presiden figc

Tegas Soal Rasisme, Presiden FIGC Ancam Hentikan Serie A

POJOKSATU.id, ROMA – Presiden FIGC, Garbiele Gravina mengutuk keras insiden  rasisme yang menimpa bek Napoli, Kalidou Koulibaly oleh suporter Inter Milan di Guiseppe Meazza dalam lanjutan Serie A Italia, pekan 18, Kamis (27/12/2018).
Atas insiden tersebut, sang presiden mengancam akan membekukan kompetisi karena masalah rasisme adalah persoalan serius yang harus disikapi serius juga termasuk di sepakbola.
“(Membekukan kompetisi) adalah satu hal yang sedang kami pertimbangkan,” kata Gravina pada il Messaggero seperti dikutip dari Goal.
Suporter yang Berulah, Inter Milan yang Kena Getah
Cristiano Ronaldo: Tak Ada Tempat untuk Rasisme di Sepakbola!

“Sekarang, kami butuh waktu dan mengkoordinasikan semuanya. Kami punya masalah yang berkaitan dengan publik dan ini harus diatur, begitu pula dengan fakta pertandingan,” sebut dia.
FIGC sendiri akan menggelar pertemuan dengan para pihak terkait untuk mensikapi dan menindaklanjuti kasus tersebut.
“Sekarang, saya berada pada periode refleksi karena apa yang terjadi sangat serius. Kami mendengarkan dari petinggi dan CONi, kemudian kami akan putuskan,” katanya.
“Kami melakukan verifikasi apakah ada tiga ejekan tanpa henti, tetapi sepertinya cuma satu kali. Hari ini, jaksa akan mengintervensi dan menyampaikan porsinya, tetapi apa yang terjadi sangatlah buruk,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)