PERSIB

Mentalitas, Faktor Penting Persib Sapu Bersih di Sisa Laga

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung bersiap melakoni lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 di pekan 31 menghadapi PSIS Semarang  di Stadion Magelang, Minggu (18/11/2018) petang WIB.
Kembali menghadapi tim promosi, Persib Bandung tak ingin tersandung yang kedua kalinya setelah menyerah 0-1 dari PSMS Medan di laga sebelumnya.
Hasil minor Persib di laga itu pun cukup berpengaruh dalam persaingan perburuan titel juara. Persib kini melorot ke peringkat ketiga di bawah Persija Jakarta dan PSM Makassar.
Persib Bandung tanpa Joni Bauman lagi, Mario Gomez Bilang Begini
Perburuan Gelar Juara, Bojan Malisic: Persib Belum Menyerah!
Hadapi Tim Promosi, Persib Bandung Ogah Tergelincir Lagi
Pelatih Persib Bandung, Bojan Malisic melalui pelatih fisik, Yaya Sunarya menegaskan mentalitas kini menjadi modal penting timnya sapu bersih semua laga tersisa.
Ditegaskan Yaya, mental bertanding seperti sang juara memegang peranan penting. Dalam kondisi situasi apapun, termasuk saat wasit dalam keadaan tidak baik dalam memimpin pertandingan, maka mental akan berbicara.
“Untuk saat ini memang (mental) memegang peranan penting, karena dengan faktor mental, secara psikologi mereka kuat. Tapi kita perlu saling menguatkan,” ungkap Yaya seperti dikutip dari Simamaung.
Yaya menyerukan para pemain untuk saling menguatkan saat situasi sedang tidak memihak kepada mereka.
Pasalnya, menurut dia, kondisi seperti saat menghadapi PSMS kemarin berbuntut pada penampilan dengan aura emosi negatif di dalamnya.
“Karena kalau kita hanya kuat di dalam, tak saling menguatkan, buktinya kemarin saat kami ditekan wasit, satu pemain down, satu pemain up, yang lain down, susah sekali untuk menghadapi hal ini. Itu berat dan akhirnya kami bermain kurang baik,” paparnya.
“Kami jarang dapat peluang karena semua emosi, karena tekanan seperti itu. Padahal yang main 11, satu dua pemain emosi yang lain mungkin masih bisa, tapi kenyataannya berat ketika ada tekanan,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Babak Pertama Bhayangkara FC Vs Persib, Ezechiel dan Bauman Berbagi Gol

POJOKSATU.id, JAKARTA – Duet Ezechiel N’Douassel dan Jonathan Bauman sangat berdampak pada performa Persib Bandung di laga Bhayangkara FC kontra Persib Bandung di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (3/11/2018) petang WIB.
Persib untuk sementara unggul 2-0 di babak pertama lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan 29 itu lewat gol dua mesin tempur Maung Bandung itu di menit 5 dan menit 17.
Persib sendiri tampil spartan sejak menit awal. Peluit kick-off tanda pertandingan dimulai langsung direspon dengan serangan cepat Persib yang menusuk ke jantung pertahanan Bhayangkara FC.
Sang pelatih, Mario Gomez sepertinya menginstruksikan skuatnya untuk mengejar gol di menit awal. Terbukti, saat laga baru berjalan lima menit, Ezechiel N’Douassel sukses mengoyak jala tuan rumah.
Gol cepat Eze lahir dari spesialisnya lewat sundulan yang sukses menyambut bola sepakan pojok yang diambil sang kapten, Supardi Nasir Bajang.
Gol tersebut seakan jawaban atas comeback bomber asal Chad itu yang sempat menepi lima pertandingan beruntun karena mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.
Seakan tak ingin ketinggalan dengan duetnya, Bauman pun juga mencatatkan namanya di papan skor di menit 17.
Gol tercipta lewat umpan cangkul Eze yang langsung disambut dengan sepakan first time yang gagal diantisifasi kiper Bhayangkara FC.
Skor 2-0 di menit-menit awal membuat tuan rumah coba menambah daya gedor serangan dengan menarik Fauzi di menit 29 untuk kemudian perannya digantikan Wanewar.
Namun, serangan The Guardian sepertinya belum begitu membahayakan barisan pertahanan Maung Bandung yang digalang Bojan Malisic. Hingga turun minum, tuan rumah gagal mengejar ketertinggalan gol.
Susunan Pemain:
BHAYANGKARA FC XI – W. Nugroho (GK), D. Saputra, Vladimir Vujovic, Haris, Sanda, Setyano, Paulo Sergio, Fauzi (Wanewar’29), W. Subo (Mofu’44), H. Epandi, Jajang Mulyana. Pelatih: Simon Alexander McMenemy.
PERSIB  BANDUNG XI – I Made Wirawan (GK), Tony Sucipto, Victor Igbonefo, Bojan Malisic, Aldi Idrus, Gozali Siregar (Atep Rizal’32), Hariono, Oh In-Kyun, Supardi Nasir, Jonathan Bauman, Ezechiel N’Douassel. Pelatih: Mario Gomez.
(qur/pojoksatu)

Kantongi Rekor Apik Atas Persib, Pelatih Bhayangkara FC Ogah Jemawa

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bhayangkara FC akan melakoni laga kandang menghadapi Persib Bandung di Stadion PTIK Jakarta, dalam lanjutan Go-Jek  Liga 1 2018 pekan ke-29, Sabtu (3/11/2018) petang WIB.
Skuat berjuluk The Guardian itu sendiri punya catatan apik setiap jumpa Maung Bandung. Dari lima pertemuan terakhir, Bhayangkara FC hanya menelan sekali kekalahan di musim 2016, sisanya tiga kali menang dan sekali imbang.
Namun begitu, sang pelatih, Simon McMenemy ogah terlena apalagi jemawa dihadapan Persib yang akan dijajalnya nanti petang.
Jadi Starter, I Made Wirawan Siap Cetak Cleansheet
Bhayangkara FC Siap Teruskan Tren Minor Persib Bandung
Jajal Bhayangkara FC, Persib Bandung Siap Bangkit
“Secara personal saya tidak terlalu percaya dengan hal seperti itu (rekor pertemuan), kita bermain bagus dan hasil bagus melawan Persib di laga sebelumnya dan di laga besok bukan berarti dengan gampang menghadapi laga itu,” tutur McMenemy seperti dikutip dari Simamaung.
Terlebih, sebut McMenemy, Persib akan kembali diperkuat dua mesin gol mereka, Ezechiel N’Douassel dan Jonathan Bauman yang sempat menepi karena sanksi dari Komdis PSSI.
“Jadi untuk besok Persib akan bermain tangguh lagi dengan kekuatan penuh mereka untuk memenangkan pertandingan besok pastinya,” tandasnya.
Berikut lima pertemuan Persib vs Bhayangkara FC:
Liga 1 2018           : Persib 0-1 Bhayangkara FC (31/5/2018 di GBLA)
Liga 1 2017           : Bhayangkara FC 2-0 Persib (4/6/2017 di Patriot Bekasi)
Liga 1 2017           : Persib 1-1 Bhayangkara FC (24/9/2017 di Si Jalak Harupat)
ISC 2016               : Persib 2-1 Bhayangkata FC (12/10/2016 di Wibawa Mukti)
ISC 2016               : Bhayangkara FC 4-1 Persib (12/6/2016 di Gelora Delta)
(qur/pojoksatu)

Duo Mesin Tempurnya Kembali, Saatnya Persib “Bangkit dari Kubur”

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung kembali akan diperkuat dua mesin golnya, Jonathan Baumann dan Ezechiel N’Douassel di pekan ke-29 Go-Jek Liga 1 2018 menghadapi Bhayangkara FC, di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (3/11/2018).
Sempat comeback, Bauman kembali harus absen saat Persib menjajal Bali United karena mendapat kartu merah dalam laga kontra PSM Makassar pekan ke-26.
Sementara Eze, laga nanti adalah comeback-nya setelah mendapatkan sanksi larangan bermain lima kari dari Komisi Disiplin (Komdis PSSI).
Persib Bandung Masih Bisa Juara, tapi Ini Syaratnya
Jadwal Go-Jek Liga 1 2018 Pekan ke-29: Papan Atas Kian Memanas
Baumann sendiri mengaku senang bisa kembali memperkuat tim kebanggaannya itu. “Kembali menjadi starter adalah kebahagiaan tersendiri bagi saya. Sekarang saatnya kami untuk menang. Saya ingin sekali membawa Persib juara tahun ini,” tekad Bauman seperti dikutip dari laman resmi klub.
Optimisme pemain asal Argentina itu juga karena ia akan kembali berduet dengan mitranya, N’Douassel yang dipastikan kembali turun ke lapangan.
“Tentu kami semakin kuat melawan Bhayangkara nanti. Semua pemain kembali. Bermain bersama Eze maupun Patrich (Wanggai) itu adalah hal yang bagus untuk saya,” tandasnya.
Persib Bandung sendiri tentu wajib memenangkan pertandingan tersebut untuk kembali merebut posisinya yang baru saja direbut Persija Jakarta.
Supardi Nasir Bajang dan koleganya kini terpaut selisih dua poin dari seteru abadinya itu setelah di laga sebelumnya kontra Bali United hanya sanggup bermain imbang dengan skor identik 1-1.
(qur/pojoksatu)

Sudah Bulat, Akhir Musim Mario Gomez Tinggalkan Persib

POJOKSATU.id, BANDUNG – Hasrat Mario Gomez meninggalkan Persib Bandung sepertinya sudah tak bisa dibendung lagi.
Pelatih asal Argentina berusia 61 tahun itu kembali menyuarakan keinginannya untuk pergi setelah merampungkan kompetisi Go-Jek Liga 1 2018 musim ini.
Alasannya, Gomez mengaku kesal dengan manajemen timnya yang menurut dia tidak spartan dalam memperjuangkan (protes) terhadap sanksi Komdis PSSI yang tengah dijatuhkan pada timnya.
Maung Bandung memang tengah melakoni sanksi berat dari Komdis PSSI imbas insiden pengeroyokan seorang suporter Persija Jakarta oleh Bobotoh hingga tewas.
Salahsatunya mereka harus melakoni partai usiran hingga akhir musim, dan tanpa penonton hingga pertengahan musim mendatang.
Kontrak Gomez sendiri baru akan berakhir hingga 2019 mendatang, namun ia rupanya sudah tak lagi kerasan berkiprah di Bandung.
“Memang saya masih punya kontrak setahun lagi, karena saya dikontrak dua tahun tapi saya tidak mau bertahan. Bukan soal uang, tapi saya tidak mau bertahan,” tutur Gomez seperti dikutip dari Simamaung.
Kabarnya, mantan pelatih klub Malaysia, Johor Darul Ta’zim itu telah berbicara langsung dengan manajemen untuk menyuarakan kekecewaannya tersebut.
“Untuk musim depan, saya sudah bicara saya tidak ingin bertahan di Persib dengan manajemen ini karena kami seperti ‘sendirian’. Glenn (Direktur Utama Persib) sudah tahu dan saya tidak ingin lagi bekerja dengannya,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Seharusnya Bisa Seri, Mario Gomez Kecewa Hasil Akhir Atas PSM Makassar

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Persib Bandung gagal kembali ke jalur kemenangan setelah menyerah dengan skor tipis 0-1 atas PSM Makassar.
Gol semata wayang dalam laga lanjutan Go-Jek Liga 1 2018/19 pekan ke-27 di Stadion Andi Matalatta, Rabu (24/10/2018) sore WIB itu diciptakan legiun asing Juku Eja, Guy Junior di menit 81.
Dengan hasil minor ini, Persib gagal merebut kembali peringkat puncak klasemen sementara, dan kini terpaut jarak lima poin dari PSM.
Persib Gagal Kudeta, PSM Makassar Makin Kokoh di Puncak Klasemen
Comeback Jonathan Bauman Berujung Kartu Merah, Persib Bandung Kalah Lagi
Guy Junior Pastikan PSM Makassar Menang Atas Persib
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez pun mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut yang setidaknya bisa berakhir seri.
“Pertandingan sebetulnya berimbang. Mungkin kita bisa draw,” sebut pelatih asal Argentina berusia 61 tahun itu lewat laman resmi klub.
Gomez menyayangkan sejumlah peluang yang mampu diciptakan para pemainnya gagal dimanfaatkan menjadi gol.
“Kita membuang beberapa peluang, dan Makassar mampu membuat satu gol,” ucap mantan pelatih Johor Darul Takzim itu.
Persib Bandung sendiri akan melakoni laga berikutnya menghadapi Bali United. Namun, untuk kesekian kalinya, bertindak sebagai tim tuan rumah, Persib masih harus melakoni laga usiran di luar Pula Jawa dan tanpa kehadiran Bobotoh di stadion.
(qur/pojoksatu)

Dipermak Persebaya, Persib Catat Rekor Terburuk dalam 14 Tahun Terakhir

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib Bandung bertekuk lutut dihadapan Persebaya Surabaya setelah menyerah 1-4 dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-26 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Sabtu (20/10/2018) malam WIB.
Hasil impresif Persebaya ini seakan membalas kekalahan mereka di putaran pertama dihadapan Bonek Mania di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Empat gol Bajul Ijo masing-masing disarangkan Irfan Jaya di menit 17 lewat titik putih, brace Fandi Utomo di menit 42 dan menit 70 dan Osvaldo Haay menit 77.
Sementara Maung Bandung hanya mampu mencetak satu gol lewat sundulan gelandang serang Febry Haryadi di menit 19.
Dengan hasil impresif ini, skuat besutan Djajang Nurjaman itu sukses menjauh dari jurang degradasi. Sedangkan, Persib gagal merebut kembali puncak klasemen yang telah dikudeta PSM Makassar.
Bagi Persib sendiri, kekalahan 1-4 dari Persebaya kali ini ternyata menjadi kekalahan terbesar mereka atas Persebaya kurun 14 tahun terakhir.
Dikutip dari Soccerway, kedua kutub sepak bola dari Pulau Jawa ini telah bertemu sebanyak tujuh kali, mulai 2004 hingga 2018, dan kekalahan Persib di Stadion Kapten I Wayan Dipta adalah yang terbesar dalam 14 tahun.
Sebelumnya, Persebaya tak pernah mengalahkan Persib dengan margin lebih dari satu gol. Selain itu, dalam kurun waktu 14 tahun terakhir, tim berjuluk Green Force itu belum pernah menang ketika away menghadapi Persib.
Artinya, kemenangan Persebaya dari Persib dengan skor 4-1 bertabur rekor. Selain menjadi kemenangan away pertama Persebaya lawan Persib, ini juga menjadi skor terbesar yang diraih tim asal Surabaya tersebut ketika berjumpa Maung Bandung.
Berikut riwayat pertandingan Persebaya vs Persib:
28/04/04 Persebaya vs Persib: 1-0
25/05/04 Persib vs Persebaya: 1-0
23/01/10 Persib vs Persebaya: 4-2
14/02/10 Persebaya vs Persib: 2-1
13/05/10 Persebaya vs Persib: 0-0
26/07/18 Persebaya vs Persib: 3-4
20/10/18 Persib vs Persebaya: 1-4
(jpc/qur/pojoksatu)

Babak Pertama, Persebaya Surabaya Ungguli Persib Bandung 2-1

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persebaya Surabaya unggul sementara atas Persib Bandung di babak pertama lanjutan Go-Jek Liga 1 pekan ke-26, di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Sabtu (20/10/2018) malam WIB.
Dua gol Bajul Ijo disarangkan Irfan Jaya di menit 17 dan Fandy Utomo menit 42. Sedangkan satu gol dari Maung Bandung dikreasi Febry Haryadi di menit 19.
Meski tanpa dihadiri suporter kedua tim, pertandingan itu sendiri berjalan seru dan sengit sejak wasit meniup peluit kick-off tanda pertandingan dimulai.
Persib langsung tampil menyerang untuk mencuri momen, namun para pemain Persebaya sudah konsentrasi sejak awal sehingga aliran serangan Maung Bandung yang dikonstruksi Febry Haryadi masih mampu diantisifasi para pemain belakang Persebaya.
Lima belas menit awal pertandingan berlangsung imbang dengan jual beli serangan kedua kubu. Persebaya coba keluar dari tekanan untuk balik menekan.
Terbukti, memasuki menit 17, wasit menunjuk titik putih dihadapan kiper Persib, M. Natshir, setelah sang kiper melakukan pelanggaran keras terhadap Osvaldo Haay di dalam kotak terlarang.
Irfan Jaya yang maju untuk mengeksekusi bola dari titik putih sukses menjalankan tugasnya. Sepakannya meluncur deras ke samping kanan bawah untuk mengecoh kiper lawan. 1-0 buat Persebaya.
Skuat besutan Mario Gomez itu pun seakan tersengat dengan gol lawan dan coba mengejar ketertinggalan lewat sebuah skema serangan yang cepat dari sektor sayap.
Lewat sebuah proses sepakan pojok, Persib sukses menyamakan kedudukan lewat tandukan terukur dan terarah dari Febry Haryadi yang sukses menyambut umpan jauh Gozali Siregar. Kedudukan 1-1.
Kembali imbang membuat pertandingan semakin sengit. Jual beli serangan terus mengalir hingga memasuki menit-menit akhir.
Skuat besutan Djajang Nurjaman pun akhirnya kembali memimpin lewat gol Fandi di menit 42. Gol tercipta lewat sebuah skema tendangan bebas yang dieksekusi Ruben Sanadi.
Bola meluncur ke arah tiang atas gawang Persib yang sukses disambar Fandi untuk mengubah skor menjadi 2-1 hingga turun minum untuk keunggulan sementara The Green Forces.
Susunan Pemain:
PERSIB BANDUNG : M. Natshir Mahbuby, Supardi Nasir, Tony Sucipto, Aldy Idrus, Sabil, Hariono, Victor Igbonefo, Atep Rizal, Febri Haryadi, Dedi Kusnandar,  Gonzali Siregar. Substitusi: Hadi Ning, H. Herdiana, M. Jardel, Kim Kurniawan, Eka Ramdani, I made Wirawan. Pelatih: Mario Gomez.
PERSEBAYA SURABAYA: Miswar (GK), R. Sanadi, A. Maulana, A. Muliadi, Oktavio Dutra, R. Saputra, Osvaldo Haay, Fernando, Misbakun Solihin, F. Utomo, Irfan Jaya. Substitusi: R. Fauzi, I. Febrianto, M. Hidayat, R. Kayame, A. Kelvan, Y. Pahabol, M. Syaifuddin. Pelatih: Djajang Nurdjaman.
(qur/pojoksatu)

Preview Persib Vs Persebaya, Saatnya Pemain Lokal Unjuk Gigi!

POJOKSATU.id, GIANYAR – Partai hidup mati kedua tim akan tersaji saat Persib Bandung menjamu Persebaya Surabaya di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Minggu (20/10/2018) malam WIB.
Persib wajib menang agar bisa merebut kembali puncak klasemen yang baru saja diambil PSM Makassar. Sedangkan Persebaya juga harus menang agar menjauh dari jurang degradasi.
Namun tragisnya, kedua tim harus tampil dengan kondisi yang tidak ideal menyusul akan absennya sejumlah pemain pilar mereka termasuk para legiun asing.
Persib Bandung, Mari Bung Rebut Kembali!
Dijamu Sang Mantan, Skuat Djanur Compang-camping!
Jajal Persebaya, Persib Bandung Seratus Persen Lokal
Persib Bandung bahkan harus kehilangan seluruh pemain asing mereka karena akumulasi kartu dan masih menjalani sanksi larangan bermain dair Komdis PSSI.
Ezechiel N’Douassel, Jonathan Bauman, Bojan Malisic dan Oh Inkyun dipastikan absen, termasuk gelandang asal Papua, Patrich Wanggai yang juga tidak bisa diturunkan.
Praktis, Mario Gomez harus menurunkan kekuatan yang ada yang seratus persen lokal (pemain lokal). Nama-nama seperti Muchlis Hadi Ning dan M. Wildan Ramdhani akan diturunkan untuk menggantikan peran para legiun asing tersebut.
Sementara di barisan pertahanan, Gomez akan memercayakan penuh pada sang kapten, Supardi Nasir Bajang dan barisan gelandang akan kembali kedatangan Febry Haryadi yang baru pulang dari tugas negara membela Timnas Indonesia.
“Mungkin besok pertandingan akan berjalan berbeda. Karena ini adalah momen yang berbeda dan pemain yang berbeda juga. Ini juga laga yang penting bagi kami begitu pula bagi mereka (Persebaya). Kami tahu ini akan menjadi laga yang sangat berat,” tutur Gomez seperti dikutip dari laman resmi klub.
Di kubu lawan, Persebaya juga dalam kondisi yang sangat tidak ideal. Skuat besutan Djajang Nurjaman kehilangan sejumlah pemain pilarnya karena cedera sehingga akan bertarung dengan hanya mengandalkan kekuatan para pemain lokalnya.
Persebaya akan kehilangan tujuh pemain pilarnya termasuk beberapa legiun asing mereka karena persoalan cedera dan akumulasi kartu.
Striker David da Silva misalnya, ia dipastikan akan absen karena cedera lutut. Begitupun dengan gelandang Robertino Pugliara yang absen panjang karena mengalami patah tulang fibula.
Sementara Raphael Maitimo, Izaac Wanggai, dan Nelson Alom juga masih belum pulih. Di sisi lain O.K John dan Fandry Imbiry menerima hukuman akumulasi kartu.
“Kami tidak bisa memainkan beberapa pilar. Kami akan lebih banyak menurunkan pemain lokal. Tapi kami optimis dan semangat menatap pertandingan ini,” tutur Djanur.
(qur/pojoksatu)

Persib Vs Persebaya, Simak Dulu 5 Fakta Menarik Berikut Ini

POJOKSATU.id, GIANYAR – Laga dua tim legendaris perserikatan, Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya akan tersaji di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (20/10/2018) malam WIB dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 pekan ke-24.
Meski suporter kedua tim terkena sebagai sekutu, namun pertandingan tersebut diprediksi akan berjalan alot dan sengit. Persib Bandung wajib memenangkan pertandingan untuk kembali menjaga jarak poin dari PSM Makassar di puncak klasemen.
Lupakan Dulu Pertemanan, Persebaya Wajib Bungkam Persib
Skuat besutan Mario Gomez itu kini hanya terpaut 2 angkat dari Juku Eja yang pelan namun pasti mengancam posisinya di pucuk klasemen.
Sementara buat Persebaya, pertandingan nanti akan menjadi partai hidup mati untuk bisa menjauh dari jurang degradasi.
Skuat besutan Djajang Nurjaman alias Djanur itu kini terdampar di peringkat ke-14 atau setingkat dari zona degradasi yang kini dihuni PS Tira, PSMS Medan dan Perseru Serui.
Jelang pertandingan yang diprediksi akan berlangsung sengit tersebut, dikutip dari Goal Indonesia, berikut 5 fakta jelang pertandingan Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya:

Diputaran pertama Persib Bandung sukses mempermalukan Persebaya dihadapan pendukungnya sendiri, Bonek Mania di Stadion Gelora Bung Tomoi (GBT) dengan skor ketat 4-3.
Pertandingan nanti menjadi laga kedua Persib Bandung menghadapi mantan pelatih, Djajang Nurjaman setelah di putaran pertama Persib jumpa dengan Djanur yang masih menjadi pelatih PSMS Medan.
Striker Persebaya David Da Silva terus meninggalkan Ezechiel N’Douassel dalam daftar top skor sementara yang kini telah mengemas 16 gol.
Laga kontra Persebaya menjadi laga kandang kedua Persib Bandung yang digelar di luar Pulau Jawa.
Pertandingan Persib kontra Persebaya kerap tercipta gol di menit-menit akhir rentang menit 75 hingga masa injury time.

(qur/pojoksatu)