scudetto

Datangkan Pemain Ini, Maka Napoli Bisa Scudetto Serie A

POJOKSATU.id, NAPOLI – Legenda timnas Italia, Fabio Cannavaro berbicara soal tim-tim yang berpeluang scudetto Serie A Italia musim ini.
Juventus masih kokoh sebagai capolista dengan raihan 53 poin atau unggul selisih sembilan angka dari Napoli yang menguntit di bawahnya.
Bagi Cannavaro, kendati musim masih setengah jalan, sulit bagi Napoli mengejar Juventus di puncak klasemen, terlebih kehadiran Cristiano Ronaldo dalam skuat La Vechia Signora tersebut.
Lionel Messi Nyaris Selevel Maradona, tapi Pele yang Terbaik!

Cannavaro yang pernah bermain untuk Napoli dan Juventus itu pun menilai hanya Lionel Messi yang bisa membawa Napoli juara alias merebut scudetto dari Juventus.
“Tampak seolah Napoli dan Inter bisa meruntuhkan dominasi Juventus, tetapi mereka (Juve) terlihat punya tekad kuat untuk terus terdepan,” kata Cannavaro kepada Il Mattino seperti dikutip dari Goal.
Karena itu, ia pun berkelakar satu-satunya cara jika Napoli ingin memenangkan kompetisi adalah dengan menandatangani kapten Barcelona, Lionel Messi.
“Satu-satunya cara agar Napoli bisa merebut Scudetto dari Juventus yaitu dengan mendatangkan Lionel Messi. Jika demikian, Juve bisa merelakan itu [Scudetto] ke mereka,” sebut dia.
Menurut Cannavaro, Juventus pantas mendapat penghargaan atas apa yang mereka capai di momen-momen tertentu, termasuk saat sukses menandatangani pemain sekaliber Cristiano Ronaldo yang telah menumbuhkan daya juang dan kepercayaan diri mereka.
“Ditambah lagi ambisi mereka untuk melangkah lebih jauh di kancah Eropa dan mempertahankan aura tak terkalahkan di pentas domestik,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Massimo Moratti pada Juventus dan Tifosi, Relakan Saja!

POJOKSATU.id, MILAN – Mantan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti meminta Juventus dan tifosinya untuk merelakan dua gelar scudetto yang harus lepas dari tangan mereka setelah banding Juve soal kasus calciopoli ditolak pengadilan setempat.
Dikutip dari Goal, berdasarkan putusan sidang kasus calciopoli pada waktu itu, gelar juara Serie A Italia musim 2005/06 dihibahkan kepada Inter Milan yang sejatinya finis ketiga karena AC Milan sebagai runner-up juga dinyatakan terlibat.
Selain kehilangan titel musim tersebut, Juventus juga harus merelakan satu scudetto lainnya yakni musim 2004/05 dicabut dan tidak diberikan ke tim mana pun.

Sejak kasus itu, Juventus terus berjuang untuk mengembalikan apa yang dianggap menjadi hak mereka dengan menempuh jalur hukum. Namun, Kamis (13/12), pengadilan menolak banding mereka.
“Itu normal (kehilangan hak Scudetto), sebuah konsekuensi atas apa yang telah terjadi,” kata Moratti kepada ANSA seperti dikutip dari Goal.
“Bagaimanapun, itu bagus, selalu Scudetto yang dijamin. Sekarang fans Juventus harus menerimanya juga,” sebutnya.
“Saya yakin bahwa itu memang akan menjadi persoalannya. Saya selalu berteman dengan (Andrea) Agnelli (presiden Juventus). Mari katakan hari ini adalah afeksi yang sedikit lebih umum dari sebelumnya,” imbuhnya.
(qur/pojoksatu)

Perebutan Scudetto, Kiper AC Milan Ini Kibarkan Bendera Putih!

POJOKSATU.id, MILAN – Serie A Italia musim 2018/19 masih setengah jalan, namun kiper AC Milan, Pepe Reina rupanya sudah pesimistis terlebih dahulu dalam perebutan scudetto.
Bicara pada Sky Sport Italia, Reina ternyata lebih memilih Juventus sebagai kandidat kuat juara. Prediksinya mengacu pada penampilan impresif nan konsisten yang ditunjukkan Bianconeri sejauh musim ini.
“Sebelumnya saya minta maaf harus mengatakan ini. Di Serie A musim ini, hanya ada satu tim favorit, yakni Juventus,” ucapnya yakin.

Dikatakan Reina, apa yang ia ucapkan semata fakta yang terjadi di lapangan. Jika Juve terus tampil seperti sekarang ini, mereka akan menyegel scudetto pada April mendatang.
“Mereka begitu konsisten dan sangat luar biasa,” puji kiper asal Spanyol itu.
Penilaian Reina tentu tak berlebihan mengingat skuat besutan Massimiliano Allegri itu masih kokoh di puncak klasemen hingga giornata 14.
Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan kini telah mengemas 37 poin atau unggul selisih delapan angka pesaing terdekatnya, Napoli yang menguntitnya di urutan kedua.
Sementara timnya Reina, AC Milan, masih bertahan diperingkat lima. Sejauh ini Rossoneri baru mengumpulkan 22 poin.
(jpc/qur/pojoksatu)