persem mojokerto vs persiba bantul

Ngeri, Pemain Persem Mojokerto Dapat Instruksi Patahkan Kaki Pemain Persiba

POJOKSATU.ID, BOGOR – Aksi tidak terpuji ditunjukkan pelatih dan official tim Persem Mojokerto yang berlaga di babak 32 besar Liga 3 zona nasional. Pemain Persem yang bertanding melawan Persiba Bantul diinstruksikan mematahkan kaki lawan.
Insiden itu terjadi saat Persem menghadapi Persiba di Stadion Mini Cibinong Bogor, Kamis (29/11/2018) malam lalu.
Video aksi beringas pemain Persem beredar di youtube. Dalam video yang diunggah oleh akun Mamad Taufik, terdengar jelas instruksi dari official tim Persem Mojokerto agar mematahkan kaki lawan.
BACA JUGA:
Pelatih Fiorentina Siapkan Strategi Khusus Hentikan Ronaldo
Pemain Inter yang Dijuluki ‘The Next Neymar’ Tertarik Main di Liga Inggris
Curhat Pilar Sukses Real Madrid Juara Liga Champions Tiga Kali Beruntun, Kini Diabaikan
Kejadiannya ketika pemain Persiba, Edgard Rahawarin membawa bola mendekati kotak penalti Persem. Kemudian terdengar instruksi dari official tim untuk mematahkan kaki Edgard.
“Patahin, patahin, patahin,” suara official tim Persem dari pinggir lapangan dalam vidio tersebut. Dan sejurus kemudian pemain Persem melakukan tekel keras.
Kabaranya, Edgard memang mengalami patah kaki kanan usai pertandingan tersebut. Hal itu juga disampaikan dalam keterangan resmi klub Persiba Bantul.
Berikut video amatir laga Persem Mojokerto vs Persiba Bantul yang diunggah akun youtube Mamad Taufik:

Pada pertandingan tersebut, Laskar Damarwulan (julukan Persem Mojokerto) kalah dengan skor tipis 1-2. Hasil tersebut sekaligus menunda sementara ambisi Badai Biru lolos ke babak 16 besar.
’’Anak-anak sudah menunjukkan permainan yang sempurna. Memang ada beberapa kekurangan, baik soal teknis maupun nonteknis permainan. Tapi, kita sudah berupaya semaksimal mungkin,’’ ungkap Eri Prayogo, manajer teknik Persem.
David Aprilianto dkk sebenarnya mampu menguasai permainan di menit-menit awal laga. Bahkan, sejumlah peluang mampu mengancam gawang Laskar Sultan Agung yang dijaga Jordyno. Namun sayang, tidak satupun dari peluang Persem mampu dikonversi menjadi gol.