PSS Sleman

Ditahan Imbang PSS Sleman, Persipura tanpa Kemenangan di 3 Laga Awal

POJOKSATU.id, JAYAPURA – Persipura Jayapura kembali gagal menuai poin penuh di awal musim Shopee Liga 1 2019. Menjamu PSS Sleman di Stadion Mandala, Jayapura, Jumat (31/5/2019) malam, Tim Mutiara Hitam hanya mampu bermain imbang 1-1.
Dua laga sebelumnya Persipura juga gagal meraih kemenangan. Dibantai Persib Bandung 0-3 dan hanya mampu bermain 2-2 lawan Persela Lamongan.
Tambahan satu poin memang membuat Persipura naik dua strip di papan bawah, ke peringkat 15 dengan 2 poin. Tapi posisinya masih bisa disalip Persija Jakarta jika menang lawan Bali United.
Sementara bagi PSS, hasil ini membuat mereka belum tersentuh kekalahan dari tiga laga dijalani. Untuk sementara tim promosi ini nangkring di peringkat 4 klasemen sementara Shopee Liga 1 dengan 5 poin.
Pada pertandingan malam tadi, Persipura unggul lebih dulu setelah mendapat hadiah penalti di menit ke-17.
Titus Bonai, yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya untuk membawa Persipura unggul 1-0 dari PSS.
Tuan rumah nyaris menambah keunggulan pada menit ke-22. Tapi Samassa Mahmadou gagal memanfaatkan kesalahan kiper Try Goentara.
Try Hamdani Goentara bereaksi cukup baik jelang turun minum untuk menggagalkan sepakan keras Gunansar Mandowen melepas tembakan dari luar kotak penalti, bola masih bisa ditepis kiper PSS. Skor 1-0 untuk Persipura tidak berubah hingga jeda.
Persipura kembali mendapat peluang saat babak kedua baru berjalan lima menit. Oh Inkyun melepas tembakan dari luar kotak penalti, namun bola bisa diamankan Goentara.
Di paruh kedua ini, Persipura masih gencar menggempur pertahanan PSS untuk mencetak gol tambahan. Namun penyelesaian akhir yang buruk menjadi masalah tim Mutiara Hitam.
Malah PSS Sleman yang mampu membuat kedudukan imbang pada menit 74. Memanfaatkan umpan manja Brian Federico Ferreira, Evgen Bokhashvili sukses menjebol gawang Persipura yang dikawal Mario Londok.
Di sisa waktu yang ada, Persipura berusaha mencetak gol kemenangan, namun lagi-lagi sejumlah peluang yang tercipta gagal berbuah gol. Skor 1-1 menjadi hasil akhir laga ini.
Susunan Pemain Persipura vs PSS Sleman:
Persipura Jayapura: Mario Londok (gk); Ricardo Salampessy, Andre Ribeiro, David Rumakiek, Ronaldo Meosido, In Kyun-Oh (Ian Louis Kabes’72), Ibrahim Conteh (Imanuel Wanggai’57), Titus Bonai, Gunansar Mandowen (Todd Rivaldo Ferre’80), Mamadou Samassa.
PSS Sleman: Try Hamdani (gk); Bagus Nirwanto, Purwaka Yudhi, Alfonso de la Cruz, Derry Rachman (Jajang Sukmara’60), Wahyu Sukarta, Brian Ferreira (Arsyad Yusgiantoro’87), Sidik Saimima (Ricky Kambuaya’63), Rangga Muslim, Kushedya Hari Yudo, Yevhen Bokhashvili.
(fat/pojoksatu)

Ricuh di Laga PSS Vs Arema, Komdis PSSI Tetapkan Sanksi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Akibat kericuhan yang terjadi di laga PSS Sleman vs Arema FC, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya menetapkan sanksi.
Sebagaimana diketahui, laga pembuka Liga 1 2019 yang digelar di Stadion Maguwoharjo, 15 Mei lalu diwarnai gesekan oknum suporter.
Hal ini terjadi setelah gol Comvalius yang membuat kedudukan berubah menjadi 1-1. Pertandingan pun sempat dihentikan sekitar 55 menit.
Pertandingan PSS Sleman vs Arema sendiri berakhir dengan skor 3-1.
Dilansir situs resmi PSSI, Komdis akhirnya menetapkan sanksi dalam sidang yang digelar, Minggu (19/5).
Terlihat, ada tiga sanksi yang dikeluarkan. Yakni penutupan sebagian stadion Maguwoharjo pada tribun selatan serta denda.
Kemudian ada juga sanksi berupa denda untuk PSS Sleman sebesar Rp 15 juta dan Arema FC sebesar Rp 75 juta.
Berikut Ini Hasil Sidang Komite Disiplin, 19 Mei 2019:
1. Panitia Pelaksana Pertandingan PSS Sleman
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC
– Tanggal kejadian: 15 Mei 2019
– Jenis pelanggaran: Panpel PSS Sleman gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemain, ofisial, perangkat pertandingan dan penonton.
– Hukuman: Sanksi penutupan sebagian stadion pada tribun selatan sebanyak 4 kali dan denda Rp. 50.000.000,-
2. PSS Sleman
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC
– Tanggal kejadian: 15 Mei 2019
– Jenis pelanggaran: supporter PSS Sleman menyalakan flare, kembang api, petasan, terlibat saling lempar dengan supporter Arema FC sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit.
– Hukuman: denda Rp. 150.000.000,-
3. Arema FC
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSS Sleman vs Arema FC
– Tanggal kejadian: 15 Mei 2019
– Jenis pelanggaran: supporter Arema FC terlibat saling lempar dengan supporter PSS Sleman sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit.
– Hukuman: denda Rp. 75.000.000,-
(zul/pojoksatu)

Polisi Amankan Terduga Provokator Kericuhan Laga Pembuka Liga 1

POJOKSATU.id, SLEMAN – Terduga provokator dalam kericuhan oknum suporter di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5) malam WIB, telah diamankan.
Kapolda Daerah Istimewa Jogjakarta Brigjen Pol Ahmad Dofiri menuturkan, meski begitu pihaknya belum bisa menyebutkan jumlahnya karena masih dalam penyelidikan.
Diketahui, sebelum laga pembuka Liga 1 2019 itu dimulai, oknum suporter PSS dan Arema FC memang terlibat gesekan.
Awalnya terjadi di tribune barat yang ditempati Brigata Curva Sud (BCS) saling ejek dengan Aremania di tribune selatan.
Pantauan JawaPos.com, kericuhan sebelum laga dimulai telah muncul empat kali. Kericuhan merembet ke tribune timur.
Puncaknya kala Arema FC mencetak gol melalui Sylvano Comvalius pada menit ke-29. Tribune penonton makin memanas.
Laga pun akhirnya dihentikan wasit pada menit ke-30. Dan, dilanjutkan kembali setelah terhenti hampir 40 menit.
“(Yang diamankan) ada. Kami tarik dari kerumunan penonton. Untuk penyelidikan tuduhan provokator ada videonya. Itu akan kami dalami. Karena sesungguhnya dari awal kondisi sudah bagus, sudah ada persahabatan,” ungkap Ahmad Dofiri usai laga.
Ahmad berharap, dampak rusuh tersebut tak meluas. Kepolisian sejatinya sangat mendukung hajatan sepak bola Indonesia apalagi sekelas Liga 1.
“Polisi supaya tidak sedikit-sedikit tidak mengizinkan. Ya, kami lihat nanti. Kalau pertandingan tanpa penonton juga kurang enak. Bagaimana hidupnya sepak bola kan karena ada suporter,” sambungnya.
“Tapi, kami mengantisipasinya. Bukan melihat besar kecilnya massa. Kami lihat historinya. Dulu katanya 2016 BCS dengan Aremania sempat konflik. Tentunya ada provokasi,” tandasnya.
(jpc/pojoksatu)

Ricuh Laga Pembuka Liga 1 Diduga Ulah Provokator

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kericuhan yang terjadi pada laga pembuka Liga 1 antara PSS Sleman dan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5), diduga akibat ulah provokator.
Pihak PSS menduga, ada pihak yang tak ingin Liga 1 2019 digelar sesuai dengan jadwal.
Seperti diketahui, laga PSS Sleman kontra Arema FC diwarnai keributan oknum suporter kedua kesebelasan.
Akibatnya, laga sempat dihentikan usai gol punggawa Arema Sylvano Comvalius di menit 31.
CEO PSS Sukeno menyebut kalau bentrok ini terjadi karena ada provokator yang menyusup di antara para suporter.
Menurut dia, sebelum laga berlangsung, kedua suporter tim saling menyambut satu sama lain.
“Ini ulah provokator yang enggak mau Liga 1 digelar. Tadi lihat sendiri sebelum pertandingan, Aremania disambut suporter kami, bahkan sempat makan bareng kok,” ungkap Sukeno.
Hal senada juga disuarakan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Refrizal. Beberapa provokator, menurutnya, sudah diamankan dan setelahnya laga berjalan normal.
“Tadi kita sudah putuskan dan rapatkan, ada 10-20 provokator. Provokasi sudah dimulai sebelum laga berjalan. Tapi setelah 10-20 provokator ini diamankan, situasi aman-aman saja,” sebut Refrizal.
Sementara itu, Kapolda DIJ Brigjen Pol Ahmad Dofiri menyebutkan bahwa pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut kejadian ini.
“Kami akan pelajari dari video. Karena sebenarnya sebelum pertandingan kan bagus. Suporter Arema disambut buka bersama juga tadi. Tapi entah bagaimana ada lemparan. Setelah kami turunkan anggota, situasi perlahan mereda,” pungkas Ahmad Dofiri.
Pertandingan PSS Sleman vs Arema sendiri berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah.
(jpc/pojoksatu)

Kesulitan Gelar Uji Tanding, Begini Penjelasan Pelatih PSS Sleman

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jelang kompetisi Liga 1 2019, PSS Sleman terus mempersiapkan diri. Salah satunya dengan menggelar pertandingan uji coba.
Pada laga uji tanding, tim berjuluk Super Elang Jawa mengincar kontestan Liga 1.
Akan tetapi, keinginan itu cukup sulit diwujudkan sebab PSS belum mengantongi izin dari pihak keamanan. Mereka juga belum deal dengan pihak lawan.
“Ini masih usaha dari kami tim pelatih. Artinya, kalau kita harus keluar (tandang) dulu, tidak masalah. Sekarang sambil kita cari-cari lawan, karena mungkin di tempat lain juga sama kendalanya,” kata pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro.
“Kita usahakan dulu, berkomunikasi dengan beberapa tim Liga 1. Semoga ada hasilnya,” tambahnya.
Menurut Seto, saat ini pihak kepolisian tengah fokus menjaga situasi usai penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
Jika nantinya gagal menghadapi tim Liga 1, Seto tidak keberatan bila anak didiknya melakoni uji tanding melawan tim Liga 2.
“Soal keamanan Pemilu masih menjadi fokus dan prioritas utama pihak keamanan. Kita lihat bagaimana nanti. Inginnya kita uji coba dengan tim Liga 1 karena prioritas kita kompetisi mendatang. Jika izin turun tapi waktu mepet, maka kita akan uji coba dengan tim Liga 2,” pungkasnya.
(jpc/pojoksatu)

PSS Sleman Rekrut Dua Legiun Asing

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menghadapi kompetisi 2019, PSS Sleman isi slot pemain asing.
Tim asuhan Seto Nurdiantoro itu sementara telah menggaet dua legiun asing. Mereka adalah Brian Ferreira dan Alfonso de la Cruz.
Pemilik nama Brian Federico Ferreira Gonzalez merupakan pemain asal Argentina. Ia merupakan gelandang serang yang biasa berposisi sebagai second striker.
Sebelum ke PSS, Ferreira sempat bergabung dengan klub Malaysia, Johor Darul Ta’zim, kemudian ke klub Ekuador Fuerza Amarilla, dan klub Cile, Coquimbo Unido.
Tidak hanya itu, ia pun sempat menjadi penggawa Timnas U-17 Argentina. Dia dipercaya tampil dalam 11 laga dan mengoleksi 2 gol.
Sementara Alfonso, merupakan pemain asal Spanyol. Dia berposisi sebagai defender. Klub terakhir yang dia bela adalah Selangor FA.
Terkait kehadiran dua pemain anyar, CEO PT Putra Sleman Sembada, Soekeno mengatakan bahwa keduanya dikontrak selama satu musim.
“Sudah deal satu musim,” beber Soekeno seperti dilansir Radar Jogja (Jawa Pos Group).
Saat ini, PSS masih gencar mencari dua pemain asing lagi untuk memenuhi kuota. Pastinya, salah satunya merupakan pemain asing dari Asia.
(jpc/pojoksatu)

Prediksi PSS Sleman Vs Borneo FC : Waspada Kejutan Tuan Rumah

POJOKSATU.id, JAKARTA – Borneo FC wajib waspada saat bertamu ke PSS Sleman di leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia, Rabu (20/2) malam.
Meski memiliki modal 1-0 di leg pertama, hal tersebut belum bisa memastikan mereka lolos ke babak delapan besar.
Borneo wajib waspada kejutan PSS Sleman yang bermain di kandang sendiri, Stadion Maguwoharjo.
Tidak ingin malu di hadapan pendukung sendiri, PSS Sleman tentunya kini punya motivasi lebih untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan.
Sebagaimana diketahui, leg pertama babak 16 besar berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Borneo FC.
Mereka unggul berkat gol yang dicetak Lerby Eliandry di menit ke-26 lewat tendangan penalti.
Perkiraan susunan pemain
PSS Sleman : Ega Rizky, Asyraq Gufron, Zamzani, Jajang, Bagus Nirwanto, Sidik Saimima, Nerius Alom, Rangga Muslim, Ricky Kambuaya, Arsyad Yusgiantoro, Hari Yudo.
Borneo FC : Gianluca Pandeynuwu, Abdul Rachman, Jan Lammers, Javlon Gusynov, Diego Michiels, Asri Akbar, Wahyudi Hamisi, Sultan Samma, Terens Puhiri, Ambrizal Umanailo, Lerby Eliandry.
(zul/pojoksatu)

Jadwal Pertandingan Piala Indonesia Hari Ini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Piala Indonesia menyajikan dua pertandingan leg kedua babak 16 besar.
Hari ini (20/2), Perseru Serui akan menghadapi PSM Makassar sedangkan PSS Sleman berhadapan dengan Borneo FC.
Laga Perseru Serui vs PSM Makassar akan digelar sore nanti di Stadion Gelora Andi Mattalatta.
Sementara laga PSS Sleman vs Borneo FC digelar malam hari, sekitar pukul 19.00 WIB di Stadion Maguwoharjo Sleman.
Sehari sebelumnya, leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia menghadirkan pertandingan Persidago Gorontalo vs Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC vs PSIS Semarang.
Hasilnya, Persebaya unggul 4-1 atas Persidago berkat dua gol yang dicetak Amido Balde, kemudian Rendi Irwan serta Menuchekhr Dzhalilov. Satu gol Persidago dicetak Harianto.
Kemenangan 4-1 ini mengurangi beban Persebaya saat harus berhadapan Persidago di leg kedua nanti.
Untuk pertandingan Bhayangkara FC dan PSIS Semarang. Keduanya bermain imbang 1-1.
Satu gol Bhayangkara dicetak Anderson dan gol PSIS dicetak Bayu Nugroho.
Jadwal Piala Indonesia, Rabu (20/2):
15.00 – Perseru Serui vs PSM Makassar
19.00 – PSS Sleman vs Borneo FC
(zul/pojoksatu)

Usai Digarap Satgas Antimafia Bola, Pelatih PSS Sleman Bilang Begini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menjalani pemeriksaan Satgas Antimafia Bola di kantor Direktorat Tipikor Bareskrim Polri, kemarin.
Seto diperiksa sebagai saksi hampir delapan jam dan disodori lebih kurang 30 pertanyaan oleh tim penyidik Satgas Antimafia Bola.
Seto sendiri menyebutkan jika dirinya akan kembali menjalani pemeriksaan lanjutan pada 12 Maret 2019 mendatang.
Adapun pemeriksaan terkait pendalaman atas dugaan kasus pengaturan skor ketika PSS Sleman menghadapi Madura FC pada Liga 2 musim lalu.
“Pertanyaan soal pertandingan antara PSS melawan Madura FC. Saya dijadwalkan dipanggil kembali 12 Maret, untuk membawa data yang berhubungan dengan saya dan PSS (Sleman),” tutur Seto seperti dikutip Pojoksatu.id dari laman goal.
Seto menuturkan, pemeriksaan tersebut berjalan dengan lancar. Ia pun menyambut baik atas langkah yang dilakukan Satgas Anti Mafia Bola demi kebaikan sepakbola Indonesia.
“Tentunya sesuatu yang positif untuk perkembangan sepakbola Indonesia,” ucapnya.
(qur/pojosatu)

Fiks, PSS Sleman tanpa El Loco Gonzales di Liga 1 2019

POJOKSATU.id, SLEMAN – PSS Sleman kehilangan salahsatu pemain andalan mereka, Cristian ‘El Loco’ Gonzales menatap kompetisi Liga 1 2019.
Skuat berjuluk Super Elang Jawa itu sukses naik kasta promosi ke Liga 1 setelah tampil menjadi kampiun Liga 2 2018.
El Loco sendiri turut berperan besar mengantarkan timnya menembus kompetisi kasta tertinggi di tanah air itu.
Sepanjang Liga 2 2018, pemain naturalisasi asal Brasil itu turut menyumbangkan 15 gol dan beberapa assist.
Manajer PSS Sleman, Retno Sukmawati memastikan tak ada nama El Loco di daftar skuat pemain timnya. “Iya dilepas, begitulah kira-kira,” kata Retno kepada Jawapos.
Keputusan tersebut diambil karena kedua belah pihak tidak menemui kesepakatan negosiasi.
Dikatakan Retno, manajemen sudah cukup lama tak berkomunikasi dengan mantan bintang Persib Bandung itu.
“Kami sudah tidak ada komunikasi lagi dengan El Loco,” imbuhnya.
Padahal, El Loco Gonzales sebelumnya masuk dalam daftar pemain musim lalu yang direkomendasikan tim pelatih.
Sang pelatih, Seto Nurdiyantara sebelumnya mengatakan kualitas El Loco masih bagus. Naluri mencetak gol masih tajam. Namun, faktor usia menjadi pertimbangan.
(qur/pojoksatu)