psms medan

PSMS Medan Degradasi, Peter Butler: Pemain Rekrutan Djanur Sangat Buruk!

POJOKSATU.ID, MEDAN – Pelatih PSMS Medan, Peter Butler enggan disalahkan atas degradasi tim besutannya. Kalah telak dari PSM Makassar pada laga pamungkas Liga 1 musim 2018, membuat Tim Ayam Kinantan harus kembali berlaga di Liga 2 musim depan.
Padahal PSMS baru semusim merasakan persaingan di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air, kini mereka harus turun kasta lagi. PSMS jadi juru kunci klasemen akhir Liga 1 musim ini dengan 37 poin.
BACA JUGA:
Kemeriahan Jakmania Rayakan Persija Juara Liga 1, Lihat Foto-fotonya!
Gasak Boca Juniors, River Plate Juara Copa Libertadores 2018
Usai pertandingan lawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Peter Butler menolak menghadiri sesi jumpa pers, namun ia mengirimkan pesan terakhir kepada awak media setelah menyelesaikan musim ini.
Dalam pesan tersebut, Butler banyak bicara soal kondisi PSMS yang dinilainya kurang stabil. Terlebih karena ia hanya melanjutkan skuat yang awalnya dibentuk Djadjang Nurdjaman.
“Saya merasa perekrutan pemain sangat buruk dan pemain asing yang dibawa sebelumnya, dengan menghabiskan Rp 1 miliar per pemain, tidak begitu bagus, dan pemain lokal ada yang kurang pengalaman dan bahkan terlalu tua,” dikutip dari Goal Indonesia.
“Ada beberapa pemain muda bertalenta di skuat, tapi membiarkan mereka untuk berjuang lolos dari degradasi di kasta teratas sangat salah. Saya rasa Djadjang yang merupakan pelatih sebelumnya harus bertanggung jawab atas perekrutan pemain yang buruk untuk musim 2018.”
Mantan pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman.
“Skuat tidak seimbang dan tidak ada striker lokal atau pemain yang berpengalaman di Liga 1. Ketika kami mau mengubahnya, tak ada uang atau pemain berkualitas yang tersedia.”
Butler pun menilai bahwa tidak pantas dirinya dan tim yang ada saat ini untuk disalahkan atas degradasi PSMS, karena Djadjang hanya mempersembahkan 12 poin ketika ia harus mengambil alih tim.
Dampak kehadiran pemain asing yang dibawa oleh Butler, yakni Alexandros Tanidis (Yunani), Matsunaga Shohei (Jepang), dan Felipe Martins dari Brasil dinilai memberikan efek yang cukup bagus untuk skuat.
“Pemain tersebut tak sampai 50 persen [kontraknya] dari pemain asing sebelumnya, tapi menurut opini saya, mereka memberikan impak yang instan. Matsunaga mencetak 14 gol pendapatannya lebih sedikit dari pemain lokal, Tanidis membawa karakter dan antusiasme kepada tim, dan Felipe perlahan terus membaik,” pungkasnya.
(fat/pojoksatu)

Prediksi PSMS Medan Vs PS Tira: Final Papan Bawah

POJOKSATU.ID, BOGOR – Laga sengit diprediksi tersaji kala dua tim papan bawah, PSMS Medan dan PS Tira bentrok di Stadion Pakansari, Rabu (5/12/2018) besok malam. Pertandingan tunda pekan ke-25 Go-jek Liga 1 2018 ibarat laga final bagi kedua tim.
Baik PSMS maupun PS Tira sama-sama tengah berjuang lolos dari degradasi. Kompetisi Liga 1 sendiri menyisakan satu pekan lagi, atau dua laga bagi kedua tim ini.
BACA JUGA:
Pecundangi Semen Padang, PSS Sleman Juara Liga 2
Bungkam 10 Pemain Persita, Kalteng Putra FC Promosi ke Liga 1
Lihat Video Santainya Polisi Nonton Kerusuhan di Laga Persita Vs Kalteng Putra!
Sehingga kegagalan mendulang poin maksimal pada laga besok bisa memupus harapan bertahan di Liga 1 musim depan.
Saat ini, PSMS berada di peringkat 17 dengan 37 poin. Sementara PS Tirda di dasar klasemen dengan 36 poin.
Mereka bisa mengejar tiga tim di atasnya, Perseru Serui, Mitra Kukar dan Sriwijaya FC yang sama-sama mengemas 39 poin.
Felipe Martins dkk bertanding melawan PS Tira, Rabu (5/12/2018).Foto : MO PSMS
Pelatih PSMS, Peter Butler mengaku masih menyimpan rasa kecewa. Sebab, seharusnya ini merupakan laga kandang mereka, tetapi tidak bisa dimainkan di Medan.
“Saya sedikit kecewa main di sini. Situasi karena kemarin ada acara di Medan, saya menanti situasi untuk main di sana tapi tidak bisa, jadi saya kecewa,” kata Butler dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Pelatih asal Inggris itu menyiapkan 18 pemain guna melakoni pertandingan ini. Striker seperti Felipe Martins dan bek andalan Reinaldo Lobo ada dalam daftar tim.
Tidak mudah bagi PSMS untuk mengalahkan PS Tira. Tim besutan Nilmaizar dalam beberapa pertandingan terakhir mampu menunjukkan permainan apik, namun memang hasil akhir belum berpihak.
“Saya yakin dengan tim ini. Perjalanan itu ada menang dan kalah. Kalau melihat putaran kedua, di kandang kami menang, dan saat tandang kami imbang. Secara statistik bagus,” tutur Nilmaizar.
Sementara ini PS Tira menempati dasar klasemen dengan raihan 36 poin. Sedangkan PSMS satu tingkat di atasnya dengan koleksi 37 poin.
Prediksi pertandingan PSMS Medan vs PS Tira, Pojoksatu.id memprediksi laga ini akan berakhir imbang.
Perkiraan Susunan Pemain
PSMS (4-3-3)
Dhika Bayangkara; Gusti Sandria, Reinaldo Lobo, Alex Tanidis, Alwi Slamat; Shohei Matsunaga, Abdul Aziz, Rachmat Hidayat; Frets Butuan, Felipe Martins, Antony Putro Nugroho
Cadangan: Abdul Rohim, Ronu Fatahillah, Fredyan Wahyu, Danie Pratama, Donni Dio, Legimin Raharjo, Erwin Ramdani
Pelatih: Peter Butler
PS Tira (4-4-2)
Angga Saputra; Manahati Lestusen, Abu Bakr Radanfah, Didik Wahyu, Abduh Lestaluhu; Ahmad Nufiandani, Izmy Yaman Hatuwe, Jeon Woo-young, Wawan Febrianto;
Aleksandar Rakic, Dimas Drajad
Cadangan: Syahrul Trisna, Mahdi Albaar, Andy Setyo Nugroho, Pandi Ahmad Lestaluhu, Roni Sugeng, Ryan Wiradinata, Sansan Fauzi
Pelatih: Nilmaizar
Pertemuan Terakhir
11/05/2018 Liga 1 – PS Tira 3-2 PSMS
(fat/pojoksatu)

Ini Daftar Pemain Persebaya yang Dibawa ke Medan

POJOKSATU.ID, SURABAYA – Persebaya Surabaya menyiapkan 18 pemain guna menghadapi PSMS Medan di Stadion Teladan, Sabtu (2/11/2018). Tim berjuluk Bajul Ijo menatap lawatan ke Medan dengan motivasi tinggi.
Selalu bisa menang dan mencetak 14 gol dalam empat laga terakhir, Persebaya kini menjadi momok menakutkan bagi tim lawan. Padahal di awal musim mereka sempat terseok-seok di papan bawah.
Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman juga bisa bernafas lega. Sebab, Irfan Jaya sudah kembali usai membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2018.
BACA JUGA:
Sesuai Kesepakatan, Bali United Putus Kontrak Sang Pelatih
Banting Rak Botol Minuman, Jose Mourinho Lolos Sanksi
Dengan adanya Irfan, pelatih yang akrab disapa Djanur leluasa memilih pemain di lini serang. Apalagi Oktafianus Fernando yang selama ini jadi andalan harus menjalani akumulasi kartu.
“Kembalinya Irfan menjadi kabar baik bagi saya. Karena kami kehilangan Oktafianus yang harus menjalani akumulasi kartu,” kata Djanur dikutip Pojoksatu.id dari Liga-indonesia.id.
Persebaya sendiri saat ini sudah aman dari ancaman degradasi. Menempati posisi ke-6 klasemen sementara, mereka mengoleksi 47 poin.
Berikut skuat Persebaya yang berangkat ke Medan:
Kiper: Miswar Saputra, Dimas Galih
Belakang : M. Syaifuddin, Fandry Imbiri, Otavio Dutra , OK John, Rachmat Irianto, Ruben Sanadi, Abu Rizal Maulana
Tengah : M. Hidayat, Misbakus Solikin , Fandy Eko Utomo, Rendi Irwan
Depan: Ferinando Pahabol, Osvaldo Haay, David Da Silva, Irfan Jaya, Riky Kayame
(fat/pojoksatu)

Permalukan Persib, PSMS Medan Seret Sriwijaya FC ke Zona Degradasi

POJOKSATU.ID, GIANYAR – PSMS Medan meraih kemenangan penting pada pekan ke-30 Go-jek Liga 1 musim 2018. Menghadapi tim favorit juara, Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (9/11/2018) petang, Tim Ayam Kinantan menang tipis 1-0.
Kemenangan PSMS ini berfek domino. Selain membuat peluang Persib menjadi juara semakin tipis, PSMS juga berhasil keluar dari zona merah sekaligus menyeret Sriwijaya FC turun ke peringkat 16 atau masuk zona degradasi.
PSMS dan Sriwijaya FC saat ini sama-sama mengemas 33 poin dari 29 pertandingan, namun PSMS unggul head to head.
BACA JUGA:
Matsunaga Dicadangkan, Ini Susunan Pemain Persib Vs PSMS
Taklukkan Persib, Peter Butler : Saya Bangga Sekali dengan Pemain Saya
Mantap Lae! Kandaskan Persib, Ayam Kinantan Naik ke Posisi 15
Sriwijaya FC memang baru melakoni laga pekan ke-30 pada 12 November mendatang lawan Barito Puter. Tapi PSMS masih punya satu tabungan laga tunda pekan ke-25. Yaitu menghadapi PS Tira pada 14 November.
Kembali ke laga di Gianyar, untuk kesekian kalinya Maung Bandung gagal menang dalam laga kandang usiran. Felipe Martins menjadi mimpi buruk buat Persib.
Persib yang terus menekan sejak awal pertandingan, harus mendapati kenyataan malah kebobolan di awal babak kedua. Tepatnya pada menit ke-52 saat Felipe Martins mampu mengoyak gawang Persib.
Unggul satu gol membuat PSMS langsung bermain rapat. Mereka terus berusaha memperkuat pertahanan. Disiplin posisi.
Akibatnya Persib tidak mampu menyamakan kedudukan sampai wasit meniup peluit tanda pertandingan selesai. Dengan kekalahan ini Persib yang tinggal punya sisa 4 pertandingan, harus susah payah dan berharap pesaing lain terjegal.
Klasemen sementara Go-jek Liga 1, update Jumat (9/11/2018) malam. (@Liga1Match)
Pemuncak klasemen sementara PSM Makassar, baru akan bertanding Sabtu (10/11/2018) malam ini melawan Persebaya Surabaya.
(fat/pojoksatu)

Sib, Jaga Tensi Jangan Emosi …

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib Bandung bersiap melakoni kembali laga krusial dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018, dan di pekan ke-30 ini akan menghadapi PSMS Medan, Jumat (9/11/2018) sore WIB.
Masih harus melakoni partai usiran akibat sanksi Komdis PSSI, Maung Bandung yang tampil sebagai tim tuan rumah akan menjamu sang tamu di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Laga nanti tentu akan menjadi penentu langkah Persib selanjutnya untuk tetap menjaga asa kampiun Go-Jek Liga 1 musim ini.
Persib Bandung, Target Sapu Bersih Dimulai dari PSMS Medan
Persib Bandung vs PSMS Medan, Pertarungan Beda Misi!
Berada di peringkat kedua klasemen dengan selisih empat angka di bawah PSM Makassar dan unggul satu angka di atas Persija tentu peluang Persib juara belum aman.
Karena itu, target sapu bersih di lima laga tersisa menjadi target yang tak bisa ditawar lagi. Tergelincir sedikit saja, maka trofi juara otomatis akan menjauh dari Bandung.
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez pun mengingatkan para pemainnya untuk mampu mengontrol emosi di sisa kompetisi ini.
Imbauan Gomez cukuplah beralasan mengingat, para penggawa Maung Bandung kerap diganjar kartu hingga sanksi larangan bermain akibat persoalan tensi tersebut.
Dengan lima laga tersisa yang harus dilakoni timnya, Gomez tak ingin lagi kehilangan sejumlah pemain pilar sebagaimana yang dialami di liga laga sebelumnya.
Pasalnya, kondisi tersebut cukup berdampak pada permainan di lapangan sehingga kesulitan untuk memenangkan pertandingan.
“Untuk pertandingan ke depan saya bilang ke pemain agar tidak melakukan sesuatu yang keras,” kata Gomez seperti dikutip dari laman resmi klub.
Meski demikian, tak berarti ia menginstruksikan pemainnya untuk tampil ‘lembek’. Mantan pelatih Johor Darul Takzim itu tetap meminta Supardi Nasir Bajang dan koleganya tampil ngotot dan spartan.
“Semua pemain harus fight di lapangan dan fokus mengincar kemenangan. Kunci untuk menjadi juara saya kira jangan sampai kehilangan poin di setiap pertandingan,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Persib Bandung Vs PSMS Medan, Pertarungan Beda Misi!

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib Bandung bersiap melakoni kembali laga krusial dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018, dan di pekan ke-30 ini akan menghadapi PSMS Medan, Jumat (9/11/2018) sore WIB.
Masih harus melakoni partai usiran akibat sanksi Komdis PSSI, Maung Bandung yang tampil sebagai tim tuan rumah akan menjamu sang tamu di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Laga nanti tentu akan menjadi penentu langkah Persib selanjutnya untuk tetap menjaga asa kampiun Go-Jek Liga 1 musim ini.
Persib Bandung, Target Sapu Bersih Dimulai dari PSMS Medan
Berada di peringkat kedua klasemen dengan selisih empat angka di bawah PSM Makassar dan unggul satu angka di atas Persija tentu peluang Persib juara belum aman.
Karena itu, target sapu bersih di lima laga tersisa menjadi target yang tak bisa ditawar lagi. Tergelincir sedikit saja, maka trofi otomatis akan menjauh dari Bandung.
Sementara di pihak lawan, laga itu juga menjadi partai hidup-mati mereka agar bisa keluar dari zona degradasi.
Skuat besutan Peter Butler itu kini terdampar di dasar klasemen dengan raihan 30 poin dari sembilan kemenangan, tiga bermain imbang dan sebanyak 16 kali kalah.
Tim berjuluk Ayam Kinantan itu juga punya motivasi lebih setelah menuai kemenangan juga di laga sebelumnya atas Borneo FC dengan skor ketat 3-2.
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez tidak menampik jika pihaknya wajib mengantisifasi motivasi berlipat yang bisa dihadirkan para pemain PSMS Medan.
Terlebih, tim lawan perlu mendapat suntikan tiga angka lagi untuk bisa merangkak dari dasar klasemen. “Kami pun tahu PSMS Medan membutuhkan poin di pertandingan ini untuk keluar dari zona degradasi,” kata Gomez.
“Namun target kami adalah tiga poin dan kami harus memenangkan pertandingan ini untuk menjaga peluang juara,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Persib Bandung, Target Sapu Bersih Dimulai dari PSMS Medan

POJOKSATU.id, GIANYAR – Persib Bandung bersiap melakoni kembali laga krusial dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018, dan di pekan ke-30 ini akan menghadapi PSMS Medan, Jumat (9/11/2018) sore WIB.
Masih harus melakoni partai usiran akibat sanksi Komdis PSSI, Maung Bandung yang tampil sebagai tim tuan rumah akan menjamu sang tamu di Stadion I Wayan DIpta, Gianyar, Bali.
Laga nanti tentu akan menjadi penentu langkah Persib selanjutnya untuk tetap menjaga asa kampiun Go-Jek Liga 1 musim ini.
Berada di peringkat kedua klasemen dengan selisih empat angka di bawah PSM Makassar dan unggul satu angka di atas Persija tentu peluang Persib juara belum aman.
Karena itu, target sapu bersih di lima laga tersisa menjadi target yang tak bisa ditawar lagi. Tergelincir sedikit saja, maka trofi juara otomatis akan menjauh dari Bandung.
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez pun telah menginstruksikan para pemainnya untuk fokus ke pertandingan demi pertandingan.
Kemenangan ketat 2-1 atas Bhayangkara FC di laga sebelumnya menjadi modal penting Supardi Nasir Bajang dan kawan-kawan menatap laga yang akan digelar sore nanti.
“Paling penting bagi kami di pertandingan nanti adalah menang, kami memiliki lima pertandingan lagi sebelum kompetisi selesai tapi pertandingan besok yang paling penting,” tutur Gomez.
Pelatih asal Argentina itu pun ogah mengutak-atik kans juara di papan klasemen, termasuk memikirkan kans juara dari tim lain. Ia hanya ingin fokus ke sisa pertandingan saja.
“Kami akan mencoba untuk meraih 15 poin tetapi kami tidak tahu apakah itu cukup atau tidak (untuk jadi juara) tapi terpenting kami hanya memikirkan tim sendiri,”ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Preview Persib Vs PSMS: Abaikan Klasemen, Sama-sama Punya Misi Penting

POJOKSATU.ID, GIANYAR – Laga klasik bakal tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (9/11/2018) sore. Persib Bandung akan menjamu PSMS Medan pada pekan ke-30 Go-jek Liga 1 musim 2018.
Berkaca pada papan klasemen, posisi kedua tim timpang. Persib berada di peringkat kedua dengan 49 poin dan menjadi salah satu kandidat juara musim ini. Sementara PSMS terpapar di dasar klasemen dengan 30 poin.
Namun mengingat sejarah panjang kedua tim di pentas sepak bola Tanah Air serta misi penting yang diusung, posisi di klasifika harus diabaikan. Pertandingan ini menjanjikan duel seru.
BACA JUGA:
Wajib Diwaspadai, Evan Dimas Sebut Singapura Sangat Berbahaya dalam Hal Ini
Rekor Pertemuan Indonesia Vs Singapura: Timnas Garuda Kalah Telak, tapi Punya Modal Bagus
Pelatih Indonesia Klaim Sudah Kantongi Kelebihan dan Kekurangan Singapura
Klasemen Go-jek Liga 1 Usai Pekan ke-29: Persib Gantikan Persija Sebagai Penantang Serius PSM
Pelatih Persib, Mario Gomez tak ingin anak asuhnya lengah pada pertandingan nanti. Raihan tiga poin menjadi target utama juru taktik asal Argentina tersebut untuk menjaga persaingan dengan PSM Makassar dalam perburuan juara.
“Persiapan kami sangat baik, dan kami tahu ini adalah laga penting. Kami tahu PSMS juga butuh poin, tapi yang terpenting bagi kami adalah tiga poin,” ujar Gomez.
Saat ini Persib masih tertinggal empat angka dari PSM Makassar yang berada di urutan teratas. Dengan kompetisi tersisa lima pekan, semua pertandingan akan terasa laga final bagi Maung Bandung. Wajib menang!
Situasi tak kalah genting bagi PSMS menatap laga besok sore. Jika mereka menelan kekalahan, jalan untuk keluar dari dasar klasemen akan semakin berat.

Dua Kali Tertinggal dari Borneo FC, PSMS Menang Berkat Gol Bunuh Diri

POJOKSATU.ID, MEDAN – PSMS Medan meraih kemenangan penting kala menjamu Borneo FC di Stadion Teladan, Sabtu (3/11/2018) malam WIB. Sempat tertinggal dua kali, Tim Ayam Kinantan akhirnya menang 3-2.
Kemenangan PSMS pada laga pekan ke-29 Go-jek Liga 1 musim 2018 ini ditentukan lewat gol bunuh diri pemain Borneo FC, Mahadirga Lasut. Gol bunuh diri tercipta pada menit ke-80.
Sebelumnya kedua tim saling berbalas gol. Borneo FC unggul lebih dulu pada menit ke-23 melalui Titus Bonai. Kemudian pada menit ke-35, PSMS menyamakan skor lewat Fredyan Wahyu.
BACA JUGA:
Saling Bobol di Babak Peratama, Bournemouth Vs Man United Sementara Sama Kuat
Akhiri Paceklik Kemenangan di Markas Bhayangkara FC, Pelatih Persib Bilang Begini
Bungkam Sang Petahana, Persib Bandung Salip Persija
Di awal babak kedua Pesut Etam kembali unggul, tepatnya pada menit 49. Titus Bonai kembali memberi keunggulan buat Borneo FC. Gol cepat pada babak kedua itu membuat semangat para pemain tamu menjadi tinggi.
Sayangnya satu kelengahan pada menit ke-77, berhasil dimanfaatkan penyerang PSMS Shohei Matsunaga untuk mencetak gol. Skor berubah menjadi sama kuat lagi, 2-2.
Dan, akhirnya penentu kemenangan PSMS berasal dari bunuh diri gelandang Mahadirga Lasut. Borneo FC pun harus gigit jari.
Tambahan tiga poin membuat PSMS untuk sementara naik ke posisi 17 klasemen sementara Liga 1 dengan 30 poin, sekaligus menjaga asa mereka bertahan di kompetisi paling elit Tanah Air ini.
Sementara bagi Borneo FC, kekalahan ini membuat mereka semakin sulit bersaing jadi juara. Pesut Etam masih terpaut 8 poin (peringkat 7) dari PSM Makassar di puncak klasemen.
(fat/pojoksatu)

Inilah Alasan Laga PSMS Medan Vs PS Tira Dibatalkan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertandingan antara PSMS Medan kontra PS Tira dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-25 yang sedianya harus digelar Jumat (12/10/2018) di Stadion Teladan dibatalkan.
Pasalnya, hingga saat ini, pihak panpel belum mengantongi izin keramaian atau keamanan dari aparat kepolisian setempat.
Sekum PSMS Medan, Julis Raja membenarkan adanya pembatalan pertandingan tersebut. “Iya fiks batal. Surat dari kepolisian sudah ada bahwa mereka tidak memberikan izin karena konsentrasi pengamanan terfokus pada penutupan MTQ Nasional yang dihadiri Wapres RI,” jelas Raja.
Dijelaskan Raja, keputusan tersebut tertuang pada balasan surat PSMS yang sudah dikirim manajemen tertanggal 101/Panpel/Liga-1/X/2018 tanggal 6 Oktober lalu ke Polrestabes Medan.
Sejatinya, Raja mengaku masih menunggu surat balasan dari PT LIB yang telah dikirimkannya, namun pihaknya sudah memutuskan bahwa laga tersebut tak bisa digelar, Jumat (12/10/2018).
“Infonya dijadwal ulang kembali. Waktunya belum ditetapkan. Karena PS Tira keberatan kalau main Sabtu. Tidak cukup waktu recovery,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)