rasis

Tak Hanya Suporter, di Italia Wasit Juga Ada yang Rasis

POJOKSATU.id, ROMA – Isu rasial kerap mewarnai pentas kompetisi sepakbola di Italia. Sejumlah pemain yang berkiprah di Serie A Italia sempat menjadi korban.
Salahsatunya pernah dialami pemain Napoli, Koulibaly Kalidou di laga kontra Inter Milan beberapa waktu lalu.
Pemain internasional Senegal itu mendapatkan ejekan rasis dari suporter tuan rumah di laga lanjutan Serie A Italia pekan 18 di Guiseppe Meazza, Kamis (27/12/2018) dini hari WIB.
Namun, tindakan tak terpuji itu ternyata tak hanya dilakukan oknum suporter. FiGC atau federasi sepakbola Italia kini tengah melakukan oenyelidikan atas tindakan rasis yang diduga dilakukan seorang wasit.
Dikutip Pojoksatu.id dari laman BBC Sports, tindakan wasit tersebut terjadi dalam pertandingan non-liga antara Serino dan Real Sarno, beberapa waktu lalu.
Peristiwa yang dituduhkan itu melibatkan kiper Senegal Serino, Gueye Ass Dia dan berimbas pada aksi mogok bermain yang dilakukan timnya di laga tersebut sebagai bentuk protes.
Masih dalam laporan tersebut, FIGC mengatakan penyelidikan tengah dilakukan dan akan mempertimbangkan laporan dari wasit serta kedua klub.
Sekaitan dengan itu, kelompok anti-diskriminasi, Tarif, mengecam dugaan pelecehan itu sebagai “insiden memalukan”.
“Pesan kami kepada sepakbola Italia tentang meningkatnya insiden rasis yang mengkhawatirkan adalah sederhana. Cukup sudah,” tegas mereka.
(qur/pojoksatu)

Fans Manchester City Bertindak Rasis, Reporter Berkulit Hitam Ini Meradang

POJOKSATU.ID, MANCHESTER – Tindakan rasis suporter Manchester City mewarnai laga Derby Manchester, Minggu (11/11/2018) malam lalu. Seorang fans The Citizen melecehkan reporter yang berkulit hitam.
Dikutip Pojoksatu.id dari Daily Mail, seorang penggemar Manchester City telah divideokan membuat pernyataan rasis setelah kemenangan derby mereka atas Manchester United.
Joel Beya seorang reporter dari CheekySport merekam video di luar Stadion Etihad setelah pertandingan yang dimenangkan The Citizen dengan skor 3-1 itu.
BACA JUGA:
Disorot karena Gaji Rp160 Miliar, Ini Jawaban Sempurna Kylian Mbappe
Swafoto Bareng Ronaldo, Ada Penampakan Chiellini Telanjang, Bek Milan Minta Maaf
Singapura Kalah dari Filipina, Indonesia Naik ke Peringkat 2 Klasemen Grup B
Ada perbincangan singkat antara Beya, yang berkulit hitam dengan fan berkulit putih itu. Dan sang penggemar berkomentar: “Saya akan mengirim sejumlah uang ke keluarga Anda di Afrika,” sindir sang suporter yang ditujukan kepada Beya.
Suporter Manchester City yang berkomentar rasis kepada Joel Beya. (Daily Mail)
Beya kemudian mengunggah video itu ke akun Instagram-nya dan menulis: “Tidak ada manusia yang sempurna karena kami tidak bisa memilikinya dalam permainan sepakbola kami yang indah atau secara umum.”

 

Lihat postingan ini di Instagram

 
Nobody is perfect but we can’t have this in our beautiful game of football or in society. There’s only a small hand who act like this at grounds across the country but we have to get rid of it @cheekysportinsta @mancity I’ll be dealing with this #racism #saynotoracism #cheekysport
Sebuah kiriman dibagikan oleh Joel Beya | CheekySport Joel (@joelbeya1) pada 12 Nov 2018 jam 1:19 PST

“Hanya ada sebagian kecil yang bertindak seperti ini (rasis) di seluruh negeri dan kita harus menyingkirkannya,” protes Beya.
Dia juga menulis bahwa dia akan melaporkan orang yang dimaksud ke Man City. Pihak The Citizen sendiri menyatakan: “Perilaku diskriminatif, yang meliputi, berteriak, melantunkan atau tindakan rasis, sektarian, homofobik, seksis atau anti-cacat, tidak dapat diterima.”
CheekySport adalah platform online yang didedikasikan untuk video dengan pengikut yang signifikan di seluruh media sosial. Mereka membuat video untuk menghibur, lucu, dan memberi warna lain di setiap pertandingan besar.
“Kami memberitakan olahraga dengan cara yang belum pernah diceritakan. CheekySport …Olahraga yang diceritakan dengan cara yang berbeda.”
(fat/pojoksatu)