reaksi

Ole Gunnar Solskjaer Jadi Karteker MU, Begini Reaksi Ronaldo

POJOKSATU.id, TURIN – Penunjukan Ole Gunnar Solskjaer sebagai karteker Manchester United pasca pemecatan Jose Mourinho mengejutkan banyak pihak.
Namun begitu, di mata mantan bintang Setan Merah, Cristiano Ronaldo, keputusan United adalah tepat karena kapasitas sang karteketer tak diragukan lagi, terlebih Solskjaer punya pengalaman manajerial sebelumnya.
Ronaldo pun menggambarkan Solskjaer sebagai pelatih yang baik dan “pria yang fantastis” ketika dia masih bermain bersama-sama di Manchester United beberapa tahun silam.

“Dia sangat bagus,” sebut Ronaldo kepada TV2 seperti dikutip dari Mirror. “Saya mencari Ole seperti laki-laki, bukan hanya pelatih sekarang. Dia orang yang fantastis dan saya memiliki hubungan yang hebat dengannya,”
Setelah ditunjuk sebagai manajer interim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer pun mengungkapkan kebanggaannya dan siap bekerja sepenuh hati.
“Manchester United ada dan selalu di hati saya dan itu brilian untuk kembali dalam peran ini,” katanya lewat laman resmi klub.
“Saya benar-benar menantikan untuk bekerja dengan tim yang sangat berbakat yang kami miliki, staf dan semua orang di klub,” imbuhnya.
Ole Gunnar Solskjaer sendiri telah menghabiskan sebelas musim di Old Trafford dan striker spesialis supersub itu telah mempersembahkan enam gelar Liga Primer dan satu trofi Liga Champions.
Selama penampilannya bersama Setan Merah, pria Norwegia yang kini telah berusia 45 tahun itu telah mengemas 126 gol dari 366 penampilannya bersama United.
(qur/pojoksatu)

Soal Tagar #EdyOut, Reaksi Pemerintah Keras dan Tegas

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemerintah melalui Kemenpora akhirnya angkat suara mensikapi persoalan rangkap jabatan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi yang kini tengah menjadi sorotan publik.
Edy didesak mundur dari jabatan ketua federasi sepak bola tanah air itu karena rangkap jabatan sebagai Gubernur Sumatera Utara.
Bahkan kini, tagar #EdyOut semakin menggema terutama di lini massa (bahkan menjadi trending topik) menyusul perfoma buruk Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2018.
Publik Sudah Muak dengan PSSI, Betul Tidak?
Exco PSSI, Susahnya Berkomunikasi dengan Edy Rahmayadi!

Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto pun menegaskan apa yang dilakukan Edy (rangkap jabatan gubernur dengan Ketua PSSI) secara aturan diperbolehkan.
”Undang-undang tidak melarang, tapi secara kepatutan itu tidaklah benar,” ucap Gatot seperti dikutip dari Jawa Pos (induk Pojoksatu.id).
Ditegaskannya, menduduki jabatan strategis dalam kancah sepak bola nasional, Edy lebih banyak meluangkan waktu di Sumatera Utara setelah terpilih menjadi gubernur pada Pilgub tahun ini.
“Masak ketua PSSI, sepak bola yang sangat seksi dan strategi dirangkap dari jauh. Komunikasi memang sudah maju, tapi tidak maksimal itu,” ujarnya.
Gatot pun mengingatkan mantan Pangkostrad itu untuk tak lagi mengatakan jabatan yang dipegangnya (Ketua PSSI) adalah amanat rakyat.
“Jangan keliru, itu bukan amanat rakyat, tapi amanat klub dan voters. Jadi saya harap Pak Edy jangan bawa-bawa itu lagi,’’ tegasnya.
Pihaknya pun berharap Edy mau legowo untuk memilih salahsatu jabatan yang kini dipegangnya. “Kalau bisa milih lah, memangnya di Indonesia tidak ada lagi orang yang sanggup mengurus PSSI?’’ seru Gatot.
Terakhir, Gatot meminta PSSI dan seluruh jajaran di dalamnya untuk tidak pasif apalagi alegri terhadap kritikan.
“Publik itu tahunya prestasi. Juga tolong aktiflah merespon masyarakat. Jangan diam saja ketika ada masalah,” imbuhnya.
(jpnn/qur/pojoksatu)

Thiago Messi Menggambar Logo Juventus, Lihat Reaksi Sang Ayah

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Lionel Messi hanya bisa menyaksikan dari tribun penonton saat Barcelona membungkam Inter Milan 2-0 di Camp Nou, kemarin dalam lanjutan Liga Champions 2018/19 matchday 3.
Messi tampak ditemani putra sulungnya, Thiago Messi saat keduanya berada di deretan kursi penonton paling depan.
Namun, alih-alih fokus ke pertandingan sebagaimana dilakukan sang ayah, Thiago malah asyik menggambar sesuatu di atas secarik kertas.

متوقعين شنو رسم ديغو الي ابوه #مقاعدجدة pic.twitter.com/QolxrgR5rr
— Rabie (@rabieboutarfi) October 24, 2018

Dikutip dari Diario AS, seorang penonton di belakangnya kemudian mengambil video dengan kamera ponselnya yang memerlihatkan bagaimana Thiago dengan antusias memperlihatkan hasil coretannya menyerupai logo Juventus, klub baru rival sang ayah, Cristiano Ronaldo.
Video itu pun kini menjadi viral dan dibagikan di banyak media sosial, bukan soal kemampuan Thiago menggambar namun obyek yang digambarnya.
Tidak jelas apakah Thiago tidak menyadari dampak sketsa itu terhadap ayahnya atau apakah itu memang sengaja ia lakukan untuk menggoda sang ayah.
Reaksi Lionel Messi terhadap gambar anaknya itu sendiri cukup antusias. Sesekali ia seperti mengomentari hasil karya anaknya tersebut meski yang digambar adalah tim dimana Ronaldo kini berada.
Namun, jika Thiago kemudian meminta jersey Juventus untuk Natal tahun ini apalagi dengan nomor punggung 7, mungkin masalah akan lain. Ada-ada saja.
(qur/pojoksatu)

Anggota Jakmania Tewas Dikeroyok, PSSI: Usut Tuntas!

POJOKSATU.id, JAKARTA – PSSI menyatakan keprihatiannya atas insiden kekerasan antarsuporter yang menewaskan seorang anggota Jakmania bermana Haringga Sirila.
Korban tewas dikeroyok oleh sejumlah oknum Bobotoh jelang laga Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) siang dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 pekan ke-23.
PSSI pun menyatakan duka cita yang mendalam atas meninggalnya korban dan mengutuk keras aksi para pelaku.
Reaksi Menpora atas Kematian Anggota Jakmania di Laga Persib vs Persija
Anies Baswedan Marah Haringga Sirila Dibunuh Bobotoh di GBLA
“PSSI ikut belasungkawa yang mendalam atas kejadian yang menimpa Haringga. Kami sangat prihatin dan menyayangkan peristiwa ini. Kami mengecam oknum pelaku,” ungkap Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, Senin (24/9/2018) seperti dikutip dari laman resmi PSSI.
Edy mengungkapkan, sepak bola seharusnya mempersatukan bukan sebaliknya. “Kami harap kejadian ini tak terulang lagi di sepak bola Indonesia,” ucapnya.
Pihaknya juga menghimbau kepada semua pihak untuk bisa menahan diri setelah kejadian itu, dan mendesak pihak berwajib mengusut tuntas insiden brutal tersebut.
“Kita percayakan kepada pihak berwajib untuk mengusut tuntas. Tentu PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru dan klub-klub juga akan melakukan evaluasi agar ke depan hal-hal seperti ini tidak terulang lagi,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)