pemain. Selain kini rajin membantu pertahanan saat Persebaya dalam tekanan, Da Silva terus menunjukkan insting predatornya ke gawang lawang.
“Saya katakan dia juga harus melakukan itu (ikut bertahan). Saya pikir itu yang menjadi tambahan order untuknya, dan dia lakukan itu,” tandasnya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Djanur Amankan Persebaya di Pentas Liga 1 Musim Depan

POJOKSATU.id, SURABAYA – Kompetisi Liga 1 atau Go-Jek Liga 1 2018 masih menyisakan empat laga tersisa, namun Persebaya dipastikan akan kembali berkiprah musim depan.
Terseok di pertengahan musim bahkan sempat masuk dalam zona degradasi, pelan namun pasti Bajul Ijo yang berstatus tim promosi ini terus merangkak naik.
Persebaya kini menempati urutan sembilan dengan raihan 41 poin dari 11 kemenangan, delapan bermain imbang dan sebelas kali menelan kekalahan.
Djajang Nurjaman – Pelatih Persebaya Surabaya (jawapos.com)
Kehadiran sosok pelatih Djajang Nurjaman alias Djanur yang ditunjuk sebagai suksesor Angel Alfredo Vera sangat memberikan dampak positif.
Persebaya bahkan sukses mempecundangi tiga tim papan atas dengan skor telah, diawali dengan membungkam Persib Bandung 4-1, Persija Jakarta 3-0 dan terakhir mengandaskan sang pemuncak klasemen sementara PSM Makassar juga dengan skor telak tak terbalas 3-0.
Djanur sendiri optimistis timnya sudah lolos dari zona degradasi untuk berpartisifasi kembali di kompetisi kasta tertinggi tanah air itu.
Ditegaskan pria asal Majalengka, Jawa Barat itu, kemenangan telak ats PSM Makassar membuat posisi Persebaya aman di kompetisi untuk musim mendatang.
”Anak-anak bermain luar biasa. Kami akhirnya berhasil memenuhi target poin aman, 41 poin,” kata Djanur sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.
Meski demikian, Djanur menyatakan bahwa perjuangan belum usai. Pasalnya, tim racikannya masih menyisakan empat pertandingan musim ini.
”Kami tidak memmbidik posisi berapa. Namun, kami bertekad meraih kemenangan demi kemenangan dalam laga tersisa,” tekadnya.
Bek Persebaya Fandry Imbiri bertekad untuk meneruskan tren kemenangan timnya hingga musim berakhir.
“Kami bersyukur dengan hasil ini. Kami selalu rendah hati dan kompak untuk menghadapi pertandingan-pertandingan yang akan datang,” ujarnya menandaskan.
(jpnn/qur/pojoksatu)

Persebaya Jadi Tim Produktif, Djanur: Berkat Kerja Keras Pemain!

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya baru saja menuai hasil gemilang usai membungkam sang pemuncak klasemen sementara Go-Jek Liga 1 2018, PSM Makassar.
Tampil dihadapan Bonek Mania di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (10/11/2018) malam WIB, Bajul Ijo menggasak Juku Eja dengan tiga gol tanpa balas lewat donasi  Ferinando Pahabol di menit 40, David Da Silva menit 67, dan Fandri Imbiri jelang laga usai di menit 90.
Dengan hasil impresif ini, Persebaya pun terus merangsek menuju papan atas dan kini telah menyegel urutan sembilan dengan raihan 41 poin.
Persebaya, Predator Ganas Penghuni Papan Atas
Angkat Performa Persebaya, Djanur Ogah Disebut Sang Penyelamat
Selain berimplikasi pada peringkat tim di papan klasemen, tambahan tiga gol di laga pekan ke-30 tadi malam mencatatkan Persebaya sebagai salahsatu tim paling produktif musim ini dan telah mengemas 53 gol dari 30 laga yang telah dilakoninya.
“Kami sudah menjadi tim produktif. Spesialnya berhasil menang telak atas tim-tim yang ada di atas kami,” sebut Djanur seperti dikutip dari Goal.
Djanur mengatakan, hasil terbaik yang diraih timnya dibeberapa laga terakhir tak lepas dari buah kerja keras para pemain.
Skuat Bajul Ijo yang didominasi para pemain muda mampu menunjukkan kelasnya dengan tampil spartan termasuk saat berhadapan dengan tim-tim berlabel ‘besar’.
“Itu semua berkat motivasi pemain. Saya memaklumi bila tim kami dibilang kalah kualitas, ataupun tim muda. Tapi mereka mau tampil maksimal dengan daya juang tinggi,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Angkat Performa Persebaya, Djanur Ogah Disebut Sang Penyelamat

POJOKSATU.id, SURABAYA – Ditunjuk manajemen Persebaya Surabaya untuk menggantikan peran Angel Alfredo Vera, Djajang Nurjaman sukses memberikan perubahan besar untuk Persebaya.
Betapa tidak, terseok di papan bawah di pertengahan musim bahkan sempat masuk zona degradasi, pelan namun pasti Djanur mampu mengangkat performa timnya dengan mempersembahkan kemenangan dengan kemenangan.
Teranyar, Bajul Ijo sukses membuat sang pemuncak klasemen sementara Go-Jek Liga 1 2018, PSM Makassar bertekuk lutut dengan skor telak 3-0.
Persebaya, Predator Ganas Penghuni Papan Atas

Persebaya Surabaya pun terus merangsek ke atas dan kini telah menyegel peringkat sembilan dengan raihan 41 poin.
Maka tak berlebihan banyak pihak yang menilai mantan pelatih PSMS Medan dan Persib Bandung itu pun tak ubahnya ‘juru selamat’ Persebaya.
Menanggapi hal itu, pria asal Majalengka, Jawa Barat itu pun keberatan. Ia menepis dan enggan dianggap sang penyelamat Persebaya.
Menurutnya, kebangkitan Persebaya dibeberapa pertandingan terakhir tak lebih dari berkat kerja keras dan motivasi tinggi para pemain.
“Bukan karena saya, tapi karena pemain Persebaya punya kualitas,” kata Djanur seperti dikutip dari Goal.
“Apa yang bisa saya perbuat dalam waktu singkat? Tidak ada. Saya hanya buat kekompakan, dan gali kualitas pemain. Itu akhirnya jadi kekuatan Persebaya,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Persebaya, Predator Ganas Penghuni Papan Atas

POJOKSATU.id, SURABAYA – Fantastis, kata itu pantas disematkan pada Persebaya Surabaya usai mempecundangi sang pemuncak klasemen sementara Go-Jek Liga 1 2018, PSM Makassar.
Tampil dihadapan puluhan ribu Bonek Mania di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (10/11/2018), Bajul Ijo tampil garang mengoyak lawannya dengan skor telak tak terbalas 3-0.
Tiga gol Persebaya disarangkan Ferinando Pahabol di menit 40, David Da Silva menit 67, dan gol penutup Fandri Imbiri jelang laga usai di menit 90.

Dengan hasil impresif tersebut,  Bajul Ijo pun pantas disebut sebagai predator ganas para penghuni papan atas.
Betapa tidak, sebelum melumat Juku Eja, skuat besutan Djajang Nurjaman itu juga sukses mempecundangi Persija Jakarta 3-0 dan melumat Persib Bandung 4-1.
Dengan rentetan hasil gemilang ini, Persebaya yang sempat berada di zona degradasi pun terus merangsek ke papan atas klasemen dengan mengunci peringkat ke-9 dengan raihan 41 poin.
Sang pelatih sendiri bertekad untuk terus mencari poin sapu bersih empat laga tersisa hingga akhir musim.  Djanur bahkan menargetkan timnya tembus papan atas di klasemen akhir.
“Masih terus berusaha mencari poin, tapi agak sulit juga berhitung akan berada di posisi mana. Ketika bisa meraih poin maksimal, kenapa tidak,” tutur Djanur seperti dikutip dari Goal.
“Kami akan kejar terus, walaupun away di Bali dan Medan. Laga kandang akan kami maksimalkan. Kami harus jauh melangkah, tidak hanya puas di papan tengah, tapi kalau bisa naik ke papan atas,” tekad mantan pelatih PSMS Medan dan Persib Bandung itu.
(qur/pojoksatu)

Bagi Djanur, Ini Arti Penting Kemenangan Persebaya Atas PSM Makassar

POJOKSATU.ID, SURABAYA – Persebaya Surabaya meraih kemenangan penting atas PSM Makassar pada pekan ke-30 Go-jek Liga 1 musim 2018. Sukses membungkam Juku Eja di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya terasa semakin spesial karena bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Sabtu (10/11/2018).
Surabaya yang merupakan Kota Pahlawan ini menjadi haru biru. Puluhan ribu suporter Persebaya dibuat bangga dengan kemenangan 3-0 atas PSM.
Gol-gol tim besutan Djadjang Nurdjaman dicetak Ferinando Pahabol, David Da Silva, dan Fandri Imbiri. Kemenangan yang didapat dengan cara elegan dan penuh heroik.
BACA JUGA:
Klasemen Liga 1 Pekan ke-30: Persija dan Persib Koleksi Poin Sama, PSM Masih Berkuasa
Diwarnai Dua Kesalahan Paulle dan Gol Dianulir, Persebaya Gulung PSM Makassar
Diimbangi Tim Juru Kunci, Persija Buang Kesempatan Dekati PSM Makassar
“Kemenangan yang sungguh spesial karena didapat bertepatan dengan Hari Pahlawan dan kami mendapatkannya di Surabaya yang merupakan Kota Pahlawan,” kata Djanur, atau Djadjang Nurdjaman dikutip dari Liga-Indonesia.id.
Djanur melanjutkan, kemenangan Persebaya ini menunjukkan timnya punya potensi besar untuk menjadi lebih baik ke depannya. Walaupun tidak mampu bersaing di papan atas, Persebaya memperlihatkan daya juang tinggi sebagai tim promosi.
“Persebaya sudah mencetak 53 gol di musim ini. Itu menjadi bukti kami kemampuan tim ini sangat merata,” tutur Djanur.
Kemenangan ini sendiri mengangkat posisi The Green Force ke peringkat 9 klasemen sementara Liga 1 musim 2018 dengan 41 poin.
Sementara bagi PSM, meski kalah masih berkuasa di puncak dengan 53 poin, unggul empat angka dari Persija Jakarta dan Persib Bandung di peringkat dua dan tiga yang sama-sama mengemas 49 poin.
(fat/pojoksatu)

Berstatus Tim Promosi, Persebaya Paling Subur Cetak Gol

POJOKSATU.id, SURABAYA – Sempat impresif di awal musim lalu melempem di pertengahan musim, Persebaya Surabaya pelan namun pasti mulai bangkit.
Bajul Ijo bahkan sukses membungkam dua raksasa perserikatan, Persib Bandung dan Persija Jakarta masing-masing dengan skor telak tak terbalassa.
Kehadiran sosok Djajang Nurjaman sebagai juru racik Irfan Jaya dan kawan-kawan memang sangat berpengaruh terhadap gaya permainan Persebaya yang lebih spartan.
Persebaya pun tercatat sebagai tim paling produktif dalam mencetak gol setidaknya hingga pekan ke-29 di Go-Jek Liga 1 2018 ini.
David dan Silva dan koleganya sejauh ini telah membukukan 50 gol dari 29 pertandingan yang telah dilakoni mereka.
Da Silva sendiri, meski harus menepi dibeberapa laga terakhir masih kokoh bertengger dipuncak top skor sementara dengan mengoleksi 16 gol.
Kendati mereka masih tertahan di peringkat 11 papan klasemen, namun Persebaya unggul dalam hal produktivitas gol dari tim-tim papan atas, sebut saja PSM Makassar, Persib Bandung dan Persija Jakarta.
Sejauh ini, Juku Eja baru mengemas 46 gol, sementara Persib telah membukukan 43 gol dan Persija mengoleksi 41 gol.
Pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman alias Djanur pun bertekad untuk terus menambah pundi-pundi gol timnya seiring dengan target kemenangan di laga tersisa hingga akhir musim.
“Mudah-mudahan kami tidak takabur,” kata Djanur menyoroti produktivitas timnya sejauh ini dibandingan tim lain.
Pencapaian jumlah gol Persebaya sejauh ini tersebut memang cukup mengejutkan mengingat mereka kerap kehilangan pemain bertipe menyerang.
Saat ini saja, Persebaya tidak bisa memainkan bomber andalannya, David da Silva, yang mengalami cedera. Namun, cedera yang menimpa David justru membuat Persebaya semakin garang.
Dengan menggunakan skema false nine, Persebaya telah mencetak 12 gol dalam empat pertandingan terakhirnya. “Ternyata tidak tampilnya David ada hikmahnya juga,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Persebaya Tampil Garang, Djanur: Mudah-mudahan Konsisten!

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya tampil garang di lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan 29 dengan menggebuk Persija dengan skor telak tanpa balas 3-0 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (4/11/2018) petang WIB.
Dengan hasil impresif tersebut, Bajul Ijo terus menjauh dari zona degradasi dan merangsek ke papan tengah papan klasemen sementara.
Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman memberi apresiasi tinggi kepada anak asuhnya. Misbakus Solikin dan kawan-kawan, sebut Djanur, bermain disiplin sehingga membuat tim tamu tak berdaya.
“Saya apresiasi kerja pemain pada hari ini. Mereka tampil luar biasa dari babak pertama. Persija dibuat tidak bisa membuat peluang bersih,” tutur Djanur seperti dikutip dari laman resmi klub.
Djanur berharap performa timnya seperti itu bisa tetap dipertahankan, terlebih pekan selanjutnya mereka akan menghadapi pemuncak klasemen sementara, PSM Makassar.
“Mudah-mudahan penampilan seperti ini bisa terus bertahan ke depannya. Saya berharap kami bisa terus konsisten,” tutur mantan pelatih PSMS Medan dan Persib Bandung itu.
Tak lupa Djanur mengucapkan terima masih kepada 50 ribuan Bonek yang datang langsung ke Stadion GBT. Dukungan suporter membuat anak asuhnya bersemangat untuk memberi hasil terbaik.
“Saya terima kasih juga kepada Bonek yang memberi dukungan dengan tertib dan sportif. Untuk itu saya persembahkan kemenangan ini untuk Bonek,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)