persebaya surabaya

Bagi Djanur, Ini Arti Penting Kemenangan Persebaya Atas PSM Makassar

POJOKSATU.ID, SURABAYA – Persebaya Surabaya meraih kemenangan penting atas PSM Makassar pada pekan ke-30 Go-jek Liga 1 musim 2018. Sukses membungkam Juku Eja di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya terasa semakin spesial karena bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Sabtu (10/11/2018).
Surabaya yang merupakan Kota Pahlawan ini menjadi haru biru. Puluhan ribu suporter Persebaya dibuat bangga dengan kemenangan 3-0 atas PSM.
Gol-gol tim besutan Djadjang Nurdjaman dicetak Ferinando Pahabol, David Da Silva, dan Fandri Imbiri. Kemenangan yang didapat dengan cara elegan dan penuh heroik.
BACA JUGA:
Klasemen Liga 1 Pekan ke-30: Persija dan Persib Koleksi Poin Sama, PSM Masih Berkuasa
Diwarnai Dua Kesalahan Paulle dan Gol Dianulir, Persebaya Gulung PSM Makassar
Diimbangi Tim Juru Kunci, Persija Buang Kesempatan Dekati PSM Makassar
“Kemenangan yang sungguh spesial karena didapat bertepatan dengan Hari Pahlawan dan kami mendapatkannya di Surabaya yang merupakan Kota Pahlawan,” kata Djanur, atau Djadjang Nurdjaman dikutip dari Liga-Indonesia.id.
Djanur melanjutkan, kemenangan Persebaya ini menunjukkan timnya punya potensi besar untuk menjadi lebih baik ke depannya. Walaupun tidak mampu bersaing di papan atas, Persebaya memperlihatkan daya juang tinggi sebagai tim promosi.
“Persebaya sudah mencetak 53 gol di musim ini. Itu menjadi bukti kami kemampuan tim ini sangat merata,” tutur Djanur.
Kemenangan ini sendiri mengangkat posisi The Green Force ke peringkat 9 klasemen sementara Liga 1 musim 2018 dengan 41 poin.
Sementara bagi PSM, meski kalah masih berkuasa di puncak dengan 53 poin, unggul empat angka dari Persija Jakarta dan Persib Bandung di peringkat dua dan tiga yang sama-sama mengemas 49 poin.
(fat/pojoksatu)

Diwarnai Dua Kesalahan Paulle dan Gol Dianulir, Persebaya Gulung PSM Makassar

POJOKSATU.ID, SURABAYA – Laju pemuncak klasemen sementara Go-jek Liga 1 2018, PSM Makassar terhenti di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), markas Persebaya Surabaya. Pada laga pekan ke-30, Sabtu (10/11/2018) malam WIB, PSM takluk tiga gol tanpa balas.
Stadion GBT yang dikenal jadi kuburan tim papan atas dalam dua penampilan Bajul Ijo sebelumnya, kembali menunjukkan keangkerannya. Persebaya tampil superior dan membuat PSM tak berkutik.
Anak asuh Djadjang Nurdjaman memang menekan pertahanan PSM hampir sepanjang 45 menit pertama.
Sementara tim besutan Robert Rene Alberts yang notabene pemuncak klasemen sementara hanya menunggu di garis pertahanan, kemudian melancarkan serangan balik ketika menguasai bola.
BACA JUGA:
Babak I Persebaya Vs PSM: Blunder Paulle Bantu Bajul Ijo Unggul Sementara
Diimbangi Tim Juru Kunci, Persija Buang Kesempatan Dekati PSM Makassar
Lupakan Singapura, Timnas Indonesia Fokus ke Timor Leste
Strategi PSM sebenarnya berjalan cukup efektif, sebelum pada menit 40, Steven Paulle melakukan blunder. Bermaksud memberikan back pass kepada Rivki Mokodompit, ternyata sudah ditunggu Ferri Pahabol.
Pemain mungil itu terlebih dulu mengontrol bola dengan dada sebelum menceploskan Si Kulit Bundar dengan kaki kirinya. 1-0 Persebaya unggul.
Hingga babak pertama usai skor ini bertahan, sementara PSM masih kesulitan melakukan menciptakan peluang.
Di awal babak kedua, Rene Alberts melakukan perubahan dengan memasukkan Ferdinand Sinaga menggantikan Wasyiat Hasbullah. Sementara Djanur menjawab dengan memainkan top skorer sementara Liga 1, David Da Silva.
PSM mulai bermain terbuka. Beberapa peluang mampu dihasilkan Ferdinand Sinaga dan M Rahmat.
Bahkan tim Juku Eja sempat menjebol gawang Persebaya lewat sepakan Rahmat dari jarak dekat pada menit 57. Namun gol tersebut dianulir karena Ferdinand dianggap melakukan pelanggaran sebelum bola diterima Rahmat.
Da Silva akhirnya menggandakan keunggulan timnya pada menit 68. Kembali Paulle melakukan kesalahan saat mengantisipasi bola udara sehingga memudahkan Da Silva berlari sendirian membawa bola ke kotak penalti sebelum dituntaskan dengan sepakan kaki kanan. 2-0 Bajul Ijo unggul.
Pesta gol Persebaya dituntaskan oleh gol sundulan Fandri Imbiri pada menit 89 memanfaatkan umpan tendangan bebas Ruben Sanadi. Persebaya pun menang 3-0.
Kemenangan ini mendongkrak posisi Persebaya ke peringkat 9 dengan 41 poin. Sementara bagi PSM, meski kalah tetap berkuasa di puncak klasemen sementara Liga 1 dengan 53 poin. Mereka unggul empat poin dari Persib Bandung dan Persija Jakarta yang sama-sama mengemas 49 poin.
(fat/pojoksatu)

Prediksi Persebaya Vs PSM: Pemegang Takhta Masuk Kuburan Raksasa

POJOKSATU.ID, SURABAYA – PSM Makassar mengusung misi berat kala bertandang ke markas Persebaya Surabaya, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (10/11/2018) malam WIB. Juku Eja mengincar tiga poin untuk memperbesar peluang jadi kampiun musim ini.
Namun target tersebut tentu saja tidak akan mudah. Sebab Persebaya sangat tangguh jika tampil di GBT. Stadion kebanggaan warga Surabaya yang dijuluki kuburan bagi para tim raksasa.
Tujuh gol dicetak Bajul Ijo dalam dua penampilan terakhir di kandang. Yaitu menang 4-0 lawan Madura United dan Persija Jakarta dilibas 3-0.
Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman pun optimis tren positif anak asuhnya berlanjut saat menjamu PSM.
BACA JUGA:
Permalukan Persib, PSMS Medan Seret Sriwijaya FC ke Zona Degradasi
Kalah dari Singapura, Indonesia Perpanjang Rekor Buruk di Piala AFF
Arsene Wenger Tak Pernah Tolak Real Madrid karena Tak Pernah Ditawari
Apalagi, pertandingan akan berlangsung bertepatan dengan hari Pahlawan, momen di mana masyarakat Surabaya ketika tahun 1945 mampu mengusir pasukan sekutu yang hendak menguasai Indonesia kembali.
“Saya yakin momen ini akan menambah motivasi pemain, kebetulan bertanding pas tanggal 10 November, jadi ada untungnya. Momen ini membuat kami betul-betul bekerja keras,” ujar Djanur.
Melihat tren positif Persebaya di kandang sendiri, pelatih PSM, Robert Rene Alberts mengaku waspada. Dia menekankan betapa pentingnya Willem Jan Pluim dan kawan-kawan untuk bermain disiplin.
“Persebaya berhasil mengalahkan tim-tim besar di Kota ini. Jadi kita harus fokus dan disiplin soal bagaimana menghadapi pertandingan nanti,” kata pelatih asal Belanda tersebut.

5 Pemain Pilar Absen, Pelatih PSM Tetap Optimis Menang di Surabaya

POJOKSATU.ID, SURABAYA – PSM Makassar akan melakoni laga berat pada pekan ke-30 Go-jek Liga 1 musim 2018. Pasukan Ramang harus bertandang ke markas Persebaya Surabaya, Stadion Gelura Bung Tomo tanpa diperkuat lima pemain penting.
Kelima pemain yang absen membela Juku Eja pada laga Sabtu (10/11/2018) mendatang antara lain Reva Adi Utama yang terkena akumulasi kartu di barisan belakang.
Sedangkan untuk posisi gelandang, Asnawi Mangkualam Bahar, Marc Klok, dan Rizky Pellu juga harus absen.
Striker asing PSM, Alessandro Ferreira Leonardo alias Sandro, tengah menjalani pertandingan internasional bersama timnas Hong Kong.
BACA JUGA:
Preview Persib Vs PSMS: Abaikan Klasemen, Sama-sama Punya Misi Penting
Klasemen Go-jek Liga 1 Usai Pekan ke-29: Persib Gantikan Persija Sebagai Penantang Serius PSM
Klasemen Liga Champions: Baru Satu Klub Lolos 16 Besar, 6 Tim Dipastikan Tersingkir
Wajib Diwaspadai, Evan Dimas Sebut Singapura Sangat Berbahaya dalam Hal Ini
Meski tanpa lima pemain pilarnya, pelatih PSM, Robert Rene Alberts tetap optimis bisa membawa pulang tiga poin dari Surabaya.
“Saya mesti fokus kepada pemain yang siap saja. Tanpa lima pemain itu, memang ada pengaruhnya kepada kekuatan tim, tapi kami harus siap bisa menang melawan Persebaya,” ujar Robert Rene Alberts.
Pelatih asal Belanda itu mengaku sudah menyiapkan pengganti. Dia memastikan bakal menurunkan racikan terbaik agar anak asuhnya bisa tampil maksimal.
“Saya sudah siapkan pemain pengganti mereka. Masih ada beberapa pemain yang bisa dimainkan bukan pada posisi aslinya,” imbuhnya.

Tekad Persebaya Surabaya Putus Tren Positif Macan Kemayoran

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya akan melakoni laga bertajuk Big Match saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (4/11/2018) petang WIB.
Laga itu sendiri dijamin berlangsung seru dan sengit serta berjalan dalam tensi tinggi mengingat tingginya rivalitas suporter kedua tim.
Tampil dihadapan pendukungnya sendiri, Bonek Mania, tuan rumah pun telah menargetkan tiga angka di pertandingan lanjutan Go-Jek Liga 1 pekan ke-29 itu.
Resmi, Persija Minta Jakmania Tak Datang ke Surabaya
Namun begitu, diutarakan sang pelatih, Djajang Nurjaman alias Djanur, Macan Kemayoran bukanlah tim yang mudah dijinakkan.
“Persija tim yang berbahaya. Banyak (pemain) bahayanya,” kata Djanur seperti dikutip dari laman resmi klub.
“Meski nanti tanpa Renan (Da Silva) dan Riko (Simanjuntak), masih ada Rohit Chand, Novri Setiawan, dan Ramdani Lestaluhu. Belum lagi eksekusi bola-bola mati dari Ismed Sofyan,” ujarnya.
Selain itu, sebut Djanur, sosok Marko Simic yang telah kembali dalam performa terbaiknya patut diwaspadai.
Legiun asing asal Kroasia itu telah membukukan 13 gol dan selalu mencetak gol di empat pertandingan terakhir Persija.
“Kami harus mewaspadainya. Jika dia dapat keleluasaan, bisa berbahaya,” kata mantan pelatih PSMS Medan dan Persib Bandung itu.
Meski berat, Djanur menegaskan timnya akan berjuang sekuat tenaga untuk meraih hasil maksimal. Tidak ada pilihan lain bagi Persebaya selain merebut poin maksimal untuk menjauhi zona degradasi.
“Kami akui meski away, mental pemain Persija cukup bagus. Itu yang akan kami antisipasi,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Jamu Persija, Persebaya Surabaya tanpa Mesin Gol

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya akan melakoni laga bertajuk Big Match saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (4/11/2018) petang WIB.
Laga itu sendiri akan menjadi partai hidup mati tuan rumah agar bisa terus menjauh dari zona degradasi. Karena itu, target menang adalah hasil yang tidak bisa ditawar lagi skuat besutan Djajang Nurjaman alias Djanur itu.
Namun kabar kurang baik datang dari kubu tuan rumah berpotensi kehilangan mesin golnya, David da Silva di laga krusial tersebut.
Jakmania Dilarang ke Surabaya!
Persebaya vs Persija, Partai Hidup-Mati Bajul Ijo
Persebaya Surabaya (persebaya.id)
Da Silva tidak akan diturunkan sang pelatih, Djajang Nurjaman alias Djanur karena kondisi cedera yang dialaminya saat bertanding melawan Arema FC di Kanjuruhan, beberapa pekan lalu.
Sang bomber sendiri sudah tak tampak dengan tim sejak kekalahan Persebaya dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan, 6 Oktober 2018 karena harus melakoni istirahat selama empat pekan.
Mantan penggawa Bhayangkara FC itu pun sudah melewatkan empat laga saat Bajul Ijo melawan Borneo FC, Persib Bandung, Madura United, dan Persipura Jayapura.
“Kami ditinggal banyak pemain pilar. David da Silva, Robertino Pugliara, Raphael Maitimo, dan Nelson Alom. Mereka pilar utama yang tidak bisa bermain (lawan Persij),” tutur pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman alias Djanur.
Selain empat pemain yang disebutkan Djanur,  Persebaya juga tak bisa memainkan bek kanan Abu Rizal Maulana dan Irfan Jaya. Abu Rizal absen pada pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) karena akumulasi kartu. Sedangkan Irfan Jaya harus memperkuat Timnas Indonesia.
“Cuma satu pemain kami yang dipanggil. Saya pikir kami juga tidak bisa izin, tidak ada dispensasi. Tidak apa-apa, Persija juga sama seperti kami,” imbuhnya.
(jpc/qur/pojoksatu)

Jakmania Dilarang ke Surabaya!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Laga bertajuk Big Match akan tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) saat Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta, Minggu (4/11/2018) malam WIB.
Laga dalam lanjutan Go-jek Liga 1 2018 pekan ke-29 itu dijamin berlangsung sengit dan berjalan dalam tensi tinggi mengingat tingginya rivalitas suporter kedua tim.
Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco meminta seluruh suporter Persija atau Jakmania untuk tidak melakukan perjalanan ke Surabaya.
Alasannya, Teco tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan mengingat tingginya rivalitas kedua kelompok suporter tersebut.
Larangan Jakmania ke Surabaya (menonton laga Persija di GBT) perlu dilakukan supaya suasana tetap dalam kondisi tenang. Teco tak ingin kondusifitas dirusak oknum provokator.
“Saya harap tak ada yang membuat suasana panas. Sudah jatuh korban di Bandung dan kami tak ingin ada lagi. Saya pikir suporter tak perlu datang ke Surabaya,” tutur Teco.
Persija, ujar Teco tetap bisa merasakan dukungan Jakmania meski hanya lewat layar televisi. “Kalian (Jakmania) punya televisi atau bisa mengadakan nobar (nonton bareng). Biar nanti ketika kami main di Patriot lagi, semuanya bisa menikmati pertandingan,” ujarnya.
Teco menilai kalau sepak bola Indonesia mau maju, semua pihak harus membantu. “Jangan sampai ada masalah lagi di dalam atau luar lapangan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Jakmania siap berangkat ke Surabaya mendukung tim kesayangan saat melawan tuan rumah Persebaya.
Namun, hal itu hanya akan terwujud apabila panpel Persebaya memberikan jatah kuota (tiket) untuk suporter tim tamu.
“Kalau kami diberikan kuota 5 persen, kami siap untuk berangkat,” ungkap Ketum Jakmania, Ferry Indrasjarief.
(jpc/qur/pojoksatu)

Jelang Persib Bandung Vs Persebaya: Bukan Laga Spesial!

POJOKSATU.ID, GIANYAR – Persebaya Surabaya akan menghadapi Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (20/10/2018) malam ini. Bagi kubu Bajul Ijo, ada misi lebih penting ketimbang label dua tim perserikatan.
Kapten Persebaya, Rendi Irwan mengakui laga Persib vs Persebaya memang duel klasik. Namun predikat itu tidak terlalu penting baginya.
Partai Persib menghadapi Persebaya merupakan duel dua tim legendaris tanah air. Namun bukan karena itu Rendi ingin Bajul Ijo mampu keluar sebagai pemenang.
Tetapi karena dia berambisi untuk membawa Persebaya menjauh dari zona degradasi. Pasalnya saat ini timnya hanya unggul satu poin dari tim penghuni ambang zona merah.
BACA JUGA:
Jadwal Bola Malam Ini, 20 Oktober: Persib Vs Persebaya, Chelsea Vs MU Hingga Barca Vs Sevilla
Preview Persib Vs Persebaya, Saatnya Pemain Lokal Unjuk Gigi!
“Dibilang spesial engga ada yang spesial tapi besok itu adalah pertandingan penting bagi kita. Karena kita ingin menjauh dari zona degradasi juga. Kita tahu bahwa bermain di kandang dengan kekalahan itu tidak enak jadi kita ingin memberikan kemenangan besok (malam ini) buat Persebaya,” kata Rendi dalam jumpa pers, Jumat (19/10/2018) kemarin.
Persebaya ingin kembali ke jalur kemenangan setelah menelan kekalahan dari Borneo FC di kandang sendiri.
Penebusan dosa pun menjadi agenda wajib Rendi Irwan dan kolega ketika menghadapi pasukan Maung Bandung. Persiapan matang jyga sudah dilakukan di bawah asuhan Jajang Nurjaman sejak sepekan ke belakang.
“Setelah kekalahan di kandang teman-teman sudah bisa melupakan itu semua. Persiapan kita pun satu minggu sebelum berangkat ke Bali berjalan dengan baik. Mudah-mudahan besok di pertandingan iberikan kemenangan agar bisa mengangkat mental pemain,” tutur Rendi, dikutip dari Simamaung.
BACA JUGA:
Jose Mourinho Tidak Paham Sepakbola Menyerang..Pantas!
Bungkam Borneo FC, PSM Sukses Kudeta Persib Bandung
Memang bukan perkara mudah untuk menaklukan Persib yang sangat sulit ditaklukan musim ini. Sang kapten pun mengakui bahwa tim yang akan dihadapinya dihuni pemain-pemain berkualitas tinggi. Hanya saja dia menegaskan Persebaya tidak silau dengan kondisi tim lawan dan akan berjuang untuk meraih tiga poin.
“Kondisi pemain saat ini jauh lebih baik, dan kita tahu Persib sedang di papan atas dan banyak juga pemain berpengalaman tapi kita tidak memikirkan tim lain, tetapi kita lebih mementingkan permainan kita sendiri untuk mengangkat mental pemain,” ujarnya.
(fat/pojoksatu)

Jelang Persib Bandung Vs Persebaya, Mario Gomez Benahi Masalah Ini

POJOKSATU.ID, GIANYAR – Pemuncak klasemen sementara Go-jek Liga 1 2018, Persib Bandung akan melakoni laga bertajuk super bigmatch kontra Persebaya Surabaya. Laga pekan ke-26 ini dijadwalkan pada Sabtu (20/10/2018) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Jelang bentrok dengan tim besutan Djadjang Nurdjaman itu, pelatih Persib, Mario Gomez membenahi beberapa kekurangan anak asuhnya.
Persib sebenarnya sudah tampil cukup baik pada laga sebelumnya dengan membawa pulang satu poin dari markas Persipura Jayapura, namun Gomez menilai masih perlalu melakukan pembenahan.
BACA JUGA
Jadwal Bola Hari Ini, 19 Oktober: PSM, Bhayangkara FC Hingga Piala Asia U-19
Diganjar Penghasilan Selangit, Eden Hazard Mulai Lupakan Real Madrid!
Dalam sesi latihan Kamis (18/10/2018) kemarin, Gomez beserta tim pelatih fokus organisasi pertahanan dan penyerangan.
“Semua harus lebih fokus untuk pertandingan selanjutnya. Kehilangan fokus tentu akan berbuah gol ke gawang kami seperti pertandingan sebelumnya. Kami coba terus berlatih transisi bertahan dan menyerang,” ujar Gomez dikutip dari laman resmi Persib.
Gomez pun mengaku optimistis skuat asuhannya mampu meraih poin penuh jumpa tim berjuluk Bajul Ijo tersebut.
Pertemuan pertama Persebaya vs Persib di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dimenangkan Maung Bandung 4-3. (@Liga1Match)
“Persiapan tim kami sudah sangat baik. Berada di luar kandang selama beberapa hari tak berpengaruh pada motivasi tim kami. Semua pemain sangat bersemangat untuk terus menjaga posisi pertama di klasemen,” tegasnya.
Persib saat ini masih memuncaki klasemen sementara Liga 1 dengan 45 poin dari 25 laga. Maung Bandung hanya unggul satu poin dari PSM Makassar yang berada di peringkat kedua.
(fat/pojoksatu)

Jajal Persebaya, Persib Bandung Seratus Persen Lokal

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung bersiap melakoni laga krusial menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (20/10/2018) malam WIB.
Skuat besutan Mario Gomez itu tentu wajib memenangkan laga kandang usiran tersebut untuk kembali memperlebar jarak poin di puncak klasemen dengan PSM Makassar yang kini hanya terpaut satu angka.
Namun begitu, Maung Bandung akan tampil dengan komposisi yang tidak ideal setelah kehilangan sejumlah pemain pilarnya akibat sanksi dan akumulasi kartu.
Duo bomber asing, Ezechiel N’Douassel dan Jonathan Bauman dipastikan masih absen termasuk palang pintu Bojan Malisic.
Persib bahkan harus kehilangan legiun asing tersisa mereka, Oh Inkyun karena akumulasi kartu di pertandingan sebelumnya.
Meski demikian, sang pelatih, Mario Gomez tetap bersikap tenang. Hasil imbang atas Persipura Jayapura di laga sebelumnya menjadi bekal timnya menatap pertandingan nanti.
“Masih ada opsi lain. Sebelumnya kami juga telah kehilangan tujuh pemain dan itu bisa diatasi. Di tengah, saya bisa andalkan Kim (Jeffrey Kurniawan) ataupun Eka (Ramdani). It’s ok, tidak masalah,” ungkap Gomez seperti dikutip dari laman resmi klub.
Selain itu, Persib akan kembali diperkuat gelandang penjelajah, Febri Haryadi, termasuk kehadiran Dedi Kusnandar yang tak kalah eksploratifnya.
“Ada pemain kembali dari Timnas (Indonesia), dan itu kabar baik buat tim kami. Mungkin mereka akan memulai persiapan besok,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)