PSS Sleman

PSS Sleman Rekrut Dua Legiun Asing

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menghadapi kompetisi 2019, PSS Sleman isi slot pemain asing.
Tim asuhan Seto Nurdiantoro itu sementara telah menggaet dua legiun asing. Mereka adalah Brian Ferreira dan Alfonso de la Cruz.
Pemilik nama Brian Federico Ferreira Gonzalez merupakan pemain asal Argentina. Ia merupakan gelandang serang yang biasa berposisi sebagai second striker.
Sebelum ke PSS, Ferreira sempat bergabung dengan klub Malaysia, Johor Darul Ta’zim, kemudian ke klub Ekuador Fuerza Amarilla, dan klub Cile, Coquimbo Unido.
Tidak hanya itu, ia pun sempat menjadi penggawa Timnas U-17 Argentina. Dia dipercaya tampil dalam 11 laga dan mengoleksi 2 gol.
Sementara Alfonso, merupakan pemain asal Spanyol. Dia berposisi sebagai defender. Klub terakhir yang dia bela adalah Selangor FA.
Terkait kehadiran dua pemain anyar, CEO PT Putra Sleman Sembada, Soekeno mengatakan bahwa keduanya dikontrak selama satu musim.
“Sudah deal satu musim,” beber Soekeno seperti dilansir Radar Jogja (Jawa Pos Group).
Saat ini, PSS masih gencar mencari dua pemain asing lagi untuk memenuhi kuota. Pastinya, salah satunya merupakan pemain asing dari Asia.
(jpc/pojoksatu)

Prediksi PSS Sleman Vs Borneo FC : Waspada Kejutan Tuan Rumah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Borneo FC wajib waspada saat bertamu ke PSS Sleman di leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia, Rabu (20/2) malam.
Meski memiliki modal 1-0 di leg pertama, hal tersebut belum bisa memastikan mereka lolos ke babak delapan besar.
Borneo wajib waspada kejutan PSS Sleman yang bermain di kandang sendiri, Stadion Maguwoharjo.
Tidak ingin malu di hadapan pendukung sendiri, PSS Sleman tentunya kini punya motivasi lebih untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan.
Sebagaimana diketahui, leg pertama babak 16 besar berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Borneo FC.
Mereka unggul berkat gol yang dicetak Lerby Eliandry di menit ke-26 lewat tendangan penalti.
Perkiraan susunan pemain
PSS Sleman : Ega Rizky, Asyraq Gufron, Zamzani, Jajang, Bagus Nirwanto, Sidik Saimima, Nerius Alom, Rangga Muslim, Ricky Kambuaya, Arsyad Yusgiantoro, Hari Yudo.
Borneo FC : Gianluca Pandeynuwu, Abdul Rachman, Jan Lammers, Javlon Gusynov, Diego Michiels, Asri Akbar, Wahyudi Hamisi, Sultan Samma, Terens Puhiri, Ambrizal Umanailo, Lerby Eliandry.
(zul/pojoksatu)

Jadwal Pertandingan Piala Indonesia Hari Ini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Piala Indonesia menyajikan dua pertandingan leg kedua babak 16 besar.
Hari ini (20/2), Perseru Serui akan menghadapi PSM Makassar sedangkan PSS Sleman berhadapan dengan Borneo FC.
Laga Perseru Serui vs PSM Makassar akan digelar sore nanti di Stadion Gelora Andi Mattalatta.
Sementara laga PSS Sleman vs Borneo FC digelar malam hari, sekitar pukul 19.00 WIB di Stadion Maguwoharjo Sleman.
Sehari sebelumnya, leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia menghadirkan pertandingan Persidago Gorontalo vs Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC vs PSIS Semarang.
Hasilnya, Persebaya unggul 4-1 atas Persidago berkat dua gol yang dicetak Amido Balde, kemudian Rendi Irwan serta Menuchekhr Dzhalilov. Satu gol Persidago dicetak Harianto.
Kemenangan 4-1 ini mengurangi beban Persebaya saat harus berhadapan Persidago di leg kedua nanti.
Untuk pertandingan Bhayangkara FC dan PSIS Semarang. Keduanya bermain imbang 1-1.
Satu gol Bhayangkara dicetak Anderson dan gol PSIS dicetak Bayu Nugroho.
Jadwal Piala Indonesia, Rabu (20/2):
15.00 – Perseru Serui vs PSM Makassar
19.00 – PSS Sleman vs Borneo FC
(zul/pojoksatu)

Usai Digarap Satgas Antimafia Bola, Pelatih PSS Sleman Bilang Begini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menjalani pemeriksaan Satgas Antimafia Bola di kantor Direktorat Tipikor Bareskrim Polri, kemarin.
Seto diperiksa sebagai saksi hampir delapan jam dan disodori lebih kurang 30 pertanyaan oleh tim penyidik Satgas Antimafia Bola.
Seto sendiri menyebutkan jika dirinya akan kembali menjalani pemeriksaan lanjutan pada 12 Maret 2019 mendatang.
Adapun pemeriksaan terkait pendalaman atas dugaan kasus pengaturan skor ketika PSS Sleman menghadapi Madura FC pada Liga 2 musim lalu.
“Pertanyaan soal pertandingan antara PSS melawan Madura FC. Saya dijadwalkan dipanggil kembali 12 Maret, untuk membawa data yang berhubungan dengan saya dan PSS (Sleman),” tutur Seto seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman goal.
Seto menuturkan, pemeriksaan tersebut berjalan dengan lancar. Ia pun menyambut baik atas langkah yang dilakukan Satgas Anti Mafia Bola demi kebaikan sepakbola Indonesia.
“Tentunya sesuatu yang positif untuk perkembangan sepakbola Indonesia,” ucapnya.
(qur/pojosatu)

Fiks, PSS Sleman tanpa El Loco Gonzales di Liga 1 2019

POJOKSATU.id, SLEMAN – PSS Sleman kehilangan salahsatu pemain andalan mereka, Cristian ‘El Loco’ Gonzales menatap kompetisi Liga 1 2019.
Skuat berjuluk Super Elang Jawa itu sukses naik kasta promosi ke Liga 1 setelah tampil menjadi kampiun Liga 2 2018.
El Loco sendiri turut berperan besar mengantarkan timnya menembus kompetisi kasta tertinggi di tanah air itu.
Sepanjang Liga 2 2018, pemain naturalisasi asal Brasil itu turut menyumbangkan 15 gol dan beberapa assist.
Manajer PSS Sleman, Retno Sukmawati memastikan tak ada nama El Loco di daftar skuat pemain timnya. “Iya dilepas, begitulah kira-kira,” kata Retno kepada Jawapos.
Keputusan tersebut diambil karena kedua belah pihak tidak menemui kesepakatan negosiasi.
Dikatakan Retno, manajemen sudah cukup lama tak berkomunikasi dengan mantan bintang Persib Bandung itu.
“Kami sudah tidak ada komunikasi lagi dengan El Loco,” imbuhnya.
Padahal, El Loco Gonzales sebelumnya masuk dalam daftar pemain musim lalu yang direkomendasikan tim pelatih.
Sang pelatih, Seto Nurdiyantara sebelumnya mengatakan kualitas El Loco masih bagus. Naluri mencetak gol masih tajam. Namun, faktor usia menjadi pertimbangan.
(qur/pojoksatu)

PSS Sleman Resmi Lepas Cristian ‘El Loco’ Gonzales

POJOKSATU.id, SLEMAN – Cristian ‘El Loco’ Gonzales dipastikan tak akan lagi memperkuat PSS Sleman.
Pasalnya, PSS Sleman resmi melepas sang striker setelah tak ada kesepakatan negosiasi diantara kedua belah pihak.
Kabar ini dipastikan oleh Manajer PSS, Retno Sukmawati. Disebutkan tak ada nama El Loco di daftar skuad pemain Super Elang Jawa.
“Iya dilepas, begitulah kira-kira,” kata Retno, dilansir JawaPos.com, Sabtu (9/2).
Lebih lanjut, Retno mengaku manajemen sudah cukup lama tak berkomunikasi dengan El Loco. Nasib El Loco saat ini bergabung dengan tim mana tak diketahuinya.
“Kami sudah tidak ada komunikasi lagi dengan El Loco,” imbuhnya.
Diketahui, sebelumnya El Loco masuk dalam daftar pemain musim lalu yang direkomendasikan oleh tim pelatih.
Selama memperkuat PSS, dia berkontribusi besar dengan menyumbangkan 15 gol dan berperan membawa PSS juara Liga 2 2018 sekaligus promosi ke Liga 1 2019.
Sebelum bergabung dengan PSS, El Loco sempat bermain bersama Madura United. Namun kemudian secara mengejutkan memilih untuk berlabuh bersama tim kebanggaan masyarakat Sleman.
(jpc/pojoksatu)

PSS Sleman Masih Rahasiakan Pemain Asing Rekrutannya

POJOKSATU.id, SLEMAN – Melengkapi skuad musim ini, manajemen PSS Sleman mulai mendatangkan legiun asing.
Manajer PSS Retno Sukmawati menuturkan, rencananya pemain tersebut akan trial terlebih dahulu, sebelum diajak berunding soal nilai kontrak.
“Dalam waktu dekat ada pemain asing yang trial. Belum bisa diungkap, siapa nama dan dari negara mana. Pokoknya ada, nanti kalau sudah deal baru kami umumkan,” kata Retno.
PSS rencananya memulai latihan lagi pada Jumat (8/2) mendatang. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pemain baru dijadwalkan untuk hadir.
Akan tetapi, belum diketahui apakah pemain asing yang akan trial sudah bergabung atau belum.
“Kalau yang dekat-dekat, tanggal 7 (Kamis) sudah datang. Maksimal tanggal 8 pagi. Untuk pemain yang jauh, nanti akan menyusul secara berangsur,” ucap Retno.
Ia menambahkan bahwa Arsyad Yusgiantoro yang baru direkrut dari PSM Makassar akan tiba pada 8 Februari nanti. Terus bertambahnya pemain baru di skuad berjuluk Elang Jawa ini diharapkan bisa semakin melengkapi tim jelang Piala Presiden 2019 dan Liga 1 2019.
Sebelumnya PSS sempat dihubungkan dengan bek PS Tira musim lalu, Radanfah Abu Bakr. Namun hal tersebut dibantah oleh Retno. “Tidak ada pembicaraan (dengan Abu Bakr),” tegasnya.
(jpc/pojoksatu)

Pengakuan Vigit Waluyo, PSS Sleman Layak Juara, tapi …

POJOKSATU.id, SURABAYA – Vigit Waluyo, tersangka kasus match-fixing atau pengaturan skor buka-bukaan soal praktik mafia bola di pentas sepakbola tanah air.
Dalam konferensi pers di sela pemeriksaannya di Mapolda Jatim, kemarin, Vigit berbicara banyaklah termasuk indikasi-indikasi dan bagaimana praktik match-fixing dijalankan.
Dikesempatan itu, Vigit juga mengaku ikut ‘andil’ dalam meloloskan PSS Sleman ke pentas Liga 1 2019 setelah menjuarai Liga 1 2018.
Vigit Waluyo Sebut Komite Wasit Topang Klub-Klub Milik Pejabat PSSI
Vigit Waluyo Bongkar Cara Mafia Bola Bekerja
Dikatakannya, sudah ada beberapa pejabat PSSI yang ‘melindungi’ tim berjuluk Super Elang Jawa untuk promosi ke Liga 1 2019.
“Saya katakan sejujurnya, pada babak delapan besar dan empat besar kami tidak melibatkan banyak pihak. Tapi dalam permainan (kompetisi Liga 2) itu sudah ada beberapa oknum PSSI yang melindungi (PSS, red) agar prestasi tim terjaga baik,” paparnya dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos.
Walaupun ‘dilindungi’ oleh pejabat PSSI, Ditegaskannya, PSS Sleman dinilai layak kampiun karena punya kualitas tim yang bagus, salahsatunya diperkuat pemain berpengalaman dan kaya jam terbang, Cristian Gonzales.
“Jadi dalam pertandingan apapun mereka tidak ada kesulitan untuk memenangkan pertandingan. Cuma, kami memang menitipkan itu kepada Komite Wasit agar tetap dilindungi, supaya tidak ada kontaminasi dari pihak lain,” ujarnya.
Selain itu, Vigit juga mengaku pernah menyerahkan sejumlah uang kepada anggota Komite Wasit berinisial NK.
Uang sebesar Rp25 juta itu dimaksudnya untuk mengamankan pertandingan antara PS Mojokerto Putra di pentas Liga 2 2018.
Diperiksa atas Kasus Match-Fixing, Jokdri Puji Langkah Satgas Antimafia Bola
Akui Soal Match-Fixing, Vigit Waluyo Bantah Terlibat Praktik Judi Bola
Vigit mengaku kenal dengan NK dari anggota Komite Disiplin (Komdis) Dwi Irianto, atau yang akrab disapa Mbah Putih yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Kebetulan baru tahun ini kami bargaining. Baru kenal beberapa oknum saja. Tidak sampai meluas ke mana-mana,” imbuhnya.

Pecundangi Semen Padang, PSS Sleman Juara Liga 2

POJOKSATU.ID, BOGOR – PSS Sleman keluar sebagai juara Liga 2 musim 2018 usai menaklukkan Semen Padang pada partai final, Selasa (4/12/2018) malam. Pada laga di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor itu, PSS menang dua gol tanpa balas.
Kedua gol PSS Sleman tercipta di paruh pertama. Cristian Gonzales membuka keunggulan timnya pada menit 18 setelah sundulan terukurnya memanfaatkan umpan silang, sukses menjebol gawang Semen Padang. 1-0 anak asuh Seto Nurdiyantoro unggul.
BACA JUGA:
Bungkam 10 Pemain Persita, Kalteng Putra FC Promosi ke Liga 1
Lihat Video Santainya Polisi Nonton Kerusuhan di Laga Persita Vs Kalteng Putra!
Stadion Pakansari yang malam ini dipadati mayoritas pendukungnya, membuat para pemain PSS Sleman tampil percaya diri.
Rifal Lastori kemudian menggandakan keungulan PSS pada menit 26 usai memanfaatkan bola rebound. Tim berjuluk Elang Jawa itu pun unggul 2-0 bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, para pemain Semen Padang berusaha mengejar ketinggalan. Namun rapatnya lini belakang PSS membuat mereka kesulitan memberikan ancaman.
Peluang terbaik diperoleh Irsyad Maulana, namun sepakannya memanfaatkan umpan silang masih melenceng tipis.
Jelang laga bubar, pertandingan sempat dihentikan setelah sejumlah pendukung PSS menyalakan flare. Setelah beberapa menit kemudian, laga dilanjutkan namun tidak ada lagi gol tercipta.
PSS Sleman pun menegaskan status sebagai juara Liga 2 musim 2018. Tahun lalu, juara kompetisi ini diraih Persebaya Surabaya yang mengalahkan PSMS Medan di final.
Baik PSS dan Semen Padang sendiri sudah memastikan berlaga di Liga 1 musim depan, bersama Kalteng Putra yang sebelum laga ini mengalahkan Persita Tangerang untuk menyegel status juara ketiga.
(fat/pojoksatu)