ronaldo

Ronaldo Cetak Gol, Juventus Tumbang dalam 4 Menit

POJOKSATU.id, TURIN – Cristiano Ronaldo sukses mengoyak gawang mantan klubnya, Manchester United di lanjutan Liga Champions 2018/19 Matchday 4 di Allianz Stadium, Kamis (8/11/2018) dini hari WIB.
Sayang, Juventus malah tumbang di tangan Setan Merah setelah dua gol tim tamu tercipta dalam empat menit jelang peluit akhirnya.
Ronaldo mencetak gol di menit 65, namun MU sukses menyamakan sekaligus membalikkan keadaan lewat kreasi Juan Mata di menit 86 lewat tendangan bebas dai gol bunuh diri pemain Juve, Alex Sandro di menit 89.
Cristiano Ronaldo mencetak gol pertamanya di Liga Champions musim ini lewat tendangan voli usai menerima umpan jauh Leonardo Bonucci, merobek gawang mantan timnya yang dijaga David de Gea.
Gol tersebut disambut meriah fan Juve yang gregetan menanti gol timnya yang menguasai jalannya pertandingan.
Namun, pelatih MU Jose Mourinho tak tinggal diam. Pria Portugal yang sepanjang laga mendapat teror suporter tuan rumah melakukan pergantian pemain yang mengubah cerita pertandingan.
Mourinho menarik Jesse Lingard keluar pada menit ke-70, diganti Marcus Rashford. Kemudian mengganti Ander Herrera dengan Marouane Fellaini, serta Alexis Sanchez dengan Juan Mata pada menit ke-79.
Hasilnya manis buat MU. Mata menyamakan kedudukan pada menit ke-86 lewat tendangan bebas. Juve masih ‘aman’ dengan skor 1-1. Namun, Setan Merah melukai hati Si Nyonya Tua.
Dalam sebuah kemelut dari tendangan bebas MU, bola yang berada di bibir gawang Juve masuk lewat bantuan own goal Bonucci di menit ke-90.
Publik di Allianz Stadium (nama lain Juventus Arena) terdiam. Tim pujaannya tertinggal 1-2 dan skor tersebut bertahan hingga laga usai.
Hasil ini bisa membuat langkah Juventus ke fase knock-out tertunda. Juve memang masih memimpin klasemen Grup H dengan sembilan poin, namun masih bisa digeser MU (tujuh poin) dan Valencia (lima poin) di dua laga sisa.
(qur/pojoksatu)

Kompatriot Ronaldo Ini Sebut Kondisi Real Madrid Kontras dengan Barcelona

POJOKSATU.id, TURIN – Kekalahan telat Real Madrid atas Barcelona dengan skor 1-5 di El Clasico lanjutan La Liga pekan lalu mengusik penggawa Juventus, Joao Cancelo untuk berkomentar.
Menurut kompatriot Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal itu, Real Madrid mengalami penurunan performa yang drastis pasca kehilangan Ronaldo musim ini.
Sementara di sisi lain, Barcelona justru terus melejit sejauh musim ini, meski kini harus kehilangan sementara Lionel Messi karena cedera parah.

Dikemukakan Cancelo, ketimpangan tersebut tergambar dari pertemuan kedua tim raksasa asal Spanyol itu. “Cristiano memenangkan Liga Champions sebagai seorang protagonis, yang mencetak 15 gol,” kata Cancelo seperti dikutip dari Goal.
“Ketika dia bermain bagi tim, tim itu menjadi yang terbaik. Buktinya bisa dilihat di hasil El Clasico terbaru. Barcelona tanpa Lionel Messi menang 5-1, Real Madrid tanpa Cristiano Ronaldo kalah 5-1,” ujarnya.
Cancelo yang kini bermain bersama Ronaldo di Juventus menegaskan, peraih 5 Ballon d’Or itu adalah sosok pembeda.
“Cristiano terlahir untuk menang dan membantu rekan-rekan setimnya meraih kemenangan,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Tanpa Lionel Messi dan Ronaldo, El Clasico Tetaplah El Clasico!

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Laga sengit sarat gengsi bertajuk El Clasico akan tersaji di Camp Nou, Minggu (28/10/2018) malam WIB saat Barcelona menjamu Real Madrid dalam lanjutan La Liga 2018/19 jornada sepuluh.
Meski akan tampil dihadapan dukungan penuh suporter, namun Barca dipastikan kehilangan sang superstar, Lionel Messi.
Kapten Timnas Argentina itu harus menepi setidaknya untuk tiga pekan ke depan setelah mengalami cedera serius pada lengannya.
Lionel Messi Istirahat Saja, Real Madrid Biar Kami yang Atasi!
El Clasico, Antoine Griezmann Jagokan Barcelona Meski Tanpa Lionel Messi

Hal yang sama juga dialami Real Madrid, di laga klasik kali ini mereka harus kehilangan sosok pemain bintangnya, Cristiano Ronaldo yang telah hijrah ke Serie A Italia bersama Juventus.
Namun demikian, absennya dua pemain terbaik dunia itu menurut pelatih Barca, Ernesto Valverde, tak lantas mengurangi nilai dari El Clasico itu sendiri.
Ditegaskan Valverde, meski tanpa dua peraih 5 Ballon d’Or itu, sama sekali tidak akan mengurangi keglamouran pertandingan di Camp Nou nanti malam WIB.
Rivalitas Messi dan Ronaldo memang selalu menjadi bumbu penyedap El Clasico dalam satu dekade terakhir, namun Valverde mengatakan pertemuan akhir pekan ini antara kedua tim tersebut tidak akan hambar meski minus dua bintang ini.
“Tidak, tidak akan terasa kurang El Clasico tanpa mereka,” kata Valverde seperti dikutip dari Diario AS.
“El Clasico sudah ada sebelum Messi dan Ronaldo. Faktanya, sebelum ini ada kepala babi yang dilempar (ke arah Luis Figo pada 2002), ada tensi di sana. El Clasico tetaplah El Clasico,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Carlos Puyol Yakin Performa Minor Real Madrid Dampak Kehilangan Ronaldo

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Real Madrid berulang kali menegaskan performa kurang mengesankan sejauh ini tidak ada kaitannya dengan kepergian Cristiano Ronaldo.
Namun, pernyataan Los Blancos lewat para pemain dan dewan klubnya itu disanggah mantan kapten Barcelona, Carlos Puyol.
Menurut Puyol, kepergian Ronaldo ke Juventus musim panas tahun ini cukup berdampak pada klub yang ditinggalkannya.

“Ketika pemain terbaik Anda pergi, itu logis bahwa tim menderita kemerosotan. Mereka perlu mencari solusi, cara lain bermain karena mereka sangat bergantung pada gol-gol Cristiano,” tutur Puyol seperti dikutip dari Diario AS.
“Sekarang mereka harus mengganti tujuan tersebut dengan pencetak gol lainnya dan mencari gaya yang berbeda. Ini tugas untuk pemain dan pelatih,” sebutnya.
Berbicara soal El Clasico yang akan tersaji akhir pekan ini, Puyol menilai, mantan klubnya harus memaninkan gaya sepakbola yang menjadi ciri khasnya, terlebih mereka kali ini tidak akan diperkuat sang superstar Lionel Messi yang harus menepi karena cedera.
“Barca harus memainkan gaya sepakbola mereka, memiliki bola dan mencoba dan memanfaatkan peluang yang mereka miliki untuk mencetak gol. Gaya Barca sangat jelas,” ucapnya.
“Saya telah bermain di beberapa Clasico yang hebat, beberapa yang lembek dan beberapa yang keras, tetapi jika saya harus memilih satu, ini akan menjadi kemenangan 6-2 di Bernabeu. Dan yang paling menyakitkan adalah setahun sebelumnya, kalah 4-1,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)

Ditanya Soal Krisis Real Madrid, Reaksi Ronaldo di Luar Dugaan

POJOKSATU.id, TURIN – Megabintang Cristiano Ronaldo telah melakoni 100 hari kerja atau tiga bulan lebih bersama Juventus di musim ini.
Sejauh ini, performa CR7 bisa dibilang memuaskan. Meski belum masif dalam mencetak gol, namun perannya di lapangan sangat besar untuk membawa timnya memenangkan pertandingan.
Teranyar, Ronaldo menjadi biang bagi lahirnya gol semata wayang Paulo Dybala ke gawang Manchester United dalam lanjutan Liga Champions musim ini.
Reaksi Ronaldo Saat Ditanya Soal Tudingkan Pemerkosaan
Sudah Cukup, Cristiano Ronaldo Tak Ambisius Lagi Kejar Penghargaan Individu
Cristiano Ronaldo Ogah Bandingkan Juventus dengan Real Madrid
Umpan Ronaldo sukses dikonversi menjadi gol oleh penggawa Timnas Argentina itu untuk memenangi pertandingan.
Ronaldo sendiri mengaku sudah mulai menemukan ritme dan irama permainan bersama Juve di Serie A Italia. “Sangat bagus. Aku sangat senang berada di sini di klub ini. Aku masih beradaptasi dengan tim, ke liga, ke sepakbola Italia,” tuturnya seperti dikutip dari Diario AS.
Namun di sisi lain, mantan klubnya, Real Madrid tengah mengalami persoalan pelik setelah tampil inkonsistensi.
Los Blancos bahkan tampil minor di pentas domestik setelah menelan tiga kekalahan sejauh ini dari sembilan laga yang telah dilakoninya.
Saat diminta komentarnya soal kondisi Real Madrid, peraih 5 Ballon d’Or itu dengan tegas menolaknya, karena ingin menghargai eks klubnya tersebut.
“Ini bukan untuk saya berbicara tentang klub lain. Semua orang tahu sejarah yang saya miliki dengan Real Madrid,” tuturnya.
“jadi, ini bukan saat yang tepat untuk membicarakan hal itu. Bukan saya yang membicarakan masalah di sana,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Reaksi Ronaldo Saat Ditanya Soal Tudingan Pemerkosaan

POJOKSATU.id, TURIN – Sebulan terakhir ini Cristiano Ronaldo tengah dibuat meradang dengan pemberitaan yang menyeret namanya pada kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang model cantik asal Nevada Amerika Serikat.
Kathryn Mayorga, perempuan 34 tahun mengaku telah diperkosa Ronaldo di sebuah kamar hotel di Nevada pada 2009, atau tepatnya di Palms Casino Resort Hotel, Las Vegas pada 13 Juli 2009 silam.
Kasus ini pun mencuat setelah Der Spiegel, media ternama di Jerman menurunkan laporan lengkap, termasuk pengaduan detil sang korban.
Sudah Cukup, Cristiano Ronaldo Tak Ambisius Lagi Kejar Penghargaan Individu
Cristiano Ronaldo dan Kathryn Mayorga dugem
Meskipun cukup terusik dengan kasus tersebut, namun Ronaldo menegaskan jika dirinya saat ini tetap fokus untuk pertandingan.
“Saya tahu bahwa saya adalah contoh, di lapangan dan di luar lapangan. Saya selalu tersenyum, saya orang yang bahagia, saya diberkati bermain untuk klub yang fantastis, saya memiliki keluarga yang fantastis, saya punya empat anak , Saya sehat. Saya memiliki segalanya. Sisanya tidak mengganggu saya,” tutur Ronaldo seperti dikutip dari Diario AS.
Kapten Timnas Portugal di Piala Dunia 2018 itu pun menegaskan persoalan tersebut sudah ditangani tim pengacaranya sehingga tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan karena semua yang dituduhkannya ditegaskan Ronaldo bohong.
“Kami melakukan pernyataan itu dua minggu lalu jika saya tidak salah. Tentu saja saya tidak akan berbohong pada situasi ini,” sebutnya.
“Pengacara saya yakin, dan saya juga, yang paling penting adalah saya menikmati sepakbola dan menikmati hidup saya. Saya memiliki orang-orang yang menjaga hidup saya. Kebenaran selalu datang pada posisi pertama,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Fans Ronaldo Berulah, Manchester United Kena Getahnya

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester United tengah menunggu ancaman sanksi dari UEFA gara-gara sejumlah fans Cristiano Ronaldo yang melakukan invasi ke dalam lapangan.
Insiden itu terjadi di ajang Liga Champions saat Manchester United menjamu Juventus di Old Trafford, Selasa (23/10/2018) dini hari WIB.
Saat itu sejumlah penonton yang belakang diketahui sebagai penggemar CR7 menerobos penjagaan untuk menemui Ronaldo di tengah lapangan saat pertandingan baru berjalan tiga menit.

Insiden kembali terjadi saat sejumlah orang memasuki lapangan usai pertandingan, lagi-lagi untuk menemui peraih 5 Ballon d’Or itu.
Ronaldo yang saat itu harus menghadapi mantan klubnya itu pun terlihat tak merasa terganggu. Ia bahkan dengan santai menerima permintaan fansnya itu untuk selfie dan menjabat tangannya.
Namun insiden tersebut tentu sangat tidak dibenarkan oleh UEFA selaku pihak penyelenggara ajang kompetisi paling bergengsi di benua biru tersebut.
UEFA menilai, panpel Manchester United telah melakukan kecerobohan dan dinilai gagal menjaga keamanan jalannya pertandingan.
Oleh karena itu, Setan Merah kini sedang menghadapi ancaman sanksi, dan sidang dari Komsisi Disiplin UEFA sendiri baru akan digelar pada 22 November mendatang.
(qur/pojoksatu)

Tanpa Rivalitas Lionel Messi dan Ronaldo, La Liga Lebih Berkualitas!

POJOKSATU.id, MADRID – Pentas La Liga akan kehilangan megabintang Barcelona, Lionel Messi setidaknya dalam tiga pekan ke depan.
Leo Messi harus menepi setelah mengalami cedera cukup parah di laga kontra Sevilla di Camp Nou dalam lanjutan La Liga pekan ke 9, akhir pekan kemarin.
Daya tarik La Liga pun diyakini akan menurun terlebih mereka baru saja kehilangan Cristiano Ronaldo yang memutuskan hengkang dari Real Madrid menuju Juventus.
Lionel Messi – Cristiano Ronaldo
Praktis La Liga kehilangan rivalitas kelas atas antara Messi dan Ronaldo yang selama ini menjadi daya tarik dan pasar yang sangat menjanjikan bagi La Liga.
Namun demikian, menurut pelatih Atletico Madrid, kondisi tersebut justru sangat bagus dalam menciptakan iklim kompetisi yang kompetitif.
Terbukti, persaingan di papan atas kini tak lagi didominasi oleh timnya, Real Madrid dan Barcelona. Tim seperti Sevilla, Espanyol dan Deportivo Alaves pun turut memanaskannya.
Barcelona berada di puncak klasemen dengan 18 poin, namun cuma terpaut satu poin dari Deportivo Alaves, dua poin dari Sevilla dan Atletico Madrid, dan empat poin dari Real Madrid.
“Saat ini La Liga terasa fantastis, mungkin boleh dikatakan semrawut dalam arti positif, karena semua tim bersaing ketat untuk merebut poin,” kata Simeone seperti dikutip dari Diario AS.
“La Liga terasa lebih kompetitif ketimbang saat Ronaldo dan Messi menjadi penentu jalannya kompetisi,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Pelatih Juventus Bantah Akan Parkir Cristiano Ronaldo

POJOKSATU.id, TURIN – Cristiano Ronaldo akan kembali memulai petualangannya bersama Juventus dalam lanjutan Serie A Italia musim ini setelah istirahat jeda internasional.
Namun, jelang laga kontra Genoa yang akan dihelat di Allianz Stadium, Sabtu 920/10/2018) malam WIB, berembus kabar jika CR7 tidak akan diturunkan sang allenatore, Massimiliano Allegri menyusul kasus dugaan pelecehan seksual yang tengah menyeretnya.
Tak ingin berpolemik dengan rumor tersebut, Max Allegri pun langsung angkat suara dan membantah keras kabar tersebut.
Ditegaskan Allegri, dirinya akan terus memainkan Ronaldo di tengah penyelidikan polisi atas tudingan perkosaan yang diduga dilakukan peraih 5 Ballon d’Or itu terhadap seorang perempuan asal Las Vegas, Amerika Serikat pada 2009 silam.
Dihadapan media, Allegri mengatakan Ronaldo tersedia seratus persen untuk pertandingan kontra Genoa di pekan ke-9 malam nanti (WIB).
“Ia sangat tenang dan bekerja dengan baik, dan saya bukan seseorang untuk merespons hal-hal yang bukan urusan saya karena itu masalah personal,” ujar Allegri seperti dikutip dari Goal.
“Selain itu, ia datang ke sini dengan penuh kerendahan hati dan beradaptasi dengan baik, memberikan atensi serta tanggung jawab untuk sebuah tim yang selalu memiliki ini,” sebutnya.
Cristiano Ronaldo sendiri sejauh ini baru mengemas empat gol dan menyumpang lima assist dari delapan laga yang telah dilakoninya di Serie A sejauh musim ini.
“Ia juga mencetak gol, terbaik yang ia lakukan, selain assist tentunya,” ucap Max Allegri.
(qur/pojoksatu)

Di Antara Duo Ronaldo, Eks Pelatih Inter Ini Pilih yang Jadul

POJOKSATU.id, MILAN – Mantan pelatih Inter Milan, Luigi Simoni menilai Ronaldo Luis Nazario da Lima adalah sosok pemain yang lebih hebat dibandingkan Cristiano Ronaldo.
Simoni mengemukakan pandangannya tersebut merujuk pada kualitas individu yang dimiliki kedua pemain tersebut.
Karena itu, legenda hidup Timnas Brasil itu, sebut dia masih jauh lebih komplit dari kapten Timnas Portugal di Piala Dunia 2018 Rusia itu.

Faktanya, sebut Simoni, Ronaldo Nazario selalu menjadi mesin gol yang take pernah ‘dingin’ dimanapun ia bermain.
Selama sembilan musim di Real Madrid, dari 438 penampilan dalam berbagai kompetisi, ia sukses mengantongi 450 gol. Dengan catatan tak pernah kurang dari 30 gol di setiap musimnya.
“Ronaldo (Nazario) saya lebih komplit, lebih tak terduga,” kata Simoni seperti dikutip dari SportNews.
Namun begitu, Simoni tak lantas memungkiri kualitas Cristiano yang juga tak kalah hebatnya, kendati lagi-lagi ia menegaskan jika Ronaldo Brasil jauh lebih komplit ketimbang CR7.
“Mereka adalah dua pemain yang berbeda. Cristiano adalah pemain yang bagus, tetapi Il Fenomeno adalah sosok yang berbeda,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)