robert rene alberts

Kompak, Penggawa Juku Eja Minta Robert Rene Albert ‘Comeback’

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Penggawa PSM Makassar berharap Robert Rene Alberts bisa kembali menukangi Juku Eja.
Sebelumnya, pelatih asal Belanda itu memilih mengundurkan diri sebagai pelatih PSM Makassar karena alasan kesehatan.
Sejak itu, PSM belum juga menemukan penggantinya, dan kini opsi memanggil kembali Rene Alberts semakin kencang tersiar.
PSM Makassar Berharap Robert Rene Alberts Mau Kembali
Bek PSM Makassar, Abdul Rahman mengaku senang jika Rene Alberts bisa kembali membesutnya. Pasalnya, keterlibatan timnya di ajang AFC Cup musim ini membutuhkan sosok pelatih yang mumpuni.
“Kita tunggu saja. Ya, semoga saja begitu,” harap pemilik nomor punggung 28 dikutip Pojoksatu.id dari laman Jawapos.
Senada, penggawa anyar, PSM, Bayu Gatra, juga berharap Rene Alberts kembali ke Makassar untuk menukangi tim barunya itu.
Lagipula, Bayu mengaku salahsatu alasan dirinya mau bergabung dengan Juku Eja karena kehadiran sosok Rene Alberts.
Asisten pelatih PSM Makassar, Imran Amirullah juga telah menyuarakan hal serupa. Ia berharap Rene Alberts kembali melatih tim.
“Saya juga belum tahu pasti siapa pelatihnya. Kami semua berharap itu coach Robert Alberts,” katanya.
Imran mengakui jika komunikasinya dengan Rene Alberts masih tetap berjalan, kendati hanya sebatas menanyakan kabar.
“Dari informasi dia (Robert Alberts) sudah membaik. Bisa sembuh lebih cepat dari prediksi dokter,” imbuhnya.
Sejauh ini sudah ada 14 pelatih yang melamar. Kemudian dikerucutkan menjadi dua kandidat. Namun, tidak ada satu pun yang menemui kata sepakat.
Dari belasan calon tersebut, dua nama sempat mencuat sebagai suksesor ideal Rene Alberts, yakni Erwin van de Looi dan Darije Kalezic.
Kalezic sudah menegaskan mundur dengan alasan masih ingin melatih di klub Eropa. Sementara Erwin batal karena masih dipertahankan di timnas U-21 Belanda.
(qur/pojoksatu)

PSM Makassar Berharap Robert Rene Alberts Mau Kembali

POJOKSATU.id, MAKASSAR – Manajemen PSM Makassar masih belum menemukan sosok pengganti pelatih Robert Rene Alberts yang telah memutuskan mundur karena masalah kesalahan.
PSM rupanya tak bisa ‘ke lain hati’ dengan juru racik asal Belanda itu, dan berharap sang pelatih mau kembali ke Makassar untuk membesut skuat Juku Eja.
Pihak manajemen mempertimbangkan kembali untuk memulangkan Rene Alberts karena kapasitas dan kualitas yang dimiliki sang pelatih.
PSM membutuhkan kembali tenaga pelatih  berlisensi AFC Pro karena mereka akan berjuang di AFC Cup 2019, dan harus komposisi skuat harus sudah didaftarkan per hari ini, Senin (28/1/2019).
“Saya juga belum tahu pasti siapa pelatihnya. Kami semua berharap itu coach Robert Alberts,” kata asisten pelatih Imran Amirullah dikutip Pojoksatu.id dari laman Fajar.
Imran mengakui jika komunikasinya dengan Rene Alberts masih tetap berjalan, kendati hanya sebatas menanyakan kabar.
“Dari informasi dia (Robert Alberts) sudah membaik. Bisa sembuh lebih cepat dari prediksi dokter,” sebutnya.
Sementara CEO PSM, Munafri Arifuddin belum bisa dikonfirmasi. Namun dari pernyataan sebelumnya, Munafri menegaskan, pelatih PSM sudah akan memimpin latihan usai melawan Kateng Putra, kemarin. Tepatnya Selasa (29/1/19).
Perkenalan pelatih yang direncanakan berlangsung Senin (28/1/19) dan sesuai batas akhir pendaftaran skuad di ajang AFC Cup, dipastikan batal.
“Tunggu saja, akan ada kejutan. Kami target secepatnya akan bergabung,” ujarnya menandaskan.
Sebelumnya ada 14 pelatih yang melamar. Kemudian dikerucutkan menjadi dua kandidat. Namun, tidak ada satu pun yang menemui kata sepakat.
(qur/pojoksatu)

Rene Alberts: Bhayangkara FC Tidak Senang PSM Juara

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – PSM Makassar harus melakoni laga berat pada pekan ke-33 Go-jek Liga 1 musim 2018. Juku Eja tandang ke Stadion PTIK, Jakarta Selatan, markas sang juara bertahan Bayangkara FC, pada Senin (3/12/2018) mendatang.
Dengan dua laga tersisa, tim besutan Robert Rene Alberts wajib meraih poin maksimal agar tetap berada di jalur juara.
PSM saat ini masih memuncaki klasemen sementara Liga 1 dengan 57 poin. Hanya unggul satu angka dari Persija Jakarta di posisi kedua.
BACA JUGA:
Rangking Terbaru FIFA Edisi November: Indonesia Stagnan, Vietnam Tembus 100 Besar
Jadwal Lengkap Pertandingan Pekan 33 Liga 1: Menguntungkan Persija?
Dalam posisi tersebut, jelas Juku Eja diungulkan jadi kampiun. Namun status sebagai unggulan bisa berubah jika gagal menang, apalagi sampai kalah.
PSM Makassar dan Persija Jakarta, kandidat kuat juara Liga 1 musim 2018.
Untuk itu, Rene Albert mengaku sedang mencari cara untuk mendapatkan poin penuh dari laga kontra Bhayangkara FC. Ia menginstruksikan timnya dapat tampil lepas.
Pelatih berkebangsaan Belanda ini juga tak mau anak asuhnya memikirkan hasil akhir pertandingan karena akan mempengaruhi performa bertanding.
“Kami sedang cari cara untuk menghadapi Bhayangkara FC. Kami harus mampu mengontrol dan tidak melakukan kesalahan. Mereka tim juara, dan kami sadar mereka tidak senang hati memberikan gelar juara itu untuk kami,” kata Rene Alberts dikutip Pojoksatu.id dari Liga-indonesia.id.
“Jadi kami harus bermain sangat displin, karena nanti pertandingan pasti sengit, dan kami harus dapatkan poin penuh,” tambah sosok berpaspor Belanda tersebut.
(fat/pojoksatu)

Dihadiahi Penalti, Pelatih PSM Sebut Wasit Musthofa Umarella Netral

POJOKSATU.ID, MAKASSAR – PSM Makassar meraih kemenangan besar saat menjamu Bali United, Minggu (25/11/2018) sore. Pelatih PSM, Robert Rene Alberts menilai militansi anak asuhnya plus kepemimpinan wasit Musthofa Umarella yang netral menjadi kunci kemenangan timnya.
Pada pertandingan pekan ke-32 Go-jek Liga 1 musim 2018 di Stadion Andi Mattalatta, PSM menang 4-0. Masing-masing lewat gol Zulham Zamrun, penalti Marc Klok dan brace dari Ferdinand Sinaga.
Tambahan tiga angka ini membawa Pasukan Ramang menggeser Persija Jakarta dengan koleksi 57 poin, unggul satu angka dari Macan Kemayoran.
BACA JUGA:
Klasemen Akhir Piala AFF 2018: Capaian Terburuk Indonesia Sepanjang Sejarah
Imbangi Indonesia di GBK, Filipina Melaju ke Semifinal Piala AFF
Pelatih PSM, Robert Alberts memuji semangat juang anak asuhnya. Laskar Juku Eja tampak betul sangat bernafsu untuk memenangkan pertandingan penting melawan Bali United.
“Para pemain menunjukkan sikap dan militansi untuk memenangkan pertandingan penting kali ini. Saya berharap semangat seperti ini kembali terlihat di dua laga sisa,” ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.
Faktor lain yang menurut Robert juga memberi dampak bagus pada penampilan anak asuhnya adalah kepemimpinan wasit Musthofa Umarella. Netralitas dijaga dan keputusannya sangat bagus.
PSM Makassar menang 4-0 atas Bali United di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (25/11/2018) sore.
“Ini juga berkat kepemimpinan wasit yang netral. Sehingga pertandingan bisa berjalan dengan menarik,” tutur pelatih asal Belanda tersebut.
Sekadar diketahui, pada laga tersebut PSM mendapat hadiah penalti kontroversial jelang jeda. Striker PSM, Sandro dalam posisi offside sebelum kiper Bali United melanggar Marc Klok.
Pujian Robert terhadap wasit kali ini tentu berbeda pada beberapa laga sebelumnya, di mana juru taktik asal Belanda itu kerap mengkritik pengadil.
PSM sendiri kini semakin berpeluang jadi kampiun musim ini. Dengan catatan mampu menjaga konsistensi permainan dalam dua laga sisa.
Dua laga sisa akan mereka lakoni, yakni tandang ke markas Bhayangkara FC, dan menjamu PSMS Medan di Stadion Andi Mattalatta.
(fat/pojoksatu)