psm makassar

Teco Minta Jakmania Tidak Berulah di Makassar

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – Persija Jakarta akan melakoni laga krusial kontra PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Jumat (16/11/2018) besok sore. Jelang pertandingan pekan ke-31 Go-jek Liga 1 musim 2018 itu, suporter Persija, Jakmania diminta tidak berulah.
Hal itu disampaikan Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco. Ia mengimbau kepada Jakmania agar siap menerima hasil apapapun dalam laga menghadapi PSM Makassar.
“Kami mau suporter (Jakmania) yang datang ke Makassar tidak ada masalah di dalam stadion. Karena stadion pasti penuh. Suporter mendukung secara baik. Harus terima hasil dari pertandingan besok,” imbau Teco dalam jumpa pers sebelum pertandingan di Makassar, Kamis (15/11/2018).
BACA JUGA:
Barcelona Kalah, Lionel Messi Kecewa Namun Senang!
Dikaitkan dengan MU dan Juventus, Zidane Malah Merapat ke Klub Ini
PSM Siap Mental dan Fisik Kalahkan Persija
Menurutnya, apapun hasilnya, baik menang, seri ataupun kalah dalam laga kandang maupun tandang merupakan sesuatu yang biasa dalam pertandingan. Teco menegaskan sesama suporter harus saling merangkul dalam memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masing-masing.
“Dua kelompok suporter adalah teman. Datang ke Stadion untuk dukung tim masing-masing. Hasil apapun harus diterima. Kami di beberapa pertandingan sebelumnya, di tempat lain, suporter dilarang datang. Di sini, kami tidak. Karena dua suporter besar adalah teman,” ucap Teco.
Saling rangkul antara dua kelompok suporter dalam warna yang berbeda disebut Teco merupakan cerminan yang baik untuk memajukan sistem sepak bola di Indonesia. Jika itu bisa berjalan lancar, Teco yakin kekhawatiran gesekan antarsuporter tidak lagi terjadi.
Di luar itu Teco tetap optimistis untuk mendapatkan poin melawan Juku Eja. Dia pun telah mempersiapkan tim secara penuh untuk diturunkan meredam kekuatan tuan rumah.
“Setiap tim yang bertanding semua pasti sudah siap. Begitu juga dengan kami,” pungkas Teco.
(jpc/fat/pojoksatu)

Bagi Djanur, Ini Arti Penting Kemenangan Persebaya Atas PSM Makassar

POJOKSATU.ID, SURABAYA – Persebaya Surabaya meraih kemenangan penting atas PSM Makassar pada pekan ke-30 Go-jek Liga 1 musim 2018. Sukses membungkam Juku Eja di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya terasa semakin spesial karena bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Sabtu (10/11/2018).
Surabaya yang merupakan Kota Pahlawan ini menjadi haru biru. Puluhan ribu suporter Persebaya dibuat bangga dengan kemenangan 3-0 atas PSM.
Gol-gol tim besutan Djadjang Nurdjaman dicetak Ferinando Pahabol, David Da Silva, dan Fandri Imbiri. Kemenangan yang didapat dengan cara elegan dan penuh heroik.
BACA JUGA:
Klasemen Liga 1 Pekan ke-30: Persija dan Persib Koleksi Poin Sama, PSM Masih Berkuasa
Diwarnai Dua Kesalahan Paulle dan Gol Dianulir, Persebaya Gulung PSM Makassar
Diimbangi Tim Juru Kunci, Persija Buang Kesempatan Dekati PSM Makassar
“Kemenangan yang sungguh spesial karena didapat bertepatan dengan Hari Pahlawan dan kami mendapatkannya di Surabaya yang merupakan Kota Pahlawan,” kata Djanur, atau Djadjang Nurdjaman dikutip dari Liga-Indonesia.id.
Djanur melanjutkan, kemenangan Persebaya ini menunjukkan timnya punya potensi besar untuk menjadi lebih baik ke depannya. Walaupun tidak mampu bersaing di papan atas, Persebaya memperlihatkan daya juang tinggi sebagai tim promosi.
“Persebaya sudah mencetak 53 gol di musim ini. Itu menjadi bukti kami kemampuan tim ini sangat merata,” tutur Djanur.
Kemenangan ini sendiri mengangkat posisi The Green Force ke peringkat 9 klasemen sementara Liga 1 musim 2018 dengan 41 poin.
Sementara bagi PSM, meski kalah masih berkuasa di puncak dengan 53 poin, unggul empat angka dari Persija Jakarta dan Persib Bandung di peringkat dua dan tiga yang sama-sama mengemas 49 poin.
(fat/pojoksatu)

Diwarnai Dua Kesalahan Paulle dan Gol Dianulir, Persebaya Gulung PSM Makassar

POJOKSATU.ID, SURABAYA – Laju pemuncak klasemen sementara Go-jek Liga 1 2018, PSM Makassar terhenti di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), markas Persebaya Surabaya. Pada laga pekan ke-30, Sabtu (10/11/2018) malam WIB, PSM takluk tiga gol tanpa balas.
Stadion GBT yang dikenal jadi kuburan tim papan atas dalam dua penampilan Bajul Ijo sebelumnya, kembali menunjukkan keangkerannya. Persebaya tampil superior dan membuat PSM tak berkutik.
Anak asuh Djadjang Nurdjaman memang menekan pertahanan PSM hampir sepanjang 45 menit pertama.
Sementara tim besutan Robert Rene Alberts yang notabene pemuncak klasemen sementara hanya menunggu di garis pertahanan, kemudian melancarkan serangan balik ketika menguasai bola.
BACA JUGA:
Babak I Persebaya Vs PSM: Blunder Paulle Bantu Bajul Ijo Unggul Sementara
Diimbangi Tim Juru Kunci, Persija Buang Kesempatan Dekati PSM Makassar
Lupakan Singapura, Timnas Indonesia Fokus ke Timor Leste
Strategi PSM sebenarnya berjalan cukup efektif, sebelum pada menit 40, Steven Paulle melakukan blunder. Bermaksud memberikan back pass kepada Rivki Mokodompit, ternyata sudah ditunggu Ferri Pahabol.
Pemain mungil itu terlebih dulu mengontrol bola dengan dada sebelum menceploskan Si Kulit Bundar dengan kaki kirinya. 1-0 Persebaya unggul.
Hingga babak pertama usai skor ini bertahan, sementara PSM masih kesulitan melakukan menciptakan peluang.
Di awal babak kedua, Rene Alberts melakukan perubahan dengan memasukkan Ferdinand Sinaga menggantikan Wasyiat Hasbullah. Sementara Djanur menjawab dengan memainkan top skorer sementara Liga 1, David Da Silva.
PSM mulai bermain terbuka. Beberapa peluang mampu dihasilkan Ferdinand Sinaga dan M Rahmat.
Bahkan tim Juku Eja sempat menjebol gawang Persebaya lewat sepakan Rahmat dari jarak dekat pada menit 57. Namun gol tersebut dianulir karena Ferdinand dianggap melakukan pelanggaran sebelum bola diterima Rahmat.
Da Silva akhirnya menggandakan keunggulan timnya pada menit 68. Kembali Paulle melakukan kesalahan saat mengantisipasi bola udara sehingga memudahkan Da Silva berlari sendirian membawa bola ke kotak penalti sebelum dituntaskan dengan sepakan kaki kanan. 2-0 Bajul Ijo unggul.
Pesta gol Persebaya dituntaskan oleh gol sundulan Fandri Imbiri pada menit 89 memanfaatkan umpan tendangan bebas Ruben Sanadi. Persebaya pun menang 3-0.
Kemenangan ini mendongkrak posisi Persebaya ke peringkat 9 dengan 41 poin. Sementara bagi PSM, meski kalah tetap berkuasa di puncak klasemen sementara Liga 1 dengan 53 poin. Mereka unggul empat poin dari Persib Bandung dan Persija Jakarta yang sama-sama mengemas 49 poin.
(fat/pojoksatu)

Prediksi Persebaya Vs PSM: Pemegang Takhta Masuk Kuburan Raksasa

POJOKSATU.ID, SURABAYA – PSM Makassar mengusung misi berat kala bertandang ke markas Persebaya Surabaya, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (10/11/2018) malam WIB. Juku Eja mengincar tiga poin untuk memperbesar peluang jadi kampiun musim ini.
Namun target tersebut tentu saja tidak akan mudah. Sebab Persebaya sangat tangguh jika tampil di GBT. Stadion kebanggaan warga Surabaya yang dijuluki kuburan bagi para tim raksasa.
Tujuh gol dicetak Bajul Ijo dalam dua penampilan terakhir di kandang. Yaitu menang 4-0 lawan Madura United dan Persija Jakarta dilibas 3-0.
Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman pun optimis tren positif anak asuhnya berlanjut saat menjamu PSM.
BACA JUGA:
Permalukan Persib, PSMS Medan Seret Sriwijaya FC ke Zona Degradasi
Kalah dari Singapura, Indonesia Perpanjang Rekor Buruk di Piala AFF
Arsene Wenger Tak Pernah Tolak Real Madrid karena Tak Pernah Ditawari
Apalagi, pertandingan akan berlangsung bertepatan dengan hari Pahlawan, momen di mana masyarakat Surabaya ketika tahun 1945 mampu mengusir pasukan sekutu yang hendak menguasai Indonesia kembali.
“Saya yakin momen ini akan menambah motivasi pemain, kebetulan bertanding pas tanggal 10 November, jadi ada untungnya. Momen ini membuat kami betul-betul bekerja keras,” ujar Djanur.
Melihat tren positif Persebaya di kandang sendiri, pelatih PSM, Robert Rene Alberts mengaku waspada. Dia menekankan betapa pentingnya Willem Jan Pluim dan kawan-kawan untuk bermain disiplin.
“Persebaya berhasil mengalahkan tim-tim besar di Kota ini. Jadi kita harus fokus dan disiplin soal bagaimana menghadapi pertandingan nanti,” kata pelatih asal Belanda tersebut.

5 Pemain Pilar Absen, Pelatih PSM Tetap Optimis Menang di Surabaya

POJOKSATU.ID, SURABAYA – PSM Makassar akan melakoni laga berat pada pekan ke-30 Go-jek Liga 1 musim 2018. Pasukan Ramang harus bertandang ke markas Persebaya Surabaya, Stadion Gelura Bung Tomo tanpa diperkuat lima pemain penting.
Kelima pemain yang absen membela Juku Eja pada laga Sabtu (10/11/2018) mendatang antara lain Reva Adi Utama yang terkena akumulasi kartu di barisan belakang.
Sedangkan untuk posisi gelandang, Asnawi Mangkualam Bahar, Marc Klok, dan Rizky Pellu juga harus absen.
Striker asing PSM, Alessandro Ferreira Leonardo alias Sandro, tengah menjalani pertandingan internasional bersama timnas Hong Kong.
BACA JUGA:
Preview Persib Vs PSMS: Abaikan Klasemen, Sama-sama Punya Misi Penting
Klasemen Go-jek Liga 1 Usai Pekan ke-29: Persib Gantikan Persija Sebagai Penantang Serius PSM
Klasemen Liga Champions: Baru Satu Klub Lolos 16 Besar, 6 Tim Dipastikan Tersingkir
Wajib Diwaspadai, Evan Dimas Sebut Singapura Sangat Berbahaya dalam Hal Ini
Meski tanpa lima pemain pilarnya, pelatih PSM, Robert Rene Alberts tetap optimis bisa membawa pulang tiga poin dari Surabaya.
“Saya mesti fokus kepada pemain yang siap saja. Tanpa lima pemain itu, memang ada pengaruhnya kepada kekuatan tim, tapi kami harus siap bisa menang melawan Persebaya,” ujar Robert Rene Alberts.
Pelatih asal Belanda itu mengaku sudah menyiapkan pengganti. Dia memastikan bakal menurunkan racikan terbaik agar anak asuhnya bisa tampil maksimal.
“Saya sudah siapkan pemain pengganti mereka. Masih ada beberapa pemain yang bisa dimainkan bukan pada posisi aslinya,” imbuhnya.

PSM Makassar, Jangan Pikirkan Juara, Fokus ke Pertandingan Saja!

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Hingga pekan ke-29, PSM Makassar masih kokoh di puncak klasemen sementara Go-Jek Liga 1 2018.
Juku Eja bahkan berpeluang merengkuh kampiun tahun ini jika mampu mengoptimalkan laga tersisa hingga akhir musim.
PSM sendiri sukses menjaga jarak dengan pesaing terdekatnya, Persib dan Persija di papan klasemen yang kini terpaut selisih empat angka usai membungkam Persipura dengan skor 4-2 di Stadion Andi Mattalata Makassar, Minggu (4/11/2018).
Penggawa PSM, Ferdinand Sinaga mengungkapkan, sang pelatih telah menginstruksikan pemain untuk tidak memikirkan juara.
“Kita dari pemain ikuti arahan pelatih dan kita fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Tapi kita lebih disuruh fokus ke satu pertandingan di depan ini, jangan berpikir empat pertandingan ke belakang, jadi kita step by step,” tuturnya.
“Kami juga harus selalu menjaga kekompakan dan kekeluargaan di tim (untuk meraih juara Liga 1 2018),” ucapnya seperti dikutip dari Bolalob.
Di lima laga tersisa, PSM akan melakoni laga tandag menghadapi Persebaya, menjamu Persija, Bali United (kandang), Bhayangkara (tandang), dan PSMS Medan (kandang).
(qur/poijoksatu)

Pelatih PSM Makassar Tak Mau Ditipu Persipura

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – Duel klasik dua tim Timur Indonesia, PSM Makassar dan Persipura Jayapura bakal tersaji di Stadion Andi Mattalatta Matoangin, Makassar, Minggu (4/10/2018) mendatang. Jelang laga pekan ke-29 Go-jek Liga 1 itu, pelatih PSM, Robert Rene Alberts mewaspadai kebangkitan Mutiara Hitam.
Posisi kedua tim memang berbeda jauh di papan klasemen. Tim Juku Eja kokoh di puncak klasifika dengan 50 poin, sementara Persipura terpapar di urutan 9 dengan 38 poin.
Meski demikian Rene Alberts mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak tertipu dengan situasi calon lawannya saat ini. Sebab menurutnya, bagaimana pun posisi Persipura di papan klasemen, mereka tetap tim kuat yang tidak bisa diremehkan.
BACA JUGA:
Utak-atik Calon Juara Liga 1 Musim 2018: PSM Favorit, tapi Jadwal Sisa Berat!
Klasemen Liga 1 Usai Pekan ke-28: Persija Menggila, Lewati Persib Kini Ancam PSM
PSM Makassar Jamu Persipura, Panpel Naikkan Harga Tiket VIP
Pelatih asal Belanda itu menilai Persipura dalam masa transisi regenerasi pemain. Sehingga kadang bermain bagus, tapi sering bermain kurang maksimal.
“Persipura terbiasa ada di papan atas dalam banyak musim sebelumnya. Sekarang mereka tidak seperti itu. Mungkin mereka sedang dalam masa transisi,” tutur Robert Alberts dikutip dari Liga-Indonesia.id.
Persipura Jayapura (hans/cenderawasih pos)
Oleh karena itu Robert Alberts berharap Persipura tidak memberi kejutan di kandang PSM. Tapi apapun yang akan terjadi skuat PSM harus berusaha maksimal.
Pasalnya PSM punya kewajiban terus mempertahankan posisi puncak klasemen. Saat ini Juku Eja ada di puncak klasemen dengan 50 poin.
PSM harus kembali ke jalur kemenangan setelah kalah dari Madura United pekan lalu. Tiga poin di kandang akan membuat PSM tetap aman di puncak klasemen.
(fat/pojoksatu)

Menebak Juara Liga 1 Musim 2018: Persija Punya Keuntungan, 16 November Laga Penentuan

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Persija Jakarta menjadi penantang terkuat PSM Makassar dalam perburuan juara Go-jek Liga 1 musim 2018. Berada di peringkat kedua dengan 48 poin (tertinggal 2 poin), Macan Kemayoran punya keuntungan karena masih punya tujuh laga sisa.
Jumlah itu lebih banyak dari kontestan lain, termasuk PSM yang hanya menyisakan enam laga akhir.
Jika mampu menjaga konsistensi penampilan seperti pada empat laga terakhir, Persija berpeluang menyalip PSM sekaligus menyegel gelar juara.
BACA JUGA:
Utak-atik Calon Juara Liga 1 Musim 2018: 6 Laga Tersisa, Mengerucut pada Dua Tim Ini
Utak-atik Calon Juara Liga 1 Musim 2018: PSM Favorit, tapi Jadwal Sisa Berat!
Klasemen Liga 1 Usai Pekan ke-28: Persija Menggila, Lewati Persib Kini Ancam PSM
Menarikanya, persaingan Persija dan PSM dalam perburuan gelar ini akan ditandai dengan bentrok kedua tim pada pekan ke-31. Tepatnya pada 16 November mendatang, Persija akan bertandang ke Stadion Andi Mattalatta.
Pertandingan ini disebut-sebut sebagai laga penentuan juara musim ini. Bagi PSM, kemenangan akan memperlebar jarak dengan Persija.
PSM Makassar kalah 0-3 di kandang Madura United, Senin (29/10/2018) malam, tapi masih memuncaki klasemen sementara Liga 1.
Sebaliknya, memenangi duel krusial itu akan membuat Persija menyalip PSM dan kans jadi kampiun akan terbuka lebar. Sekadar mengingatkan, pertemuan pertama di markas Macan Kemayoran, kedua tim bermain imbang 2-2.
Dua tim perserikatan ini memang layak dijagokan bakal mengangkat trofi di penghujung musim nanti. Selain tampil cukup konsisten beberapa pekan terakhir, mereka juga diuntungkan dengan jadwal sisa.

Utak-atik Calon Juara Liga 1 Musim 2018: PSM Favorit, tapi Jadwal Sisa Berat!

POJOKSATU.ID, JAKARTA – PSM Makassar masih memuncaki klasemen sementara Go-jek Liga 1 musim 2019 sebelum memasuki pekan ke-29. Tim beralias Juku Eja ini pun layak difavoritkan juara Liga 1 musim ini.
Jika melihat penampilan sejumlah tim papan atas serta mencermati lawan-lawan mereka di sisa kompetisi musim ini, rasanya persaingan menuju tangga juara Liga 1 memang mengerucut pada dua tim teratas, PSM Makassar dan Persija Jakarta.
Dua tim perserikatan ini layak dijagokan bakal mengangkat trofi di penghujung musim nanti. Selain tampil cukup konsisten beberapa pekan terakhir, mereka juga diuntungkan dengan jadwal sisa.
BACA JUGA:
Utak-atik Calon Juara Liga 1 Musim 2018: 6 Laga Tersisa, Mengerucut pada Dua Tim Ini
Klasemen Liga 1 Usai Pekan ke-28: Persija Menggila, Lewati Persib Kini Ancam PSM
Suarez Ungkap Barcelona Ingin Mendepaknya, Bahkan Sudah Disiapkan ‘Nomor 9’ Baru
Namun patut dicatat, Persija punya satu laga ‘tabungan’, pertandingan tunda melawan Persela Lamongan pada 20 November mendatang. Dengan demikian, Macan Kemayoran masih punya tujuh laga sisa.
Seperti diketahui, PSM Makassar saat ini memuncaki klasemen sementara Liga 1 sebelum memasuki pekan ke-29 dengan 50 poin. Unggul dua angka dari Persija Jakarta.
PSM Makassar kalah 0-3 di kandang Madura United, Senin (29/10/2018) malam, tapi masih memuncaki klasemen sementara Liga 1.
Meski PSM cukup difavoritkan, namun punya jadwal sisa cukup berat. Untungnya, dari enam laga terakhir yang akan dilakoni, empat di antaranya berstatus laga kandang atau dihelat di Stadion Andi Mattalatta.
Antara lain menjamu Persipura Jayapura (4/11), Persija (16/11), Bali United (25/11) dan PSMS Medan pada pekan pamungkas (09/12). Dua pertandingan lainnya berstatus laga away yaitu menghadapi Persebaya Surabaya (10/11) dan Bhayangkara FC (03/12).

Utak-atik Calon Juara Liga 1 Musim 2018: 6 Laga Tersisa, Mengerucut pada Dua Tim Ini

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Kompetisi kasta tertinggi Tanah Air, Go-jek Liga 1 2018 akan memasuki pekan ke-29 pada 2-5 November ini. Artinya, musim ini tersisa enam laga dan persaingan menuju tangga juara Liga 1 semakin ketat.
Namun demikian, melihat penampilan sejumlah tim papan atas serta mencermati lawan-lawan mereka di sisa kompetisi, rasanya persaingan akan mengerucut pada dua tim teratas. PSM Makassar dan Persija Jakarta.
Dua tim perserikatan ini layak dijagokan bakal mengangkat trofi di penghujung musim nanti. Selain tampil cukup konsisten beberapa pekan terakhir, mereka juga diuntungkan dengan jadwal sisa.
BACA JUGA:
Jadwal Go-Jek Liga 1 2018 Pekan ke-29: Papan Atas Kian Memanas
Klasemen Liga 1 Usai Pekan ke-28: Persija Menggila, Lewati Persib Kini Ancam PSM
Suarez Ungkap Barcelona Ingin Mendepaknya, Bahkan Sudah Disiapkan ‘Nomor 9’ Baru
Namun patut dicatat, Persija punya satu laga ‘tabungan’, pertandingan tunda melawan Persela Lamongan pada 20 November mendatang. Dengan demikian, Macan Kemayoran masih punya tujuh laga sisa.
Persija Jakarta menang 3-0 atas Barito Putera di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Selasa (30/10/2018) sore. (liga-indonesia.id)
Seperti diketahui, PSM Makassar saat ini memuncaki klasemen sementara Liga 1 sebelum memasuki pekan ke-29 dengan 50 poin. Unggul dua angka dari Persija Jakarta.
PSM Makassar kalah 0-3 di kandang Madura United, Senin (29/10/2018) malam.
Jadwal sisa tim berjuluk Juku Eja itu sebenarnya cukup berat. Untungnya, dari enam laga sisa, empat di antaranya berstatus laga kandang atau dihelat di Stadion Andi Mattalatta.
Antara lain menjamu Persipura Jayapura (4/11), Persija (16/11), Bali United (25/11) dan PSMS Medan pada pekan pamungkas (09/12). Dua pertandingan lainnya berstatus laga away yaitu menghadapi Persebaya Surabaya (10/11) dan Bhayangkara FC (03/12).
Jika mampu memaksimalkan empat laga kandang, peluang PSM merengkuh gelar juara musim ini terbuka lebar. Meskipun kalah di dua laga away.