rumor

Demi Kylian Mbappe, Barcelona Akan Persatukan Neymar dengan Sobat Kecilnya!

POJOKSATU.id, CAMP NOU – Perjalanan Barcelona untuk menandatangani Philippe Coutinho dari Liverpool terbilang dramatis.
Blaugrana sangat berhasrat untuk mendapatkan tanda tangan kompatriot Neymar tersebut, dan pada akhirnya kerja keras mereka berbuah hasil.
Coutinho bergabung dengan Barcelona dengan nilai transfer EUR 160 juta atau setara Rp2,5 triliun pada bursa transfer pemain musim dingin, Januari 2018 lalu.
Jika Inter Mau, Menandatangani Lionel Messi Itu Mudah!
Philippe Coutinho dan Neymar Jr – Brasil (mirror.co.uk)
Namun kini, Barca dikabarkan berencana melepasnya demi bisa mendapatkan striker Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe.
Dilaporkan Don Balon, Barcelona rela menawarkan Philippe Coutinho sebagai hadiah atas rencana mereka mendapatkan Mbappe.
Diharapkan kehadiran sobat kecilnya di Parc des Princes itu akan mengurungkan Neymar meninggalkan Paris dan akan kembali bekerja bersama-sama di lapangan.
Skenario yang akan diusung Los Cules itu masih menurut Don Balon diibaratkan sebagai strategi “membunuh dua burung dengan satu batu” untuk Barca, yang akan menandatangani Mbappe sementara juga mencegah Neymar bergabung dengan rival mereka, Real Madrid.
(qur/pojoksatu)

Bogor FC Berpeluang Rekrut Vladimir Vujovic, tapi …

POJOKSATU.id, BOGOR – Bogor FC bersiap menatap Liga 2 tahun depan usai memastikan diri merebut satu tiket sebagai tim promosi.
Seperti dikutip Pojoksatu.id dari Goal Indonesia, klub asal kota hujan ini menjadi klub terakhir yang lolos ke Liga 2 2019 usai menyegel tempat ketiga Grup B di babak delapan besar Liga 3 2018.
Skuat berjuluk Laskar Kujang itu pun bertekad tidak ingin hanya menjadi penggembira atau numpang lewat di pentas kompetisi kasta kedua di tanah air itu,
Karena itu, mereka berencana akan melakukan perombakan besar-besaran salahsatunya mendatangkan mantan legiun asing Persib Bandung, Vladimir Vujovic.
Namun, rencana menandatangani Vlado  bukan dalam kapasitas sebagai pemain, melainkan sebagai bagian dari jajaran pelatih yang kini dikepalaki Jan Saragih, eks asisten pelatih Persija Jakarta itu.
CEO Bogor FC, Effendi Syahputra membenarkan terkait rencana merekrut Vladimir Vujovic untuk memperkuat tim pelatih tersebut.
“Dengan Vlado (sapaan Vujovic) kami memang intens komunikasi. Saat ini kami sedang coba membangun kesamaan visi,” kata Effendi.
“K ami ini memang tidak mau main-main begitu bisa berkompetisi Liga 2, harapannya kami langsung ingin bisa promosi ke Liga 1 tahun berikutnya,” tekadnya.
Vladimir Vujovic sendiri memang telah menyatakan gantung sepatu usai memperkuat Bhayangkara FC di gelaran Liga 1 2018.
Terkait lisensi kepelatihannya, Vujovic sudah pernah mengikuti kursus dan mengantongi lisensi B UEFA pada 2015 lalu. Lisensi tersebut masuk untuk standar sebagai pelatih Liga 2.
(qur/pojoksatu)

Jose Mourinho dan Inter Milan, Sinyal Pulang Semakin Kencang!

POJOKSATU.id, MILAN – Jose Mourinho resmi menjadi pengangguran setelah dipecat Manchester United sebagai manajer.
Namun, untuk kapasitas sekaliber Mourinho, mendapatkan pekerjaan kembali sebagai juru racik klub tentu bukan perkara yang sulit.
Manajer asal Portugal itu pun bahkan kini telah dihubungkan kembali dengan mantan klub yang pernah dibesutnya, Inter Milan.
Sosok sang allenatore, Luciano Spalletti memang sedang mendapat sorotan menyusul kegagalan Nerrazurri di Liga Champions musim ini yang gagal menembus babak 16 besar.
Bahkan, spekulasi ini langsung mendapat reaksi dari mantan Presiden Inter, Massimo Moratti. Moratti secara tegas menyebutkan Mou tetapkan seorang yang sangat spesial.
Karena itu, Moratti mendukung penuh apabila klub kesayangannya itu bersedia memulangkan Jose Mourinho ke Giuseppe Meazza.
Hasrat Moratti terhadap Mou tentu tak berlebihan meningat keduanya punya kenangan manis di Inter dengan musim treble winners  Inter musim 2009/10.
“Ya, saya sangat menyayanginya,” ucap Moratti seperti dikutip dari Goal saat ditanya soal potensi kepulangan Mourinho ke Inter.”
“Meski demikian, kami akan memberi waktu bagi Spalletti untuk membuktikan kapasitasnya,” sebut dia.
Selain Mourinho, Inter juga tengah dihubungkan dengan sosok pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone yang secara terang-terangan ingin membesut Inter.
Namun, jika diminta memilih antara keduanya, Moratti dengan mantap menyebut mantan arsitek Chelsea dan Real Madrid itu.
“Diego Simeone? Saya juga menyayanginya, tetapi Mou adalah sosok yang spesial,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Manchester United Siapkan Tebusan untuk Pochettino!

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Manchester United telah menunjuk mantan pemain mereka, Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer interim pasca pemecatan Jose Mourinho.
Namun, penunjukkan Solskjaer tak lantas menyurutkan spekulasi soal sosok-sosok manajer definitif pada jendela transfer musim panas tahun depan yang digadang-gadang sebagai suksesor ideal.
Nama-nama seperti manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino dan mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane masih terus dihubungkan dengan pimpinan skuat Setan Merah.
Dikutip dari Daily Mail, terkait Pochettino, United bahkan siap menggoda Spurs dengan tebusan sebesar 40 juta poundsterling atau setara Rp735 miliar apabila The Lilywhite bersedia melepasnya.
Namun, rencana MU untuk menandatangani Pochettino sepertinya tidak akan berjalan mulus, mengingat para petinggi Spurs cukup bereaksi keras menanggapi rumor tersebut.
Bahkan, mantan frontman Spurs, Clive Allen mendesak Pochettino segera mengeluarkan statemen dengan menegaskan komitmennya di Wembley.
“Saya pikir dia harus segera berbicara dengan mengatakan ‘Saya tidak tertarik dengan pekerjaan Manchester United’,” ujar Allen kepada TALKSport seperti dikutip dari Goal.
Senada mantan bos Spurs Harry Redknapp juga meminta pria asal Argentina itu mengambil sikap yang demikian. “Jika Pochettino ingin tetap di Tottenham, dia harus keluar dan mengatakan ‘tidak, saya tinggal di sini’,” sebutnya.
“Tapi saat ini dia sepertinya tidak mengatakan itu,” ujarnya menandaskan.
Sementara Zidane telah menyatakan keinginannya untuk mencoba petualangan baru di pentas Liga Primer Inggris namun belum yakin destinasinya adalah Old Trafford.
Bahkan, Zidane juga masih mempertimbangkan untuk kembali ke Serie A Italia melatih Juventus dan timnas Prancis, namun keduanya sedang berada dalam masa kejayaan.
Pria berusia 46 tahun itu memang sedang menganggur sejak meninggalkan Santiago Bernabeu akhir musim lalu usai mempersembahkan trofi Liga Champions ketiga beruntun untuk Los Blancos.
(qur/pojoksatu)

Legenda Real Madrid Ini Digadang Suksesor Ideal Mario Gomez

POJOKSATU.id, BANDUNG – Persib Bandung telah kehilangan sosok pelatih mereka, usai resmi memutus kontrak sang arsitek, Mario Gomez.
Gomez didepak sebagai juru racik Maung Bandung  atas banyak pertimbangan teknis maupun non teknis di dalam dan di luar lapangan.
Pihak manajemen Persib Bandung sendiri belum punya calon pasti soal pelatih untuk musim depan kendati beberapa kriteria telah dikemukakan ke publik.
Dari banyak kriteria yang diinginkan, sosok legenda Real Madrid, Roberto Carlos mencuat ke permukaan dan digadang-gadang sebagai suksesor ideal Gomez.
Namun, pihak manajemen dalam hal ini melalui PT Persib Bandung Bermartabat menepis spekulasi tersebut. “Enggak, enggak ada,” ucap sang direktur Teddy Tjahjono seperti dikutip dari laman Bobotoh.id.
Kendati demikian, Teddy tak menampik kalau pihaknya mengincar pelatih asing lagi. Saat ini, manajemen tengah bekerja keras mengejar sosok pilihannya tersebut.
“Ada (pelatih yang belum pernah melatih di Indonesia). Clue-nya ya banyak, makanya kami lagi cari. Seperti yang kemarin kami cek kiri kanan juga,” ujarnya menandaskan.
(qur/pojoksatu)

Marcus Rashford Masuk Radar Real Madrid, Klaim Sang Legenda

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Legenda Manchester United, Dimitar Berbatov mengungkapkan spekulasi soal ketertarikan Real Madrid terhadap bintang muda United, Marcus Rashford.
Los Blancos ingin coba memanfaatkan momen kesulitan pemain berusia 21 tahun itu menembus Starting XI Jose Mourinho.
Berbatov pun mengklaim, kenyataan itu akan menjadi gerbang pembuka langkah Rashford menuju Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim dingin atau musim panas tahun depan.

“Kenapa tidak?” kata Berbatov saat ditanya terkait spekulasi tersebut seperti dikutip dari Goal.
“Saya tidak sepenuhnya kaget mendengar gosip Marcus Rashford akan meninggalkan Old Trafford,” sebutnya.
Berbatov menilai, kendati Rashford adalah produk asli Old Trafford, namun ia seakan kesulitan mendapat tempat dalam pemain utama Mourinho.
“Saya pikir Jose Mourinho harus memberinya lebih banyak menit bermain. Pengalaman hanya akan membuat Rashford semakin baik. Kita bisa melihat itu ketika dia bermain untuk tim nasional,” sebutnya.
Pasalnya, performa Rashford untuk timnya sejauh musim ini belum mencapai yang terbaik. “Karena itu, saya memahami jika Rashford mulai menjajaki opsi lain karena tidak bahagia jarang dimainkan,” katanya.
“Tentu saya akan kecewa melihatnya meninggalkan Old Trafford dan Manchester United harus berjuang habis-habisan untuk mempertahankannya. Tetapi Anda juga pasti tahu alasannya mengapa pemain mulai goyah ketika Real Madrid datang menghampiri,” ungkapnya.
Kendati demikian, papar Berbatov, jika Rashford pada akhirnya memutuskan ke ibukota Spanyol itu, tak serta merta ia akan mendapat tempat di tim.
“Madrid bukan tempat di mana Rashford bakal mudah mendapat menit bermain tetapi ketika Anda berada dalam posisi bingung, terkadang hal-hal detail dilupakan hingga termakan rayuan,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Tidak Ada Gunanya Membahas Zlatan Ibrahimovic!

POJOKSATU.id, MILAN – Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso rupanya mulai gerah dengan pemberitaan soal kembalinya Zlatan Ibrahimovic ke San Siro.
Ibra yang kini bermain di MLS untuk LA Galaxy itu santer dihubungkan kembali dengan klub masa lalunya, I Rossonerri pada jendela transfer pemain musim dingin Januari mendatang.
Namun, Gattuso kini ogah menanggapi soal spekulasi tersebut. Ia hanya ingin fokus ke pertandingan terlebih timnya baru saja menelan hasil kurang memuaskan setelah bermain imbang 1-1 dengan Lazio, pekan ini.
Zlatan Ibrahimovic – Mantan Pemain Timnas Swedia (wallstreetjournal.com)
“Kami akan melihat, tetapi saya pikir sekarang kami perlu berkonsentrasi pada apa yang kami punya dan apa yang perlu kami lakukan,” katanya kepada Sky Sport Italia seperti dikutip dari Goal.
“Tidak ada gunanya memikirkannya (Ibra) sekarang. Aku hanya harus membuat timku bermain sebaik mungkin,” sergah Gattuso saat ditanya soal kemungkinan ‘comeback’ mantan penggawa Timnas Swedia itu.
Ditegaskan dia, Milan sangat butuh konsentrasi menghadapi musim ini, mengingat performanya masih turun-tarik. Karena itu, ditegaskan Gattuso, timnya tak ingin pecah konsentrasi oleh kabar rumor.
“Tim mengeluarkan sesuatu yang ekstra selama momen-momen sulit dan itu sangat bagus untuk mempersiapkan permainan ini. Tidak perlu terburu-buru untuk mendapatkan pemain kembali, karena kami ingin menghindari kekambuhan,” paparnya.
“Klub sudah dekat dengan saya selama masa-masa sulit. Setiap diskusi yang kami miliki adalah untuk kebaikan Milan,” tandasnya.
(qur/pojoksatu)

Diam-Diam, Arsene Wenger Pernah Negosiasi dengan Real Madrid!

POJOKSATU.id, PARIS – Real Madrid telah mempermanenkan Santiago Solari sebagai pelatih Gareth Bale dan koleganya hingga akhir musim.
Solari yang ditunjuk sebagai karteker Julen Lopetegui yang dipecat itu mampu menjawab tantangan klub dengan mempersembahkan kemenangan demi kemenangan untuk Los Blancos.
Real Madrid yang sempa majal dibeberapa laga di pentas domestik maupun Liga Champions kini bisa kembali ke jalur kemenangan.
Namun, terlepas dari keputusan Madrid mematenkan status Solari, pihak manajemen raksasa ibukota Spanyol itu ternyata pernah nelakukan negosiasi dengan Arsene Wenger, mantan manajer legendaris Arsenal.
Sinyalemen ini sebagaimana diungkapkan mantan Presiden Paris Saint-Germain, Charles Villeneuve. Kepada Paris United  ia mengisahkan tentang upaya Los Blancos menggoda Arsene Wenger agar merapat ke Santiago Bernabeu saat sang Profesor masih menjadi manajer Arsenal.
“Saya menyaksikan Wenger bernegosiasi dengan Real Madrid di Italia,” kata Villeneuve seperti dikutip dari Diario AS.
Mantan presiden Les Parisiens itu pun mengklaim menyaksikan langsung momen negosiasi tersebut. “Dua klub selalu menginginkannya sebagai pelatih. Saya menghadiri gym di Italia di mana Real Madrid bernegosiasi dengannya,” kata Villeneuve. “Tapi dia memutuskan tetap di Arsenal,”
Selain Real Madrid, sambung Villeneuve, Bayern Munchen juga sangat menginginkan jasanya. “Setelah waktunya di Monaco, mereka (Bayern) benar-benar menginginkannya, terutama karena Arsene adalah quadrilingual,” ucapnya.
(qur/pojoksatu)

Ditanya Soal Antonio Conte, Begini Respon Sergio Ramos

POJOKSATU.id, MADRID – Sosok Antonio Conte sedang hangat jadi perbincangan publik Santiago Bernabeu menyusul performa buruk Pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui.
Eks manajer Chelsea itu kini digadang-gadang sebagai suksesor ideal Lopetegui yang terancam didepak sebagai imbas kekalahan telak timnya atas Barcelona dengan skor memalukan 1-5.
Kapten Real Madrid, Sergio Ramos yang paling gencar ditanya media soal spekulasi ini terkesan menutup diri. Ramos seakan tak ingin tergesa-gesa menanggapi spekulasi pemecatan Lopetegui.
Duh, Akun Resmi Barcelona Tertawakan Real Madrid!
Kalahkan Real Madrid Tak Sekedar Tiga Poin, tapi …
Julen Lopetegui, Pelatih Terburuk dalam 50 tahun Terakhir!

“Saya selalu mengatakan hal yang sama, ini bukan keputusan di tangan kami, kami harus mati dengan manajer yang ada di tempat, keputusan ini datang dari atas, kita akan melihat apa yang terjadi di beberapa jam ke depan,” tutur Ramos seperti dikutip dari Diario AS.
Secara pribadi, Ramos mengaku punya hubungan dan komunikasi yang baik selama ini dengan sang pelatih yang hadir menggantikan Zinedine Zidane yang memutuskan mundur.
“Saya selalu memiliki hubungan yang baik dengan semua pelatih dan dalam apa yang telah saya katakan kepadanya, saya berkata kepadanya sendirian. Hari ini tidak ada waktu untuk berbicara,” katanya.
Ditanya soal sosok Conte, Ramos pun ogah bicara blak-blakan. “Setiap orang dapat mengatakan apa yang mereka inginkan dan itu terhormat,” kilahnya.
“Rasa hormat dimenangkan, tidak dipaksakan. Tidak satu nama atau lainnya. Kami telah memenangkan segalanya dengan pelatih yang Anda kenal, dan pada akhirnya, manajemen ruang ganti lebih penting daripada pengetahuan teknis seorang manajer,” paparnya.
Menyoal kekalahan telak timnya atas Barcelona, Ramos tidak menampik jika itu adalah momen yang sangat buruk musim ini.
“Ini situasi yang sangat buruk untuk ruang ganti, itu adalah permainan kunci untuk mengambil langkah penting. Namun, kami menghukum diri sendiri dengan hasil,” tandasnya.
“Selamat kepada Barca. Mereka membuat kami menderita, tetapi kami bersatu, kami akan keluar dari momen sulit ini bersama-sama dan membalik halaman,” pungkasnya.
(qur/pojoksatu)

Jose Mourinho Balik ke Real Madrid, Calderon: Hanya Masalah Waktu!

POJOKSATU.id, MADRID – Mantan Presiden Real Madrid, Roman Calderon yakin kembalinya Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu hanya soal waktu.
Manajer Manchester United itu tengah dihubungkan dengan mantan klubnya menyusul performa tak mengesankan Julen Lopetegui sejauh ini.
Dibajak saat Lopetegui akan membawa Timnas Spanyol ke pentas Piala Dunia 2018 Rusia, kinerjanya ternyata tak sesuai ekspektasi para petinggi klub.
Lopetegui pun kini terancam dilengserkan terlebih jika di pertandingan kontra Barcelona yang akan tersaji akhir pekan ini, timnya kembali menuai hasil minor.
Mensikapi situasi seperti itu, Calderon pun mengatakan, cepat atau lambat Jose Mourinho akan kembali ke Real Madrid, mengingat hubungannya dengan Florentino Perez.
“Jika presiden ini bersama tim untuk beberapa tahun, dan saya pikir ia akan demikian, Mourinho akan berada di sini,” tutur Calderon seperti dikutip dari Goal.
“Tidak diragukan lagi. Ini satu-satunya pelatih yang presiden (Perez) hormati,” sebutnya.
Lebih lanjut, Calderon juga menyebut keputusan Real Madrid melepas Cristiano Ronaldo ke Juventus sebagai sebuah “kesalahan bersejarah.”
“Saya pikir ini kesalahan besar, kesalahan bersejarah dengan alasan apa pun,” ucapnya.
“Tidak ada cara untuk menemukan seseorang untuk menggantikan pemain seperti Ronaldo, jadi ini adalah kesalahan besar.
“Jika Anda melihat uang EUR 100 juta yang kami terima sudah dihabiskan untuk dua pemain, satu di Brasil, Rodygo, dan satu lainnya (Vinicius Jr.) bermain di Castilla. Ini sesuatu yang sangat aneh. Saya memiliki respek untuk Mariano Diaz, namun sekarang ia harus menunjukkan segalanya sampai bisa berada di level Cristiano,” ungkapnya.
(qur/pojoksatu)