preview

Sib, Jaga Tensi Jangan Emosi …

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib Bandung bersiap melakoni kembali laga krusial dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018, dan di pekan ke-30 ini akan menghadapi PSMS Medan, Jumat (9/11/2018) sore WIB.
Masih harus melakoni partai usiran akibat sanksi Komdis PSSI, Maung Bandung yang tampil sebagai tim tuan rumah akan menjamu sang tamu di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Laga nanti tentu akan menjadi penentu langkah Persib selanjutnya untuk tetap menjaga asa kampiun Go-Jek Liga 1 musim ini.
Persib Bandung, Target Sapu Bersih Dimulai dari PSMS Medan
Persib Bandung vs PSMS Medan, Pertarungan Beda Misi!
Berada di peringkat kedua klasemen dengan selisih empat angka di bawah PSM Makassar dan unggul satu angka di atas Persija tentu peluang Persib juara belum aman.
Karena itu, target sapu bersih di lima laga tersisa menjadi target yang tak bisa ditawar lagi. Tergelincir sedikit saja, maka trofi juara otomatis akan menjauh dari Bandung.
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez pun mengingatkan para pemainnya untuk mampu mengontrol emosi di sisa kompetisi ini.
Imbauan Gomez cukuplah beralasan mengingat, para penggawa Maung Bandung kerap diganjar kartu hingga sanksi larangan bermain akibat persoalan tensi tersebut.
Dengan lima laga tersisa yang harus dilakoni timnya, Gomez tak ingin lagi kehilangan sejumlah pemain pilar sebagaimana yang dialami di liga laga sebelumnya.
Pasalnya, kondisi tersebut cukup berdampak pada permainan di lapangan sehingga kesulitan untuk memenangkan pertandingan.
“Untuk pertandingan ke depan saya bilang ke pemain agar tidak melakukan sesuatu yang keras,” kata Gomez seperti dikutip dari laman resmi klub.
Meski demikian, tak berarti ia menginstruksikan pemainnya untuk tampil ‘lembek’. Mantan pelatih Johor Darul Takzim itu tetap meminta Supardi Nasir Bajang dan koleganya tampil ngotot dan spartan.
“Semua pemain harus fight di lapangan dan fokus mengincar kemenangan. Kunci untuk menjadi juara saya kira jangan sampai kehilangan poin di setiap pertandingan,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Persib Bandung Vs PSMS Medan, Pertarungan Beda Misi!

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib Bandung bersiap melakoni kembali laga krusial dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018, dan di pekan ke-30 ini akan menghadapi PSMS Medan, Jumat (9/11/2018) sore WIB.
Masih harus melakoni partai usiran akibat sanksi Komdis PSSI, Maung Bandung yang tampil sebagai tim tuan rumah akan menjamu sang tamu di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Laga nanti tentu akan menjadi penentu langkah Persib selanjutnya untuk tetap menjaga asa kampiun Go-Jek Liga 1 musim ini.
Persib Bandung, Target Sapu Bersih Dimulai dari PSMS Medan
Berada di peringkat kedua klasemen dengan selisih empat angka di bawah PSM Makassar dan unggul satu angka di atas Persija tentu peluang Persib juara belum aman.
Karena itu, target sapu bersih di lima laga tersisa menjadi target yang tak bisa ditawar lagi. Tergelincir sedikit saja, maka trofi otomatis akan menjauh dari Bandung.
Sementara di pihak lawan, laga itu juga menjadi partai hidup-mati mereka agar bisa keluar dari zona degradasi.
Skuat besutan Peter Butler itu kini terdampar di dasar klasemen dengan raihan 30 poin dari sembilan kemenangan, tiga bermain imbang dan sebanyak 16 kali kalah.
Tim berjuluk Ayam Kinantan itu juga punya motivasi lebih setelah menuai kemenangan juga di laga sebelumnya atas Borneo FC dengan skor ketat 3-2.
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez tidak menampik jika pihaknya wajib mengantisifasi motivasi berlipat yang bisa dihadirkan para pemain PSMS Medan.
Terlebih, tim lawan perlu mendapat suntikan tiga angka lagi untuk bisa merangkak dari dasar klasemen. “Kami pun tahu PSMS Medan membutuhkan poin di pertandingan ini untuk keluar dari zona degradasi,” kata Gomez.
“Namun target kami adalah tiga poin dan kami harus memenangkan pertandingan ini untuk menjaga peluang juara,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Persib Bandung, Target Sapu Bersih Dimulai dari PSMS Medan

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib Bandung bersiap melakoni kembali laga krusial dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018, dan di pekan ke-30 ini akan menghadapi PSMS Medan, Jumat (9/11/2018) sore WIB.
Masih harus melakoni partai usiran akibat sanksi Komdis PSSI, Maung Bandung yang tampil sebagai tim tuan rumah akan menjamu sang tamu di Stadion I Wayan DIpta, Gianyar, Bali.
Laga nanti tentu akan menjadi penentu langkah Persib selanjutnya untuk tetap menjaga asa kampiun Go-Jek Liga 1 musim ini.
Berada di peringkat kedua klasemen dengan selisih empat angka di bawah PSM Makassar dan unggul satu angka di atas Persija tentu peluang Persib juara belum aman.
Karena itu, target sapu bersih di lima laga tersisa menjadi target yang tak bisa ditawar lagi. Tergelincir sedikit saja, maka trofi juara otomatis akan menjauh dari Bandung.
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez pun telah menginstruksikan para pemainnya untuk fokus ke pertandingan demi pertandingan.
Kemenangan ketat 2-1 atas Bhayangkara FC di laga sebelumnya menjadi modal penting Supardi Nasir Bajang dan kawan-kawan menatap laga yang akan digelar sore nanti.
“Paling penting bagi kami di pertandingan nanti adalah menang, kami memiliki lima pertandingan lagi sebelum kompetisi selesai tapi pertandingan besok yang paling penting,” tutur Gomez.
Pelatih asal Argentina itu pun ogah mengutak-atik kans juara di papan klasemen, termasuk memikirkan kans juara dari tim lain. Ia hanya ingin fokus ke sisa pertandingan saja.
“Kami akan mencoba untuk meraih 15 poin tetapi kami tidak tahu apakah itu cukup atau tidak (untuk jadi juara) tapi terpenting kami hanya memikirkan tim sendiri,”ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Tekad Persebaya Surabaya Putus Tren Positif Macan Kemayoran

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya akan melakoni laga bertajuk Big Match saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (4/11/2018) petang WIB.
Laga itu sendiri dijamin berlangsung seru dan sengit serta berjalan dalam tensi tinggi mengingat tingginya rivalitas suporter kedua tim.
Tampil dihadapan pendukungnya sendiri, Bonek Mania, tuan rumah pun telah menargetkan tiga angka di pertandingan lanjutan Go-Jek Liga 1 pekan ke-29 itu.
Resmi, Persija Minta Jakmania Tak Datang ke Surabaya
Namun begitu, diutarakan sang pelatih, Djajang Nurjaman alias Djanur, Macan Kemayoran bukanlah tim yang mudah dijinakkan.
“Persija tim yang berbahaya. Banyak (pemain) bahayanya,” kata Djanur seperti dikutip dari laman resmi klub.
“Meski nanti tanpa Renan (Da Silva) dan Riko (Simanjuntak), masih ada Rohit Chand, Novri Setiawan, dan Ramdani Lestaluhu. Belum lagi eksekusi bola-bola mati dari Ismed Sofyan,” ujarnya.
Selain itu, sebut Djanur, sosok Marko Simic yang telah kembali dalam performa terbaiknya patut diwaspadai.
Legiun asing asal Kroasia itu telah membukukan 13 gol dan selalu mencetak gol di empat pertandingan terakhir Persija.
“Kami harus mewaspadainya. Jika dia dapat keleluasaan, bisa berbahaya,” kata mantan pelatih PSMS Medan dan Persib Bandung itu.
Meski berat, Djanur menegaskan timnya akan berjuang sekuat tenaga untuk meraih hasil maksimal. Tidak ada pilihan lain bagi Persebaya selain merebut poin maksimal untuk menjauhi zona degradasi.
“Kami akui meski away, mental pemain Persija cukup bagus. Itu yang akan kami antisipasi,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Jajal Bhayangkara FC, Persib Bandung Siap Bangkit

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persib Bandung akan melakoni laga krusial menghadapi Bhayangkara FC dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-29 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (3/10/2018) petang WIB.
Persib tentu wajib memenangkan laga ini agar bisa bersaing dalam perebutan puncak klasemen, setelah posisinya dikudeta PSM Makassar dan terakhir digerus Persija Jakarta.
Karena itu, sang pelatih, Mario Gomez telah menargetkan laga nanti menjadi momen kebangkitan timnya, terlebih Maung Bandung akan kembali diperkuat dua mesin gol, Jonathan Bauman dan Ezechiel N’Douassel.
Bhayangkara FC Siap Teruskan Tren Minor Persib Bandung
Absennya kedua striker tersebut memang cukup berdampak signifikan terhadap performa Persib di laga-laga sebelumnya. Bahkan, dari lima pertandingan terakhir Persib tampil majal.
“Kami akan bermain hampir full team nanti. Besok adalah pertandingan yang sangat penting. Kami tidak boleh kehilangan poin lagi karena sedang berjuang meraih gelar juara musim ini,” tutur Gomez lewat laman resmi klub.
Meski tuan rumah sedang dalam performa apik menyusul hasil positif dibeberapa laga sebelumnya, pelatih asal Argentina itu mengaku tak gentar.
“Semua pemain dalam keadaan yang sangat bagus dan kami pun sudah melakukan persiapan yang bagus untuk meraih tiga poin,” ucapnya.
“Kami tahu Bhayangkara FC sangat kuat ketika bermain di kandang, tapi kami juga punya target menang di kandang mereka,” tandas mantan pelatih Johor Darul Takzim itu.
(qur/pojoksatu)

Bhayangkara FC Siap Teruskan Tren Minor Persib Bandung

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bhayangkara FC akan melakoni laga kandang menghadapi Persib Bandung di Stadion PTIK Jakarta, dalam lanjutan Go-Jek  Liga 1 2018 pekan ke-29, Sabtu (3/11/2018) petang WIB.
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy bertekad untuk mengamankan poin penuh atas tamunya, dan mengaku sudah punya cara untuk membungkam Maung Bandung tersebut.
“Kunci untuk melawan Persib adalah konsentrasi dan kerja keras yang tinggi. Kami pun akan bermain dengan tempo dan cara kami sendiri,” tutur McMenemy seperti dikutip dari laman resmi Persib.
Terlebih, sebut dia, catatan positif di laga sebelumnya menjadi bekal penting penggawa The Guardian menatap laga tersebut.
“Bhayangkara siap untuk meraih kemenangan,” tekad mantan pelatih tim nasional Filipina itu.
Meski demikian, McMenemy mewaspadai kembalinya beberapa pemain Persib dalam laga nanti, terutama comeback nya dua mesin gol Persib, Ezechiel N’douassel dan Jonathan Bauman.
“Dalam beberapa pertandingan memang berat untuk Persib karena mereka kehilangan pemain kuncinya. Namun, lawan kami besok pemain kuncinya sudah kembali dan Persib selalu punya cara untuk meraih kemenangan musim ini,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Persebaya Vs Persija, Partai Hidup-Mati Bajul Ijo

POJOKSATU.id, SURABAYA – Persebaya Surabaya akan melakoni laga bertajuk Big Match saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (4/11/2018) petang WIB.
Laga itu sendiri akan menjadi partai hidup mati tuan rumah agar bisa terus menjauh dari zona degradasi. Karena itu, target menang adalah visi yang tidak bisa ditawar lagi buat skuat Djajang Nurjaman alias Djanur.
Sang pelatih, Djanur mengungkapkan, timnya butuh tambahan tiga poin di laga nanti agar bisa tetap berkiprah di kompetisi kasta tertinggi di tanah air ini musim depan.
Jakmania Dilarang ke Surabaya!
“Dari laga sisa, tiga kali kemenangan sudah cukup untuk menghindari degradasi,” tutur eks pelatih PSMS Medan dan Persib Bandung itu.
Sempat menjaga asa dengan membungkam Madura United, Persebaya kembali harus kehilangan poin setelah dikandaskan Persipura Jayapura dengan skor 1-3 pekan lalu.
“Mudah-mudahan para pemain sudah bisa melupakan kekalahan itu. Sebab pertandingan di kandang jauh lebih penting,” sebutnya.
Djadjang menegaskan timnya haram kalah dari Persija. Selain karena Persebaya bermain di kandang sendiri, mereka juga butuh tiga poin untuk menghindari zona degradasi.
“Jika kami mengalahkan Persija, insya Allah posisi kami sedikit aman. Jadi kami harus fokus lawan Persija dan melupakan yang sudah lewat,” tandasnya.
Hingga pekan ke-29, Persebaya Surabaya masih tertahan di peringkat 12 klasemen sementara dari delapan kemenangan, sembilan bermain seri dan sebelas kali menelan kekalahan.
(jpc/qur/pojoksatu)

Timnas U-19 Indonesia Siap Beri Kejutan Atas Qatar

POJOKSATU.id, JAKARTA – Timnas U-19 Indonesia bersiap melakoni laga kontra Qatar di babak penyisihan Grup A Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Minggu (21/10/2018) malam WIB.
Skuat Garuda Nusantara sendiri tengah berada di jalur kemenangan usai di laga perdana sukses membungkam Taiwan dengan skor meyakinkan 3-1.
Bahkan, jika Indonesia mampu memenangkan pertandingan nanti, maka mereka berhak atas satu tiket ke fase knock out.
Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri menegaskan Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan sedang dalam kondisi siap tempur.
Skema dan strategi untuk pertandingan nanti telah disusun dan diharapkan para para pemain mampu menjalankannya dengan baik di lapangan.
“Pemain siap secara moral, mental dan secara fisik semua siap. Ada rotasi atau tidak? Lihat besok (hari ini). semuanya sehat, tak ada yang cedera,” kata Indra seperti dikutip dari Bolalob.
Selain optimisme atas kondisi timnya, Indra juga percaya suporter tanah air akan kembali memadati tribun penonton untuk memberikan dukungan moril.
“Jadi penonton-penonton kita kalau soal prestasi pasti akan datang, tak perlu dipaksa. yang pasti mereka cinta Tanah Air Indonesia, tak ada orang Indonesia yang tak cinta timnasnya, mereka pasti akan datang,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Persib Vs Persebaya, Simak Dulu 5 Fakta Menarik Berikut Ini

POJOKSATU.id, GIANYAR – Laga dua tim legendaris perserikatan, Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya akan tersaji di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (20/10/2018) malam WIB dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 pekan ke-24.
Meski suporter kedua tim terkena sebagai sekutu, namun pertandingan tersebut diprediksi akan berjalan alot dan sengit. Persib Bandung wajib memenangkan pertandingan untuk kembali menjaga jarak poin dari PSM Makassar di puncak klasemen.
Lupakan Dulu Pertemanan, Persebaya Wajib Bungkam Persib
Skuat besutan Mario Gomez itu kini hanya terpaut 2 angkat dari Juku Eja yang pelan namun pasti mengancam posisinya di pucuk klasemen.
Sementara buat Persebaya, pertandingan nanti akan menjadi partai hidup mati untuk bisa menjauh dari jurang degradasi.
Skuat besutan Djajang Nurjaman alias Djanur itu kini terdampar di peringkat ke-14 atau setingkat dari zona degradasi yang kini dihuni PS Tira, PSMS Medan dan Perseru Serui.
Jelang pertandingan yang diprediksi akan berlangsung sengit tersebut, dikutip dari Goal Indonesia, berikut 5 fakta jelang pertandingan Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya:

Diputaran pertama Persib Bandung sukses mempermalukan Persebaya dihadapan pendukungnya sendiri, Bonek Mania di Stadion Gelora Bung Tomoi (GBT) dengan skor ketat 4-3.
Pertandingan nanti menjadi laga kedua Persib Bandung menghadapi mantan pelatih, Djajang Nurjaman setelah di putaran pertama Persib jumpa dengan Djanur yang masih menjadi pelatih PSMS Medan.
Striker Persebaya David Da Silva terus meninggalkan Ezechiel N’Douassel dalam daftar top skor sementara yang kini telah mengemas 16 gol.
Laga kontra Persebaya menjadi laga kandang kedua Persib Bandung yang digelar di luar Pulau Jawa.
Pertandingan Persib kontra Persebaya kerap tercipta gol di menit-menit akhir rentang menit 75 hingga masa injury time.

(qur/pojoksatu)

Lupakan Dulu Pertemanan, Persebaya Wajib Bungkam Persib

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persebaya Surabaya bersiap melakoni laga krusial menghadapi Persib Bandung dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 pekan ke-25 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (20/10/2018) malam WIB.
Meski Persebaya tengah dalam tren buruk usai menelan dua kali kekalahan secara beruntun, namun Bajul Ijo tentu membutuhkan kemenangan di laga nanti untuk menjauhkan diri dari zona degradasi.
Skuat besutan Djajang Nurjaman alias Djanur itu kini terdampar di peringkat ke-14 atau setingkat dari zona degradasi yang kini dihuni PS Tira, PSMS Medan dan Perseru Serui.
Kapten Parsebaya, Rendi Irwan Saputra menegaskan situasi tersebut tidak boleh dibiarkan terus berlanjut.
Dengan target memenangkan laga atas Persib Bandung di akhir pekan ini, Persebaya diharapkan bisa mampu bangkit dari keterpurukan dengan memutus tren negatif tersebut.
”Hanya kemenangan yang bisa mengembalikan mental kita. Mudah-mudahan kita diberikan kemenangan (lawan Persib),” sebut Rendi seperti dikutip dari Bolanet.
Persebaya sendiri sedikit mendapat keutungan di laga tersebut karena lawannya, Maung Bandung dipastikan tidak akan mendapat dukungan dari pemain ke-12 mereka, Bobotoh.
Suporter militan itu tengah menjalani sanksi larangan nyetadion menyusul insiden tewasnya seoramg suporter Persija, Haringga Sirla (23) yang diekeroyok oknum Bobotoh jeang kick-off Persib kontra Bersija beberapa waktu lalu.
Namun begitu, Rendy mengaku ia dan kawan-kawannya tidak ingin terlena dengan kondisi tersebut, mengingat Persebaya juga sedang dalam kondisi pincang karena ditinggalkan para pemainnya karena cedera dan akumulasi kartu.
”Semua lawan pasti berat apalagi Persib juga tim bagus. Semua pemain patut diwaspadai,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)