saga transfer

Sebelum ke Real Madrid, Vinicius Jr. Selangkah Lagi Menuju Camp Nou!

POJOKSATU.id, MADRID  – Vinicius Jr, rekrutan termuda Real Madrid pada jendela transfer pemain musim panas tahun ini memang belum menunjukkan mantranya bersama tim inti.
Namun, Vinicius digadang sebagai aset masa depan paling berharga Los Blancos, bahkan bisa menjadi suksesor Cristiano Ronaldo di masa yang akan datang.
Real Madrid sendiri ternyata tak mudah untuk mendapatkan pemain muda asal Brasil itu. Terlebih, seperti laporan Cadena COPE yang dikutip dari Diario AS, sebelum bergabung dengan El Real, Vinicius ternyata nyaris direkrut Barcelona.
Namun, dalam laporan tersebut, kubu Vinicius memilih Real Madrid ketimbang raksasa Catalonia itu karena raksasa ibukota itu sanggup membayar “lebih”.
Vinicius pun didatangkan dari Flamengo dengan nilai transfer EUR  61 juta atau setara Rp1 triliun. Selain itu, sebagai bagian dari kesepakatan, Madrid juga membayar biaya agen sebesar EUR 8 juta atau setara Rp138 miliar dan EUR 8 juta lainnya untuk keluarga sang pemain.
Laporan ini pun muncul setelah penampilan mengesankan Vinicius untuk Madrid dalam perjalanan Copa del Rey pada ke Melilla, pekan lalu saat ia memainkan peran kunci saat timnya menang besar 4-0 atas tim Segunda B tersebut.
(qur/pojoksatu)

Pulangkan Neymar, Tak Pernah Ada dalam Agenda Barcelona

POJOKSATU.id, CATALUNYA – Barcelona beraksi menanggapi rumor yang menyebutkan potensi kembalinya Neymar di Camp Nou.
Ditegaskan Wakil Presiden Barcelona, Jordi Cardoner, dewan klub tidak pernah membahas wacana kemungkinan membawa pulang pemain termahal sejagat itu.
“Petinggi Barcelona tidak mempertimbangkan kemungkinan membawa pulang Neymar. Ini pertanyaan yang tidak bisa dijawab karena tidak seorang pun menyebutkan ini,” sanggah Cadoner kepada SER Catalunya seperti dikutip dari Goal.
Neymar Balik ke Barcelona, Valverde: Apa pun bisa terjadi!
Cardoner menegaskan Barca sudah tak lagi terkoneksi dengan pemain berusia 26 tahun asal Brasil itu, sehingga spekulasi tersebut hanya isapan jempol.
“Ia yang ingin pergi, lain cerita jika kami tidak percaya kepadanya dan sekarang kami ingin dia kembali, tapi bukan itu kondisi,” ucapnya.
“Jika kami ingin merekrutnya, maka petinggi harus mendiskusikan masalah ini, tapi sampai sekarang tidak ada yang membahasnya,” ujarnya menandaskan.
Neymar memang tengah dirumorkan terkait dengan gerbang keluar Parc des Princes sejak musim dingin awal tahun ini.
Selain terus dihubungkan dengan Real Madrid, penggawa Selecao itu dirumorkan ingin kembali ke klub yang telah membesarkannya, Barcelona.
Neymar merasa keputusannya bergabung dengan PSG meski sukses memecahkan rekor transfer sebesar EUR 222 juta atau setara Rp3,7 triliun tak sesuai dengan ekspektasinya.
Ia bahkan harus terlibat friksi sengit dengan rekan setimnya, Edinson Cavani, dan harus menepi panjang akibat cedera setelah dilanggar pemain lawan di kontes domestik.
(qur/pojoksatu)

Bos City Ungkap “Pembicaraan Terlarang” dengan Lionel Messi

POJOKSATU.id, MANCHESTER – Presiden Manchester City, Khaldoon Al Mubarak mengungkapkan jika sang manajer, Pep Guardiola diminta untuk meyakinkan Lionel Messi agar mau gabung dengan Machester City.
Sebagai iming-imingnya, City siap menggaji Leo Messi tiga kali lipat dari gaji yang selama ini diterimanya di Camp Nou.
Namun, meski ditawari gaji selangit dan dibujuk mantan pelatih yang dihormatinya, La Pulga bergeming bahkan memilih memperpanjang kontraknya bersama Blaugrana.

“Kami meminta Guardiola untuk berbicara dengannya. Kami menawarkan dia tiga kali lipat gaji yang dia punya di Barcelona, ​​tetapi dia tidak pernah menerimanya,” tutur Khaldoon al Mubarak seperti dikutip dari Diario AS.
Pengakuan bos minyak itu mencuat saat ia berbicara pada konferensi media di Uni Emirat Arab. Di sana dia ditanya tentang siapa (pemain) yang sangat diinginkan City namun gagal.
Khaldoon pun menyebut nama pemain yang telah memenangkan 5 Balllon d’Or, dan sontak audien riuh dan yakin yang dimaksud Khaldoon adalah Lionel Messi.
Pasalnya, rumor ketertarian City terhadap kapten Timnas Argentina itu sudah mencuat sejak jendela transfer musim panas tahun lalu.
Messi sendiri sempat ragu menandatangani pembaharuan kontraknya bersama Barca, meski akhirnya ia memilih meneruskan kiprahnya bersama Los Cules.
Namun, City tentu masih bisa menandatanganinya pada 2020 saat kontraknya habis, itu pun jika mereka masih tertarik, karena saat itu Messi telah berusia 33 tahun.
(qur/pojoksatu)