rekor

Catat Empat Kali Menang Beruntun, Ole Gunnar Solskjaer Samai Rekor Sir Matt Busby

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Ole Gunnar Solskjaer sukses mensejajarkan diri dengan Sir Matt Busby yang memenangkan empat pertandingan beruntun pertamanya sebagai manajer Manchester United.
Capaian rekor Solskjaer itu didapat setelah United menyegel kemenangan meyakinkan 2-0 atas Newcastle United di St. James Park dalam Boxing Day pekan 21 lanjutan Liga Primer Inggris, Kamis (3/1/2019) dini hari WIB.
Meski sempat kesulitan di periode pertama, United akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-64 melalui Romelu Lukaku, yang baru masuk ke lapangan kurang dari semenit sebelumnya.
Manchester United Empat Kali Menang Beruntun, Begini Perasaan Ole Gunnar Solskjaer
Marcus Rashford kemudian menggandakan skor tim tamu sepuluh menit sebelum laga usai atau di menit 80 dengan memaksimalkan umpan Alexis Sanchez.
Sejak ditunjuk sebagai manajer interim menggantikan Jose Mourinho yang dipecat, Solskjaer telah mencatatkan empat kemenangan alias menyumbang 12 poin dengan 14 gol yang tercipta.
Di bawah arahan Solskjaer, United melumat Cardiff City 5-1, membungkam Huddersfield 3-1 dan menang atas Bournemouth 4-1, dan terakhir mencuri poin penuh atas Newcastle United dengan skor 2-0.
Dikutip Pojoksatu.id dari Metro, dengan catatan ini, ia menjadi manajer United pertama sejak Sir Matt Busby yang legendaris pada tahun 1946 yang memenangkan empat pertandingan liga.
Rekor ini sendiri tak pernah diraih oleh manajer sekaliber Sir Alex Ferguson maupun Jose Mourinho sepanjang kiprahnya di Old Trafford.
Usai pertandingan pria asal Norwegia itu tak sanggup menutupi kegembiraannya. Ia menyebut para pemainnya mampu mengejawantahkan semua instruksinya.
“Akhirnya kami bisa meneruskan kemenangan. Performa yang sangat profesional. Kami memegang kendali, terus berusaha,” katanya seperti dikutip Pojoksatu.id dari Sky Sport.
Solskjaer pun memberikan catatan khusus untuk kedua pendonasi gol, Marcus Rasford dan Romelu Lukaku yang menurutnya tampil cukup mengesankan.
“Serangan hebat lagi dari Marcus, reaksi yang baik dari Rom (Lukaku). Ketika Anda melihat ‘Big Rom’ berlari ke arah Anda, saya pikir Anda akan menjauhkan tangan Anda,” ucapnya.
“Anda dapat bermain dengan mereka berdua (Rashford dan Lukaku), tidak masalah. Itu memberi saya pilihan,” sebut dia.
Solskjaer memang kemenangan ini sangat penting sebagai bekal positif timnya menatap pekan-pekan paling menentukan di Maret dan April, termasuk menghadapi babak 16 besar Liga Champions pada Februari mendatang.
“Ini saat yang tepat sekarang. Anda membutuhkan kebugaran itu. Menjelang bulan Maret dan April kita akan membutuhkan kaki (stamina),” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Bukan Ronaldo Saja, Lionel Messi Juga Baru Saja Pecahkan Rekor di Liga Champions

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Cristiano Ronaldo boleh saja memecahkan rekor sebagai pemain yang memetik 100 kemenangan di Liga Champions.
Namun, superstar Barcelona, Lionel Messi juga tak mau ketinggalan. Messi yang mencetak satu gol ke gawang PSV Eindhoven di matchday 5 Liga Champions baru saja memecahkan rekor sebagai pencetak gol paling produktif untuk klub tunggal.
Golnya ke gawang wakil Eravedise di menit ke-61 itu menegaskan ia lebih unggul dari Cristinao Ronaldo saat ia masih berkostum Real Madrid.
Peraih 5 Ballon d’Or itu kini telah membukukan gol ke-106 sepanjang kariernya bersama raksasa Catalonia tersebut.
Sejauh ini, La Pulga telah mencetak lima gol di Liga Champions musim ini untuk mengantarkan Azulgrana lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup B.
Terkait rekor ini, di bawah Lionel Messi diisi legenda Real Madrid, Raul yang berada di urutan ketiga dengan raihan 66 gol, sementara Karim Benzema duduk di posisi keempat berkat 47 gol yang dia cetak sejak tiba di Santiago Bernabeu pada 2009.
Thomas Muller dari Bayern Munchen dan legenda Juventus kini, Alessandro del Piero berbagi tempat di posisi kelima dengan kemasan 42 gol.
(qur/pojoksatu)

Cetak Hat-trick, Gabriel Jesus Catat Rekor Ciamik

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Striker Manchester City, Gabriel Jesus tampil menggila setelah mencetak hat-trick ke gawang Shakhtar Donesk di laga matchday 4 Liga Champions 2018/19 di Etihad Stadium.
Jesus mencetak gol dua kali lewat titik putih di menit 24 dan menit 72 serta gol di masa injury time di menit 90+2 untuk kemenangan setengah lusin The Citizens atas tim tamu.
Kemenangan telak 6-0 ini pun menjadi kemenangan terbesar skuat besutan Pep Guaridola di pentas paling prestisius di Eropa tersebut.
Lorenzo Insigne Catat Sejarah di Liga Champions, Apa Itu!
Dikutip dari Opta, Jesus menjadi pemain pertama yang mencetak dua penalti dalam pertandingan Liga Champions untuk klub Inggris, setelah Wayne Rooney (Manchester United) saat melawan Otelul Galati pada Oktober 2011.
Atas kemenangan gemilang itu pun, Manchester City kini kukuh di puncak klasemen Grup F Liga Champions dengan sembilan poin, diikuti Lyon (enam poin), Hoffeinheim (tiga) dan Shakhtar Donetsk (dua).
“Ini adalah penampilan yang luar biasa dari pemain. Sayang, kami belum lolos ke 16 Besar, tapi kami sangat dekat,” ujar Guardiola seperti dikutip dari BBC Sport.
City sebelumnya belum pernah menang 6-0 dalam sejarah klub di Liga Champions. Kemenangan terbesar sebelumnya dicapat saat mengalahkan Steaua Bucharest 5-0 Agustus 2016.
City kini makin menunjukkan betapa ganasnya mereka. Sebelum menang 6-0 atas Donetsk, The Citizens menang 6-1 atas Southampton di Premier League, empat hari lalu.
(jpnn/qur/pojoksatu)

Lorenzo Insigne Catat Sejarah di Liga Champions, Apa Itu!

POJOKSATU.id, NAPOLI – Napoli terus menjaga asa lolos ke fase knock-out Liga Champions setelah memuncaki klasemen Grup C dengan raihan enam poin.
Di matchday 4 pertengahan pekan ini, Napoli harus berbagi angka dengan Paris Saint-Germain setelah laga yang digelar di San Paolo Stadium berakhir imbang 1-1.
Eksekusi penalti Lorenzo Insigne menyelamatkan kekalahan tuan rumah dari tamunya yang sempat unggul terlebih dahulu.

5 – Lorenzo Insigne is the first Italian player in Champions League history to score in five successive home matches in the competition. Poacher. pic.twitter.com/HGueNr5auF
— OptaJoe (@OptaJoe) November 6, 2018

Selain menyelamatkan muka Napoli dihadapan tifosinya, gol Insigne tersebut sekaligus memecahkan rekor individual baru di pentas paling prestisius di Eropa tersebut.
Dikutip dari Goal, merujuk pada satistik Opta, gol Insigne ditahbiskan sebagai pemain Italia pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang mampu mencetak gol dalam lima partai kandang konsekutif.
Rekor pemain berusia 27 tahun itu dimulai dengan mengoyak jala Feyenoord dalam kemenangan 3-1 Napoli musim lalu.
Berikutnya, Insigne berturut-turut menyumbang gol saat I Partenopei menjamu Manchester City, Shakhtar Donetsk, serta Liverpool sebelum menjamu PSG.
Sejauh ini, Insigne telah mengemas total tiga gol Liga Champions musim ini dan tujuh gol di Serie A Italia untuk tim asuhan Carlo Ancelotti.
(qur/pojoksatu)

Maurizio Sarri Catat Rekor Baru di Chelsea, Apa Itu?

POJOKSATU.id, LONDON – Fantastis, mungkin itu kata yang bisa disematkan pada manajer anyar Chelsea, Maurizio Sarri.
Betapa tidak, dipercaya untuk menggantikan peran Antonio Conte awal musim ini, Sarri langsung mencatat rekor baru di Stamford Bridge.
Di musim debutnya, pelatih asal Italia itu tercatat sebagai manajer yang tak terkalahkan dalam sepuluh laga awal Liga Primer Inggris.
Dkutip dari Goal, kemenangan atas Burnley dengan skor telak tanpa balas 4-0, Minggu (28/10/2018) kemarin menjadi momen saat rekor baru itu dicatatkan.
Meski tanpa diperkuat sang bintang Eden Hazard di laga itu, namun The Blues tetap tampil garang dengan panen gol yang disarangkan Alvaro Morata, Willian, Ross Barkley, dan Ruben Loftus-Cheek.
Dari sepuluh pertandingan yang telah dilakoninya, Sarri hanya bermain imbang tiga kali dan sisanya meraih kemenangan beruntun.
Di kompetisi lainnya, Sarri memenangkan tiga pertandingan, dua dipentas Liga Europa dan satunya saat mengalahkan Liverpool di Piala Liga.
Manajer asal Italia itu hanya kalah satu kali sejak bergabung ke Stamford Bridge, tepatnya kekalahan 2-0 dari Manchester City di Community Shield.
Pekan ini, Sarri harus mempersiapkan kembali strategi dan komposisi pemainnya untuk ajang Piala Liga menghadapi Derby County.
(qur/pojoksatu)

Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Fantastis di Timnas Prancis

POJOKSATU.id, PARIS – Bintang muda Timnas Prancis, Kylian Mbappe tengah berada dalam periode emas kendati usianya belum genap 20 tahun.
Betapa tidak, dipercaya Didier Dechamps, sang pelatih Les Blues, Mbappe menginspirasi kebangkitan Prancis saat meladeni Islandia dalam uji coba di Municipal du Roudourou, Guingamp, kemarin.
Hebatnya, turun sebagai pemain pengganti di menit 60, Mbappe tampil menjadi supersub untuk menyelamatkan muka juara Piala Dunia 2018 Rusia itu dari kekalahan atas Islandia.
Jadi Supersub Les Blues, Kylian Mbappe Cuma Bicara Begini
Masuk menggantikan peran Antoine Griezmann, Mbappe mampu mengejar ketertinggalan timnya dengan mencetak gol penyeimbang di masa injury time.
Sebelumnya, gara-gara pergerakan dan penetrasi Mbappe di menit ke-86, pemain Islandia Holmar Orn Eyjolfsson terpaksa bunuh diri.
Padahal, saat itu, Prancis sedang tertinggal 0-2 setelah Birkir Bjarnason dan Kari Arnason masing-masing mencetak gol di menit ke-30 dan 58.
Dikutip dari Opta, gol Mbappe ke gawnag Islandia itu sekaligus menahbiskannya sebagai pemain Timnas Prancis yang mampu mengoleksi sepuluh gol untuk timnas sebelum usianya genap 20 tahun.
Mbappe sendiri mengaku sangat termotivasi dengan pertandingan tersebut meski berstatus sebagai laga ujicoba internasional.
“Saya melihat fan tidak ingin kami kalah meski ini uji coba. Kami melakukan segalanya untuk mereka, meski bukan kemenangan dan memang kami sedikit kecewa,” ujarnya.
(qur/pojoksatu)

Pelan Namun Pasti Lionel Messi Dekati Rekor Pele

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Mesin gol Barcelona, Lionel Messi berpotensi melampaui rekor sepanjang masa legenda Brasil, Pele sebagai pemain yang mencetak banyak gol untuk satu klub sepanjang kariernya.
Sejauh ini La Pulga telah mengoleksi 559 gol bersama Barcelona disemua kompetisi. Sedangkan Pele masih memegang rekor dengan kemasan 643 gol untuk Santos.
Dikutip dari Marca, berdasarkan data dari Federasi Internasional Sejarah dan Statistika Sepakbola atau IFFHS, pemain dengan nama lengkap Edson Arantes do Nascimiento itu telah mencetak 643 gol dari 757 pertandingan yang dilakoninya untuk Santos.

Sedangkan Messi, sejauh ini telah membukukan 559 gol yang dikemasnya dari 638 pertandingan terdiri atas, 387 pertandingan di LaLiga, 103 pertandingan di Liga Champions, 48 laga ​​di Copa del Rey, 13 pertandiangan di Piala Super Spanyol dan sisanya lima pertandingan di Piala Dunia Klub.
Dengan demikian, Leo Messi tinggal membutuhkan 84 gol lagi untuk bisa mencapai level yang sama dengan legenda Selecao tersebut.
Meski terbilang masih terpaut cukup jauh, namun di usianya yang ‘masih’ 31 tahun, peraih 5 Ballon d’Or itu masih punya kans untuk mencapai rekor sepanjang masa sebagaimana yang pernah ditorehkan Pele tersebut.
Sementara dengan rekor jumlah gol yang telah dikumpulkan saat ini, Messi telah melampaui rekor yang dibukukan legenda Bayern Munchen, Gerd Muller, yang telah mencetak 525 gol untuk Bayern Munchen antara 1964 dan 1979.
(qur/pojoksatu)

Lampaui Rekor Paul Scholes, Sergio Ramos Jadi Raja Kartu di Liga Champions

POJOKSATU.id, MADRID – Real Madrid sukses menyegel hasil manis atas AS Roma di laga perdana Liga Champions musim 2018/19.
Bermain dihadapan suporter setia di Santiago Bernabeu, Kamis (20/9/2018) dini hari WIB, Los Blancos membungkam tamunya dengan skor telak 3-0 lewat Isco (45), Gareth Bale (58), dan Mariano Diaz (90+1).
Namun, kemenangan telak skuat Julen Lopetegui sedikit ternoda dengan kartu kuning yang diterima sang kapten, Sergio Ramos.
Wasit mengganjar Ramos dengan kartu kuning di menit 23 setelah menjatuhkan pemain AS Roma, Nzonzi yang sebelumnya berhasil mencuri bola darinya.
Dengan hukuman yang diberikan wasit ini, Ramos pun kini menjadi pemain yang mendapatkan kartu kuning terbanyak sepanjang sejarah perhelatan Liga Champions.
Koleksi kartu kuning Ramos pun ‘sukses’ melampaui rekor legenda Manchester United, Paul Scholes yang telah membukukan 35 kartu kuning sejak 2013.
Dikutip dari ESPN,  Ramos kini telah mengoleksi 37 kartu kuning dari 115 penampilannya bersama Real Madrid di Liga Champions.
Namun begitu, sang pelatih, Julen Lopetegui rupanya tak terlalu terganggu dengan ‘rekor baru’ Sergio Ramos, terlebih sepanjang pertandingan penggawa Timnas Spanyol itu mampu menunjukkan perannya sebagai kapten tim.
(qur/pojoksatu)