rugi

Kompetisi Dihentikan, Klub Ini Rugi Miliaran Rupiah

POJOKSATU.id, SEMARANG – Klub promosi Go-Jek Liga 1 2018, PSIS Semarang mengaku terdampak atas dihentikannya kompetisi saat ini.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengungkapkan pihaknya merugi Rp1,2 miliar. Pasalnya manajemen tim harus mengeluarkan anggaran untuk mengurus para pemain dan officialnya meski tanpa adanya pemasukan.
“Kita gaji satu tim Rp900 juta per bulan, belum lagi biaya opersional. Dari makan cathering, hingga transportasi,” sebutnya.
Kompetisi Dihentikan, Pelatih Persib Tambah Porsi Latihan
Disebutkan Yoyok, pembiayaan manajemen juga membengkak karena pihaknya tidak memilliki pendapatan yang signifikan selama kompetisi dihentikan sementara.
Jika dibiarkan tanpa kejelasan, PSIS akan semakin kesulitan menghadapi situasi ini. “Rata-rata kebutuhan kita sebulan itu Rp1,2 miliar,” sebut dia.
Di sisi lain, manajemen masih harus memperpanjang kontrak para pemain dan officialnya. Molornya durasi kompetisi secara otomatis menambah masa komitmen mereka.
“Seharusnya tanggal 9 Desember 2018 selesai. Sehingga kontrak pemain dan official bakal ada tambahan satu bulan,” katanya.
Namun begitu, pihaknya hanya bisa pasrah dengan keputusan PSSI tersebut. Namun menurutnya bukan menjadi alasan tidak meningkatkan performa klubnya itu.
“Performa PSIS Semarang lagi bagus-bagusnya. Grafiknya sedang positif, bisa saja nanti turun lagi, tapi bagaimanapun juga kejadian itu tidak masalah, kami menerima,” ungkapnya.
(jpc/qur/pojoksatu)