roberto mancini

Kontra Finlandia, Pelatih Italia Panggil Striker Sampdoria

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pada kualifikasi Piala Eropa 2020, Italia akan menghadapi Finlandia. Pertandingan keduanya akan digelar Minggu (24/3) mendatang.
Jelang pertandingan, pelatih Italia Roberto Mancini membahas soal skuad yang akan diturunkannya.
Dikatakan, dirinya tidak bisa mengabaikan striker Sampdoria Fabio Quagliarella.
Meski usianya 36 tahun, namun penampilan Quagliarella masih bisa diandalkan untuk membantu Italia.
“Quagliarella? Dia terus mencetak gol jadi saya tidak bisa tidak memanggilnya. Dia semakin tua, itu sudah jelas, tapi saya pikir dia masih bisa membantu kita,” ujarnya.
Disebutkan Mancini, Quagliarella akan tampil bersama Italia pada pertandingan kontra Finlandia atau Liechtensten.
“Kami harus mempersiapkan pertandingan ini dengan baik dan fokus karena setiap pertandingan memiliki jebakan yang tersembunyi,” paparnya.
“Kami ingin memenangkan banyak game untuk tempat kami di grup,” tandasnya.
(zul/pojoksatu)

Gagal Menang Atas Portugal, Mancini Klaim Italia Alami Kemajuan

POJOKSATU.id, MILAN – Timnas Italia gagal mengamankan poin penuh dari Timnas Portugal di ajang UEFA Nations League di Guiseppe Meazza, Minggu (18/11/2018) dini hari WIB.
Kendati Gli Azzuri dipaksa bermain imbang dengan skor kacamata dengan Selecao das Quinas tersebut, namun sang pelatih, Roberto Mancini mengklaim timnya mengalami kemajuan dari segi permainan.
Faktanya, sebut Mancini, Italia tampil dominan selama lebih dari 70 menit. Adapun minimnya efisiensi di depan gawang membuat mereka gagal meraih poin penuh di laga tersebut.
Ikuti Jejak Para Senior, Giorgio Chiellini Ukir Milestone bersama Italia
“Dalam sepakbola, mencetak gol adalah detail yang penting,” kata Mancini kepada iRai Sport iseperti dikutip dair Goal.
“Kami mendominasi Portugal dan kemudian menurunkan tempo setelah menit ke-70, yang sudah diperkirakan karena kami tak bisa bermain di area mereka selama 90 menit,” sebut dia.
Dikatakan Mancini, hasil pertandingan tadi menunjukkan langkah maju timnya dibandingkan dengan laga Polandia. “Pasalnya, Portugal jelas lebih superior dari Polandia dan kami mengendalikan pertandingan sepenuhnya,” ujarnya.
“Kami mencoba untuk meraih hasil dan juga memberikan pengalaman berharga kepada para pemain muda,” tandasnya.
Italia menduduki peringkat kedua dalam Liga A Grup 3 Nations League, mencatatkan lima poin dari empat pertandingan, sedangkan Portugal masih bertengger di puncak dengan koleks tujuh poin dari tiga laga.
(qur/pojoksatu)