psm makassar vs bali united

Dihadiahi Penalti, Pelatih PSM Sebut Wasit Musthofa Umarella Netral

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – PSM Makassar meraih kemenangan besar saat menjamu Bali United, Minggu (25/11/2018) sore. Pelatih PSM, Robert Rene Alberts menilai militansi anak asuhnya plus kepemimpinan wasit Musthofa Umarella yang netral menjadi kunci kemenangan timnya.
Pada pertandingan pekan ke-32 Go-jek Liga 1 musim 2018 di Stadion Andi Mattalatta, PSM menang 4-0. Masing-masing lewat gol Zulham Zamrun, penalti Marc Klok dan brace dari Ferdinand Sinaga.
Tambahan tiga angka ini membawa Pasukan Ramang menggeser Persija Jakarta dengan koleksi 57 poin, unggul satu angka dari Macan Kemayoran.
BACA JUGA:
Klasemen Akhir Piala AFF 2018: Capaian Terburuk Indonesia Sepanjang Sejarah
Imbangi Indonesia di GBK, Filipina Melaju ke Semifinal Piala AFF
Pelatih PSM, Robert Alberts memuji semangat juang anak asuhnya. Laskar Juku Eja tampak betul sangat bernafsu untuk memenangkan pertandingan penting melawan Bali United.
“Para pemain menunjukkan sikap dan militansi untuk memenangkan pertandingan penting kali ini. Saya berharap semangat seperti ini kembali terlihat di dua laga sisa,” ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.
Faktor lain yang menurut Robert juga memberi dampak bagus pada penampilan anak asuhnya adalah kepemimpinan wasit Musthofa Umarella. Netralitas dijaga dan keputusannya sangat bagus.
PSM Makassar menang 4-0 atas Bali United di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (25/11/2018) sore.
“Ini juga berkat kepemimpinan wasit yang netral. Sehingga pertandingan bisa berjalan dengan menarik,” tutur pelatih asal Belanda tersebut.
Sekadar diketahui, pada laga tersebut PSM mendapat hadiah penalti kontroversial jelang jeda. Striker PSM, Sandro dalam posisi offside sebelum kiper Bali United melanggar Marc Klok.
Pujian Robert terhadap wasit kali ini tentu berbeda pada beberapa laga sebelumnya, di mana juru taktik asal Belanda itu kerap mengkritik pengadil.
PSM sendiri kini semakin berpeluang jadi kampiun musim ini. Dengan catatan mampu menjaga konsistensi permainan dalam dua laga sisa.
Dua laga sisa akan mereka lakoni, yakni tandang ke markas Bhayangkara FC, dan menjamu PSMS Medan di Stadion Andi Mattalatta.
(fat/pojoksatu)

Cukur Bali United 4 Gol tanpa Balas, PSM Kembali ke Puncak

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – PSM Makassar sukses mendulang poin penuh kala menjamu Bali United di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (25/11/2018) sore. Pada laga pekan ke-32 Go-jek Liga 1 musim 2018/19 itu, Juku Eja menang telak 4-0.
Kemenangan ini sangat penting bagi PSM karena hasil tersebut membuat mereka kembali mengambil alih posisi puncak klasemen sementara Liga 1 yang sempat dikuasai Persija Jakarta.
Pada laga sore tadi, Ferdinand Sinaga yang baru masuk di pertengahan babak kedua mencetak dua gol. Sementara dua gol sebelumnya dicetak Zulham Zamrun dan penalti Marc Antonio Klok.
BACA JUGA:
Pemain Keturunan Indonesia Ini Tak Menyesal Pernah Tolak Klub-Klub Raksasa
Musim Dingin, Chelsea Siap Kuras Brankas
Kemenangan telak PSM juga tidak lepas dari penampilan gemilang kiper muda, Hilman Syah yang diturunkan Robert Rene Alberts pada laga genting ini.
Hilman setidaknya menggagalkan tiga peluang emas Bali United di babak kedua.
PSM yang memburu kemenangan pada laga ini langsung unggul saat laga baru menginjak menit ke-10. Dari Zulham yang leluasa menguasai bola di kotak penalti Bali United menemukan celah untuk melepaskan tendangan keras dari jarak dekat. 1-0 PSM unggul.
Enam menit sebelum jeda, kiper Bali United, Wawan Hendrawan melakukan pelanggaran terhadap Marc Antonio Klok di kotak terlarang. Klok sendiri yang maju sebagai algojo penalti dan sukses menggandakan keunggulan PSM menjadi 2-0.
Di babak kedua, Bali United mencoba bangkit dan mengejar ketinggalan. Namun penampilan gemilang kiper PSM, Hilman membuat sejumlah peluang emas tim Serdadu Tridatu gagal berbuah gol.
Malah PSM yang menambah dua gol lagi oleh Ferdinand, masing-masing pada menit 84 dan 90. Skor 4-0 menjadi hasil akhir laga ini.
Tambahan tiga poin membawa PSM kembali ke puncak dengan 57 poin. Unggul satu angka dari Persija Jakarta di posisi kedua.
Dengan kompetisi yang menyisakan dua laga lagi, persaingan PSM dan Persija dipastikan akan sangat ketat.
(fat/pojoksatu)