piala fa

Smalling Berharap MU Bisa Juara Piala FA

POJOKSATU.id, INGGRIS – Setelah mendapat hasil menyakitkan di Liga Champions karena kekalahan atas PSG di leg pertama babak 16, Manchester United kini fokus ke Piala FA.
Namun, untuk bisa melangkah ke babak berikutnya, United menemui jalan terjal. Mereka harus menghadapi Chelsea.
Meski begitu, bek Manchester United Chris Smalling optimis timnya bisa mengatasi The Blues. Pasalnya, United bertekad mendapat trofi tahun ini.
“Tahun ini, kita harus pastikan dapat trofi dan, pada Senin, kita akan mengerahkan segalanya untuk itu,” kata Smalling, dilansir Goal.
Smalling tak membantah jika melihat catatan pertemuan terakhir di Piala FA, Chelsea meraih kemenangan.
Akan tetapi hal tersebut tak menghalangi tekadnya untuk main maksimal nanti di Stamford Bridge.
“Rekor kami di Chelsea, Anda benar, kami tidak memiliki banyak hasil bagus di sana namun saya pikir, di awal musim ini, kami hampir menang hingga detik terakhir. Secara umum, kami waktu itu bermain baik di sana jadi mari perbaiki performa tersebut.
“Fakta bahwa pertandingannya digelar pada Senin malam, itu berarti semua dunia akan menonton. Mereka (Chelsea) berusaha memperbaiki hasil dari akhir pekan kemarin (di Manchester City), begitu juga kami (setelah melawan PSG), jadi ini adalah laga besar untuk kedua kubu,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Cetak Satu Gol, Pep Guardiola Puji Newport

POJOKSATU.id, INGGRIS – Pep Guardiola memuji Newport County, lawan Manchester City di putaran lima Piala FA, Minggu (17/2) dini hari WIB.
Diketahui, dalam pertandingan tersebut Newport kalah dari tamunya 1-4. Hasil ini membuat mereka tersingkir di Piala FA.
Meski begitu, penampilan Newport dipuji Guardiola. Sebab, mereka bisa menahan imbang City sepanjang babak pertama.
City baru bisa mencetak gol di babak kedua berkat Leroy Sane di menit ke-51. Kemudian Phil Foden di menit ke-75.
Newport berhasil memperkecil jarak ketertinggalan lewat gol yang diciptakan Padraig Amond di menit ke-88.
Akan tetapi, City bisa membalas lewat gol kedua Phil Foden dan Riyad Mahrez. Pertandingan pun berakhir dengan skor 1-4.
“Ya kami menyesuaikan beberapa gerakan (di babak pertama),” kata Guardiola dilansir Tribal Football.
“Di menit-menit awal selalu sulit untuk beradaptasi dengan stadion dan lapangan. Lempar masuk dan bola panjang, dengan (Jamille) Matt mereka memenangan hampir semua bola.
“Tapi setelah gol Leroy kami lebih tepat dan di babak kedua kami membuat performa yang luar biasa,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Tersingkir dari Piala FA, Pochettino Tak Terlalu Menyesal

POJOKSATU.id, INGGRIS – Tottenham Hotspur kalah 0-2 dari Crystal Palace pada putaran keempat Piala FA, Minggu (27/1) dini hari.
Hasil ini membuat Tottenham tersingkir dari Piala FA. Menanggapi hal ini, sang pelatih, Maurichio Pochettino mengaku tidak terlalu menyesal.
Sebab, Pochettino menuturkan, memenangi trofi hanya akan menimbulkan ego di dalam diri para pemain.
Tidak dapat dipungkiri, pekan kemarin menjadi momen buruk bagi Tottenham. Pasalnya tim tersebut mengalami dua kali kegagalan dalam melanjutkan langkahnya meraih trofi kemenangan.
Kegagalan pertama didapat Tottenham saat menjalani babak semifinal Piala Liga Inggris (Carabao Cup), Jumat (25/1). Mereka tak bisa melaju ke final usai kalah adu penalti melawan Chelsea.
Kegagalan kembali menghantui The Lily Whites di ajang Piala FA. Tandang ke markas Crystal Palace, Tottenham keok dua gol tanpa balas.
Lebih lanjut, Pochettino berharap anak didiknya move on untuk fokus menatap pertandingan berikutnya.
“Kami kembali berdebat apakah trofi dapat membawa klub ke level selanjutnya atau tidak. Saya tidak setuju dengan itu. Hal tersebut justru akan membangun ego,” jelasnya sebagaimana dikutip dari Sky Sports.
“Tentu saja saya kecewa karena setelah menjalani dua kompetisi, laga Carabao dan Piala FA, kami gagal menang. Tapi Anda tidak akan bisa merasakan perbedaan tanpa kekecewaan,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)