psm makassar

Hasil Evaluasi, 7 Pemain PSM Makassar Dibuang, Siapa Saja?

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – Manajemen PSM Makassar sudah melakukan evaluasi terhadap performan tim selama Liga 1 musim 2018. Hasilnya, ada tujuh pemain yang kontraknya tidak akan diperpanjang. Mereka dipastikan tidak lagi jadi bagian Juku Eja pada Liga 1 musim 2019.
Ketujuh pemain itu adalah Ardan Aras, Syaiful Syamsuddin, Wasyiat Hasbullah, Arsyad Yusgiantoro, Herri Susanto, Abdullah Safei, dan Ahmad Hari Ajis.
BACA JUGA: Pemain Bidikan Liverpool dan Chelsea Disiapkan Jadi Pengganti Modric
Manajemen PSM mengucapkan terima kasih atas kerja sama mereka selama ini. Kini saatnya ketujuh pemain itu mencari pengalaman baru di tempat lain.
CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin.
“Kami mengajak mereka bergabung dengan baik-baik. Jadi kami melepas mereka juga dengan baik-baik,” kata Munafri Arifuddin, usai menggelar pertemuan dengan para pemain musim 2018, Senin (24/12/2018) kemarin.
BACA JUGA: Ole Gunnar Solskjaer Sudah Tidak Sabar Dengar Namanya Berkumandang di Old Trafford
Kemudian soal perekrutan pemain baru, PSM sudah melangkah untuk mencarinya. Bahkan mulai ada pembicaraan.
Hanya saja semua baru diungkapkan, nanti pada Januari. Tepatnya pada 15 Januari 2019. Beberapa hari sebelum PSM menggelar latihan lagi untuk persiapan musim 2019.
Seperti diketahui, pada kompetisi Go-jek Liga 1 musim 2018, PSM Makassar harus puas jadi runner up setelah disalip Persija Jakarta pada pekan-pekan terakhir. Musim depan, Pasukan Ramang menargetkan bisa keluar sebagai kampiun.
(fat/pojoksatu)

Pelatih PSM Ungkap Kekurangan Mendasar Skuatnya, Apa Itu?

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – PSM Makassar merupakan tim paling produktif kedua di Liga 1 musim 2018. Namun gol-gol Juku Eja kebanyakan datang dari barisan gelandang. Sementara performa para striker dinilai kalah jauh dari bomber klub lain.
Hal itu diakui pelatih PSM, Robert Rene Alberts yang dinilai sebagai salah satu kekurangan timnya.
BACA JUGA: Cetak Gol Indah ke Gawang Spurs, Belum Cukup buat Tebus Kesalahan Dembele
Di klasemen akhir Liga 1 2018, PSM yang finis di posisi kedua mampu mengemas 57 gol. Hanya kalah tiga gol dari Persebaya yang menjadi tim tersubur dengan 60 golnya. Musim lalu, pasukan Robert Alberts mencatatkan 67 gol atau lebih banyak 10 gol.
PSM Makassar.
Berkaca dari fakta tersebut, PSM musim depan sangat membutuhkan striker andal. Daya gedor yang jauh lebih kuat juga sangat dibutuhkan dengan melihat PSM bakal tampil di ajang AFC Cup tahun depan. Persaingan antarklub se-Asia jelas lebih berat dibandingkan di Liga 1.
Empat striker belum cukup tajam untuk mengimbangi raihan top skor striker klub lain.
BACA JUGA: BWF Tour Finals: Hafiz/Gloria Tumbangkan Unggulan Kedua
Top skor Liga 1 musim ini diraih Aleksander Rakic dengan 21 gol. Sementara top skor PSM, Ferdinand Sinaga, hanya 10 gol. “Tidak ada satu pun pemain kita yang masuk dalam jajaran top skor musim ini,” ucap Robert.
Ferdinand Sinaga – Penggawa PSM Makassar (simamaung.com)
Pelatih berpaspor Belanda itu justru memuji kualitas striker Persebaya, David da Silva. Tak sungkan, Robert memujinya sebagai striker terbaik di Liga 1 musim ini. “Dia (da Silva) buat perubahan untuk timnya,” pujinya.
Statemen ini seperti menyiratkan bahwa Robert menginginkan David da Silva. Untuk hal ini, kemarin jajaran tim pelatih PSM dan CEO PSM, Munaffri Arifuddin, sudah mendiskusikan hasil evaluasi dan perencanaannya untuk persiapan musim depan.
BACA JUGA: Prediksi Skor Liga Champions Malam Ini: Shakhtar Vs Lyon, Ajax Vs Bayern Hingga Valencia Vs MU
“Pasti ada evaluasi selama semusim ini. Seperti apa skuat yang dibutuhkan musim depan. Kami dudduk bersama dengan tim kepelatihan untuk bahas soal ini,” terang pria yang akrab disapa Appi itu.
(jpg/fat/pojoksatu)

Piala Liga 1 2018 Siap Dipaket ke SUGBK dan Makassar, tapi …

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persija Jakarta dan PSM Makassar akan berjuang hingga laga pamungkas atas lawan-lawannya untuk menyegel titel juara Liga 1 tahun ini.
Macan Kemayoran kini memuncaki klasemen dan unggul satu angka dari Juku Eja yang menempel ketat di bawahnya.
Jika skuat besutan Stefano Cugura Teco mampu memenangkan laga nanti menghadapi Mitra Kukar di SUGBK, maka mahkota juara praktis akan singgah di ibukota.
Inilah Jadwal Laga Pamungkas Go-Jek Liga 1 Tahun Ini
Namun, PSM masih tetap punya kans juara jika mampu memenangkan laga kontra PSMS Medan di Stadion Mattoangin dan Persija tergelincir di laga krusial mereka.
Pihak PT Liga Indonesia Baru atau LIB selaku operator liga sendiri telah melakukan langkah-langkah antisifasi terkait kondisi demikian.
“Dua tim masih berpeluang juara. Karena itu kami siapkan dua replika piala. Piala asli akan kami serahkan setelah kompetisi berakhir,” tutur COO (Chief Operating Officer) PT LIB, Tigor Shalomboboy.
Dua laga krusial itu sendiri akan digelar serentak, yakni pukul 15.30 WIB agar tidak ada main mata atau indikasi kecurangan.
(jpc/qur/pojoksatu)

Rene Alberts: Bhayangkara FC Tidak Senang PSM Juara

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – PSM Makassar harus melakoni laga berat pada pekan ke-33 Go-jek Liga 1 musim 2018. Juku Eja tandang ke Stadion PTIK, Jakarta Selatan, markas sang juara bertahan Bayangkara FC, pada Senin (3/12/2018) mendatang.
Dengan dua laga tersisa, tim besutan Robert Rene Alberts wajib meraih poin maksimal agar tetap berada di jalur juara.
PSM saat ini masih memuncaki klasemen sementara Liga 1 dengan 57 poin. Hanya unggul satu angka dari Persija Jakarta di posisi kedua.
BACA JUGA:
Rangking Terbaru FIFA Edisi November: Indonesia Stagnan, Vietnam Tembus 100 Besar
Jadwal Lengkap Pertandingan Pekan 33 Liga 1: Menguntungkan Persija?
Dalam posisi tersebut, jelas Juku Eja diungulkan jadi kampiun. Namun status sebagai unggulan bisa berubah jika gagal menang, apalagi sampai kalah.
PSM Makassar dan Persija Jakarta, kandidat kuat juara Liga 1 musim 2018.
Untuk itu, Rene Albert mengaku sedang mencari cara untuk mendapatkan poin penuh dari laga kontra Bhayangkara FC. Ia menginstruksikan timnya dapat tampil lepas.
Pelatih berkebangsaan Belanda ini juga tak mau anak asuhnya memikirkan hasil akhir pertandingan karena akan mempengaruhi performa bertanding.
“Kami sedang cari cara untuk menghadapi Bhayangkara FC. Kami harus mampu mengontrol dan tidak melakukan kesalahan. Mereka tim juara, dan kami sadar mereka tidak senang hati memberikan gelar juara itu untuk kami,” kata Rene Alberts dikutip Pojoksatu.id dari Liga-indonesia.id.
“Jadi kami harus bermain sangat displin, karena nanti pertandingan pasti sengit, dan kami harus dapatkan poin penuh,” tambah sosok berpaspor Belanda tersebut.
(fat/pojoksatu)

Jadwal Lengkap Pertandingan Pekan 33 Liga 1: Menguntungkan Persija?

POJOKSATU.ID, JAKARTA – Kompetisi kasta tertinggi Tanah Air, Go-jek Liga 1 musim 2018 akan memasuki pekan ke-33 yang dijadwalkan pada 30 November sampai 3 Desember. Dua kandidat juara, PSM Makassar dan Persija Jakarta akan melakoni laga tandang.
PSM akan menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion PTIK, sementara Persija menantang Bali United yang baru saja berpisah dengan Widodo C Putra.
Macan Kemayoran sedikit lebih diuntungkan pada jadwal pekan 33 Liga 1 ini, sebab mereka bermain sehari sebelum Juku Eja tanding.
BACA JUGA:
Ini Daftar Pemain Persebaya yang Dibawa ke Medan
Sesuai Kesepakatan, Bali United Putus Kontrak Sang Pelatih
Miliki Keuntungan Ini, PS Tira Tetap Optimis Lolos Degradasi
Sehingga jika mampu meraih poin maksimal di Gianyar, tentu akan memberi tekanan kepada kubu PSM yang baru bertanding keesokan harinya.
Namun jika meraih hasil minor, tentu akan membuat kubu PSM di atas angin dan bisa bermain lebih lepas. PSM dan Persija saat ini hanya berjarak satu poin di papan klasemen.
PSM Makassar dan Persija Jakarta, kandidat kuat juara Liga 1 musim 2018.
Pertandingan seru lainnya pekan ini adalah duel tim papan bawah Sriwijaya FC kontra Mitra Kukar. Sama-sama masih berjuang lolos dari degradasi, laga ini diprediksi berlangsung menarik.
Sementara Persib Bandung akan tandang ke markas Persela Lamongan. Target Maung Bandung saat ini adalah mengamankan posisi tiga besar agar bisa tampil di kompetisi Asia musim depan.
Berikut jadwal lengkap pertandingan Liga 1 pekan ini:
Jumat (30/11/2018)
15:30 WIB – Sriwijaya FC vs Mitra Kukar
18:30 WIB – Barito Putera vs Borneo FC
Sabtu (1/12/2018)
13:30 WIB – Perseru Serui vs Madura United
15:30 WIB – Persela Lamongan vs Persib Bandung
15:30 WIB – PSIS Semarang vs Persipura Jayapura
18:30 WIB – PSMS Medan vs Persebaya
Minggu (2/12/2018)
15:30 WIB – PS Tira vs Arema FC
18:30 WIB – Bali United vs Persija Jakarta
Senin (3/12/2018)
18:30 WIB – Bhayangkara FC vs PSM Makassar
(fat/pojoksatu)

PSM Makassar Segel Tiket Piala AFC Tahun Depan

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Kompetisi Go-Jek Liga 1 2018 belum usai, namun PSM Makassar telah memastikan ini akan berlaga di ajang Piala AFC tahun depan.
Juku Eja menyegel satu tiket untuk memastikan diri mewakili Indonesia di ajang paling bergengsi di benua Asia itu pada 2019.
Kepastian tampilnya skuat besutan Robert Rene Alberts itu setelah Bhayangkara FC kalah di kandang Persebaya Surabaya, Senin (26/11) malam WIB.
Sang petahana takluk di hadapan Bajul Ijo dengan skor tipis minimalis 0-1. Meskipun masih menyisakan dua laga, kekalahan itu membuat skuad asuhan Simon McMenemy tak akan lagi mampu mengejar koleksi poin PSM.
PSM saat ini sudah mengoleksi 57 poin. Artinya, jika tidak berhasil meraih gelar juara, PSM duduk di posisi kedua sekaligus mengunci tiket pada ajang antarklub Asia.
Namun begitu, sang pelatih, Robert Alberts meminta pemain tetap fokus mengejar gelar juara Liga 1 2018 yang sudah di depan mata.
“Ini sangat bagus untuk tim. Salah satu target kami telah tercapai. Jadi kami tinggal menunggu musim berakhir berada di grup mana,” kata dia.
Soal timnya lolos ke Piala AFC, Robert Alberts menegaskan itu tak terlepas dari hasil kerja keras dan semangat pantang menyerah seluruh penggawanya.
Sempat terseok-seok bahkan turun sampai posisi lima, tak lantas membuat anak asuhnya pasrah. Alih-alih menyerah, tim terus berjuang memperbaiki posisi.
Terbukti, bermain dengan konsisten di beberapa laga terakhir, Juku Eja akhirnya kembali menempati posisi puncak klasemen. Itu merupakan buah manis dari perjuangan selama ini.
“Ini adalah target lain kami, dan yang ke depan akan fokus untuk mengadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya,” tekad juru racik asal Belanda itu.
(jpc/qur/pojoksatu)

Cukur Bali United 4 Gol tanpa Balas, PSM Kembali ke Puncak

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – PSM Makassar sukses mendulang poin penuh kala menjamu Bali United di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (25/11/2018) sore. Pada laga pekan ke-32 Go-jek Liga 1 musim 2018/19 itu, Juku Eja menang telak 4-0.
Kemenangan ini sangat penting bagi PSM karena hasil tersebut membuat mereka kembali mengambil alih posisi puncak klasemen sementara Liga 1 yang sempat dikuasai Persija Jakarta.
Pada laga sore tadi, Ferdinand Sinaga yang baru masuk di pertengahan babak kedua mencetak dua gol. Sementara dua gol sebelumnya dicetak Zulham Zamrun dan penalti Marc Antonio Klok.
BACA JUGA:
Pemain Keturunan Indonesia Ini Tak Menyesal Pernah Tolak Klub-Klub Raksasa
Musim Dingin, Chelsea Siap Kuras Brankas
Kemenangan telak PSM juga tidak lepas dari penampilan gemilang kiper muda, Hilman Syah yang diturunkan Robert Rene Alberts pada laga genting ini.
Hilman setidaknya menggagalkan tiga peluang emas Bali United di babak kedua.
PSM yang memburu kemenangan pada laga ini langsung unggul saat laga baru menginjak menit ke-10. Dari Zulham yang leluasa menguasai bola di kotak penalti Bali United menemukan celah untuk melepaskan tendangan keras dari jarak dekat. 1-0 PSM unggul.
Enam menit sebelum jeda, kiper Bali United, Wawan Hendrawan melakukan pelanggaran terhadap Marc Antonio Klok di kotak terlarang. Klok sendiri yang maju sebagai algojo penalti dan sukses menggandakan keunggulan PSM menjadi 2-0.
Di babak kedua, Bali United mencoba bangkit dan mengejar ketinggalan. Namun penampilan gemilang kiper PSM, Hilman membuat sejumlah peluang emas tim Serdadu Tridatu gagal berbuah gol.
Malah PSM yang menambah dua gol lagi oleh Ferdinand, masing-masing pada menit 84 dan 90. Skor 4-0 menjadi hasil akhir laga ini.
Tambahan tiga poin membawa PSM kembali ke puncak dengan 57 poin. Unggul satu angka dari Persija Jakarta di posisi kedua.
Dengan kompetisi yang menyisakan dua laga lagi, persaingan PSM dan Persija dipastikan akan sangat ketat.
(fat/pojoksatu)

Teco Minta Jakmania Tidak Berulah di Makassar

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – Persija Jakarta akan melakoni laga krusial kontra PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Jumat (16/11/2018) besok sore. Jelang pertandingan pekan ke-31 Go-jek Liga 1 musim 2018 itu, suporter Persija, Jakmania diminta tidak berulah.
Hal itu disampaikan Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco. Ia mengimbau kepada Jakmania agar siap menerima hasil apapapun dalam laga menghadapi PSM Makassar.
“Kami mau suporter (Jakmania) yang datang ke Makassar tidak ada masalah di dalam stadion. Karena stadion pasti penuh. Suporter mendukung secara baik. Harus terima hasil dari pertandingan besok,” imbau Teco dalam jumpa pers sebelum pertandingan di Makassar, Kamis (15/11/2018).
BACA JUGA:
Barcelona Kalah, Lionel Messi Kecewa Namun Senang!
Dikaitkan dengan MU dan Juventus, Zidane Malah Merapat ke Klub Ini
PSM Siap Mental dan Fisik Kalahkan Persija
Menurutnya, apapun hasilnya, baik menang, seri ataupun kalah dalam laga kandang maupun tandang merupakan sesuatu yang biasa dalam pertandingan. Teco menegaskan sesama suporter harus saling merangkul dalam memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masing-masing.
“Dua kelompok suporter adalah teman. Datang ke Stadion untuk dukung tim masing-masing. Hasil apapun harus diterima. Kami di beberapa pertandingan sebelumnya, di tempat lain, suporter dilarang datang. Di sini, kami tidak. Karena dua suporter besar adalah teman,” ucap Teco.
Saling rangkul antara dua kelompok suporter dalam warna yang berbeda disebut Teco merupakan cerminan yang baik untuk memajukan sistem sepak bola di Indonesia. Jika itu bisa berjalan lancar, Teco yakin kekhawatiran gesekan antarsuporter tidak lagi terjadi.
Di luar itu Teco tetap optimistis untuk mendapatkan poin melawan Juku Eja. Dia pun telah mempersiapkan tim secara penuh untuk diturunkan meredam kekuatan tuan rumah.
“Setiap tim yang bertanding semua pasti sudah siap. Begitu juga dengan kami,” pungkas Teco.
(jpc/fat/pojoksatu)

Bagi Djanur, Ini Arti Penting Kemenangan Persebaya Atas PSM Makassar

POJOKSATU.ID, SURABAYA – Persebaya Surabaya meraih kemenangan penting atas PSM Makassar pada pekan ke-30 Go-jek Liga 1 musim 2018. Sukses membungkam Juku Eja di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya terasa semakin spesial karena bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Sabtu (10/11/2018).
Surabaya yang merupakan Kota Pahlawan ini menjadi haru biru. Puluhan ribu suporter Persebaya dibuat bangga dengan kemenangan 3-0 atas PSM.
Gol-gol tim besutan Djadjang Nurdjaman dicetak Ferinando Pahabol, David Da Silva, dan Fandri Imbiri. Kemenangan yang didapat dengan cara elegan dan penuh heroik.
BACA JUGA:
Klasemen Liga 1 Pekan ke-30: Persija dan Persib Koleksi Poin Sama, PSM Masih Berkuasa
Diwarnai Dua Kesalahan Paulle dan Gol Dianulir, Persebaya Gulung PSM Makassar
Diimbangi Tim Juru Kunci, Persija Buang Kesempatan Dekati PSM Makassar
“Kemenangan yang sungguh spesial karena didapat bertepatan dengan Hari Pahlawan dan kami mendapatkannya di Surabaya yang merupakan Kota Pahlawan,” kata Djanur, atau Djadjang Nurdjaman dikutip dari Liga-Indonesia.id.
Djanur melanjutkan, kemenangan Persebaya ini menunjukkan timnya punya potensi besar untuk menjadi lebih baik ke depannya. Walaupun tidak mampu bersaing di papan atas, Persebaya memperlihatkan daya juang tinggi sebagai tim promosi.
“Persebaya sudah mencetak 53 gol di musim ini. Itu menjadi bukti kami kemampuan tim ini sangat merata,” tutur Djanur.
Kemenangan ini sendiri mengangkat posisi The Green Force ke peringkat 9 klasemen sementara Liga 1 musim 2018 dengan 41 poin.
Sementara bagi PSM, meski kalah masih berkuasa di puncak dengan 53 poin, unggul empat angka dari Persija Jakarta dan Persib Bandung di peringkat dua dan tiga yang sama-sama mengemas 49 poin.
(fat/pojoksatu)

Diwarnai Dua Kesalahan Paulle dan Gol Dianulir, Persebaya Gulung PSM Makassar

POJOKSATU.ID, SURABAYA – Laju pemuncak klasemen sementara Go-jek Liga 1 2018, PSM Makassar terhenti di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), markas Persebaya Surabaya. Pada laga pekan ke-30, Sabtu (10/11/2018) malam WIB, PSM takluk tiga gol tanpa balas.
Stadion GBT yang dikenal jadi kuburan tim papan atas dalam dua penampilan Bajul Ijo sebelumnya, kembali menunjukkan keangkerannya. Persebaya tampil superior dan membuat PSM tak berkutik.
Anak asuh Djadjang Nurdjaman memang menekan pertahanan PSM hampir sepanjang 45 menit pertama.
Sementara tim besutan Robert Rene Alberts yang notabene pemuncak klasemen sementara hanya menunggu di garis pertahanan, kemudian melancarkan serangan balik ketika menguasai bola.
BACA JUGA:
Babak I Persebaya Vs PSM: Blunder Paulle Bantu Bajul Ijo Unggul Sementara
Diimbangi Tim Juru Kunci, Persija Buang Kesempatan Dekati PSM Makassar
Lupakan Singapura, Timnas Indonesia Fokus ke Timor Leste
Strategi PSM sebenarnya berjalan cukup efektif, sebelum pada menit 40, Steven Paulle melakukan blunder. Bermaksud memberikan back pass kepada Rivki Mokodompit, ternyata sudah ditunggu Ferri Pahabol.
Pemain mungil itu terlebih dulu mengontrol bola dengan dada sebelum menceploskan Si Kulit Bundar dengan kaki kirinya. 1-0 Persebaya unggul.
Hingga babak pertama usai skor ini bertahan, sementara PSM masih kesulitan melakukan menciptakan peluang.
Di awal babak kedua, Rene Alberts melakukan perubahan dengan memasukkan Ferdinand Sinaga menggantikan Wasyiat Hasbullah. Sementara Djanur menjawab dengan memainkan top skorer sementara Liga 1, David Da Silva.
PSM mulai bermain terbuka. Beberapa peluang mampu dihasilkan Ferdinand Sinaga dan M Rahmat.
Bahkan tim Juku Eja sempat menjebol gawang Persebaya lewat sepakan Rahmat dari jarak dekat pada menit 57. Namun gol tersebut dianulir karena Ferdinand dianggap melakukan pelanggaran sebelum bola diterima Rahmat.
Da Silva akhirnya menggandakan keunggulan timnya pada menit 68. Kembali Paulle melakukan kesalahan saat mengantisipasi bola udara sehingga memudahkan Da Silva berlari sendirian membawa bola ke kotak penalti sebelum dituntaskan dengan sepakan kaki kanan. 2-0 Bajul Ijo unggul.
Pesta gol Persebaya dituntaskan oleh gol sundulan Fandri Imbiri pada menit 89 memanfaatkan umpan tendangan bebas Ruben Sanadi. Persebaya pun menang 3-0.
Kemenangan ini mendongkrak posisi Persebaya ke peringkat 9 dengan 41 poin. Sementara bagi PSM, meski kalah tetap berkuasa di puncak klasemen sementara Liga 1 dengan 53 poin. Mereka unggul empat poin dari Persib Bandung dan Persija Jakarta yang sama-sama mengemas 49 poin.
(fat/pojoksatu)