persija u-19

Final Liga 1 U19 2018 Usung Semangat Persaudaraan!

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib U-19 bersiap melakoni laga penentu juara Liga 1 U19 2018 menghadapi Persija U-19 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (26/11/2018) malam WIB.
Pertandingan ini sendiri diprediksi akan berlangsung seru dan sengit menyusul tingginya rivalitas suporter di antara keduanya.
Namun begitu, kedua pelatih tim sepakat laga nanti akan dijadikan ajang persaudaraan sekaligus untuk memberi contoh kepada kelompok suporter masing-masing tim.
Lebih Diunggulkan, Pelatih Persib U-19: Pemain, Tetap Membumi!
Ayo Maung Ngora, Saatnya Ukir Sejarah!
Kendati kedua kudu tentu mengusung target juara, namun bagi pelatih Persib U-19, Budiman, ada misi lain yang tak kalah pentingnya di laga nanti, yakni membangun kembali hubungan antar kedua suporter yang sempat ternoda.
“Kami ingin memberi hiburan positif buat masyarakat. Mudah-mudahan ini menjadi bahan persahabatan buat The Jakmania dan Viking,” kata Budiman seperti dikutip dari Simamaung.
“Mudah-mudahan semua bisa bersaudara, dalam sepak bola bisa menjadi persaudaran, bukan permusuhan,” imbuhnya.
Milijan Radovic Yakin Persib U-19 Juara Liga 1 U19 2018!
Persib U-19 Minta Bobotoh Birukan Pulau Dewata
Senada, asisten pelatih Persija U-19, Washiyatul Akmal mengamini pernyataan Budiman. Para pemain muda diharapkan bisa memberi contoh yang baik buat semuanya.
“Kami juga ingin di antara Persija atau Persib bisa menjadi persaudaran. Semoga final nanti menjadi jalan hidayah untuk persaudaran antarsuporter,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Ayo Maung Ngora, Saatnya Ukir Sejarah!

POJOKSATU.id, BANDUNG – Maung Ngora, julukan untuk Persib Bandung U-19 akan melakoni partai puncak final Liga 1 U19 2018 menghadapi Persija Jakarta U-19 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (26/11/2018) malam WIB.
Pertandingan itu sendiri sedianya harus sudah digelar Minggu lalu (18/11/2018) di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, namun mengalami penundaan dan pemindahan venue atas berbagai pertimbangan oleh pihak operator liga.
Bagi Maung Ngora sendiri, ini adalah pencapaian keduanya menembus final secara beruntun setelah musim lalu juga jadi finalis namun gagal juara setelah dikandaskan Persipura U-19.
Karena itu, kegagalan tahun lalu menjadi motivasi tersendiri untuk skuat besutan Budiman membayar kegagalan.
Terlepas dari hasilnya nanti, Budiman menilai Persib mampu membuktikan konsistensi dalam melakukan pembinaan pemain usia muda.
“Alhamdulillah di kompetisi ini kita bisa bermain di final (lagi),” kata Budiman seperti dikutip dari Simamaung.
“Ini satu pembuktian bahwa pembinaan Persib ada hasilnya dan di final yang kedua ini mudah-mudahan bisa lebih bagus dari tahun kemarin (juara),” tekad Budiman.
Namun begitu, ia mengaku tak ingin membebani para pemainnya untuk fokus ke titel juara, ia hanya menginstruksikan mereka bermain bagus dan lepas, terpenting menikmati laga menit per menitnya.
“Di final ini, saya tidak terlalu menekankan juara, tetapi yang terpenting anak-anak mereka mainnya lebih tenang, lebih enjoy, enak ditonton dan memberi hiburan yang positif bagi masyarakat Indonesia,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Laga Final Persib U-19 Vs Persija U-19 Sebaiknya Digelar di Sini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Operator Liga 1 U-19, PT Liga Indonesia Baru telah menunda laga final kompetisi tersebut berdasarkan rekomendasi aparat keamanan.
Laga final yang sedianya akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (18/11/2018) terpaksa ditunda atas arahan pihak kepolisian setempat berdasarkan pertimbangan keamanan.
Menyoroti hal tersebut, pelatih Persib U-19, Budiman Yunus pun menyarankan laga digelar ditempat lain seperti di Stadion M. Soebroto, Magelang.
Stadion yang pernah dijadikan venue Persib dan Persija di babak delapan besar itu dinilai tepat dan ideal sebagai lokasi final.
“Bukan pilih-pilih tempat, tapi yang terpenting bisa hemat waktu, bujet dan tenaga,” kata Budiman seperti dikutip dari laman resmi klub seperti dikutip dari Goal.
“Kalau di Magelang perjalanannya bisa lewat darat dan lapangan untuk kami berlatih juga memadai‎,” sebut dia.
Di samping itu, Budiman juga memberikan masukannya terkait waktu pertandingan. “Karena ini final, bagusnya digelar siang atau sore karena bisa saja ada perpanjangan waktu. Kalau malam, Bali akan lebih enak, pencahayaannya juga bagus,”‎ ungkapnya.
Terpisah, pelatih Persija U-19, Sudirman, mengambil sisi positif dari penundaan laga final tersebut. Namun ia berharap segera ada kepastian dari pihak operator terkait jadwal dan venue yang baru.
“Agar kami bisa persiapkan babak final dengan baik,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)