Piala AFF 2018

Reaksi Ketum PSSI Saat Ditanya Soal Performa Timnas Indonesia

POJOKSATU.id, MEDAN – Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi rupanya ogah mengomentari soal kegagalan Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2018.
Timnas gagal menembus babak semi-final di ajang paling prestisius se-Asia Tenggara itu kendati masih menyisakan laga pamungkas fase grup menghadapi Filipina.
Laga itu sendiri baru akan digelar Minggu (26/11/2018) malam WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Jika Dinilai Gagal Total, Bima Sakti Siap Mundur
Saat didesak wartawan seusia melaksanakan shalat di Msjid Agung Kota Medan, Jumat (23/11/2018) siang, Edy bergeming.
“Saya sedang capek,” ucap Gubernur Sumatera Utara itu singkat. “Saya sedang capek,” katanya lagi.
Timnas Indonesia dipastikan tidak lolos ke semifinal Piala AFF 2018 setelah Filipina bermain imbang 1-1 lawan Thailand, Rabu (21/11) malam.
Terlebih, Singapura juga menang 6-1 atas Timor Leste. Mendengar kabar itu, Timnas Indonesia cuma bisa minta maaf.
Skuad Garuda tak bisa melangkah lebih jauh sebab secara hitung-hitungan, mereka gagal mengejar poin milik Filipina dan Thailand. Kedua negara sudah mengantongi tujuh angka. Sementara Indonesia baru memiliki tiga angka.
Sisa satu pertandingan tak bisa dimanfaatkan Indonesia untuk mengejar ketertinggalan. Sekalipun menang atas Filipina, Minggu (25/11) nanti, Indonesia tetap gagal lolos ke fase empat besar.
(jpnn/qur/pojoksatu)

Timnas Indonesia Ogah Akhiri Turnamen dengan Kekalahan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas Indonesia bersiap melakoni laga pamungkas Grup B Piala AFF 2018 menghadapi Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (26/11/2018) malam WIB.
Namun, laga tersebut tidak akan merubah posisi klasemen yang membuat skuat Garuda tersingkir di turnamen paling bergengsi se Asia Tenggara itu.
Indonesia gagal melaju ke babak semifinal setelah Filipina dan Thailand berakhir imbang 1-1 di Filipina, Rabu lalu.
Anggota Exco PSSI Ini Desak Pelatih Timnas Indonesia Diganti
Meski tak lagi menentukan, Timnas Indonesia bertekad untuk menumbangkan skuat besutan Sven-Goran Erikkson untuk bisa menutup turnamen dengan kemenangan.
Dikemukakan pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, timnya berjanji akan main habis-habisan untuk mengakhiri laga dengan terhormat.
“Saya pesan kepada pemain, perjuangan belum selesai dan kami harus tutup pertandingan melawan Filipina dengan kemenangan,” tekad Bima Sakti.
Terkait kegagalan timnya lolos ke babak berikutnya, Bima Sakti menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat tanah air.
“Pertama, saya minta maaf kepada PSSI dan pecinta sepak bola Indonesia. Semua pasti sedih,” kata Bima.
Timnas Indonesia mengikuti jejak Laos, Kamboja dan Timor Leste yang tumbang di babak penyisihan grup Piala AFF 2018. Ini adalah kegagalan keempat skuat Merah-Putih di ajang tersebut.
(qur/pojoksatu)

Piala AFF 2018: Beto Ungkap Faktor Kekalahan Timnas Indonesia

POJOKSATU.id, BANGKOK – Striker Timnas Indonesia, Alberto Beto Goncalves mengungkapkan timnya bermain lebih bagus dari Thailand bahkan sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Zulfiandi di menit 29.
Namun, pemain naturalisasi itu menyebutkan, memasuki interval kedua, konsentrasi timnya pecah sehingga kehilangan banyak momen.
“Kami unggul dan main bagus, saat mereka bisa balas dan cetak satu gol lagi di akhir babak pertama,” kata Beto seperti dikutip dari Goal.
Soal Kans Lolos, Pelatih Timnas Indonesia: Kita Fight Saja!
“Namun kami harus main terbuka untuk mencari gol balasan, dan itu membuat konsentrasi hilang,” ujarnya.
Dengan hasil minor ini, kans skuat Garuda untuk melaju ke babak semi-final  Piala AFF 2018 nyaris tertutup.
Indonesia menempati peringkat kedua dari bawah dengan raihan tiga poin, sedangkan Thailand makin kokoh di puncak klasemen Grup A dan berpeluang menjadi juara grup.
(qur/pojoksatu)

Kekalahan Singapura Buka Jalan Timnas Indonesia Jadi Lebar

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kekalahan Singapura 0-1 dari Filipina di Stadion Panaad Bacolod, Filipina dalam lanjutan Grup B Piala AFF 2018, Selasa (13/11/2018) malam WIB memberikan keuntungan tersendiri untuk Timnas Indonesia.
Skuat Garuda sendiri juga sukses menyegel kemenangan setelah membungkam Timor Leste dengan skor meyakinkan 3-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), malam tadi.
Dengan dua fakta pertandingan ini, skuat besutan Bima Sakti kini punya peluang besar untuk lolos ke babak berikutnya.
Dukung Aksi Timnas Indonesia, Suporter Gemakan “Edy Out”
Pasalnya, dengan kekalahan yang diderita Singapura, kini  persaingan di papan klasemen Grup B semakin sengit nan ketat. Dari lima tim, empat di antaranya mengemas poin sama, yakni Indonesia, Singapura Filipina, dan Thailand.
Namun, Thailand berhak bertengger di puncak klasemen sementara karena baru memainkan satu laga Tim asuhan Milovan Rajevac itu unggul dalam produktivitas dengan 7 memasukkan dan 0 kemasukan.
Berikut klasemen sementara Grup B Piala AFF 2018:
Thailand 1 1 0 0 – 3
Indonesia2 1 0 1 – 3
Filipina1 1 0 0 – 3
Singapura 2 1 0 1 – 3
Timor Leste2 0 0 2 – 0
(jpnn/qur/pojoksatu)

Sukses Taklukkan Timor Leste, Ini Pesan Bima Sakti kepada Anak Asuhnya

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Timnas Indonesia berhasil menaklukkan Timor Leste pada laga kedua penyisihan Grup B Piala AFF 2018, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (13/11/2018) malam. Kemenangan yang sangat penting untuk menjaga asa lolos ke semifinal.
Seperti diberitakan Pojoksatu.id sebelumnya, pada pertandingan itu, Tim Garuda sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Rufino Walter Gama di awal babak kedua.
Namun Evan Dimas dkk bisa bangkit dengan mencetak tiga gol kemudian. Masing-masing oleh Alfath Fathier, penalti Stefano Lilipaly dan sundulan Alberto ‘Beto’ Goncalves.
BACA JUGA:
Swafoto Bareng Ronaldo, Ada Penampakan Chiellini Telanjang, Bek Milan Minta Maaf
Disorot karena Gaji Rp160 Miliar, Ini Jawaban Sempurna Kylian Mbappe
Singapura Kalah dari Filipina, Indonesia Naik ke Peringkat 2 Klasemen Grup B
Sempat Tertinggal Lebih Dulu, Indonesia Akhirnya Bisa Jinakkan Timor Leste
Usai memastikan tiga poin pertama di Piala AFF 2018, pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti Tukiman meminta anak asuhnya untuk tidak besar kepala setelah kemenangan ini.
Aksi Evan Dimas pada laga Indonesia vs Timor Leste di SUGBK, Selasa (13/11/2018). (@AFFSuzukiCup)
“Alhamdulillah malam ini kami bisa memenangkan pertandingan. Saya ucapkan terima kasih juga kepada seluruh pemain yang sudah kerja keras, sempat tertinggal tapi bisa bangkit dan memenangkan pertandingan. Terima kasih juga kepada suporter yang sudah mendukung dari menit awal hingga akhir,” ujar Bima.
“Kami tidak boleh jemawa, tidak boleh sombong, tetap rendah hati dan kami harus fokus lagi menatap pertandingan selanjutnya,” katanya.
Bima Sakti – Pelatih Timnas Indonesia.
Bima mempersembahkan kemenangan ini untuk Palu dan Donggala yang terkena musibah. Dia berharap kesuksesan ini dapat berdampak positif terhadap dua wilayah tersebut.
“Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi mereka untuk semangat dan bangkit,” imbuh Bima.
Kemenangan atas Timor Leste membuat Indonesia naik ke peringkat 2 klasemen sementara Grup B Piala AFF 2018. Timnas Garuda hanya kalah selisih gol dari Thailand yang baru sekali bertanding.
(fat/pojoksatu)

Singapura Kalah dari Filipina, Indonesia Naik ke Peringkat 2 Klasemen Grup B

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Ketika Indonesia sukses melumat Timor Leste 3-1, di pertandingan lain Singapura kalah 0-1 dari Filipina. Dengan demikian, untuk sementara Timnas Garuda berhak naik ke peringkat 2 klasemen Grup B Piala AFF 2018.
Filipina yang baru melakoni satu laga, ada di peringkat ketiga, disusul Singapura keempat. Sementara Thailand di puncak klasemen.
Keempat negara ini sebenarnya sama-sama mengemas tiga poin, namun Thailand memiliki selisih gol paling baik (7-0), disusul Indonesia, Filipina dan Singapura. Thailand dan Filipina baru sekali bertanding.
Aksi striker Timnas Indonesia, Alberto ‘Beto’ Goncalves pada laga kontra Timor Leste di SUGBK, Jakarta, Selasa (13/11/2018) malam WIB. (@AFFSuzukiCup)
BACA JUGA:
Indonesia Menang Atas Timor Leste, Ini Klasemen Sementara Grup B
Sempat Tertinggal Lebih Dulu, Indonesia Akhirnya Bisa Jinakkan Timor Leste
Pada pertandingan di Stadion Panaad, Bacolod City, Selasa malam (13/11/2018), Timnas Filipina menang 1-0 atas Singapura. Ini merupakan laga debut Sven-Goran Eriksson sebagai pelatih the Azkals (julukan Timnas Filipina).
Gol tunggal kemenangan Timnas Filipina pada laga tersebut dicetak Patrick Riechelt menit ke-78.
Sepanjang pertandingan, Filipina memang menunjukkan penguasaan bola yang dominan. Dikutip Pojoksatu.id dari situs resmi AFF Suzuki Cup 2018, Philip Younghusband dkk menguasai jalannya pertandingan 61,6 persen.
Total sembilan tembakan dihasilkan tim besutan Eriksson. Tiga di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Singapura hanya mampu melepas lima tembakan, tanpa sekalipun mampu membahayakan gawang tuan rumah yang dikawal kiper Cardiff City, Neil Etheridge.
Filipina (putih) berhasil membungkam Singapura dengan skor 1-0, Selasa (13/11) malam WIB (Fox Sports Asia)
Kiper bintang the Azkals itu turun sejak menit awal pertandingan, meski baru tiba di Bacolod City selepas membantu Cardiff City mengalahkan Brighton & Hove Albion 2-1 (10/11/2018) dan terbang puluhan jam lamanya.
Sementara Singapura, yang di laga pertama mengalahkan Indonesia, terpaksa bekerja keras meredam serangan tuan rumah. Tim asuhan pelatih Fandi Ahmad ini cukup beruntung hanya kebobolan satu gol karena aksi sang kiper, Hassan Sunny, mampu menggagalkan dua peluang emas Filipina.
Berikut klasemen Grup B Piala AFF 2018:

(fat/pojoksatu)

Eriksson Sebut Singapura Layak Menang Atas Indonesia

POJOKSATU.ID, BACOLOD CITY – Salah satu rival Indonesia di Grup B Piala AFF 2018 adalah Filipina. Tim berjuluk The Azkals ini dilatih pelaih beken, Sven-Goran Eriksson. Eks pelatih Timnas Inggris itu pun mencermati pertandingan Indonesia melawan Singapura pekan lalu.
Menurut Eriksson, dari sisi permainan kedua tim, Singapura memang pantas memenangkan laga tersebut.
Seperti diketahui, pada pertandingan di National Stadium, Singapura, The Lions menang tipis 1-0.
BACA JUGA:
Meski Diunggulkan Menang Atas Timor Leste, Pelatih Indonesia Siapkan Strategi Rahasia
Timor Leste Sekarang Pernah buat Timnas Indonesia Mati Kutu
Pelatih Timor Leste Jelaskan Bima Harus Diberi Kepercayaan Penuh
Filipina sendiri akan menghadapi Singapura pada Selasa (13/11/2018) besok. Eriksson tidak sungkan memuji calon lawannya itu setelah melihat bagaimana mereka mengalahkan Indonesia.
“Saya terkesan oleh Singapura dan bagaimana mereka bermain saat melawan Indonesia. Ini pengalaman baru buat saya,” ujar pelatih asal Swedia itu dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Senin (12/11/2018).
“Saya antusias dan menantikan laga pertama kami kontra Singapura,” lanjutnya.
Eriksson, pelatih Timnas Inggris di Piala Dunia 2002 dan 2006, itu mengungkap respeknya kepada pelatih Timnas Singapura, Fandi Ahmad, setelah menyaksikan the Lions mengalahkan Indonesia.
Demi mengumpulkan informasi terkini, mantan pelatih Lazio dan Sampdoria itu terbang ke Singapura dan menyaksikan secara langsung pertandingan Singapura versus Indonesia di Stadion Nasional, Singapura (9/11/2018).
“Saya tak khawatir setelah melihat Singapura mengalahkan Indonesia. Mereka layak menang,” lanjut Eriksson.
“Mereka punya dua striker bagus dan bisa memainkan sepak bola direct yang bagus. Kami harus bermain bagus untuk mengalahkan mereka,” imbuhnya.
Saat ini Timnas Singapura ada di peringkat kedua klasemen sementara Grup B Piala AFF 2018 berkat kemenangan 1-0 atas Indonesia. Posisi teratas diduduki Thailand yang mengalahkan Timor Leste 7-0 pada laga pertama.
Bagi Filipina, pertandingan lawan Singapura adalah laga perdana mereka di Piala AFF 2018 ini. Kemenangan menjadi harga mati bagi The Azkals karena tampil di kandang sendiri.
Filipina juga diperkuat sejumlah pemain yang berkarir di Benua Biru seperti kiper Cardiff City, Neil Ethridge, dan Daisuke Sato yang bermain di Liga Rumania.
(fat/pojoksatu)

Meski Diunggulkan Menang Atas Timor Leste, Pelatih Indonesia Siapkan Strategi Rahasia

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Salah satu kekuatan Timnas Indonesia adalah agresivitas dan kecepatan sisi sayap. Namun pelatih Tim Garuda, Bima Sakti menyiapkan strategi rahasia jelang melawan Timor Leste, Selasa (13/112018) malam. Ada rencana alternatif disiapkan bila sisi sayap dimatikan.
Skuad Garuda memang saat melawan Singapura tampil mentok. Itu karena tuan rumah sukses mematikan dua pemain sayap Indonesia yang cukup cepat.
Andai hal itu terjadi lagi melawan Timor Leste, Timnas Indonesia sudah siap. Bima Sakti sudah memiliki berbagai rencana yang akan diterapkan dalam laga nanti.
BACA JUGA:
Ousmane Dembele Mulai Berulah …
Lupakan Hasil Buruk, Persib Bandung Bidik Kemenangan di Laga Tersisa
Persebaya Jadi Tim Produktif, Djanur: Berkat Kerja Keras Pemain!
“Saya sudah memiliki cara lain. Kami harus memiliki terobosan dan variasi di sisi sayap. Ketika ditutup, kami akan menyiapkan strategi lain,” ungkap Bima, dikutip dari Jawapos.com.
Kendati demikian, Bima enggan berbicara soal strateginya tersebut. Namun yang utama, Indonesia yang diunggulkan menang pada laga besok malam, harus pintar-pintar menjaga emosi melawan Timor Leste.
“Kami harus main sabar, tak boleh terpancing. Kami harus belajar tahun lalu di SEA Games. Kala itu, Evan Dimas kena kartu jadi tak bisa main lawan Malaysia. Apalagi kami akan melawan Thailand setelah ini,” pungkas Bima Sakti.
Sementara itu, Kapten Timor Leste, Jorge Sabas Victor mengakui Indonesia sangat berbahaya dalam kecepatan kedua wingernya.
Menurut Victor, kecepatan menjadi kekuatan utama Indonesia dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), besok malam.
“Mereka memiliki winger yang cepat. Harus diakui, mereka punya pemain bagus dan tentu harus diwaspadai,” kata Victor, Senin (12/11/2018).
Selain itu, dia meminta teman-temannya mewaspadai motivasi Indonesia mengembalikan kepercayaan publik.
Pasalnya, Timnas Indonesia mendapat sorotan tajam usai dikalahkan Singapura dengan skor 0-1 pada laga perdana.
“Kami sama sekali tak melihat Indonesia kalah kemarin. Indonesia tetap lawan yang tangguh karena sering bermain di Piala AFF,” imbuh Victor.
Timor Leste sendiri sedang mencari poin pertama setelah digunduli Thailand tujuh gol tanpa balas pada laga perdana.
(jpc/fat/pojoksatu)

Lupakan Singapura, Timnas Indonesia Fokus ke Timor Leste

POJOKSATU.id, SINGAPURA – Timnas Indonesia baru saja menelan hasil minor di laga pembuka Grup B Piala AFF 2018 usai dikalahkan Singapura dengan skor tipis 0-1 di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11/2018) malam WIB.
Dengan kekalahan ini, langkah Indonesia lolos fase grup terbilang tidak mudah, mengingat mereka harus menghadapi tim-tim lainnya, seperti Thailand, Filipina dan Timor Leste.
Tiga laga sisa Indonesia adalah menjamu Timor Leste dan Filipina kemudian menggelar laga berat saat harus melakukan laga away ke Thailand.
Dikalahkan Singapura, Timnas Indonesia Teruskan Tren Minor
Kecewa dengan Performa Timnas Indonesia, Suporter Bentangkan Spanduk ini, Isinya …
Usai Singapura, Indonesia akan menjajal Timor Lester. Meski bukan tim yang diunggulkan, namun seperti halnya Singapura, Indonesia bisa terpeleset jika tidak fokus.
Sang pelatih, Bima Sakti pun menegaskan bakal menginstruksikan timnya untuk bermain all-out untuk laga tersebut.
“Ini pekerjaan rumah buat saya yang besar. Pelatih harus bisa mengangkat tim, melakukan evaluasi, dan memperbaiki kekurangan untuk menang di laga selanjutnya lawan Timor Leste,” ujarnya.
(jpnn/qur/pojoksatu)

Dikalahkan Singapura, Timnas Indonesia Teruskan Tren Minor

POJOKSATU.id, SINGAPURA – Timnas Indonesia gagal memetik kemenangan di laga pemuka Grup B Piala AFF 2018 setelah menyerah dari Singapura dengan skor tipis 0-1.
Gol semata wayang tuan rumah disarangkan Harris Harus di menit 37 lewat sepakan keras di kotak terlarang memanfaatkan bola sapuan kurang sempurna pemain belakang Indonesia.
Dengan hasil minor di Stadion Nasional Singapura, Jumat (9/11/2018) malam WIB ini, praktis menambah daftar tren buruk skuat Merah-Putih di laga pembuka yang selalu tak bisa menang dalam tiga tahun terakhir ini.
Pasalnya, merujuk pada statistik AFF, tiga tahun beruntun, Timnas Indonesia ternyata tak pernah menang di laga pertama Piala AFF.
Catatan minor ini bermula di tahun 2012. Saat itu, Indonesia hanya bermain imbang 2-2 atas tim lemah, Laos.
Dua tahun berselang, Indonesia kembali gagal memetik poin peuh setelah kembali bermain imbang dengan skor identik 2-2 dengan Vietnam.
Sedangkan laga paling baru, atau di tahun 2016, Indonesia malah ditaklukkan Thailand dengan skor 2-4 di laga pembuka.
Dengan kekalahan tipis 0-1 atas Singapura ini pun praktis menambah daftar panjang rekor minor Timnas Indonesia di laga pembuka Piala AFF tersebut.
(qur/pojoksatu)